Google+ Followers

Saturday, January 31, 2015

Enam Renhar. 31 Januari 2015.

Enam Renhar. 31 Januari 2015.

Rm.Antara.KAJ. 

Mutiara Iman. MENGAPA KAMU TIDAK PERCAYA?

Fresh Juice. "Mengelola Ketakutan dengan Beriman."

Renungan Pria Katolik. "Kecemasan itu Berbahaya, Bro!"

******


Renhar Sabtu 31/1.


Ibrani 11:1-2, 8-19;
Markus 4:35-41.


Membaca Injil hari ini , kita pasti merenungkan gelombang pencobaan dalam hidup kita. Yesus sangat mencintai murid-murid-Nya. Sehingga Yesus menenangkan gelombang menjadi tenang . 


Kita semakin disadarkan , agar kita semakin mengenal Yesus dalam kehidupan kita. Bersama Yesus , kita pasti SELAMAT. 


Dalam kehidupan harian , kita sering merasa ketakutan. Ketakutan ini membuktikan bahwa , kita belum mengenal Yesus lebih dekat.


 Melalui doa hening , kita semakin dekat dan percaya , bahwa Bapa tidak pernah meninggalkan anak anakNya sendirian . 


Selamat pagi .. Selamat berakhir pekan .. Berkah Dalem...<3 ⌣Jʧܧ♪ΒŁÊ§§♪Ů⌣☺ 


*******


Hari ini Pw. St. Yoh.Bosco.

 Injil Markus 4:41, menulis. Mereka berkata:

"siapakah gerangan orang ini, sehingga surga dan danau taat kepadaNya."


Kerapkali kita terlambat mengenal seseorang. Kita baru tersentak kaget ketika ia terlilit masalah rumit atau ia berhasil menunjukkan karya besar. Selama ia tampil biasa-biasa saja, ia seakan tidak masuk hitungan kita.


 Santo Yohanes Bosco semula juga tidak dikenal banyak orang. Ia baru dikenal setelah menjadi pemerhati pendidikan, pemimpin ulung, pewarta Injil yg ulet tanpa takut bahaya mati. 


Apakah kita baru akan menghargai Yesus dan sesama kita setelah kita melihat kinerja mereka? Sungguh naif, jika kita meletakkan harga diri seseorang hanya pada penampilan fisik dan kinerja saja dan tidak pada pribadinya yang menggemakan pribadi Allah.


Oh Yesus, Engkau menerima aku bukan karena aku saleh atau berjasa, melainkan semata-mata Engkau mencintaiku dan meredahkan setiap permasalahanku. Yesus beri aku rahmat untuk menghargai dan mencintaiMu yg selalu hadir dalam kehidupanku. 


Met Akhir Pekan.


Bacaan:

 Ibr 11:1-2,8-19.

 Mrk 4:35-41.


*******


RenHar: Rm.Antara.KAJ. 

Sabtu tgl.31 Jan 2015. 

PW.St.Yohanes Bosko . 


Silahkan download, pilih salah 1 dari link di bawah ini: 


- Link 1: https://drive.bitcasa.com/send/d-1ewzx44AhQY7q3mHSK624PWWcIf0Zr2JNG_r6NATQ0  


- Link 2: https://app.box.com/s/uew8j6snfccu8f71d262jwha9x3nuuto


- Link 3: http://ptkumala.com/Rm.Antara.KAJ%20Sabtu%20PW.St.Yohanes%20Bosko%2031Jan15.amr



St Yohanes Bosco
Doakanlah kami.


*******

Mutiara Iman.

MENGAPA KAMU TIDAK PERCAYA?
31 Januari 2015.



"Mengapa kamu begitu takut? 

Mengapa kamu tidak percaya?" 

(Mrk 4:40)


Lectio:
Ibr 11:1-2,8-19;

 Mzm MT Luk 1:69-70,71-72,73-75;

 Mrk 4:35-41.



Beberapa lansia memutuskan untuk membentuk komunitas lansia di wilayah, supaya mereka bisa sering berkumpul dan berdoa bersama. Namun sejak berkumpul, justru banyak terjadi keributan-keributan seperti masalah siapa yang berdoa, siapa yang memimpin pujian, rumah siapa yang mau digunakan, siapa pembicaranya, apa temanya dsb. Hal ini menyebabkan semakin banyak lansia yang mengundurkan diri. 


