Google+ Followers

Tuesday, December 11, 2018

1812111. Bacaan Liturgi 11 Desember 2018 Hari Biasa, Pekan Adven II PF S. Damasus I. Paus. God's plan. 

Bacaan Liturgi 11 Desember 2018
Hari Biasa, Pekan Adven II
PF S. Damasus I. Paus.


Bacaan Pertama

Yes 40:1-11
Allah menghibur umat-Nya.


Pembacaan dari Kitab Yesaya:

Beginilah firman Tuhan,
"Hiburlah, hiburlah umat-Ku!
Tenangkanlah hati Yerusalem dan serukanlah kepadanya,
bahwa perhambaannya sudah berakhir,
bahwa kesalahannya telah diampuni,
sebab ia telah menerima hukuman dari tangan Tuhan
dua kali lipat karena segala dosanya."


Ada suara yang berseru,
"Siapkanlah di padang gurun jalan bagi Tuhan,
luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita!
Setiap lembah harus ditutup,
setiap gunung dan bukit harus diratakan.
Tanah yang berbukit-bukit harus menjadi rata,
dan yang berlekak-lekuk menjadi datar.
Maka kemuliaan Tuhan akan dinyatakan
dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama!
Sungguh, Tuhan sendiri telah mengatakannya."


Terdengar suatu suara, "Berserulah!"
Jawabku, "Apakah yang harus kuserukan?"
"Serukanlah: Seluruh umat manusia adalah seperti rumput
dan semua semaraknya seperti bunga di padang.
Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu,
apabila Tuhan menghembusnya dengan nafas-Nya.
Sesungguhnyalah bangsa itu seperti rumput.
Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu,
tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya."

Hai Sion, pembawa kabar baik, naiklah ke gunung yang tinggi!
Hai Yerusalem, pembawa kabar baik,
nyaringkanlah suaramu kuat-kuat,
nyaringkanlah suaramu, jangan takut!
Katakanlah kepada kota-kota Yehuda: "Lihat, itu Allahmu!"
Lihat, itu Tuhan Allah!
Ia datang dengan kekuatan, dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa.
Lihat, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya
ada bersama-sama Dia,
dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya.
Seperti seorang gembala Ia menggembalakan ternak-Nya
dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya.
Anak-anak domba dipangku-Nya,
induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati.

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur
Mzm 96:1-3.10ac.11-13
R:Yes 40:10ab
Lihat, Tuhan datang dengan kekuatan!


*Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan,
menyanyilah bagi Tuhan, hai seluruh bumi!
Menyanyilah bagi Tuhan, pujilah nama-Nya,
kabarkanlah dari hari ke hari keselamatan
yang datang dari pada-Nya.

*Sebab mahabesarlah Tuhan, dan sangat terpuji,
Ia lebih dahsyat daripada segala dewata.
Katakanlah di antara bangsa-bangsa: "Tuhan itu Raja!
Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran."

*Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai,
biar gemuruhlah laut serta segala isinya!
*Biarlah beria-ria padang dan segala yang ada di atasnya,
dan segala pohon di hutan bersorak-sorai.

*Bersukacitalah di hadapan Tuhan, sebab Ia datang,
sebab Ia datang untuk menghakimi bumi.
Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan,
dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya.

Bacaan Injil
Mat 18:12-14
Bapamu tidak menghendaki seorang pun dari anak-anak ini hilang.


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius
:

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
"Bagaimana pendapatmu?
Jika seorang mempunyai seratus ekor domba,
dan seekor di antaranya sesat,
tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan,
lalu pergi mencari yang sesat itu?
Dan Aku berkata kepadamu,
Sungguh, jika ia berhasil menemukannya,
lebih besarlah kegembiraannya atas yang seekor itu
daripada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat.
Demikian juga Bapamu yang di surga tidak menghendaki
seorang pun dari anak-anak ini hilang.
"

Demikianlah injil Tuhan.


#


Tuesday, 11th DECEMBER
St Damasus I, Pope


Matthew 18:12-14

"What do you think? If a man has a hundred sheep, and one of them has gone astray, does he not leave the ninety-nine on the mountains and go in search of the one that went astray? And if he finds it, truly, I say to you, he rejoices over it more than over the ninety-nine that never went astray. So it is not the will of my Father who is in heaven that one of these little ones should perish."

How much God loves sinners. He calls them "those little ones" because they are His children and He is looking for them. His Will is that not one of them is lost. 


