Kalender Liturgi 25 Sep 2025
Kamis Pekan Biasa XXV
Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: Hag 1:1-8
Mazmur Tanggapan: Mzm 149:1-2.3-4.5-6a.9b
Bait Pengantar Injil: Yoh 14:6
Bacaan Injil: Luk 9:7-9
*Hanya melalui Aku orang sampai kepada Bapa karena Akulah jalan, kebenaran dan hidup.
Kamis Pekan Biasa XXV
Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: Hag 1:1-8
Mazmur Tanggapan: Mzm 149:1-2.3-4.5-6a.9b
Bait Pengantar Injil: Yoh 14:6
Bacaan Injil: Luk 9:7-9
*Hanya melalui Aku orang sampai kepada Bapa karena Akulah jalan, kebenaran dan hidup.
*Ada sebagian orang yang sibuk dengan dirinya sendiri dari muda sampai tua karena merasa masih kekurangan/ belum cukup. Tapi ada sebagian orang yang mau berbagi dengan sesama sebagai ungkapan bersyukur karena masih diberi kesempatan hidup dengan cukup.
Alkisah pada tahun kedua pemerintahan raja Darius (yang memberi kesempatan bangsa Israel kembali dari pembuangan ke Yerusalem untuk membangun kembali Bait Allah), pada hari pertama bulan keenam, datanglah sabda Tuhan semesta alam, dengan perantaraan nabi Hagai kepada Zerubabel bin Sealtiel, bupati Yehuda,
dan kepada Yosua bin Yozadak, imam besar, bunyinya: "Kalian menabur banyak, tetapi membawa pulang hasil sedikit.
Kalian makan, tetapi tidak sampai kenyang.
Kalian minum, tetapi tidak sampai puas.
Kalian berpakaian, tetapi badanmu tidak menjadi hangat.
Dan orang yang bekerja untuk upah,
ia bekerja tetapi upahnya ditaruh dalam pundi-pundi yang berlubang!
Kalian makan, tetapi tidak sampai kenyang.
Kalian minum, tetapi tidak sampai puas.
Kalian berpakaian, tetapi badanmu tidak menjadi hangat.
Dan orang yang bekerja untuk upah,
ia bekerja tetapi upahnya ditaruh dalam pundi-pundi yang berlubang!
Apakah sudah tiba waktunya bagi kalian untuk mendiami rumah-rumahmu yang dipapani dengan baik,
sedang rumah Tuhan tetap menjadi reruntuhan?
*Seringkali kecemasan datang dengan berbagai cara bilamana hidup berbuat salah. Herodes, raja wilayah Galilea, merasa cemas saat mendengar Yohanes telah bangkit dari antara orang mati. Herodes berkata dalam hatinya, "Yohanes kan telah kupenggal kepalanya.
sedang rumah Tuhan tetap menjadi reruntuhan?
Naiklah ke gunung,
bawalah kayu dan bangunlah Rumah Tuhan.
bawalah kayu dan bangunlah Rumah Tuhan.
Aku akan berkenan menerimanya,
dan akan menyatakan kemuliaan-Ku di situ'."
dan akan menyatakan kemuliaan-Ku di situ'."
*Seringkali kecemasan datang dengan berbagai cara bilamana hidup berbuat salah. Herodes, raja wilayah Galilea, merasa cemas saat mendengar Yohanes telah bangkit dari antara orang mati. Herodes berkata dalam hatinya, "Yohanes kan telah kupenggal kepalanya.
Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal besar itu?"
Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus yang menjadi sumber pembicaraan orang (sumber kecemasannya).
*Ya Tuhan Allahku...
Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus yang menjadi sumber pembicaraan orang (sumber kecemasannya).
*Ya Tuhan Allahku...
Kunyanyikan bagi Tuhan lagu baru.
Kupuji Engkau dalam kesalehan jemaah-Mu
Biarlah semua bersukacita kepada-Mu.
*Dengan tarian umat-Mu memuji nama-Mu.
Kupuji Engkau dalam kesalehan jemaah-Mu
Biarlah semua bersukacita kepada-Mu.
*Dengan tarian umat-Mu memuji nama-Mu.
Dengan rebana dan kecapi bermazmur kepada-Mu.
Semoga Engkau berkenan kepada umat-Mu.
Mahkotailah yang rendah hati dengan keselamatan-Mu.
*Semoga aku beria-ria dalam kemuliaan-Mu.
Semoga Engkau berkenan kepada umat-Mu.
Mahkotailah yang rendah hati dengan keselamatan-Mu.
*Semoga aku beria-ria dalam kemuliaan-Mu.
Semoga aku bersorak-sorai di atas tempat tidurku.
Semoga kerongkonganku memuji pengagungan-Mu.
Semoga semarak orang yang dikasihi-Mu.
Semoga kerongkonganku memuji pengagungan-Mu.
Semoga semarak orang yang dikasihi-Mu.
Amin.
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.