"Ini pertemuan lansia untuk berdoa atau untuk berantem sih??" sanggah salah satu dari lansia.


Lalu kemudian oma Marwati mengundang semua lansia untuk berkumpul di rumahnya, dan setelah semua berkumpul, ia berkata:
"Setiap komunitas yang mau mengikuti jalan Tuhan, selalu diterjang badai. Maka marilah kita membawa Tuhan Yesus dalam komunitas kita, supaya kita semua mampu mendengar sabda-Nya dan memuji-Nya."


Sejak itu, komunitas lansia tersebut pun bertumbuh semakin besar dan semakin banyak oma-opa yang ikut terlibat di dalamnya.



Setelah Yesus menghardik angin ribut, Ia berkata kepada para murid-Nya:

 Mengapa kamu begitu takut dan tidak percaya?


Kehebatan Tuhan Yesus mampu mengalahkan segala badai hidup, asalkan kita percaya kepada-Nya.


Oratio:
Ya Tuhan, tambahkanlah iman kami. Amin.


Missio:
Marilah kita percaya bahwa bersama Tuhan Yesus, kita mampu melewati badai dan topan kehidupan.


Have a Blessed Saturday.


*******


Fresh Juice. 

Sabtu 31 Januari  2015
Renungan Harian Audio Katolik 

Mrk. 4:35-41 
​​Tema : Mengelola Ketakutan dengan Beriman.

Pembawa Renungan : Mgr. Aloysius Sutrisnaatmaka MSF
Uskup Keuskupan Palangkaraya
Ketua Komisi Liturgi KWI 

http://bit.ly/FJ310115

*******


Renungan Pria Katolik
"Kecemasan itu Berbahaya, Bro!"
Oleh Pastor John Laba SDB


http://bit.ly/RPK30011



Bersama Yesus Taklukkan Badai Kehidupan

Bersama Yesus Taklukkan Badai Kehidupan

HIDUP tidak pernah lepas dari berbagai masalah dan kesulitan.
Setiap orang pasti mengalaminya, termasuk pengikut Kristus.

Rasa takut, tidak berdaya, cemas, putus asa merupakan indikasi bahwa kita mengandalkan kemampuan dan kekuatan diri sendiri sehingga tidak menyadari kehadiran Yesus di dalam hidup kita.

Jangan terlalu fokus kepada permasalahan di depan mata kita.
Yesus selalu hadir menyertai kita, Dia tidak pernah meninggalkan kita sendirian, Dia selalu peduli kepada umatNya.

Datanglah kepadaNya dengan iman yang teguh.
Setia membina relasi yang intim denganNya di setiap saat.


Dan jadikan Yesus sebagai nahkoda dalam perahu kehidupan kita.


BersamaNya kita pasti dapat menaklukkan badai kehidupan.

Miliki iman dan bersyukurlah.

RENCANA Allah selalu yang terbaik.


Kadang-kadang prosesnya sulit dan menyakitkan.


Ketika Allah diam membisu, Dia sedang bekerja menyelesaikan sesuatu untuk Anda.


Miliki iman dan bersyukurlah.

Kerajaan Allah. Semua akan indah pada waktuNya.

RENUNGAN

PEWARTAAN tentang Kerajaan Allah dimulai saat Yesus dan para murid berkeliling membagikan kabar gembira di tanah Israel.
Kini, 2 abad kemudian, Gereja telah bertumbuh dan berkembang, tersebar di seluruh penjuru dunia.
Semuanya ini adalah berkat rahmat Allah yang bekerja di balik semua usaha, kerja keras dan perjuangan umat Allah.

Dengan demikian saat karya dan pelayanan kita tidak berkembang dan berbuah sesuai harapan kita, janganlah putus harapan dan mengambil keputusan untuk berhenti.
Andalkan Tuhan, jangan mengandalkan kemampuan diri sendiri.
Serahkan semuanya ke dalam tanganNya, biarkan Ia berkarya seturut kehendak dan rencanaNya.

Terus bekerja di ladangNya dengan penuh ketekunan dan kesetiaan.
Percayalah, semua akan indah pada waktuNya.

