Monday, April 6, 2026

2604061. Marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karena inilah hari yang dijadikan Tuhan.

Kalender Liturgi 06 Apr 2026
Senin Oktaf Paskah

Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Kis 2:14.22-32
Mazmur Tanggapan: Mzm 16:1-2a.5.7-8.9-10.11
Bait Pengantar Injil: Mzm 118:24
Bacaan Injil: Mat 28:8-15



*Saya tertarik dengan perubahan sikap Petrus dari yang mengingkari Yesus saat Yesus menderita namun bertobat dan berubah menjadi berani. Kisah Para Rasul mengisahkan pada hari Pentakosta, bangkitlah Petrus berdiri bersama kesebelas rasul, lalu dengan suara nyaring Petrus berkata kepada orang banyak, 
"Hai kamu orang Yahudi
dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem,
ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini:
Yesus dari Nazaret,
seorang yang telah ditentukan Allah
dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan,
mujizat dan tanda-tanda
yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia
di tengah-tengah kamu,
seperti yang kamu tahu.
Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya,
telah kamu salibkan dan kamu bunuh
dengan tangan bangsa-bangsa durhaka.
Tetapi Allah membangkitkan Dia
dengan melepaskan-Nya dari sengsara maut,
karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.


Sebab Daud berkata tentang Dia _(Tuhan Yesus)_ :
Aku senantiasa memandang kepada Tuhan.
Karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak,
bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram.
Sebab Engkau tidak menyerahkan aku kepada dunia orang mati,
dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.
Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan;
Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapan-Mu.

Aku berkata-kata dengan terus terang
kepadamu tentang Daud, bapa bangsa kita.
Ia telah mati dan dikubur,
dan kuburnya masih ada pada kita sampai hari ini.
Tetapi ia adalah seorang nabi,
dan ia tahu, bahwa Allah telah berjanji kepadanya
dengan mengangkat sumpah,
bahwa Ia akan mendudukkan seorang dari keturunan Daud sendiri
di atas takhtanya.
Karena itu Daud telah melihat ke depan
dan telah berbicara tentang kebangkitan Mesias,
ketika ia mengatakan,
bahwa Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang mati,
dan bahwa daging-Nya tidak mengalami kebinasaan.
Yesus inilah yang dibangkitkan Allah,
dan tentang hal itu kami semua adalah saksi."

Semoga saya bisa berubah menjadi berani mewartakan kabar baik, tidak seperti kotbah romo saat Jumat Agung tentang Pilatus. Pilatus, orang berkuasa mencari aman, munafik, tahu kebenaran tetapi berlindung di balik kebenaran seolah-olah tidak tahu itu dosa, sehingga dia bersalah _(karena tidak berbuat benar)_


*Dari masih remaja, saya selalu didebat oleh teman beragama lain, bahwa Yesus tidak mati di salib atau Yesus mati tetapi tidak bangkit karena mayat-Nya dicuri murid-murid-Nya saat para penjaga tidur di malam hari. Tetapi menurut Injil Suci Matius, pada waktu pagi,
perempuan-perempuan pergi dari kubur,
diliputi rasa takut dan sukacita yang besar, sehingga mereka berlari cepat-cepat
untuk memberitahukan kepada para murid
bahwa Yesus telah bangkit.

Tiba-tiba Yesus menjumpai mereka dan berkata,
"Salam bagimu."
Mereka mendekati-Nya, memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.

Maka kata Yesus kepada mereka, "Jangan takut!
Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku,
supaya mereka pergi ke Galilea,
dan di sanalah mereka akan melihat Aku."


Sementara perempuan-perempuan itu masih di tengah jalan,
datanglah beberapa orang dari penjaga makam Yesus ke kota
dan memberitahukan segala yang terjadi itu
kepada imam-imam kepala.
Dan sesudah berunding dengan tua-tua,
mereka mengambil keputusan,
lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu
dan berkata,
"Kamu harus mengatakan,
bahwa murid-murid Yesus datang malam-malam
dan mencuri jenazah-Nya ketika kamu sedang tidur.
Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri,
kami akan berbicara dengan dia,
sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa."


Mereka menerima uang itu
dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka.
Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi
sampai sekarang ini.


*Semoga saya bisa berubah menjadi berani mewartakan kabar baik & benar, tidak seperti imam-imam kepala dan 'tua-tua', orang-orang yang berkuasa namun menutup kebenaran dengan kebohongan dan dengan uang/ harta menyogok para serdadu. Para serdadu juga menutup kebenaran dengan kebohongan karena menerima uang/ harta, selain mencari aman akibat ketidakmampuan/ kegagalan menjaga makam Yesus.



*Ya Allah Tuhanku...
Jagalah aku sebab kuberlindung pada-Mu.
Sebab Engkaulah Tuhanku.
Engkaulah warisanku dan pialaku.

*Aku memuji-Mu yang menasihatiku.
Malam aku diajar hati nuraniku.

Aku senantiasa memandang kepada-Mu.

Karena Engkau berdiri di sebelah kananku.

*Sebab itu bersukacitalah hatiku. 
Dan bersorak-soraklah jiwaku.
Akan diam dengan tenteram tubuhku.
Engkau tidak menyerahkanku melihat kebinasaanku.

*Kauberitahukan jalan kehidupan kepadaku.
Kauberitahukan ada sukacita berlimpah di hadapan-Mu.
Kauberitahukan ada nikmat abadi di tangan-Mu.
Engkau tidak menyerahkanku melihat kebinasaanku.

Amin.

#


No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.