Google+ Followers

Wednesday, May 24, 2017

Bacaan Liturgi & RenHar. 24 Mei 2017 Rabu Pekan Paskah VI.

Pujilah Tuhan Allah Bapa
pujilah Tuhan kita di Surga
Pujilah Dia, segala malaikat-Nya 
pujilah Dia, segala tentara-Nya. 


Dari satu orang saja
Allah menjadikan semua bangsa

untuk mendiami seluruh dunia
menentukan musim bagi mereka  


Roh Kebenaran datang pada saatnya

Ia memimpin dalam kebenaran 
berkata dari yang didengar-Nya 
memberitakan hal masa depan.


Milik Bapa juga milik-Ku

Roh Kebenaran memuliakan Aku, 

Roh Kebenaran memberitakan kepadamu 

apa yang diterima-Nya dari pada-Ku.

#


Bacaan Liturgi 24 Mei 2017

Rabu Pekan Paskah VI


Bacaan Pertama
Kis 17:15.22-18:1
Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya,
itulah yang kuberikan kepada kamu.


Pembacaan dari Kisah Para Rasul:

Pada waktu itu terjadilah kerusuhan di kota Berea.
Maka Paulus pergi dari sana.
Orang-orang yang mengiringi Paulus menemaninya
sampai di kota Atena,
lalu kembali dengan pesan kepada Silas dan Timotius,
supaya mereka selekas mungkin menyusul Paulus.

Di Atena Paulus pergi berdiri di atas Areopagus dan berkata,
"Hai orang-orang Atena, aku lihat,
bahwa dalam segala hal kamu sangat beribadah kepada dewa-dewa.
Sebab ketika aku berjalan-jalan di kotamu
dan melihat-lihat barang pujaanmu,
aku menjumpai juga sebuah mezbah dengan tulisan:
Kepada Allah yang tidak dikenal.
Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya,
itulah yang kuberitakan kepada kamu.

Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya,
Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi,
tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia.
Ia juga tidak dilayani oleh tangan manusia,
seolah-olah Ia kekurangan apa-apa,
karena Dialah yang memberikan hidup,
nafas dan segala sesuatu kepada semua orang.

Dari satu orang saja
Allah telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia
untuk mendiami seluruh muka bumi
dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka
dan batas-batas kediaman mereka.
Maksudnya supaya mereka mencari Dia
dan mudah-mudahan menjamah dan menemukan Dia,
walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing.
Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada,
seperti yang telah dikatakan juga oleh pujangga-pujanggamu:
Sebab kita ini dari keturunan Allah juga.
Karena kita berasal dari keturunan Allah,
kita tidak boleh berpikir bahwa
keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau batu,
ciptaan kesenian dan keahlian manusia.

Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan,
maka sekarang Allah memberitakan kepada manusia,
bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat.
Karena Ia telah menetapkan suatu hari,
pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia
dengan perantaraan seorang yang telah ditentukan-Nya,
sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu
dengan membangkitkan orang itu dari antara orang mati."

Ketika mereka mendengar tentang kebangkitan orang mati,
maka ada yang mengejek, dan yang lain berkata,
"Lain kali saja
kami mendengar engkau berbicara tentang hal itu."
Lalu Paulus pergi meninggalkan mereka.
Tetapi beberapa orang laki-laki menggabungkan diri
dengan dia dan menjadi percaya,
di antaranya juga Dionisius, anggota majelis Areopagus,
dan seorang perempuan bernama Damaris,
dan juga orang-orang lain bersama-sama dengan mereka.
Kemudian Paulus meninggalkan Atena, lalu pergi ke Korintus.

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur
Mzm 148:1-2.11-12b.12c-14a.14bcd

Surga dan bumi penuh dengan kemuliaan-Mu.


*Pujilah Tuhan di surga,
pujilah Dia di tempat tinggi!
Pujilah Dia, hai segala malaikat-Nya,
pujilah Dia, hai segala tentara-Nya!

*Pujilah Tuhan, hai raja-raja di bumi dan segala bangsa,
pembesar-pembesar dan semua pemerintah dunia;
Pujilah Tuhan, hai teruna dan anak-anak dara,
orang tua dan orang muda!

*Biarlah semuanya memuji-muji Tuhan,
sebab hanya nama-Nya saja yang tinggi luhur,
keagungan-Nya mengatasi bumi dan langit.

*Ia telah meninggikan tanduk umat-Nya,
menjadi puji-pujian bagi semua orang yang dikasihi-Nya,
bagi orang Israel, umat yang dekat pada-Nya.

Bait Pengantar Injil
Yoh 14:16
Aku akan minta kepada Bapa,
dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain,
supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya.


Bacaan Injil
Yoh 16:12-15
Roh Kebenaran akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:

Dalam amanat perpisahan-Nya
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
"Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu,
tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran,
Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran;
Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri,
tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya,
itulah yang akan dikatakan-Nya,
dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
Ia akan memuliakan Aku,
sebab Ia akan memberitakan kepadamu
apa yang diterima-Nya dari pada-Ku.

Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah kepunyaan-Ku,
sebab itu Aku berkata:
Ia akan memberitakan kepadamu
apa yang Dia terima dari pada-Ku."

Demikianlah Injil Tuhan.

#


Mutiara Iman

*BANGKIT*

24 Mei 2017


_"Dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati"_
(Kis 17:31)

Lectio
Kis 17:15,22-18:1; Mzm 148:1-2,11-12ab, 12c-14a, 14bcd; Yoh 16:12-15

Tomy keluar dari penjara dan berjalan lemas ke suatu warung kecil. Lalu ia berkata kepada penjualnya :
"Pak, di dalam penjara, saya menemukan kegembiraan, sekarang setelah keluar tidak ada keluarga yang menjemput, saya seperti masih TERHUKUM."


"Saya juga persis seperti kamu 30 tahun yang lalu nak. Ketika keluar, tidak ada yang menjemput. Tetapi kemudian seorang Pastor mendekati saya dan berkata bahwa hidup saya yang lama telah mati dan sekarang harus BANGKIT. Setahun kemudian, saya mendirikan warung ini dan selalu memberi semangat kepada setiap orang yang keluar." 


Dengan wajah yang penuh semangat Tomy menjawab :
"Puji Tuhan, Ia telah mengirimkan bapak pada saya untuk memberikan kesaksian dan memberi semangat supaya saya BANGKIT dari masa lalu! Terima kasih Pak." 


Lalu Bapak itu memberikan teh manis dan roti sambil berkata :
"Silakan dinikmati Minuman dan makanan KEBANGKITAN."
Tomy pun tertawa dengan sukacita sambil menikmati kemurahan hati bapak itu.

Paulus berkata :
"Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati."

Dalam KEBANGKITAN, tidak ada KEMATIAN.

Oratio
Ya Tuhan, Engkaulah Jalan, Kebenaran dan Kehidupan. Amin

Missio
_Marilah kita mewartakan Kebangkitan Kristus, agar orang lain mendapatkan hidup._

*Have a Blessed Wednesday*

Mutiara-iman.org
#

"ROH KUDUS AKAN MENUNTUN PADA KEBENARAN"

Bacaan Liturgi 24 Mei 2017 Rabu Pekan Paskah VI

Bacaan Pertama Kis 17:15.22-18:1
Mazmur 148:1-2.11-12b.12c-14a.14bcd
Bacaan Injil Yoh 16:12-15.

Injil Yohanes 16:13c, menulis.

Yesus berkata: "Sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diriNya sendiri tetapi segala sesuatu yang didengarNya itulah yang akan dikatakanNya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang."