Friday, January 30, 2015

Renhar. 30 Januari 2015. Mutiara Iman.

Mutiara Iman.

DENGAN SENDIRINYA
30 Januari 2015.



"Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir- butir yang penuh isinya dalam bulir itu" (Mrk 4:28)


Lectio:
Ibr 10:32-39; 

 Mzm 37:3-4,5-6,23-24,39-40; 

 Mrk 4:26-34. 



Toni, Sandra dan Iman adalah muda-mudi yang sedang mengikuti Pendalaman Alkitab yang dibimbing oleh Surjanto.


 Suatu hari Sur mengajak mereka bertiga untuk datang berbincang-bincang ke rumahnya. 


Setelah beberapa saat obrolan ringan, Sur bertanya pada mereka:
"Apa yang kamu rasakan setelah mengikuti PA selama 1 tahun ini? Dan mengapa?"


 Toni menjawab:
"Saya selalu merasakan kerinduan untuk selalu membaca Sabda Tuhan."


Sandra menjawab:
"Saya merasakan ketenangan di dalam hati setiap hari pak."  


Dan Iman menjawab: "Sabda Allah telah mengubah saya dan sayapun juga membagikannya agar setiap orang dapat merasakan kasih Tuhan." 



Mendengar itu Surjanto dengan gembira berkata:
"Wah luar biasa! Saya bahagia sekali! Pertumbuhan iman telah terjadi di dalam diri kalian, sehingga kalian bisa berbuah bagi sesama."


Yesus memberikan perumpamaan tentang Kerajaan Allah, bahwa Allah yang memberikan pertumbuhan iman sehingga bisa berbuah banyak.


Setiap orang yang menerima Sabda Allah, akan bertumbuh dan berbuah bagi sesama.


Oratio:
Ya Tuhan, tambahkanlah iman kami. Amin


Missio:
Marilah kita menjadi buah bagi sesama, supaya mereka dapat melihat Kristus di dalam hidup kita.



Have a Blessed Friday.


*******


Hari ini Injil Markus 4:26, menulis.

Yesus berkata: "Hal Kerajaan Allah itu; seumpama orang yang menaburkan benih tanah.."


Saudaraku, aneka macam tanah menggambarkan adanya aneka sikap hati manusia yang merupakan tempat bertumbuhnya benih Kerajaan Allah. 


Tanah yg baik adalah sikap hati yg terbuka menanggapi Sabda Allah dalam hidupnya, sehingga mengalami perkembangan kedalaman hidup iman, dan Allah semakin meraja dalam kehidupannya.


 Kalau imanku tidak semakin berakar, maka dapat dipastikan akan mati saat menghadapi cobaan hidup.

 Ibarat tanaman yang tidak mengakar dalam akan mati saat musim kemarau.


Tuhan Yesus tumbuhkan iman, harapan dan kasihku kepadaMu agar bertumbuh dan menghasilkan buah. 



Met Hari Jumat. 



Bacaan:

Ibr 10:32-39. 

 Mzm 37:3-5.23-24.39-40

 Markus 4:26-34.



*******


Dua RenHar: Jumat Biasa 3.  Tgl 30 Jan 2015 . Rm.Antara.KAJ.  

RenHar:

Rm.Antara.KAJ
Jumat Biasa 3. 
Tgl 30 Jan 2015 . 


Silahkan download, pilih salah 1 dari link di bawah ini:  


- Link 1: https://drive.bitcasa.com/send/YBwxOYzQmqefPcgiiDhsRNbM3utxwM6kjvQam_h-fR8f



- Link 2: https://app.box.com/s/k6nyqhwjooqlsh773kv9gotva75frcbc



 - Link 3: http://ptkumala.com/Rm.Antara.KAJ%20Jumat%20Biasa3%2030Jan15.amr


Gbu all




*******

Jumat, 30 Januari 2015.
St. Yasinta Mareskoti.


Ibr. 10:32-39; 

 Mzm. 37:3-4,5-6,23-24,39-40; 

 Mrk. 4:26-34.


"Benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu"


Para petani tidak selalu menyadari bahwa benih-benih yang ditabur atau ditanam di ladangnya mengalami pertumbuhan yang luar biasa.

