Google+ Followers

Friday, November 28, 2014

Jadikan SabdaNya  sbg pedoman hidup.

Kepekaan thdp kehadiran Krj Allah

 diasah melalui ketekunan&kesetiaan

 dlm doa dan membaca/mrenungkn Kitab Suci.


Sadari bhw dunia akan berakhir

 tapi SabdaNya abadi.


Jadikan SabdaNya

 sbg pedoman hidup

 agar kelak kita dibangkitkan

 utk hidup dlm keabadian brsmNya.


Kitab Suci adalah  hadiah terbaik Allah  kepada manusia.

"SAYA percaya

 bahwa Kitab Suci adalah

 hadiah terbaik

 yang pernah diberikan Allah

 kepada manusia.


Semua hal yang baik

 dari Juruselamat Dunia 

 dikomunikasikan kepada kita

 melalui Kitab ini"


-- Abraham Lincoln --

Thursday, November 27, 2014

BaHar. Kamis, 27 Nov 2014. Akhir zaman.

BaHar.
Kamis, 27 Nov 2014.

Why 18:1-2,21-23;
 Mzm 100:2-5;
 Lukas 21:20-28.

*******

Bacaan dari
Kitab Wahyu rasul Yohanes.

Kemudian dari pada itu aku melihat seorang malaikat lain turun dari sorga.

Ia mempunyai kekuasaan besar dan bumi menjadi terang oleh kemuliaannya.

Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya:
"Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci.

Dan seorang malaikat yang kuat, mengangkat sebuah batu sebesar batu kilangan, lalu melemparkannya ke dalam laut, katanya:
"Demikianlah Babel, kota besar itu, akan dilemparkan dengan keras ke bawah, dan ia tidak akan ditemukan lagi.Dan suara pemain-pemain kecapi dan penyanyi-penyanyi, dan peniup-peniup seruling dan sangkakala, tidak akan kedengaran lagi di dalammu, dan seorang yang ahli dalam sesuatu kesenian tidak akan ditemukan lagi di dalammu, dan suara kilangan tidak akan kedengaran lagi di dalammu.

Dan cahaya lampu tidak akan bersinar lagi di dalammu, dan suara mempelai laki-laki dan pengantin perempuan tidak akan kedengaran lagi di dalammu.

Karena pedagang-pedagangmu adalah pembesar-pembesar di bumi, oleh ilmu sihirmu semua bangsa disesatkan."
(Why 18:1-2,21-23)

Demikianlah sabda Tuhan.

Syukur kepada Allah.

*******

MAZMUR TANGGAPAN.

Beribadahlah kepada Tuhan dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!

Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.

Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!

Sebab Tuhan itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.
(Mzm 100:2-5)

*******

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas.

(Salah satu Sabda Tuhan Yesus mengenai Akhir zaman)

"Apabila kamu melihat Yerusalem dikepung oleh tentara-tentara, ketahuilah, bahwa keruntuhannya sudah dekat.

Pada waktu itu orang-orang yang berada di Yudea harus melarikan diri ke pegunungan, dan orang-orang yang berada di dalam kota harus mengungsi, dan orang-orang yang berada di pedusunan jangan masuk lagi ke dalam kota, sebab itulah masa pembalasan di mana akan genap semua yang ada tertulis.

Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu!

Sebab akan datang kesesakan yang dahsyat atas seluruh negeri dan murka atas bangsa ini, dan mereka akan tewas oleh mata pedang dan dibawa sebagai tawanan ke segala bangsa, dan Yerusalem akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, sampai genaplah zaman bangsa-bangsa itu."

"Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.

Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.

Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.

Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat."
(Luk 21:20-28)

Demikianlah sabda Tuhan.

Terpujilah Kristus.

*******

Kamis, 27 Nov 2014. Kebahagiaan abadi dalam pelukan Sang Juru Selamat. 

Kamis, 27 Nov 2014.
Fransiskus-Antonius Pasani.


Why. 18:1-2,21-23; 19:1-3,9a; 

 Mzm. 100:2,3,4,5;

 Luk. 21:20-28.


"Apabila kamu melihat Yerusalem dikepung oleh tentara-tentara, ketahuilah, bahwa keruntuhannya sudah dekat. 

Pada waktu itu orang-orang yang berada di Yudea harus melarikan diri ke pegunungan, dan orang-orang yang berada di dalam kota harus mengungsi, dan orang-orang yang berada di pedusunan jangan masuk lagi ke dalam kota, sebab itulah masa pembalasan di mana akan genap semua yang ada tertulis. 

Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu! 

Sebab akan datang kesesakan yang dahsyat atas seluruh negeri dan murka atas bangsa ini, dan mereka akan tewas oleh mata pedang dan dibawa sebagai tawanan ke segala bangsa, dan Yerusalem akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, sampai genaplah zaman bangsa-bangsa itu." 


"Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut. 

Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat."


Ngeri juga saya menbaca Injil hari ini. Apakah memang demikianlah yang nantianya akan terjadi: keselamatan mesti didahului dengan kekacauan yang menyebabkan derita?

 Tidak ada yang tahu. 

Yang jelas, memang antara datangnya penyelamatan abadi dengan penderitaan, seringkali sangat dekat. Hal ini banyak saya jumpai ketika melakukan pendampingan terhadap saudara-saudari yang menderita sakit keras dan menghadapi sakratul maut. 