Jika dilain kesempatan pengajaran Yesus begitu sederhana dan langsung dipahami, maka pada bagian yang kita renungkan hari ini, kita menemukannya cukup sulit. Tetapi, begitulah Yesus selalu mengajak kita menyelam lebih dalam di samudera ilahi. Kita tidak perlu berkecil hati ataupun putus asa karena Roh Kudus akan menuntun kita menuju kebenaran. Kita akan dibantu, ditempa, dibentuk dan diantar penuh lembut untuk mencapai kematangan rohani. Roh Kudus akan melanjutkan apa yang Ia telah mulai, Roh Kudus akan setia pada apa yang dikehendaki Bapa. Jika kita mencapai kematangan rohani, maka akan menjadi lebih mudah bagi kita untuk mengerti ajaran-ajaran Yesus.
Kematangan rohani kita tampak dalam semakin banyaknya kebenaran yang kita gapai dan kita tebarkan, juga dalam kesabaran, keterarahan dan ketundukan kita pada bimbingan Roh Kudus. Sehingga Kebenaran akan menggembirakan dan membahagiakan kita. Semoga aku menjadi penebar kebenaran dimanapun aku berada..!!

Ya Yesus, semoga bimbingan Roh Kudus mengantarku kedalam suatu kesadaran yang menggembirakan untuk menjadi penebar kebenaran dimanapun aku berada. Amin.
Salam Maria 3x
Met Hari Rabu
#
Wednesday, 24th MAY
John 16:12-15

"I have yet many things to say to you, but you cannot bear them now. When the Spirit of truth comes, he will guide you into all the truth; for he will not speak on his own authority, but whatever he hears he will speak, and he will declare to you the things that are to come. He will glorify me, for he will take what is mine and declare it to you. All that the Father has is mine; therefore I said that he will take what is mine and declare it to you.

'I have yet many things to say to you;' Jesus had revealed part of the truth to His disciples but not everything. Who would reveal the rest? The Holy Spirit, the Paraclete, the Counsellor. He would guide them 'into all the truth'. As Jesus promised, the Holy Spirit assists the Church now and gently guides her into *all* the truth.


'Without the Holy Spirit everything is cold,' said St John Vianney. 'Even if Our Lord had died, it wouldn't be enough if the Holy Spirit hadn't come as well, to sanctify us and make effective that cascade of grace. It's like being given a treasure; it would be necessary for someone to distribute it: the Father gave His Son, the Son gave Himself and the Holy Spirit came to distribute all His graces.' Our Lord said it: 'It is to your advantage that I go away.' We need the Holy Spirit to complete what Jesus had started. Otherwise His Work would be incomplete, wasted, like a race that is not finished.

The Counsellor comes clarifying everything. He is the Teacher. You can have the manual, but you need someone to explain the difficult parts. That's one of the gifts of the Counsellor: the gift of counsel. 


One day a priest from the diocese of Autun had a very difficult moral case that he couldn't solve. After consulting many other priests and finding no solution, he decided to go to Ars and ask St John Vianney. The Curé had had a hard time in the seminary trying to study theology and pass his exams. Nevertheless, he gave a quick and simple answer: three words were enough. 'How could you possibly know?! Where did you learn that?' asked the surprised priest. In answer, St John Vianney just smiled and pointed at the kneeler. It's to 'our advantage' that we ask the Counsellor for advice.

Holy Mary, Spouse of the Holy Spirit, teach me to listen to the Paraclete.

MUTIARA HIDUP. *DREAM - PRAY - ACTION*

*"MUTIARA HIDUP"*

Suatu hari seorang Raja mendapat hadiah 2 ekor anak burung elang.
Lalu dia berpikir, akan bagus sekali jika elang ini dilatih untuk terbang tinggi. 
Tentu akan lebih indah lagi. Ia memanggil pelatih burung yang tersohor di negerinya untuk melatih 2 elang ini.

Setelah beberapa bulan, pelatih burung ini melapor : 
Seekor elang telah terbang tinggi & melayang² di angkasa.
Namun yang seekor lagi tidak beranjak dari pohonnya.


Raja pun memanggil semua ahli hewan untuk memeriksa elang kesayangannya ini namun tidak ada yang berhasil menyembuhkan & membuat elang ini terbang. Berbagai usaha telah dilakukan, tetapi elang ini tidak kunjung bergerak dari dahannya.

Kemudian ia bertemu dengan petani yang sangat mengenal akan sifat elang & Raja meminta bantuan petani itu.
Keesokan harinya ketika Raja mengunjungi elang ini, ia kaget melihat elang ini sudah terbang tinggi.
Dengan penuh penasaran Raja bertanya kepada petani, apa yang ia lakukan.
Petani menjawab :
"Saya hanya memotong cabang pohon yang selama ini dihinggapinya".
Dahan itu yang membuatnya selama ini NYAMAN sehingga MALAS untuk terbang.

Kita dilahirkan sebagai PEMENANG, 
kita ditakdirkan untuk terbang tinggi,
 namun, ada yang memegang terlalu erat
*yaitu : KETAKUTAN* tidak ada yang mau melepaskan ketakutan itu & tidak beranjak dari posisinya. Atau kadang kita terlalu memegang zona kenyamanan, hingga takut & tidak mau melepaskannya.


-Takut capek   -Takut di tolak
-Takut kerja keras   -Takut mencoba
-Takut rugi  -Takut ribet   

-Takut gak berkembang   -Takut gagal
-Takut pindah   -Takut repot   -Takut di ejek
-Takut gak bisa   -Takut investasi
-Takut prospek   -Takut follow up
-Takut sharing   -Takut belajar
-Takut mengembangkan diri   -Takut........dll
Dan segala jenis ketakutan yang kita miliki masing2.
_*Lepaskan segala ketakutan itu, lepaskan zona kenyamanan itu, kenali dirimu & tumbuhkan kekuatan & rasa percaya dirimu*_
*Maka kamu TERBANG TINGGI*

Kenali dirimu & Potensimu karena Takdir kita adalah seorang Pemenang
Berani bermimpi
Berani melangkah
Berani berjuang habis - habisan
Sampai akhirnya anda sukses terbang tinggi


*DREAM - PRAY - ACTION*

*Dan ketika ada _Kesempatan_*
pergilah bersama Teman-teman Lama 
*Kumpul-kumpul*  bukan sekedar *_Makan_* 
*dan* *_Ngobrol-ngobrol_* 

Tetapi ingat, _Waktu Hidup kita semakin Singkat_  *Mungkin* *_Lain Waktu_* 

_Kita Tidak Bisa Bertemu lagi_
_Kita Sudah Semakin Susah Untuk Berjalan_

Menghabiskan Sebagian Waktu  Dengan *Teman* Atau *Sahabat* 
Akan Membuat Hidup Lebih *Sehat* Secara *Mental* Dan *Fisik* 


*Umur itu seperti Es Batu*
_Dipakai atau Tidak Dipakai Tetap Mencair_ 
Begitu juga dengan *Usia* 
*Digunakan/Tidak Digunakan _dengan bijak_, Umur kita akan Tetap Berkurang!* 

*Hal yang harus dilakukan Setiap Hari :*
*_Tersenyum_*  dan *_Tertawalah_* 

*_Air Yg Mengalir Tdk Dapat Berbalik Arah_* 
Itulah Hidup Kita, *Tidak Dapat Berbalik Menjadi Muda Lagi!* 

~ *Jalani Hidup ini dgn santai/tenang* 
~ *Jangan  Mau Mεnang Sεndiri* 
~ *Jangan Suka Sakiti Sεsama* 
~ *Jangan suka Mengeluh* 
~ *Jangan Mencela* 
~ *Hiduplah dgn Cεria* 

*Perbanyak waktu untuk  berkumpul dengan Keluarga  serta Teman-teman*
* "Semoga Bermanfaat"*

Tuesday, May 23, 2017

Bacaan Liturgi & RenHar. 23 Mei 2017 Selasa Pekan Paskah VI.

*S*elamat pagi para SahabatNya
*E*ngkau semua diberkatiNya
*L*akukan tugas dengan setia
*A*nugerah Tuhan beserta kita
*S*apalah setiap orang yang ada
*A*nugerah Senyum kita berikan padanya.

 
Salam *2S* di hari *SELASA*

#


Gempa bumi yang hebat terjadi

Goyahlah Penjara pada Sendi-sendi
Terbukalah pintu penjara ini
Terlepaslah belenggu tahanan ini.