As Pope Francis explained, "God never tires of forgiveness," He never gives up, He always goes in search of sinners to bring them back to Him. And in this task of bringing souls to Himself He relies on us, His apostles of the 21st century. If we stop going in search of sinners they may have no other chance.

The enemy is adamant in discouraging God's apostles. The devil tries with all his energies to obstruct our apostolate, to dissuade us from trying again to bring sinners back to God, to demoralise us and interfere with our mission. But souls depend on us. Many souls depend on our struggle never to give up.

For a while St John Vianney suffered the temptation of leaving his parish and retiring to a place where he could devote himself to prayer. But one day he had a very interesting conversation with the devil. The evil spirit talked to him through a possessed lady and insulted him: "How you torment me! You 'Vilain crapaud noir!" (the devil called him "ugly black toad"). And then, furious with the saint, the devil continued, "You are a miser of souls. You rob me of all you can...You are a liar! You said, a long while ago, that you wished to depart from this place, and here you still remain. What do you mean by that? Why do you not retire and rest, as others do? You have worked long enough...You talked of retiring into solitude. Why do you not do so?" So desperate was he to get rid of the saint that he was actually imploring him, like a little child, 'please, please, please... go away!' 


Because that is the only way the enemy can manage to get his way: when we give up on God's plan.

Mary, Gate of Heaven, help me to never quit going in search of those souls that need to be brought back to your Son.


#

Monday, December 10, 2018

1812106. Minyak Kelapa bisa memperbaiki penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson.

Di Amerika Serikat, diperkirakan 5,4 juta orang telah terdiagnosa menderita penyakit Alzheimer.
Angka ini berkembang pesat pada usia lanjut.

Salah satunya adalah *Steve Newport*. Istrinya, Mary Newport, adalah seorang dokter. Dr. Mary mengetahui bahwa suaminya menderita penyakit Alzheimer yang parah.

Ketika dokter memeriksa suaminya di rumah sakit, dia meminta Steve untuk melukis jam.
Nyatanya, dia menggambar beberapa lingkaran dan kemudian menggambar beberapa angka tanpa logika apa pun.
Itu tidak seperti jam sama sekali !

Dokter menariknya ke samping dan berkata : "Suamimu sudah di ambang penyakit Alzheimer yang parah!"

Ternyata itu adalah ujian apakah seseorang memiliki penyakit Alzheimer.
Mary sangat kesal saat itu, tetapi sebagai seorang dokter, dia tidak akan menyerah begitu saja.
Dia mulai mempelajari penyakitnya.

Dia menemukan bahwa penyakit Alzheimer terkait dengan *kekurangan glukosa ke otak*.

Penelitiannya mengatakan:
"Demensia orang tua seperti memiliki diabetes di kepala!
Sebelum seseorang memiliki gejala diabetes atau penyakit Alzheimer, tubuh sudah memiliki masalah selama 10 hingga 20 tahun sebelumnya."

Menurut penelitian Dr. Mary, penyakit Alzheimer sangat mirip dengan diabetes Tipe 1 atau Tipe 2.
Penyebabnya juga adalah ketidak-seimbangan insulin.

Karena insulin memiliki masalah, hal itupun mencegah sel-sel otak menyerap glukosa.
Glukosa adalah nutrisi sel-sel otak.
Tanpa glukosa, sel-sel otak akan mati.

Ternyata, protein berkualitas tinggi ini adalah sel yang memberi makan tubuh kita.

Tetapi nutrisi untuk sel otak kita adalah glukosa. Selama kita menguasai sumber dari dua jenis makanan ini, kita adalah tuan atas kesehatan kita sendiri!

Pertanyaan selanjutnya adalah, di mana menemukan glukosa?
Ini bukan glukosa siap pakai yang kita beli dari toko.
Glukosa itu juga bukan dari buah-buahan seperti anggur.
Sang Dokter mulai mencari alternatif.

Nutrisi alternatif untuk sel otak adalah *keton.* Keton diperlukan dalam sel-sel otak.
Keton tidak dapat ditemukan dalam vitamin.

*Minyak kelapa* mengandung *trigliserida.*
Setelah trigliserida dalam minyak kelapa dikonsumsi, dimetabolisme menjadi keton di hati.
Ini adalah nutrisi alternatif untuk sel-sel otak.

Setelah verifikasi ilmiah ini, Dr. Mary menambahkan minyak kelapa ke makanan suaminya.
Setelah hanya dua minggu, ketika dia pergi ke rumah sakit lagi untuk melakukan pengececekan dan tes gambar jam, perkembangannya luar biasa.

