Monday, October 6, 2025

2510061. Perintah baru Kuberikan kepadamu supaya kamu saling mengasihi sama seperti Aku telah mengasihi kamu.

Kalender Liturgi 06 Okt 2025
Senin Pekan Biasa XXVII
PF S. Bruno, Imam

Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: Yun 1:1-17;2:10
Mazmur Tanggapan: Yun 2:2.3.4.5.8
Bait Pengantar Injil: Yoh 13:34
Bacaan Injil: Luk 10:25-37



*Perintah baru Kuberikan kepadamu supaya kamu saling mengasihi
sama seperti Aku telah mengasihi kamu.


*Kisah Yunus hari ini mengingatkan saya akan Petualangan Pinokio (1883) oleh penulis Italia Carlo Collodi dari Firenze, Toskana, dimana patung Pinokio yang diukir oleh seorang pria tukang kayu miskin Geppetto di sebuah desa di Toskana menjadi hidup karena peri mengabulkan permintaan Geppeto. Saya percaya bahwa Tuhan mempunyai rencana-Nya sendiri kepada setiap orang termasuk kehidupan saya sendiri. Saya pikir saya bisa tapi saya lupa bahwa yang terjadi adalah sesuai rancangan Tuhan Yang Maha Kuasa bukanlah rancangan saya.
Alkisah datanglah sabda Tuhan kepada Yunus bin Amitai untuk pergi ke kota besar Niniwe, agar mengingatkan kejahatan mereka. 
Tetapi Yunus menolak, lalu melarikan diri ke Tarsis, dengan sebuah kapal. Yunus berlayar bersama-sama dengan para penumpang ke Tarsis, jauh dari Tuhan (pikir Yunus).
Alkisah Tuhan menurunkan angin ribut ke laut, terjadilah badai besar, sehingga kapal itu hampir terpukul hancur.
Awak kapal menjadi takut, para penumpang berteriak-teriak kepada allahnya, membuang segala muatan ke dalam laut untuk meringankan kapal. Tetapi Yunus turun ke dalam ruang kapal yang paling bawah dan tidur dengan nyenyak, hingga dibangunkan nakhoda agar berseru kepada Allah agar mereka tidak binasa.
Alkisah mereka membuang undi, supaya tahu, karena siapa mereka ditimpa badai besar ini, dan Yunuslah yang kena. Maka Yunus ditanyakan dan Yunus mengatakan bahwa dia seorang Ibrani yang takwa pada Tuhan, Allah yang menguasai langit,
yang telah menjadikan laut dan daratan. (Mereka menjadi sangat takut dan bertanya bagaimana
supaya laut yang semakin bergelora, menjadi reda dan tidak menyerang lagi)

Sahut Yunus kepada mereka,
"Angkatlah aku dan lemparkanlah aku ke dalam laut, maka laut akan menjadi reda dan tidak menyerang kalian lagi. Karena akulah badai besar ini menyerang kalian."
Lalu mereka mengangkat Yunus dan melemparkannya ke dalam laut, maka laut berhenti mengamuk.
(Mereka menjadi sangat takut kepada Tuhan, lalu mempersembahkan kurban sembelihan kepada Tuhan serta bernazar).
Maka atas penentuan Tuhan
datanglah seekor ikan besar yang menelan Yunus hingga Yunus tinggal di dalam perut ikan itu tiga hari tiga malam lamanya, setelah itu atas sabda-Nya, ikan itu memuntahkan Yunus ke darat.


*Bagi saya, kepedulian kepada sesama yang miskin, lemah dan tak berdaya seperti kisah orang Samaria dalam Injil Suci Lukas.
Seerti kisah seorang ahli kitab yang mencobai Yesus dengan pertanyaan apakah yang harus dilakukan untuk memperoleh hidup kekal. Yesus bertanya balik kepadanya, apa yang tertulis dalam hukum Taurat.
Orang itu menjawab,
"Kasihilah Tuhan, Allahmu,
dengan segenap hati dan dengan segenap jiwamu,
dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu.
dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."

Yesus membenarkan jawabannya agar berbuat itu supaya hidup kekal.
Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu menanyakan siapakah sesama manusia itu.

Yesus menjawabnya (dengan cerita),
"Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho lalu jatuh ke tangan penyamun-penyamun
yang merampoknya habis-habisan dan memukulnya, kemudian meninggalkannya setengah mati disana.
Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu. Ia melihat orang itu, tetapi melewatinya dari seberang jalan.
Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu dan melihat orang itu, namun melewatinya dari seberang jalan.
Akhirnya datanglah seorang Samaria yang melihat orang itu, dan tergerak hatinya oleh belas kasihan, sehingga membalut luka-lukanya, menyiraminya dengan minyak dan anggur.
Kemudian menaikkannya ke atas keledai tunggangannya sendiri dan membawanya ke tempat penginapan serta merawatnya. Keesokan harinya, orang Samaria menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, agar merawatnya dan berjanji jika biayanya lebih, akan digantinya waktu kembali.

Menurut pendapatmu siapakah di antara ketiga orang ini,
adalah sesama manusia
dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?"


Jawab orang itu,
"Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya."
Yesus berkata kepadanya,
"Pergilah, dan perbuatlah demikian!"



*Ya Tuhan Allahku...
Dari liang kubur Kauangkat nyawaku.
Dalam kesusahanku kuberseru kepada-Mu.

Dan Engkau menjawab aku.

*Saat kuberteriak Kaudengarkan suaraku.
Saat gelora dan gelombang-Mu melingkupiku.
Kupikir aku terusir dari hadapan-Mu.

Mungkinkah kupandang bait kudus-Mu.

*Ketika jiwaku letih lesu.
Teringatlah aku kepada Tuhanku.

Lalu kusampaikan doaku kepada-Mu.

Doa ke dalam bait kudus-Mu.

*Terima kasih ya Tuhanku.
Engkau sungguh peduli kepadaku.
Kuserahkan hidupku di dalam tangan-Mu.
Terjadilah padaku menurut kehendak-Mu.

*Amin.

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.