Ketika kepala penjara terjaga 
Melihat pintu penjara terbuka,
Telah lari orang hukuman sangkanya

Tetapi Paulus bersuara katanya


Jangan celakakan dirimu ini

 kami semuanya masih di sini

Apakah yang harus aku perbuat,
supaya aku & keluargaku selamat.


Percayalah kepada Tuhan Yesus

engkau akan diselamatkan Kristus
engkau dan keluargamu dibaptis

Dalam nama Bapa Putra & Roh Kudus.


Aku akan mengutus Dia.

Penghibur akan menginsafkan dunia
Akan kebenaran dan penghakimanNya
Dosa bila tidak percaya kepadaNya

#


Bacaan Liturgi 23 Mei 2017

Selasa Pekan Paskah VI


Bacaan Pertama
Kis 16:22-34
Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus, dan engkau akan selamat,
engkau dan seisi rumahmu.

Pembacaan dari Kisah Para Rasul:

Ketika Paulus dan Silas ada di Kota Filipi
terjadilah yang berikut ini:
Orang-orang Filipi bangkit menentang Paulus dan Silas;
lalu pembesar-pembesar kota itu
menyuruh mengoyakkan pakaian dari tubuh mereka
dan mendera mereka.
Setelah berkali-kali didera, mereka dilemparkan ke dalam penjara.
Kepala penjara diperintahkan
untuk menjaga mereka dengan sungguh-sungguh.
Sesuai dengan perintah itu,
kepala penjara memasukkan mereka
ke ruang penjara yang paling tengah
dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat.

Tetapi kira-kira tengah malam
Paulus dan Silas berdoa
dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah,
dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.
Dan terjadilah gempa bumi yang hebat,
sehingga sendi-sendi penjara itu goyah.
Seketika itu juga terbukalah semua pintu
dan terlepaslah belenggu mereka semua.
Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya
dan melihat pintu-pintu penjara terbuka,
ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri,
karena ia menyangka,
bahwa orang-orang hukuman itu telah melarikan diri.
Tetapi Paulus berseru dengan suara nyaring, katanya,
"Jangan celakakan dirimu,
sebab kami semuanya masih ada di sini!"

Kepala penjara itu menyuruh membawa suluh,
lalu berlari masuk
dan dengan gemetar tersungkurlah ia di depan Paulus dan Silas.
Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata,
"Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat,
supaya aku selamat?"
Jawab mereka,
"Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat,
engkau dan seisi rumahmu."

Lalu Paulus dan Silas memberitakan firman Tuhan kepadanya
dan kepada semua orang yang ada di rumahnya.
Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka
dan membasuh bilur mereka.
Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis.
Lalu ia membawa mereka ke rumahnya
dan menghidangkan makanan kepada mereka.
Dan ia sangat bergembira,
bahwa ia dan seisi rumahnya telah menjadi percaya kepada Allah.

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur
Mzm 138:1-2a.2b-3.7c-8
R:7c
Tangan kanan-Mu menyelamatkan daku, ya Tuhan.


*Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hati,
karena Engkau mendengarkan kata-kata mulutku.
Di hadapan para dewata aku akan bermazmur bagi-Mu,
aku hendak bersujud ke arah bait-Mu yang kudus.

*Aku hendak memuji nama-Mu
oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu;
Pada hari aku berseru, Engkau pun menjawab aku,
Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.

*Tangan kanan-Mu menyelamatkan daku,
Engkau akan menyelesaikan segalanya bagiku!
Ya Tuhan, kasih setia-Mu kekal abadi,
janganlah Kautinggalkan buatan tangan-Mu!

Bait Pengantar Injil
Yoh 16:7.13
Aku akan mengutus Roh kebenaran kepadamu, sabda Tuhan,
dan Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran.


Bacaan Injil
Yoh 16:5-11
Jikalau Aku tidak pergi, penghibur tidak akan datang kepadamu.


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:

Dalam amanat perpisahan-Nya
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
"Sekarang Aku pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku,
dan tiada seorang pun di antara kamu yang bertanya kepada-Ku:
Ke mana Engkau pergi?
Tetapi karena Aku mengatakan hal itu kepadamu,
maka hatimu berdukacita.
Namun benar yang Kukatakan kepadamu:
Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi.
Sebab jikalau Aku tidak pergi,
penghibur itu tidak akan datang kepadamu;
sebaliknya jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.

Dan kalau penghibur itu datang, Ia akan menginsafkan dunia
akan dosa, kebenaran dan penghakiman;
akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku;
akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa
dan kamu tidak melihat Aku lagi;
akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum."


Demikianlah Injil Tuhan.

#


Mutiara Iman

*SELAMAT*

23 Mei 2017.


_"Percayalah kepada Tuhan Yesus.."_
(Kis 16:31)

Lectio
Kis 16:22-34; Mzm 138:1-2a,2b-3,7c-8; Yoh 16:5-11

Martin adalah penjual bakso yang terkenal karena seringkali dalam waktu tiga jam, dagangannya sudah habis dibeli pelanggan. Hal ini membuat Tanto, penjual siomay menjadi iri. 


Suatu saat, Tanto mendekati gerobak Martin dan melihat Martin dan pegawainya sedang berdoa. Setelah selesai berdoa, Tanto bertanya :
"Mas Martin, apakah yang menyebabkan jualannya begitu laku? Apa rahasianya?"


Martin tersenyum dan menjawab :
"Kami kerja seperti biasa dan selalu mengawali dengan berdoa kepada Tuhan Yesus pada saat sebelum dan sesudah berdagang."
Tanto bertanya :
"Saya mau mengenal Yesus, Mas!"


Jawab Martin :
"Saya berharap Mas mau percaya kepada Tuhan Yesus bukan supaya jualan laku, tetapi karena kita percaya DIA adalah JURUSELAMAT."


Sekitar sebulan kemudian, Tanto datang lagi dan kali ini ia menjual minuman di sebelah gerobak Martin. Melihat apa yang dilakukan Tanto, Martin berkata :
"Mas Tanto bagus juga jualan minuman. Jadi bisa melayani pelanggan saya yang ingin membeli minuman dingin."


Tanto menjawab :
"Setelah percaya pada Tuhan Yesus dan berdoa, tiba-tiba saya mendapat ide untuk menjual minuman supaya bisa membantu pelanggan Mas Martin. Saya juga mau berdoa sebelum dan sesudah berjualan Mas!"
Martin pun menjawab senang :
"Syukur kepada Allah!"

Paulus dan Silas berkata :
"Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu."

Iman kepada Tuhan Yesus Kristus menyelamatkanmu dan seluruh keluargamu.

Oratio
Ya Tuhan, tambahkanlah iman kami. Amin

Missio
_Marilah kita percaya kepada Yesus supaya kita dan seluruh keluarga selamat._

*Have a Blessed Tuesday.*


Mutiara Iman.org
#

"ROH KUDUS AKAN MENUNTUN PADA KEBENARAN"

Bacaan Liturgi 24 Mei 2017. Rabu Pekan Paskah VI

Bacaan Pertama Kis 17:15.22-18:1
Mazmur 148:1-2.11-12b.12c-14a.14bcd
Bacaan Injil Yoh 16:12-15.

Injil Yohanes 16:13c, menulis.

Yesus berkata: "Sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diriNya sendiri tetapi segala sesuatu yang didengarNya itulah yang akan dikatakanNya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang."

Jika dilain kesempatan pengajaran Yesus begitu sederhana dan langsung dipahami, maka pada bagian yang kita renungkan hari ini, kita menemukannya cukup sulit. Tetapi, begitulah Yesus selalu mengajak kita menyelam lebih dalam di samudera ilahi. Kita tidak perlu berkecil hati ataupun putus asa karena Roh Kudus akan menuntun kita menuju kebenaran. Kita akan dibantu, ditempa, dibentuk dan diantar penuh lembut untuk mencapai kematangan rohani. Roh Kudus akan melanjutkan apa yang Ia telah mulai, Roh Kudus akan setia pada apa yang dikehendaki Bapa. 