Dr. Mary berkata :
"Pada waktu itu, saya pikir, apakah Tuhan telah mendengar doa-doa saya?
Bukankah itu hasil terapi minyak kelapa?
Tapi tidak ada cara lain. Lagi pula, lebih baik terus menggunakan minyak kelapa."

Dr. Mary sekarang menjadi bagian dari basis praktik medis tradisional. Dia jelas tahu kemampuan obat tradisional.

Tiga minggu kemudian, ketiga kalinya dia membawa suaminya untuk melakukan tes jam pintar.
Kinerjanya lebih baik dari yang terakhir kali.
Kemajuan ini tidak hanya intelektual, tetapi juga emosional dan fisik.

Dr. Mary berkata :
"Semula dia tidak bisa berlari, tetapi sekarang dia bisa berlari.
Dia tidak bisa membaca selama satu setengah tahun, tetapi dia bisa membaca lagi sekarang setelah meminum minyak kelapa selama tiga bulan."

Tindakan suaminya sudah mulai berubah.
Dia tidak berbicara di pagi hari.
Sekarang dia melihat banyak perubahan :
"Sekarang setelah dia bangun, dia bersemangat, berbicara dan tertawa.
Dia minum air sendiri dan mengambil peralatan untuk dirinya sendiri."

Di permukaan, ini adalah tugas harian yang sangat sederhana, tetapi hanya mereka yang datang ke klinik atau memiliki kerabat gila di rumah dapat mengalami kegembiraan :
Tidak mudah untuk melihat kemajuan seperti itu.

Setelah menggoreng sayuran dan bawang dalam minyak kelapa, membuat kue dengan kelapa, setelah mengambil 3 hingga 4 sendok makan minyak kelapa setiap kali makan, 2-3 bulan kemudian, mata juga sekarang dapat fokus secara normal.

Studinya membuktikan bahwa minyak kelapa benar-benar dapat memperbaiki masalah demensia pada orang tua.

Oleskan minyak kelapa ke roti.
Saat krim kelapa digunakan, rasanya tidak enak.

Kaum muda juga dapat menggunakannya untuk pemeliharaan kesehatan dan pencegahan, dan dapat meningkat jika mereka memiliki gejala demensia.

Demensia disebabkan karena nutrisi tidak dapat diangkut ke sel-sel otak, dan nutrisi harus dilewatkan dari tubuh ke otak oleh insulin.

Khusus untuk penderita diabetes, tidak mudah mendapatkan sekresi insulin.
"Nutrisi tidak bisa sampai ke otak.
Ketika sel-sel otak mati kelaparan, mereka kehilangan kecerdasan."

Minyak kelapa mengandung *trigliserida rantai menengah*, yang dapat memasok nutrisi ke otak tanpa menggunakan insulin.

*Jadi, itu bisa memperbaiki penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson.*

1812105. Kisah Inspiratif. Jualan Gorengan.

Jualan Gorengan



ALKISAH ada seorang penjual gorengan yang selalu menyisakan buntut singkong goreng yang tak terjual. Ia selalu memberikan sisa gorengan tersebut pada seorang bocah yang sering main di tempatnya mangkal.

Tanpa terasa, sudah lebih dari 20 tahun dia menjalani usahanya itu. Namun tidak ada perubahan yang berarti; usahanya tetap begitu-begitu saja.

Suatu hari, datang seorang pria membawa mobil mewah, lalu berhenti di depan gerobak gorengannya.

Pria itu bertanya, "Ada gorengan buntut singkong, Pak?"

Si tukang gorengan lantas menjawab, "Nggak ada, Mas."

"Saya kangen sama buntut singkongnya, Pak. Dulu waktu kecil, ketika ayah saya baru meninggal, tidak ada yang membiayai hidup saya. Teman-teman saya mengejek saya karena tidak bisa beli jajanan. Tapi waktu itu, Bapak selalu memberi buntut singkong goreng kepada saya, setiap kali saya main di dekat gerobak bapak," ujar pria muda itu.

Tukang gorengan terperangah.

"Yang saya berikan dulu kan cuma buntut singkong.. Kenapa kamu masih ingat saya?"

"Bapak tidak sekadar memberi buntut singkong, tapi juga sudah memberikan kebahagiaan dan harapan buat saya. Saya mungkin tidak bisa membalas budi baik Bapak. Tapi, saya ingin membawa Bapak dan ibu bersama kekuargaku ke Tanah Suci. Semoga Bapak sekeluarga bahagia," lanjut pria itu.