 Demikian pula, para orang tua juga sering tidak menyadari pertumbuhan dan perkembangan anak-anaknya. 

Cukup sering saya mendengar ungkapan atau membaca status di FB dari para orangtua pada saat anaknya sudah cukup dewasa, khususnya di hari ulangtahunnya. 

Kurang lebih, mereka mengungkapkan bahwa rasanya belum lama mereka menimang, menyuapi, menggendong, mengajari omong dan berjalan ... tahu-tahu sekarang sudah besar dan dewasa. Lalu, biasanya diakhiri dengan ucapan syukur dan terimakasih serta harapan. 


Nah, di balik ungkapan itu, saya melihat ada keyakinan iman akan karya Tuhan dalam diri anak, dalam diri kita masing-masing.

 Setiap saat, Tuhan terus-menerus mencipta dan berkarya dalam diri kita, memberikan pertumbuhan dan jamiman hidup.

 Itulah tanda nyata bahwa Allah meraja dalam diri kita, bahwa Tuhan sungguh dekat dengan kita, bahwa tangan Tuhan terus-menerus membentuk kita, bahwa kasih-Nya senantiasa melindungi dan menjamin kita.


Doa: Ya Tuhan, biarkanlah kami selalu tumbuh dan berkembang dalam rencana dan karya tangan-Mu. Amin. 

-agawpr-


*******






Thursday, January 29, 2015

Renhar Kamis 29/1. HIK.

Sejenak Suci.

Berkah Dalem. 

HIK.


*******


"Ada dua cara menyebarkan cahaya: menjadi lilin atau cermin yang memantulkan cahaya." 


Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk menjadi terang bagi sesama, mengarahkan mereka untuk mengenal Kebenaran Sejati.

Untuk itu, kita harus menjadi pelaku Sabda, tidak cukup menjadi pendengar sabda saja.


Mari wartakan sabda & wujudnyatakan sabda dalam kehidupan kita lewat pikiran, perkataan dan perbuatan kita.


"There are two ways of spreading light: to be the candle or the mirror that reflects it."

 ~ Edith Wharton.


Have a grateful Thursday!


#4|1215>3S.


******

  

Renhar Kamis 29/1. 


Ibrani 10:19-25;
Markus 4:21-25,


Dalam Injil hari ini Yesus berkata:"Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur , akan diukurkan kepadamu, dan di samping itu akan ditambah lagi kepadamu. " 


Maka berbagi kasih dengan sesama itu sangat penting. 

Lewat pemberian kepada orang lain apa yang ada pada kita, apakah itu hal sederhana atau mewah , sangatlah berarti bagi yang menerima. 

Bahkan lewat berbagi itu,  kita telah menunjukkan PELITA  bagi orang lain.


..Selamat pagi .. Berkah Dalem...<3 ⌣Jʧܧ♪ΒŁÊ§§♪Ů⌣☺


******

"HIK":

"Madah Ibadat Pagi dan Ibadat Bacaan"
(Kamis, 29 Jan 2015).

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku
U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu
Kemuliaan..
Alleluya..

MADAH IBADAT BACAAN:

Kristus penebus ilahi
Bersabdalah pada kami
Singkirkanlah kejahatan
Supaya iman bertahan

Jangan kami memikirkan
Dugaan yang bukan-bukan
Tentang sesama saudara
Hingga keruh suasana

Smoga kami berusaha
Membina kasih setia
Agar dalam segalanya
Kerukunan tetap nyata

Terpujilah Kristus raja
Dan Bapa mahakuasa
Serta Roh penghibur suci
Sumber kasih yang sejati.
Amin.

MADAH IBADAT PAGI:

Bapa penguasa waktu
Lihat kini fajar baru
Mulai memancarkan sinar
Lambang cahaya yang benar.

Rahmat baru ditawarkan
Terselubung kejadian
Yang menyampaikan undangan
Untuk berbakti berkurban.

Kami sambut kesempatan
Melayani Kristus Tuhan
Yang hadir dalam sesama
Tersembunyi namun nyata.

S'moga pengabdian kami
Dijiwai Roh ilahi
Dijadikan karya Putra
Demi kemulyaan Bapa.
Amin.

Salam HIKers,
Tuhan berkati & Bunda merestui
Fiat Lux!@RmJostKokoh