Jika kita mencapai kematangan rohani, maka akan menjadi lebih mudah bagi kita untuk mengerti ajaran-ajaran Yesus.
Kematangan rohani kita tampak dalam semakin banyaknya kebenaran yang kita gapai dan kita tebarkan, juga dalam kesabaran, keterarahan dan ketundukan kita pada bimbingan Roh Kudus. Sehingga Kebenaran akan menggembirakan dan membahagiakan kita. Semoga aku menjadi penebar kebenaran dimanapun aku berada..!!

Ya Yesus, semoga bimbingan Roh Kudus mengantarku kedalam suatu kesadaran yang menggembirakan untuk menjadi penebar kebenaran dimanapun aku berada. Amin.
Salam Maria 3x
Met Hari Rabu.
#

Tuesday, 23rd MAY
John 16:5-11

"But now I am going to him who sent me; yet none of you asks me, 'Where are you going?' But because I have said these things to you, sorrow has filled your hearts. Nevertheless I tell you the truth: it is to your advantage that I go away, for if I do not go away, the Counsellor will not come to you; but if I go, I will send him to you. And when he comes, he will convince the world concerning sin and righteousness and judgment."

It's to our advantage that You, Lord, have to go, because then we can receive the Holy Spirit. Nevertheless, sorrow fills the hearts of the Apostles when they realise that they won't be able to see You until the end of their lives, because they love You. I can well understand it. You are the Light. And our lives with You are like hiking in beautiful snow-capped mountains reflecting the brilliance of the sun. But when You aren't with us night falls: the same landscape is dark, solitary and devoid of all warmth.

One day in Rome, during an audience with Pope St John Paul II, a lady was greeting the Pope with her husband. After a brief introduction she took the hand of her husband, put it in the hands of the Pope and said: "Holy Father, could you say something to my husband?" And, to the poor man's embarrassment, she added, *"He hasn't gone to confession for a very long time."* St John Paul II smiled at him, pressed that man's hand and, gazing affectionately into his eyes answered: *"Go to confession. It's so sad to be away from God!"*

It is sad to live without God, especially when we have been created, not just to live with God but to be, in actual fact, his dwelling. That is the point: God isn't content by just being 'with us'; He wants to be 'in us'. When St Paul wanted to remind the Corinthians that they should strive to live according to moral law, he asked them, *"Do you not know that your body is a temple of the Holy Spirit within you, which you have from God?"* (6:19) As if saying, 'Are you unaware of the most important truth about yourselves? Then, why don't you behave accordingly?'

Mary, my Mother, I am aware of it. The Holy Spirit wants to dwell in me and with your help, Spouse of the Holy Spirit, I will give Him a good 'accommodation'.
#

Monday, May 22, 2017

Bacaan Liturgi & RenHar. 22 Mei 2017 Senin Pekan Paskah VI.

Lidia penjual kain dari Tiatira.
Tuhan membuka hati Lidia
Perkataan Paulus diperhatikan Lidia
Lidia dibaptis bersama seisi rumahnya.  


Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang,
yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa,
Ia akan bersaksi tentang Aku.
Tetapi kamu juga harus bersaksi,
karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku. 

#


Bacaan Liturgi 22 Mei 2017

Senin Pekan Paskah VI


Bacaan Pertama
Kis 16:11-15
Tuhan membuka hati Lidia,
sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus.


Pembacaan dari Kisah Para Rasul:

Setelah Paulus mendapat pesan dari Surga
supaya menyeberang ke Makedonia,
kami, Paulus dan Silas,
bertolak dari Troas dan langsung berlayar ke Samotrake.
Keesokan harinya tibalah kami di Neapolis;
dari situ kami ke Filipi, kota pertama di bagian Makedonia ini,
suatu kota perantauan orang Roma.

Di kota itu kami tinggal beberapa hari.
Pada hari Sabat kami ke luar pintu gerbang kota.
Kami menyusur tepi sungai
dan menemukan tempat sembahyang Yahudi,
yang sudah kami duga ada di situ.
Setelah duduk,
kami berbicara kepada perempuan-perempuan
yang ada berkumpul di situ.
Salah seorang dari perempuan-perempuan itu, yang bernama Lidia,
turut mendengarkan.
Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira,
seorang yang beribadah kepada Allah.
Tuhan membuka hatinya,
sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus.
Sesudah dibaptis bersama-sama dengan seisi rumahnya,
Lidia mengajak kami, katanya,
"Jika kamu berpendapat,
bahwa aku sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan,
marilah menumpang di rumahku."
Ia mendesak sampai kami menerimanya.

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur
Mzm 149:1-2.3-4.5-6a.9b
R:4a
Tuhan berkenan kepada umat-Nya.


*Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu yang baru!
Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh!
Biarlah Israel bersukacita atas Penciptanya,
biarlah Sion bersorak-sorak atas raja mereka!

*Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tarian,
biarlah mereka bermazmur kepada-Nya
dengan rebana dan kecapi!
Sebab Tuhan berkenan kepada umat-Nya,
Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan.

*Biarlah orang-orang saleh beria-ria dalam kemuliaan,
biarlah mereka bersorak-sorai di atas tempat tidur!
Biarlah pujian pengagungan Allah
ada dalam kerongkongan mereka;
itulah semarak bagi orang yang dikasihi Allah.

Bait Pengantar Injil
Yoh 15:26b.27b
Roh Kebenaran akan bersaksi tentang Aku, sabda Tuhan;
tetapi kamu juga harus bersaksi.


Bacaan Injil
Yoh 15:26-16:4a
Roh kebenaran bersaksi tentang Yesus.


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:

Dalam amanat perpisahan-Nya
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
"Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang,
yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa,
Ia akan bersaksi tentang Aku.
Tetapi kamu juga harus bersaksi,
karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.

Semuanya ini Kukatakan kepadamu,
supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku.
Kamu akan dikucilkan;
bahkan akan datang saatnya
bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka
bahwa ia berbuat bakti bagi Allah.
Mereka akan berbuat demikian,
karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku.
Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu,
supaya apabila datang saatnya kamu ingat,
bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu."

Demikianlah Injil Tuhan.

#


Mutiara Iman

*TUHAN MEMBUKA HATI*

22 Mei 2017


_"Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus"_
(Kis 16:14)

Lectio
Kis 16:11-15; Mzm 149:1-2,3-4,5-6a,9b; Yoh 15:26-16:4a

Suatu kebiasaan Stefan, setiap bulan Maria dia selalu belajar di rumah teman-temannya.
"Mengapa kamu tidak belajar di rumah?" tanya salah satu ibu dari temannya.
"Karena papa saya kan ketua lingkungan dan pada bulan Mei selalu ada berdoa bersama di rumah." jawab Stefan. 


Tetapi suatu hari, rumah teman-temannya tidak ada yang bisa menerima Stefan, sehingga dia harus tetap tinggal di rumah dan diminta mengikuti doa Rosario. Stefan mendapat tugas untuk membacakan Doa umat. 


Ketika mendengar bacaan harian dan doa Rosario, sebentar-sebentar Stefan menundukkan kepalanya. Dan ketika dia membacakan doa umat, dengan sedikit terisak dia berdoa :
"Ya Bapa terima kasih Engkau telah membukakan hatiku untuk mau mendengarkan Sabda-Mu dan berdoa bersama Bunda Maria." 


Setelah doa Rosario selesai, Stefen mendekati ayahnya dan berkata :
"Papa, besok aku ikut lagi ya." Lalu ayahnya memeluk Stefen.

Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus.

Hati yang terbuka akan dimampukan untuk mendengarkan Sabda Allah.

Oratio
Ya Tuhan, bukalah selalu hati kami. Amin

Missio
_Marilah kita mendengarkan Sabda Allah dengan hati yang terbuka._

*Have a Blessed Monday.*

Mutiara-iman.org
#

"YESUS PEMBELA DAN PENASEHATKU"

Bacaan Liturgi 22 Mei 2017

Senin Pekan Paskah VI
Bacaan Pertama Kis 16:11-15 Mazmur 149:1-2.3-4.5-6a.9b
Bacaan Injil Yoh 15:26-16:4a.

Injil Yohanes 15:26-27, menulis.

Yesus berkata: "Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku tetapi kamu juga harus bersaksi karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku."