Si tukang singkong goreng hampir tidak percaya. Hanya sebuah kebaikan berupa sedekah kecil tapi mendatangkan berkah yang begitu besar.  

Berbuat baiklah. 

Cinta yang membagi senantiasa mendatangkan berkah yang berlimpah bagi yang tulus ikhlas memberi.


1812104. Pertolongan Sahabat.

Senin, 10.Des.2018.

_Karena mereka tidak dapat membawanya masuk berhubung dengan banyaknya orang di situ, naiklah mereka ke atap rumah, lalu membongkar atap itu, dan menurunkan orang itu dengan tempat tidurnya ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus.  (Luk 5:19)_

Ayat ini menarik hati saya, karena mengingat pertanyaan teman saya pada saat kami telephone an.

"Semua organ tubuh kamu, berfungsi sempurna kembali, tanpa ada cacat, kecuali bekas luka setelah mengalami percobaan pencurian dengan kekerasan dan mengalami banyak pendarahan ?"

Kalimatnya membuat saya terdiam dan berpikir lebih jauh. Kenapa dia menanyakan begitu semangat dan mendetail. Tadinya saya berpikir biasa-biasa saja, kata2nya membuat saya merenung.

Sesaat setelah kejadian di akhir tahun 2016, ada  banyak orang yang membantu saya. Ada ayah mertua yang meredakan penghentian pendarahan sementara. Ada orang yang membawa saya ke rumah sakit _(padahal ada saudara yang berkata, jangan dipindah2kan posisi tubuhnya. Tunggu polisi saja. Krn dia berpikir saya menjelang ajal mengingat darah yang banyak mengalir di seluruh tubuh)_. Ada banyak teman yang subuh2 sudah sibuk berWA ria, mencari pendonor buat golongan darah yang cukup langka _(dan berhasil mengumpulkan sahabat2 pendonor)_. Ada sahabat yang menghubungi dokternya, yang lalu membangunkan dokter spesialis bedah di waktu subuh di rumahnya. Dan yang terpenting _(saya yakin & sangat bersyukur)_, ada banyak orang yang berdoa buat saya. Ada sahabat2 baik yang sudah datang pagi2 di RS, sesaat saya selesai di operasi _(50 jahitan luka di Kepala, Paha, Betis dan tangan)_ dan ada pastur yang datang sendiri tanpa dipanggil untuk memberi sakramen perminyakan.

Banyak sahabat yang membantu dalam banyak hal, berdoa, berdana, mengunjungi baik di RS maupun di rumah, sungguh ini perbuatan kasih Allah kepada saya melalui sahabat2 saya yang baik ini. Ada pihak RS yang berkenan mengirimkan bunga. Ada team dokter & suster yang memperhatikan pemulihan saya. Dan tentu ada anggota keluarga yang setia mendampingi.

Saya percaya ada sahabat2 pendoa yang telah meminta kesempurnaan penyembuhan saya _(meminta organ2/ otot2 tubuh yang baru dari Surga untuk saya)_ Ada sahabat2 yang datang dan mengalirkan tenaga penyembuhan. Ada sahabat2 yang membantu selama pemulihan. Dan banyak perbuatan sahabat2 yang baik itu.

Sungguh saya disadari berkat Tuhan yang luar biasa kepada saya melalui banyak sahabat2 baik _(bahkan ada yang sudah puluhan tahun tidak bertemu, bisa datang menjenguk)_ Tuhan punya rencana untuk kehidupan saya. Tuhan menolong saya melalui sahabat2 _(malaikat2)_ yang mengelilingi saya.

Bila mengingat hal ini, saya menjadi terharu. Apa yang harus saya lakukan untuk "membalas" kebaikan Tuhan dan para sahabat baik ini _(banyak yang sudah "menghilang" tanpa mengatakan / meminta ucapan terima kasih / dari balas jasa dari saya)_

*Doa:*
_Tuhan Yesus terima kasih_
Engkau sungguh telah mengatakan
_Dosa saya sudah diampuni_
Bangunlah dan berjalanlah.

Saya tahu dan percaya
_Di dunia ini Anak Manusia_
Berkuasa dalam mengampuni dosa
_Berkuasa dalam menyembuhkan segalanya._

KataMu kepada orang lumpuh itu
Kepadamu
Kukatakan
bangunlah
angkatlah tempat tidurmu
dan pulanglah ke rumahmu

_Saya percaya akan KasihMu_
Saya akan lakukan perkataanMu
_Melakukan pekerjaan sesuai kehendakMu_
Hingga saya pulang ke rumahMu.

