Kalender Liturgi 26 Mar 2026
Kamis Prapaskah V
Warna Liturgi: Ungu
Bacaan I: Kej 17:3-9
Mazmur Tanggapan: Mzm 105:4-5.6-7.8-9
Bait Pengantar Injil: Mzm 95:8ab
Bacaan Injil: Yoh 8:51-59
*Maut bisa berarti kematian atau akhir dari kehidupan/ segalanya.
*Alkisah dari Kitab Kejadian, pada suatu waktu, Allah menampakkan diri,
maka Abram bersujud.
Allah berfirman kepadanya,
"Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau:
Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.
Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham,
karena engkau telah Kutetapkan
menjadi bapa sejumlah besar bangsa.
Aku akan membuat engkau beranak cucu sangat banyak;
engkau akan Kubuat menjadi bangsa-bangsa,
dan dari padamu akan berasal raja-raja.
Aku akan mengadakan perjanjian
antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun
menjadi perjanjian yang kekal,
supaya Aku menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu.
Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini
yang kaudiami sebagai orang asing;
seluruh tanah Kanaan ini akan Kuberikan menjadi milikmu
untuk selama-lamanya;
dan Aku akan menjadi Allah mereka."
"Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku,
engkau dan keturunanmu turun-temurun."
*Amin.
Kamis Prapaskah V
Warna Liturgi: Ungu
Bacaan I: Kej 17:3-9
Mazmur Tanggapan: Mzm 105:4-5.6-7.8-9
Bait Pengantar Injil: Mzm 95:8ab
Bacaan Injil: Yoh 8:51-59
*Maut bisa berarti kematian atau akhir dari kehidupan/ segalanya.
Maut bisa jadi bagian dari siklus hidup, bagian alami dari kehidupan, seperti siklus alam (lahir, tumbuh, mati, dan kembali ke alam). Ini makna tentang penerimaan, keseimbangan, dan kesinambungan alam.
Maut bisa juga dihubungkan dengan proses transisi atau perjalanan ke tahap berikutnya. Mungkinkah maut adalah bagian dari siklus yang membawa ke kehidupan lain, atau akhir dari kehidupan ini?
Aliran spiritual dan agama, percaya adanya kehidupan setelah kematian, baik itu reinkarnasi, surga, atau bentuk lain. Konsep agama/ aliran spritual ini memberikan harapan dan makna lebih dalam menghadapi maut/ kematian.
*Alkisah dari Kitab Kejadian, pada suatu waktu, Allah menampakkan diri,
maka Abram bersujud.
Allah berfirman kepadanya,
"Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau:
Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.
Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham,
karena engkau telah Kutetapkan
menjadi bapa sejumlah besar bangsa.
Aku akan membuat engkau beranak cucu sangat banyak;
engkau akan Kubuat menjadi bangsa-bangsa,
dan dari padamu akan berasal raja-raja.
Aku akan mengadakan perjanjian
antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun
menjadi perjanjian yang kekal,
supaya Aku menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu.
Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini
yang kaudiami sebagai orang asing;
seluruh tanah Kanaan ini akan Kuberikan menjadi milikmu
untuk selama-lamanya;
dan Aku akan menjadi Allah mereka."
"Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku,
engkau dan keturunanmu turun-temurun."
*Menurut Injil Suci Yohanes, sekali peristiwa Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi,
"Aku Berkata kepadamu:
Sungguh, barangsiapa menuruti firman-Ku,
ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya."
Kata orang-orang Yahudi kepada Yesus,
"... Engkau kerasukan setan.
Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi,
namun Engkau berkata:
Barangsiapa menuruti firman-Ku,
ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.
Adakah Engkau lebih besar daripada bapa kita Abraham,
yang telah mati!
Nabi-nabi pun telah mati!
Dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?"
Jawab Yesus, "Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri,
maka kemuliaan-Ku itu sedikit pun tidak ada artinya.
Bapa-Kulah yang memuliakan Aku.
Tentang Dia kamu berkata: Dia adalah Allah kami,
padahal kamu tidak mengenal Dia.
Sebaliknya, Aku mengenal Dia,
dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia,
maka Aku adalah pendosa, sama seperti kamu.
Tetapi Aku mengenal Dia, dan Aku menuruti firman-Nya.
Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku;
ia telah melihatnya dan ia bersukacita."
...
"Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada."
Sungguh, barangsiapa menuruti firman-Ku,
ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya."
Kata orang-orang Yahudi kepada Yesus,
"... Engkau kerasukan setan.
Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi,
namun Engkau berkata:
Barangsiapa menuruti firman-Ku,
ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.
Adakah Engkau lebih besar daripada bapa kita Abraham,
yang telah mati!
Nabi-nabi pun telah mati!
Dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?"
Jawab Yesus, "Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri,
maka kemuliaan-Ku itu sedikit pun tidak ada artinya.
Bapa-Kulah yang memuliakan Aku.
Tentang Dia kamu berkata: Dia adalah Allah kami,
padahal kamu tidak mengenal Dia.
Sebaliknya, Aku mengenal Dia,
dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia,
maka Aku adalah pendosa, sama seperti kamu.
Tetapi Aku mengenal Dia, dan Aku menuruti firman-Nya.
Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku;
ia telah melihatnya dan ia bersukacita."
...
"Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada."
*Ya Tuhan dan Allahku...
Selama-lamanya Engkau ingat akan perjanjian-Mu.
Kucari Engkau dan kekuatan-Mu.
Kucari selalu wajah-Mu.
Kuingat keajaiban perbuatan-perbuatan-Mu.
Kuingat mujizat dan ketetapan-Mu.
*Engkaulah Tuhan dan Allahku.
Di seluruh bumi berlaku ketetapan-Mu.
Selama-lamanya Engkau ingat perjanjian-Mu.
Semua firman yang diperintahkan-Mu.
Kucari Engkau dan kekuatan-Mu.
Kucari selalu wajah-Mu.
Kuingat keajaiban perbuatan-perbuatan-Mu.
Kuingat mujizat dan ketetapan-Mu.
*Engkaulah Tuhan dan Allahku.
Di seluruh bumi berlaku ketetapan-Mu.
Selama-lamanya Engkau ingat perjanjian-Mu.
Semua firman yang diperintahkan-Mu.
Aku percaya kepada-Mu.
Engkaulah Tuhan dan Allahku.
Kupercaya akan hidup abadi bersama-Mu.
Bersama bapa Abraham dan para kudus-Mu.
*Amin.
#
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.