Yesus menyebut Roh Kudus dengan beberapa nama antara lain advocate dan counsellor. Kata-kata bajasa Inggris ini dengan bagus menerangkan peran Roh Kudus :advocate berarti yang membela, counsellor berarti yang menasehati.
Yesus tidak ingin kita goyah, bingung dan linglung bahkan dibuat tidak berkutik oleh si jahat, oleh saat-saat sulit, oleh penolakan ataupun oleh tipu daya. Setiap orang akan mengalami saat berat, malam pekat, dalam hidup berimannya, juga dalam hidup jasmaninya.


 Semoga kita ingat bahwa kita bahwa kita mempunyai pembela, Penasehat, yaitu Roh Kudus. Ia ada dan siap mendampingi kita. Maka, jangan sampai kita lupa akan peran Sang Pembela dan penasehat agung ini, disaat-saat berat, sulit, dan gelap apapun yang kita hadapi. Yesus tidak ingin engkau  goyah dan binasa.

Tuhan terima kasih karena adalah pembela dan penasehatku, semoga didalam segala pergumulan hidupku Engkau tetap menjadi penasehatku yg ulung.
Salam Maria. 3x.
Met Hari Senin
#

SabdaNya Senin 22 - 05 - 17

Kis 16: 11-15             

Yoh 15: 26 - 16: 4a

Shalom,
Kristus berjanji bahwa Roh Kudus yg Dia janjikan untuk menolong murid2Nya akan bersaksi tentang Dia.
Karena kesaksian Roh itulah :
-  kita semua murid2Nya lebih dimampukan untuk memahami dan mengingat apa yg telah diajarkan Kristus.
- Roh itu akan bekerja membimbing kemana dan bagaimana kita harus memberi kesaksian tentang Kristus.
- Roh akan membuka hati dan pikiran orang2 yg mendengar kesaksian yg kita lakukan tentang Siapa Kristus dan apa yg diajarkanNya.

Paulus dan Silas dibimbing oleh Roh Kudus melalui karunia penglihatan, untuk mulai menjelajahi benua Eropah. Mereka masuk keprovinsi Makedonia dan tiba dikota Filipi.


Pada hari Sabat, Paulus tahu bahwa orang2 Yahudi selalu berkumpul di sinagoga untuk beribadat.

Karena itu dia menelusuri sungai dan akhirnya dapat menemukan sebuah sinagoga dimana banyak orang sedang berkumpul.


Paulus berbicara dg wanita2 yg ada disitu  dan kemudian mendapat kesempatan bersaksi.
Salah satu dari wanita yg ada disitu, bernama Lidia, seorang pengusaha kaya dan tokoh masyarakat setempat ( dia penjual kain ungu. Saat itu hanya para bangsawan dan orang2 kaya yg mampu membeli kain ungu).


Roh bekerja pada Lidia sehingga dia menjadi percaya kepada Kristus dan sangat antusias untuk mendengar lebih banyak lagi tentang Kristus, sehingga dia 'memaksa' Paulus untuk tinggal dirumahnya.

Apa yg dialami oleh Paulus dan Silas adalah contoh nyata bagaimana Roh bersaksi ttg Kristus. Karena Roh tidak dapat ditangkap dg panca indera, maka Allah ingin kita merelakan diri untuk dipakai Dia menjadi alat2Nya untuk mewartakan Injil.
Akan tetapi sekalipun Roh bekerja dalam pewartaan Injil, Kristus mengingatkan bahwa murid2Nya juga akan mengalami tantangan2 hebat dalam melaksanakan tugas ini. Iblis tidak akan membiarkan semua orang yg telah berada dalam kuasa pengaruhnya, dibebaskan dan kembali menjadi citra Allah yg benar.
Malahan Kristus mengatakan akan ada orang yg mengucilkan,menyiksa bahkan membunuh murid2 Kristus tetapi mengira apa yg mereka lakukan adalah hal yg baik untuk Allah dan dg lantang mengatakan kekekejian itu  demi membela Allah! 


Hal itu dapat terjadi ketika orang membiarkan dirinya dikuasai oleh kedagingan dan segala nafsu duniawi dg kenikmatan2 sesaat yg menyesatkan.
Akan tetapi segala penderitaan didalam melakukan kehendak Allah tidak akan sia2, seperti wafat Kristus yg telah menyelamatkan dunia dan merupakan jalan untuk memperoleh kebangkitan yg mulia.
Tantangan dan penderitaan dalam pewartaan justru dapat dipakai Allah untuk memurnikan pewartaan2 yg dilakukan, sehingga kita melakukannya benar2 untuk berbagi kebahagiaan dg sesama dan sebagai wujud kasih kepada Allah. Kita tidak terjebak untuk melakukannya demi memuaskan ambisi pribadi untuk memperoleh kekayaan, popularitas dlsb.

Marilah kita membuka diri untuk menerima janji Kristus, untuk menerima Penolong Agung yg memimpin hidup kita untuk memperoleh kebahagiaan dan kedamaian, baik didunia saat ini maupun dikeabadian.
Gbu all n hv a blessed Monday.
#

May 22nd St Rita of Cascia

Rita was born in 1381 in a little Italian village. Her parents, who were elderly, had begged God to send them a child. They loved Rita and brought her up well. When she was twelve, Rita wanted to enter the convent, but her parents decided that she should marry instead. The man they chose for Rita turned out to be a cruel and angry husband. He had such a violent temper that everyone in the neighborhood was afraid of him. Yet for eighteen years his wife patiently put up with his insults. Her prayers, gentleness and goodness finally won his heart. He apologized to Rita for the way he had treated her and he was very sorry. Rita's happiness over her husband's conversion did not last long. 


One day, shortly after, he was murdered. Rita was shocked and heartbroken. But she forgave the murderers, and tried to make her two sons forgive them too. She saw that the boys, instead, were determined to avenge their father's death. Rita prayed that they would not commit murder. 


Within several months, both boys became seriously ill. Rita nursed them lovingly. During their illness, she persuaded them to forgive, and to ask God's forgiveness for themselves. They did, and both died peacefully.

Now that her husband and her children were dead, Rita asked several times to enter the convent of the Augustinian nuns in Cascia. But the rules of the convent did not permit a woman who had been married to join even if her husband had died. Rita didn't give up, however. At last the nuns made an exception for her. In the convent, Rita stood out for her prayer, mortification and charity. She had great devotion to the crucified Jesus. Once, while praying in front of a crucifix, she asked Jesus to let her share some of his pain. One thorn from Jesus' crown of thorns pierced her forehead and made a wound that never healed. In fact, it grew so bad that Rita had to stay away from the other sisters, who were afraid of contagion. But she was happy to suffer to show her love for Jesus.

Rita died on May 22, 1457, when she was seventy-six. Like St. Jude, St. Rita is often called the "Saint of the Impossible."


Maybe someone we know and love is not living close to God. We can ask St. Rita to help us know how to pray for that person. Our kindness and understanding can be a reflection of God's love for that person.

#

Sunday, May 21, 2017

Bacaan Liturgi & RenHar. 21 Mei 2017 Minggu Paskah VI.

Jikalau kamu mengasihi Aku,
kamu menuruti segala perintah-Ku.
Bapa akan memberikan kepadamu 

Roh Kebenaran menyertai kamu.


Dunia tidak menerima Dia,
 dunia tidak melihat Dia

 dan tidak mengenal Dia.
Tetapi kamu mengenal Dia


Aku tidak meninggalkan kamu

 sebagai orang yatim piatu.
Aku akan datang kembali kepadamu.
Sesaat dunia tidak melihat Aku. 

 
Saatnya kamu akan tahu
 Aku ada di dalam Bapa-Ku,
 Kamu ada di dalam Aku,
 Aku ada di dalam kamu.

Barangsiapa memegang & melakukan perintah-Ku

 dialah yang mengasihi Aku. 

Dan barangsiapa mengasihi Aku,
ia dikasihi Bapa-Ku dan Aku 

#


Bacaan Liturgi 21 Mei 2017

Minggu Paskah VI


Bacaan Pertama
Kis 8:5-8.14-17
Kedua rasul itu menumpangkan tangan di atas mereka,
lalu mereka menerima Roh Kudus.