_Amin._

_181210.Khunaidi.H_

1812103. Kencan Dengan Tuhan Senin, 10 Desember 2018.


Kencan Dengan Tuhan
Senin, 10 Desember 2018



Renungan:
  Dave Talley menjadi gelandangan selama 11 tahun sejak ia mengalami kecelakaan saat mengendarai mobil dalam keadaan mabuk yang membuat punggungnya cidera. 


Suatu ketika ia membuat keputusan untuk menjadi pribadi yang berkarakter baik dan lepas dari kebiasaan mabuk-mabukan. 


Pada suatu hari ia menemukan tas ransel berisi uang $3.300 atau sekitar 30 an juta rupiah. Meskipun ia membutuhkan uang untuk memperbaiki sepedanya yang rusak, namun ia memutuskan untuk mengembalikan uang itu kepada pemiliknya. Akhirnya dia berhasil menemukan pemilik uang tersebut. Ketika hendak diberi uang sebagai ucapan terima kasih, Dave menolaknya dengan alasan dia melakukannya dengan tulus. Dave telah lulus sebagai pribadi yang diubahkan.


  Mark Twain berkata, "Kalau kucing pernah duduk di atas tungku panas, ia tidak akan duduk di atas tungku panas lagi. Ia juga tidak akan duduk lagi di atas tungku dingin." 


Jika kita pernah menuliskan sejarah yang hitam di masa lalu, putuskanlah mulai hari ini untuk menulis sebuah sejarah yang baru dan menginspirasi. 


Paulus memiliki sejarah yang hitam dengan memburu dan menganiaya murid Tuhan. Namun setelah ia bertemu secara pribadi dengan Yesus di jalan menuju Damsyik, ia membuat keputusan untuk berubah menjadi pemberita Injil Kristus. 


  Tak peduli seberapa kelam hidup kita di masa lalu, putuskanlah saat ini untuk berubah supaya hidup kita bisa menjadi berkat bagi sesama.

Tuhan menunggu perubahan hidup kita dan siap untuk memberikan tugas yang baru dan penuh berkat. 

Tuhan memberkatimu.

Oleh:

Yehezkiel Tan.

1812101. Bacaan Liturgi 10 Desember 2018 Hari Biasa, Pekan Adven II.

Bacaan Liturgi 10 Desember 2018
Hari Biasa, Pekan Adven II


Bacaan Pertama
Yes 35:1-10
Allah sendiri datang menyelamatkan kalian.


Pembacaan dari Kitab Yesaya:

Padang gurun dan padang kering akan bergirang,
padang belantara akan bersorak-sorai dan berbunga;
seperti bunga mawar ia akan berbunga lebat,
akan bersorak-sorak, ya bersorak-sorak dan bersorak-sorai.
Kemuliaan Libanon, semarak Karmel dan Saron
akan diberikan kepadanya.
Orang akan melihat kemuliaan Tuhan, semarak Allah kita.

Kuatkanlah tangan yang lemah lesu
dan teguhkanlah lutut yang goyah.
Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati,
"Kuatkanlah hatimu, janganlah takut!
Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan ganjaran.
Ia sendiri datang menyelamatkan kalian!"

Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan,
dan telinga orang-orang tuli akan dibuka.
Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa,
dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai;
sebab mata air memancar di padang gurun,
dan sungai di padang belantara;
tanah pasir yang hangat akan menjadi kolam,
dan tanah kersang menjadi sumber-sumber air;
di tempat serigala berbaring akan tumbuh tebu dan pandan.
Di situ akan ada jalan raya, yang akan disebutkan Jalan Kudus;
orang yang tidak tahir tidak akan melintasinya,
dan orang-orang pandir tidak akan mengembara di atasnya.
Di situ tidak akan ada singa,
binatang buas tidak akan menjalaninya
dan tidak akan terdapat di sana;
orang-orang yang diselamatkan akan berjalan di situ,
dan orang-orang yang dibebaskan Tuhan akan pulang
dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai,
sedang sukacita abadi meliputi mereka;
kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka,
kedukaan dan keluh kesah akan menjauh.

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur
Mzm 85:9a-14
R:Yes 35:4d
Allah sendiri akan datang menyelamatkan kita.


*Aku ingin mendengar apa yang hendak difirmankan Allah!
Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya.
Sungguh, keselamatan dari Tuhan dekat pada orang-orang takwa,
dan kemuliaan-Nya diam di negeri kita.