Pada hari-hari tersebut, mereka mengalami penderitaan yang luar biasa. 

Lalu datanglah tahap penyerahan dan kepasrahan kepada Tuhan yang tentunya sudah mempunyai rencana terbaik. 

Maka, begitu datang saat penyelamatan itu, di mana Tuhan menyembuhkannya secara total, mereka pun berisitirahat dalam damai abadi. Tidak ada lagi rasa sakit dan penderitaan apa pun. 

Yang ada hanyalah kebahagiaan abadi berada dalam pelukan Sang Juru Selamat. 

Maka, saya selalu berdoa bagi mereka, apabila saat-saat kritis itu terjadi, mereka bisa bangkit dan mengangkat muka untuk menyambut Sang Penyelamat yang sudah dekat. 

Bagi kita pun, kita perlu untuk senantiasa membiasakan mengangkat muka kepada Tuhan: mendengarkan sabda-Nya dan menyerahkan segala sesuatu pada kehendak-Nya sehingga kita selalu siap dan tetap merasa tenang serta damai dalam menghadapi setiap peristiwa hidup kita, yang kadang tidak mudah, menegangkan, dan membingungkan.


Doa: 

Tuhan, bantulah kami agar dengan bijaksana mampu mempersiapkan diri hari demi hari untuk menyambut datangnya penyelamatan-Mu. Amin.


 -agawpr-

Mutiara Iman . 27 Nopember 2014. BANGKITLAH DAN ANGKATLAH MUKAMU.  Tabah dan tegar.

Mutiara Iman .

BANGKITLAH DAN ANGKATLAH MUKAMU. 

27 Nopember 2014 . 


"Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat" 

(Luk 21:28)



Lectio:

Why 18:1-2,21-23; 19:1-3,9a; 

 Mzm 100:2,3,4,5;

 Luk 21:20-28. 



Sejak muda Simon selalu menyukai tantangan. Dengan kemampuannya mempengaruhi orang lain, ia mampu menjadi pemimpin dalam setiap kegiatan dan pekerjaan yang dilakukannya.


Tetapi sayangnya, pengaruhnya ini dimanfaatkannya untuk mencari uang dengan jalan pintas, yaitu menjual obat-obatan terlarang ke anak-anak SMA.


Hal tersebut pun menjadi bahan pembicaraan banyak orang di daerahnya. Indra salah satu temannya berkata:

"Mon..kamu sebaiknya berhenti. Ingat kamu memiliki anak yang masih SMA!"


Tetapi Simon tidak menggubrisnya. 


Hingga suatu ketika, Sinta, putri tunggalnya  pergi membawa mobilnya sejak pagi dan tidak pulang-pulang selama 3 hari tanpa kabar berita.


Ketika kembali, kondisi Sinta sangat menyedihkan dalam keadaan overdosis.


Melihat kondisi puteri tercintanya itu, Simon pun menangis histeris. 


Setelah reda, Simon pun menemui Indra dan berkata: "Indra, apa yang harus aku lakukan?? Terutama atas apa yang terjadi pada puteriku Sinta."


Lalu dengan tenang Indra menjawab:

"Simon, bertobatlah dan bangunlah hidup yang baru. Dengan kejadian ini, kamu akan mampu mengajak orang-orang untuk kembali ke jalan Tuhan."



Yesus memberikan tanda bahwa ketika Kerajaan Allah datang, Ia mengharapkan manusia untuk bertobat dan bangkit untuk menerima keselamatan.


Dalam setiap kejadian, kita selalu diingatkan untuk berjalan bersama Yesus.



Oratio: 

Ya Tuhan, Engkaulah andalanku. Amin. 



Missio: 

Marilah kita selalu bangkit untuk kembali berjalan bersama Yesus dalam setiap keterpurukan kita. 



Have a Blessed Thursday.


*******



Hari ini Injil Lukas 21:28, menulis.

Yesus berkata:" Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat." 



Tidak ada saat yang paling tepat dimana kita menunjukkan keuletan iman kita, kecuali pada saat iman kita itu ditantang dan dicoba. 


Hendaknya segala cobaan itu tidak membuat kita kecil hati dan tunduk kepala serta cemas dan kehilangan harapan. 


Tabah dan tegar dalam penderitaan dan pencobaan yang besar merupakan kesaksian hidup istimewa umat kristiani.


Ya Tuhan, berilah aku kekuatan dan keuletan serta ketabahan dikala imanku mendapat cobaan dan empasan gelombang kehidupan. Amin. 


Met Hari Kamis. 



Bacaan:

 Why 18:1-2,21-23;

 Mzm 100:2-5;

 Lukas 21:20-28.

Berjalan dlm iman.

Yesus tdk prnh menjanjikan

 bhw hidup sbg muridNya akn sll brjln lancar & mulus tanpa penderitaan.


Ia memberikan pengharapan nyata kpd siapa sj yg setia akn melihat kemuliaanNya.


Mari siapkan diri dng sll brjln dlm iman, teguh dlm pengharapan & bertumbuh dlm kasih. 

Tuhan berjalan bersama kita.

TUHAN tidak pernah menjanjikan

 hidup tanpa badai, 

   tapi Ia berjanji 

   untuk berjalan bersama kita dalam melaluinya.


Labuhkan jangkar kita kepada Tuhan!