Pembacaan dari Kisah Para Rasul:

Waktu terjadi penganiayaan terhadap jemaat di Yerusalem,
Filipus pergi ke suatu kota di Samaria
dan memberitakan Mesias kepada orang-orang di situ.
Ketika orang banyak itu mendengar pemberitaan Filipus
dan melihat tanda-tanda yang diadakannya,
mereka semua menerima apa yang diberitakannya itu
dengan bulat hati.
Sebab dari banyak orang yang kerasukan roh jahat
keluarlah roh-roh itu sambil berseru dengan suara keras,
dan banyak juga orang lumpuh dan orang timpang yang disembuhkan.
Maka sangatlah besar sukacita dalam kota itu.

Ketika rasul-rasul di Yerusalem mendengar
bahwa tanah Samaria telah menerima firman Allah,
mereka mengutus Petrus dan Yohanes ke sana.
Setibanya di sana kedua rasul itu berdoa,
supaya orang-orang Samaria itu beroleh Roh Kudus.
Sebab Roh Kudus belum turun atas seorang pun di antara mereka,
karena mereka hanya dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.

Kemudian Petrus dan Yohanes menumpangkan tangan
di atas orang-orang yang percaya itu,
dan mereka menerima Roh Kudus.

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur
Mzm 66:1-3a.4-5.6-7a.16.20
R:1
Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi.


*Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi,
mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya,
muliakanlah Dia dengan puji-pujian!
Katakanlah kepada Allah,
"Betapa dahsyat segala pekerjaan-Mu."

*Seluruh bumi sujud menyembah kepada-Mu,
dan bermazmur bagi-Mu,
seluruh bumi memazmurkan nama-Mu."
Pergilah dan lihatlah karya-karya Allah;
Ia dahsyat dalam perbuatan-Nya terhadap manusia.

*Ia mengubah laut menjadi tanah kering,
dan orang berjalan kaki menyeberang sungai.
Oleh sebab itu kita bersukacita karena Dia,
yang memerintah dengan perkasa untuk selama-lamanya.

*Marilah, dengarlah, hai kamu sekalian yang takwa pada Allah,
aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadapku.
Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku,
dan tidak menjauhkan kasih setia-Nya dari padaku.

Bacaan Kedua
1Ptr 3:15-18
Yesus telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia,
tetapi dibangkitkan menurut Roh.


Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Petrus:

Saudara-saudara terkasih,
kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan!
bersiap sedialah setiap saat
untuk memberi pertanggungjawaban
kepada tiap-tiap orang
yang meminta dari kamu
tentang pengharapan yang ada padamu.
Tetapi semua itu haruslah kamu lakukan
dengan lemah lembut dan hormat,
dan dengan hati nurani yang murni,
supaya, karena hidupmu yang saleh dalam Kristus,
mereka yang memfitnah kamu
menjadi malu karena fitnahan mereka itu.
Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik,
jika hal itu dikehendaki Allah,
daripada menderita karena berbuat jahat.
Sebab Kristus pun telah mati satu kali untuk segala dosa kita.
Ia yang benar telah mati untuk orang-orang yang tidak benar,
supaya Ia membawa kita kepada Allah;
Ia telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia,
tetapi dibangkitkan menurut Roh.

Demikianlah sabda Tuhan.

Bait Pengantar Injil
Yoh 14:23
Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku.
Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepadanya.


Bacaan Injil
Yoh 14:15-21
Aku akan minta kepada Bapa,
dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain.


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:

Pada perjamuan malam terakhir
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
"Jikalau kamu mengasihi Aku,
kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
Aku akan minta kepada Bapa,
dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain,
yaitu Roh Kebenaran,
supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
Dunia tidak dapat menerima Dia,
sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia.
Tetapi kamu mengenal Dia,
sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu.
Aku akan datang kembali kepadamu.
Tinggal sesaat lagi,
dan dunia tidak akan melihat Aku lagi.
Tetapi kamu melihat Aku,
sebab Aku hidup dan kamu pun akan hidup.
Pada waktu itulah kamu akan tahu
bahwa Aku ada di dalam Bapa-Ku,
bahwa kamu ada di dalam Aku,
dan Aku ada di dalam kamu.

Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya,
dialah yang mengasihi Aku.
Dan barangsiapa mengasihi Aku,
ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku,
dan Aku pun akan mengasihi dia,
dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya." 

Demikianlah Injil Tuhan.


#

Mutiara Iman
*ROH KEBENARAN*

21 Mei 2017


_"Yaitu Roh Kebenaran.."_
(Yoh 14:17)


Lectio
Kis 8:5-8, 14-17; Mzm 66:1-3a, 4-5,6-7a, 16,20; 1Ptr 3:15-18; Yoh 14:15-21

Ketika sedang dalam perjalanan, Edi melihat beberapa orang berpakaian merah membagikan makanan kepada para pengemis di jalanan. Kemudian Edi berkata kepada Maria asistennya :
"Saya ingin sekali menjadi bagian dari kelompok seperti mereka yang mengasihi sesamanya. Kalau Pak J selalu percaya bahwa mereka adalah pemalas, oleh karenanya miskin."


"Oh, Pak Edi boleh ikut. Minggu ini PD kami akan melayani ke penjara dan kita akan mengadakan misa, memberikan makanan, pakaian dan sandal." kata Maria.


Maka Edi pun ikut pelayanan di hari Minggu dan ia begitu bersuka cita mengikuti misa bersama, membagi iman dan berkat.

 Di akhir acara Edi berkata kepada Romo Romanus dan Maria :
"Terima kasih Romo dan Maria yang telah mengijinkan saya ikut melayani dan menjadi bagian dalam KASIH KRISTUS."


Lalu Romo menjawab :
"Pak Edi, Roh Kudus lah yang mendorong Bapak mau berbuat kasih, sehingga kita bisa meneladani Kasih yang YESUS telah AJARKAN dan LAKUKAN."

Yesus berkata :
"Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran."

Dalam Roh Kebenaran, kita bisa melihat Putera di dalam Bapa dan kita di dalam Putera.

Oratio
Datanglah Ya Roh Kudus, penuhilah hati umat-Mu. Amin. 

Missio
_Marilah kita selalu meminta Roh Kudus hadir di dalam diri kita, sehingga bisa mengasihi Tuhan dan sesama._

*Have a Blessed Sixth Sunday of Easter.*

Mutiara-Iman.org

#


"PENDERITAAN"

Bacaan Liturgi 21 Mei 2017

Minggu Paskah VI

Bacaan Pertama
Kis 8:5-8.14-17 Mazmur 66:1-3a.4-5.6-7a.16.20 1Pet 3:15-18
Yoh 14:15-21.

Petrus berkata: "Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat."

Betapa menghibur, melegakan, menyejukkan hati kata-kata Rasul Petrus ini. Betapa tidak! Kata-kata ini memberi pencerahan bahwa tidak setiap tantangan, kesulitan, pergumulan, penderitaan yang kerap kita alami dalam hidup ini tidak bermakna luhur. Ia menjawab aneka pertanyaan yang kerap muncul dalam hati kita. 


Mengapa ketika kita berusaha menghidupi suatu kebenaran, kita kerap banyak menderita; ketika berlaku jujur, kita kerap dicap sok suci dan disingkirkan; Ketika kita menawarkan madu dan susu kerap disambut dengan racun tuba? 


Petrus berkata:"Sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran, kamu akan berbahagia" (ay 14), dan lebih baik menderita karena berbuat baik , jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat (ay 17). Adakah kita menderita karena berbuat baik, karena Injil, karena iman kita akan Yesus? Bersyukurlah pada Tuhan, sebab Yesus sendiri bersabda: "Berbahagialah kamu jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga." (Mat 5:11-12).

Tuhan Yesus, aku tidak memohon agar Engkau mengelakkan aku dari derita tetapi memohon agar Engkau berkenan memberi aku kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi derita hidup ini. Amin.
Salam Maria 3x.
Met Hari Tuhan.