*Kasih dan kesetiaan akan bertemu,
keadilan dan damai sejahtera akan berpelukan.
Kesetiaan akan tumbuh dari bumi,
dan keadilan akan merunduk dari langit.

*Tuhan sendiri akan memberikan kesejahteraan,
dan negeri kita akan memberi hasil.
Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya,
dan damai akan menyusul di belakang-Nya.

Bait Pengantar Injil
Yes 33:22
Lihat, raja kita, Tuhan semesta alam, datang!
Ia datang membebaskan kita dari belenggu perbudakan.


Bacaan Injil
Luk 5:17-26
Hari ini kita telah menyaksikan hal-hal yang sangat menakjubkan.


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:


Pada suatu hari, ketika Yesus sedang mengajar,
ada beberapa orang Farisi dan ahli Taurat
duduk mendengarkan-Nya.
Mereka datang dari semua desa di Galilea dan Yudea
dan dari Yerusalem.
Kuasa Tuhan menyertai Yesus,
sehingga Ia dapat menyembuhkan orang sakit.

Maka datanglah beberapa orang
mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur.
Mereka berusaha membawa dia masuk
dan meletakkannya di hadapan Yesus.
Tetapi karena banyaknya orang di situ,
mereka tidak dapat membawa masuk.
Maka mereka naik ke atap rumah dan membongkar atap itu.
Kemudian mereka menurunkan si lumpuh
ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus.
Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia,
"Hai saudara, dosamu sudah diampuni."

Tetapi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi berpikir dalam hati,
"Siapakah orang yang menghojat Allah ini?
Siapa dapat mengampuni dosa selain Allah sendiri?"
Akan tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka,
lalu Ia berkata kepada mereka,
"Apakah yang kalian pikirkan dalam hati?
Manakah lebih mudah,
mengatakan, 'Dosamu sudah diampuni'
atau mengatakan, 'Bangunlah, dan berjalanlah?'
Tetapi supaya kalian tahu,
bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa"
lalu Yesus berkata kepada si lumpuh,
"Aku berkata kepadamu: Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu
dan pulanglah ke rumah!"
Seketika itu juga bangunlah orang itu di depan mereka,
lalu mengangkat tempat tidurnya dan pulang ke rumahnya
sambil memuliakan Allah.

Semua orang takjub, lalu memuliakan Allah.
Mereka amat takut dan berkata,
"Hari ini kita telah menyaksikan hal-hal yang sangat menakjubkan."

Demikianlah injil Tuhan.


#


Monday, 10th DECEMBER

Luke 5:17-26

Men were bringing on a bed a man who was paralysed, and they sought to bring him in and lay him before Jesus; but finding no way to bring him in, because of the crowd, they went up on the roof and let him down with his bed through the tiles into the midst before Jesus. And when he saw their faith he said, "Man, your sins are forgiven you"...Which is easier, to say, 'Your sins are forgiven you,' or to say, 'Rise and walk? But that you may know that the Son of man has authority on earth to forgive sins"-he said to the man who was paralysed-"I say to you, rise, take up your bed and go home." And immediately he rose before them, and took up that on which he lay, and went home."

Those were real friends! Because friends don't give up. We don't know if the paralytic had asked them to bring him to Jesus, but we know how determined they were to place their paralysed friend before the only Person Who could help him. When they arrived it was impossible to approach Jesus because of the crowd. A 'prudent' person would have suggested waiting until the Master had finished His preaching, or even to come at some other time or try 'tomorrow'...
Tomorrow?! Those friends wanted to bring the paralytic to Jesus today, and were not ready to quit. So if the door or windows couldn't be used...THE ROOF! I don't think the paralytic was very enthusiastic about the idea: to allow yourself to be lowered through the roof by ropes sounds a bit frightening. But his friends were determined and he trusted them.


Some nuns working in a hospital for the poor and outcast once asked St Josemaría to help a man who was dying and didn't want to go to confession. "I'll die," the man said, "but I won't confess. When I was 17 I swore I'd never go to confession, and I've kept my promise." After 15 minutes the man was crying, confessing his sins to the holy priest. The nun who told the story wrote: "I don't remember any single case in which he failed to hear the confession of a dying person". How did he manage? Someone who knew him well said, "with affection, lots of prayer... and never (ever!) giving up on souls, because he loved them."


Mary, Health of the Sick, may I be like the friends of the paralytic and never give up helping people go to Confession.

Sunday, December 9, 2018

1812095. How does the Holy Spirit intervene in the Church's prayer?