Google+ Followers

Saturday, February 24, 2018

Bacaan Liturgi 24 Februari 2018 Hari Biasa Pekan Prapaskah I. Mengasihi dengan Sempurna.

Mengasihi dengan Sempurna.

Bacaan Liturgi 24 Februari 2018

Hari Biasa Pekan Prapaskah I

#


*Mengasihi dengan Sempurna*

LEWAT bacaan pada hari ini, Yesus meminta kita untuk mengasihi sesama manusia, termasuk musuh kita, dan mendoakan mereka yang menganiaya kita.

Suatu permintaan yang amat sulit dilakukan karena sebagai manusia kita memiliki kecenderungan untuk membalas dengan tindakan yang setimpal bahkan mungkin lebih jahat daripada yang telah diperbuat mereka.

Sadari bahwa Bapa Surgawi mengasihi setiap manusia dan menjamin penyelenggaraan hidupnya tanpa diskriminasi. Yesus sendiri juga telah memberi teladan kepada kita. Dari atas kayu salib, Ia mengampuni orang-orang yang menyalibkanNya.

Sebagai anak-anak Allah, hendaknya kita memiliki sifat-sifat Bapa. Kita harus berjuang tanpa kenal lelah untuk mengasihi sesama secara terus menerus, tanpa batas dan tanpa syarat sebagaimana Allah telah mengasihi kita.

Lepaskanlah kebencian dan dendam yang mendera dan menyiksa hidup kita. Belajarlah untuk mengampuni agar kita semakin bertumbuh di dalam kasih.

Jangan mengandalkan kemampuan diri sendiri, karena tidak mungkin kita dapat menjalankannya.

Tapi bila kita bersumber kepada Allah, yang adalah kasih, niscaya kita dapat melaksanakan apa yang diperintahkanNya.

Mari mohon rahmat pertolonganNya agar kita dimampukan untuk mengasihi secara sempurna, membagikan kebaikan, kasih dan pengampunan kepada siapa saja, tanpa memilah-milah dan membedakan.

#


Bacaan Liturgi 24 Februari 2018
Hari Biasa Pekan Prapaskah I


Bacaan Pertama
Ul 26:16-19
Engkau akan menjadi umat yang kudus bagi Tuhan, Allahmu,
Pembacaan dari Kitab Ulangan:


Di padang gurun seberang Sungai Yordan
Musa berbicara kepada bangsanya,
"Pada hari ini Tuhan, Allahmu, memerintahkan engkau
melakukan ketetapan dan peraturan;
lakukanlah semuanya itu dengan setia,
dengan segenap hatimu dan segenap jiwamu.
Pada hari ini engkau telah menerima janji dari Tuhan:
Ia akan menjadi Allahmu,
dan engkau pun akan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya,
dan berpegang pada ketetapan, perintah serta peraturan-Nya,
dan mendengarkan suara-Nya.
Dan pada hari ini pula
Tuhan telah menerima janji dari padamu
bahwa engkau akan menjadi umat kesayangan-Nya,
seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu,
dan bahwa engkau akan berpegang pada segala perintah-Nya.
Ia pun akan mengangkat engkau di atas segala bangsa
seperti yang telah dijanjikan-Nya,
untuk menjadi terpuji, ternama dan terhormat.
Maka engkau akan menjadi umat yang kudus bagi Tuhan, Allahmu,
seperti yang dijanjikan-Nya."

Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur
Mzm 119:1-2.4-5.7-8
R:1
Berbahagialah orang yang hidup menurut Taurat Tuhan.


*Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela,
yang hidup menurut Taurat Tuhan.
Berbahagialah orang-orang yang memegang
peringatan-peringatan-Nya,
yang mencari Dia dengan segenap hati.

*Engkau sendiri telah menyampaikan titah-titah-Mu,
supaya dipegang dengan sungguh-sungguh.
Kiranya hidupku mantap
untuk berpegang pada ketetapan-Mu!

*Aku akan bersyukur kepada-Mu dengan hati jujur,
apabila aku belajar hukum-hukum-Mu yang adil.
Aku akan berpegang pada ketetapan-ketetapan-Mu,
janganlah tinggalkan aku sama sekali.

Bait Pengantar Injil
2Kor 6:2b
Waktu ini adalah waktu perkenanan.
Hari ini adalah hari penyelamatan.


Bacaan Injil
Mat 5:43-48
Haruslah kamu sempurna,
sebagaimana Bapamu yang di surga sempurna adanya.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:


Dalam khotbah di bukit Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
"Kamu telah mendengar firman:
Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
Tetapi Aku berkata kepadamu:
Kasihilah musuh-musuhmu,
dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
Karena dengan demikian
kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di surga.
Sebab Ia membuat matahari-Nya terbit
bagi orang yang jahat dan bagi orang yang baik pula,
hujan pun diturunkan-Nya
bagi orang yang benar dan juga orang yang tidak benar.

Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu,
apakah upahmu?
Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja,
apakah lebihnya daripada perbuatan orang lain?
Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian?
Karena itu haruslah kamu sempurna,
sebagaimana Bapamu yang di surga sempurna adanya."


Demikianlah sabda Tuhan.

#

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.