Saturday, May 20, 2017

Bacaan Liturgi & RenHar. 20 Mei 2017 Sabtu Pekan Paskah V PF S. Bernardinus dari Siena, Imam.

Bersoraklah bagi Tuhan, seluruh bumi!
Beribadahlah kepada Tuhan dengan sukacita, 
datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!

Tuhanlah Allah yang menjadikan kita 

Paulus Silas melintasi Frigia Galatia, 
Roh Kudus mencegah menginjili Asia.
Di Misia mencoba masuk ke Bitinia, 
Roh Yesus tidak mengizinkan mereka.


Penglihatan Paulus ada seorang Makedonia

Berkata menyeberanglah tolonglah Makedonia

Allah memanggil kami ke Makedonia
Beritakan Injil kepada orang di sana.


Jikalau dunia membenci kamu, 
ia lebih dahulu membenci Aku.

Aku telah memilih kamu
maka dunia membenci kamu.

#


Bacaan Liturgi 20 Mei 2017

Sabtu Pekan Paskah V
PF S. Bernardinus dari Siena, Imam.


Bacaan Pertama

Kis 16:1-10
Menyeberanglah ke Makedonia, dan tolonglah kami.


Pembacaan dari Kisah Para Rasul:

Sekali peristiwa Paulus datang juga ke Derbe dan ke Listra.
Di situ ada seorang murid bernama Timotius;
ibunya adalah seorang Yahudi dan telah menjadi percaya,
sedangkan ayahnya seorang Yunani.
Timotius ini dikenal baik
oleh saudara-saudara di Listra dan di Ikonium.
Paulus mau, supaya Timotius itu menyertainya dalam perjalanan.
Paulus menyuruh menyunatkan dia
karena orang-orang Yahudi di daerah itu,
sebab setiap orang tahu bahwa bapanya adalah orang Yunani.

Dalam perjalanan keliling dari kota ke kota
Paulus dan Silas menyampaikan keputusan-keputusan
yang diambil para rasul dan para penatua di Yerusalem
dengan pesan supaya jemaat-jemaat menurutinya.
Demikianlah jemaat-jemaat diteguhkan dalam iman
dan makin lama makin bertambah besar jumlahnya.

Paulus dan Silas melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia,
karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia.
Dan setibanya di Misia mereka mencoba masuk ke daerah Bitinia,
tetapi Roh Yesus tidak mengizinkan mereka.
Setelah melintasi Misia, mereka sampai di Troas.

Pada malam harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan;
ada seorang Makedonia berdiri di situ
dan berseru kepadanya, katanya,
"Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!"
Setelah Paulus melihat penglihatan itu,
segeralah kami mencari kesempatan
untuk berangkat ke Makedonia,
karena dari penglihatan itu kami menarik kesimpulan,
bahwa Allah telah memanggil kami
untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di sana.

Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur
Mzm 100:1-2.3.5
R:1a
Bersorak-soraklah bagi Tuhan, hai seluruh bumi.


*Bersorak-soraklah bagi Tuhan, hai seluruh bumi!
Beribadahlah kepada Tuhan dengan sukacita,
datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!

*Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah;
Dialah yang menjadikan kita
dan punya Dialah kita,
kita ini umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.

*Sebab Tuhan itu baik,
kasih setia-Nya untuk selama-lamanya,
dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.


Bait Pengantar Injil
Kol 3:1
Kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus,
carilah perkara yang di atas, di mana Kristus berada,
duduk di sebelah kanan Allah.


Bacaan Injil
Yoh 15:18-21
Kamu bukan dari dunia, sebab Aku telah memilih kamu dari dunia.


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:

Dalam amanat perpisahan-Nya
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
"Jikalau dunia membenci kamu,
ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku.
Sekiranya kamu dari dunia,
tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya.
Tetapi karena kamu bukan dari dunia,
sebab Aku telah memilih kamu dari dunia,
maka dunia membenci kamu.

Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu:
Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya.
Jikalau mereka telah menganiaya Aku,
mereka juga akan menganiaya kamu;
jikalau mereka telah menuruti firman-Ku,
mereka juga akan menuruti perkataanmu.
Tetapi semuanya itu akan mereka lakukan terhadap kamu
karena nama-Ku,
sebab mereka tidak mengenal Dia, yang telah mengutus Aku."

Demikianlah Injil Tuhan
.

#


Mutiara Iman
*MENYEBERANGLAH*

20 Mei 2017


_"Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami"_
(Kis 16:9)

Lectio
Kis 16:1-10; Mzm 100:1-2,3,5; Yoh 15:18-21

Setelah memberikan pewartaan, Denny didatangi oleh seorang Ibu bernama Lani. "Oh Bapak dari KPKS St Paulus? Saya juga sama. Saya bermimpi ingin seperti Bapak membagikan Sabda Allah. Bagaimana caranya ya Pak?"


Mendengar itu, Denny menjawab :
"Syukur kepada Tuhan, Ibu ingin membagikan Sabda Allah. Berdoalah kepada Tuhan, nanti Roh Kudus akan menunjukkan jalan kepada Ibu. Setelah lulus, 2 tahun saya menjadi pemazmur, kemudian menjadi fasilitator dan sekarang saya baru mengajar Kitab Suci. Perjalanan menjadi Pelayan Tuhan harus kita minta atau tanyakan kepada-Nya."


Dengan berseri-seri Lani menjawab :
"Betul juga Pak. Seringnya kita hanya memikirkan keinginan diri sendiri. Terima kasih pak."

Seorang Makedonia berdiri di situ dan berseru kepadanya: "Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami."

Roh Tuhan menuntun ke mana kita MELAYANI.

Oratio
Ya Roh Kudus, tuntunlah jalan hidupku. Amin

Missio
_Marilah kita melayani sesuai dengan jalan yang ditunjukkan Tuhan._

*Have a Blessed Saturday.*


Mutiara-Iman.org
#

"SIAP DIBENCI DAN DIMUSUHI DUNIA."

Bacaan Liturgi 20 Mei 2017

Sabtu Pekan Paskah V
Bacaan Pertama Kis 16:1-10 Mazmur 100:1-2.3.5
Bacaan Injil Yoh 15:18-21

Injil Yohanes 15:18-19, menulis,

Yesus berkata :"Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku. Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, sebab Aku telah memilih kamu dari dunia, maka dunia membenci kamu.

Saudaraku, persahabatan dan kasih yang Yesus tawarkan dan wartakan tidak disambut baik oleh dunia. Yesus sendiri, para muridNya, umat Kristen pertama, bahkan dari zaman ke zaman tidak pernah sepi dari penolakan dunia. 


Bahkan diawal abad ke 19, sebuah rahasia yang disampaikan Bunda Maria kepada Lucia, Yacinta dan Fransesko di Fatimah, bahwa mereka akan menderita banyak, buktinya berapa banyak orang Kristen di Timur tengah dibunuh dan menjadi martir karena kekristenannya, bahkan seorang Gubernur yang jujur kinerjanya, karena kekristenannya, ia di nista dan dijatuhkan dalam pilkada bahkan di penjarakan. Inilah tawaran tragis dunia atas tawaran Tuhan untuk menggantikan kebencian dengan cinta, permusuhan dan persahabatan, dan persaingan tidak sehat dengan menghormati. Apakah pengikut Kristus harus diam? Bersembunyi? Gereja, imam, biarawan/i dan kaum awam berhenti melayani dan menyuarakan Sabda Tuhan..? Atau membalas membenci dunia dan sesama yang tidak sepaham? 


Tugas orang Kristen adalah membawa cinta bukan kebencian, persahabatan bukan permusuhan ditengah dunia yang siap membenci dan memusuhinya. Sudahkah kita melaksanakan tugas ini dengan baik..?

Tuhan Yesus, utuslah Roh Kudus perbaharui imanku, agar aku tetap setia beriman kepadaMu, terutama disaat aku mengalami penolakan dan penistaan karena menjadi milikMu. Amin.
Salam Maria. 3x
Met Akhir Pekan.

#



Friday, May 19, 2017

Bacaan Liturgi & RenHar. 19 Mei 2017 Jumat Pekan Paskah V.

Keputusan Roh Kudus dan panatua
janganlah ditanggungkan beban ekstra

Sunat dan adat Yahudi lainnya

Jauhkan makanan haram & berhala


Bukan kamu yang memilih Aku,
tetapi Akulah yang memilih kamu.
Dan Aku telah menetapkan kamu,
pergi dan menghasilkan buahmu 


Apa yang diminta 
kamu

 kepada Bapa dalam nama-Ku,
akan diberikan Bapa kepadamu. 

Perintah-Ku kepadamu  Kasihilah sesamamu

#


Bacaan Liturgi 19 Mei 2017

Jumat Pekan Paskah V


Bacaan Pertama
Kis 15:22-31
Adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami,
supaya kepada kamu jangan ditanggungkan lebih banyak beban
daripada yang perlu.


Pembacaan dari Kisah Para Rasul:

Pada akhir sidang pemuka jemaat di Yerusalem
yang membicarakan soal sunat,
rasul-rasul dan penatua-penatua beserta seluruh jemaat
mengambil keputusan untuk memilih dari antara mereka
beberapa orang yang akan diutus ke Antiokhia
bersama-sama dengan Paulus dan Barnabas.
Yang terpilih yaitu Yudas yang disebut Barsabas dan Silas.
Keduanya adalah orang terpandang di antara saudara-saudara itu.
Kepada mereka diserahkan surat yang bunyinya:
"Salam dari rasul-rasul dan penatua-penatua,
dari saudara-saudaramu,
kepada saudara-saudara di Antiokhia, Siria dan Kilikia
yang berasal dari bangsa-bangsa lain.
Kami telah mendengar,
bahwa ada beberapa orang di antara kami,
yang tiada mendapat pesan dari kami,
telah menggelisahkan dan menggoyangkan hatimu
dengan ajaran mereka.
Sebab itu dengan bulat hati kami telah memutuskan
untuk memilih dan mengutus beberapa orang kepada kamu
bersama-sama dengan Barnabas dan Paulus yang kami kasihi,
yaitu dua orang yang telah mempertaruhkan nyawanya
karena nama Tuhan kita Yesus Kristus.
Maka kami telah mengutus Yudas dan Silas,
yang dengan lisan akan menyampaikan pesan yang tertulis ini
juga kepada kamu.

Sebab adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami,
supaya kepada kamu jangan ditanggungkan lebih banyak beban
dari pada yang perlu, yakni:
kamu harus menjauhkan diri
dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala,
dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik
dan dari percabulan.
Jikalau kamu memelihara diri dari hal-hal ini,
kamu berbuat baik.
Sekianlah, selamat."

Setelah berpamitan, Yudas dan Silas berangkat ke Antiokhia.
Di situ mereka memanggil seluruh jemaat berkumpul,
lalu menyerahkan surat itu kepada mereka.
Setelah membaca surat itu,
jemaat bersukacita karena isinya yang menghiburkan.

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur
Mzm 57:8-9.10-12
R:10a
Aku mau bersyukur kepada-Mu, Tuhan,
di antara bangsa-bangsa.


*Hatiku siap, ya Allah, hatiku siap;
aku mau menyanyi, aku mau bermazmur.
Bangunlah, hai jiwaku, bangunlah hai gambus dan kecapi,
mari kita membangunkan fajar!

*Tuhan, aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa,
aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa.
Sebab kasih setia-Mu menjulang setinggi langit,
dan kebenaran-Mu setinggi awan-gemawan.
Bangkitlah mengatasi langit, ya Allah!
Biarlah kemuliaan-Mu meliputi seluruh bumi!

Bait Pengantar Injil
Yoh 15:15b
Aku menyebut kamu sahabat, sabda Tuhan,
karena Aku telah memberitahukan kepada kamu
segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.


Bacaan Injil
Yoh 15:12-17
Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:

Dalam amanat perpisahan-Nya
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
"Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi,
seperti Aku telah mengasihi kamu.
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang
yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.

Kamu adalah sahabat-Ku,
jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.
Aku tidak menyebut kamu lagi hamba,
sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya.
Tetapi Aku menyebut kamu sahabat,
karena Aku telah memberitahukan kepada kamu
segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

Bukan kamu yang memilih Aku,
tetapi Akulah yang memilih kamu.
Dan Aku telah menetapkan kamu,
supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap,
supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku,
diberikan-Nya kepadamu.

Inilah perintah-Ku kepadamu:
Kasihilah seorang akan yang lain."

Demikianlah Injil Tuhan.

#


"PERSAHABATAN"

Bacaan Liturgi 19 Mei 2017

Jumat Pekan Paskah V.


Bacaan Pertama.

 Kis 15:22-31 Mazmur 57:8-9.10-12
Bacaan Injil Yoh 15:12-17.

Injil Yohanes 15:13, menulis.

Yesus berkata : "Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabatnya."

Sering kita mendengar, ada sahabat yang berkhianat. Jika kita memahami arti kata sahabat maka tidak mungkin ada penghianatan. Sebab, sahabat adalah seorang yang sudah menjadi bagian dari diri kita, dan sebaliknya. 


Persahabatan mengisyaratkan adanya saling mengenal antar pribadi mereka dan segala upaya mereka diarahkan pada kebaikan yang lain. Persahabatan dibangun atas dasar cinta dan saling menghormati. Dalam persahabatan ada kepercayaan dan mengharuskan tidak ada maksud buruk apapun.


Kalau Yesus mengatakan kita adalah sahabatNya, maka ciri-ciri persahabatan yang disebutkan diatas juga menjadi sifat hubungan kita dengan Yesus. Aku telah mewahyukan segalanya kepadamu, kamu bukan hamba, bawahan, tetapi sahabatKu. Aku berada dan terarah demi kebaikanmu. Tidak ada kata khianat, tidak ada maksud jahat padaKu. Inilah yang menjadi tali pengikat kamu dan Aku, yaitu bahwa kamu semua adalah sahabat, dan saling bersahabat.

Tuhan Yesus, terima kasih Engkau telah menyatakan bahwa aku adalah sahabatMu. Semoga aku tetap setia sebagai sahabatMu didalam hidupku. Amin.
Salam Maria 3x
Met Hari Jumat.
#

Friday, 19th MAY
John 15:12-17

"Greater love has no man than this, that a man lay down his life for his friends. You are my friends... No longer do I call you servants, for the servant does not know what his master is doing; but I have called you friends, for all that I have heard from my Father I have made known to you. You did not choose me, but I chose you and appointed you that you should go and bear fruit and that your fruit should abide; so that whatever you ask the Father in my name, he may give it to you. This I command you, to love one another."

Freedom is a really important part of friendship. You aren't given your friends, you choose them. Jesus chooses His friends as well. And your name is written on the list of His friends. But friendship is like a delicate plant, a bonsai, for instance. You need to take care of it every day; you need at least to put it in the light and water it; in particular seasons plants require more attention (pruning, feeding...) and friends also demand more dedication.

Friends sometimes argue; they may fall out, but they always make up, with humility, after asking for forgiveness and recognising their mistake. That's what we do in Confession when we fail our Friend Jesus Christ. Disagreement isn't the main enemy of friendship: the main enemy of friendship is forgetfulness. If you forget your plant and neglect it... the plant dies. The same could happen to our friendship with Jesus. Let us put a special effort into checking that relationship: Am I being the friend that He wants? Can He find me when He needs me? Do I talk to Him, listen to Him? Do I give Him my time?

"This very moment I may, if I desire, become the friend of God", taught St Augustine. I do desire! You chose me, Lord, to be Your friend, and You made it possible by giving Your Life for me on the Cross. For that reason, I choose You as my best Friend; I want to grow in friendship with You every day, to be with You: help me not to forget You ever.

Holy Mary, my Mother, ask your Son to treat our friendship like a delicate plant: that He may water it with our daily conversation, feed it with Holy Communion, repair it with Confession. May I abide in His Love to keep our friendship exposed to the rays of the Divine Sun.
#