Thursday, January 4, 2018

Bacaan Liturgi 04 Januari 2018 Hari Biasa Masa Natal. Tinggal Bersama Yesus. MI: ANAK-ANAK ALLAH..

Tinggal Bersama Yesus

Bacaan Liturgi 04 Januari 2018. Hari Biasa Masa Natal.

*  Mutiara Iman. ANAK-ANAK ALLAH.

#


ORANG Pandai berjalan di bulan,

 Orang Pemberani berjalan di dasar laut, 

 tetapi

 Orang Bijak berjalan dengan Tuhan.

*Leonard Ravenhill*
#

*Tinggal Bersama Yesus*

KEPADA dua murid Yohanes Pembaptis yang mengikutiNya, Yesus menanyakan apa yang mereka cari dan kemudian mengajak mereka untuk datang dan tinggal bersama Dia.

Pertanyaan yang dilontarkan Yesus, membawa kita kepada sebuah permenungan. Apa yang sebenarnya kita cari di dalam kehidupan ini?

Semua orang pasti mendambakan kebahagiaan. Banyak cara yang ditempuh untuk memperolehnya, ada yang mengejar harta kekayaan, jabatan yang tinggi, kekuasaan yang besar.

Namun semua hal duniawi tersebut hanya mampu memberikan kebahagiaan semu, yang bersifat sementara.

Sadari bahwa kebahagiaan sejati hanya dapat ditemukan bila kita selalu bersatu dan bersekutu denganNya.

Tanpa melibatkan Yesus ke dalam hidup kita, kita akan tersesat dan terperosok ke dalam genggaman kekuasaan si jahat, yang tak henti-hentinya merongrong kita dengan berbagai tipu muslihatnya.

Mari sambut undangan Yesus untuk datang dan tinggal bersamaNya.  Perkenankan Dia bertahta di dalam hati kita dan memimpin setiap langkah hidup kita.

Bersama Dia, kita dimampukan untuk mendaki semua gunung kesulitan, melewati lembah godaan, dan melintasi padang gurun kehidupan, sehingga sampai di rumah Bapa dengan selamat.
#


Bacaan Liturgi 04 Januari 2018

Hari Biasa Masa Natal


Bacaan Pertama
1Yoh 3:7-10
Setiap orang yang lahir dari Allah tidak berbuat dosa lagi.
Pembacaan dari Surat pertama Rasul Yohanes:


Anak-anakku,
janganlah membiarkan seorang pun menyesatkan kamu.
Barangsiapa yang berbuat kebenaran, dia adalah benar,
sama seperti Kristus adalah benar.

Barangsiapa tetap berbuat dosa, dia berasal dari Iblis,
sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya.
Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya,
yakni untuk membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu.
Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi;
sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia;
dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.


Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis:
Setiap orang yang tidak berbuat kebenaran tidak berasal dari Allah;
demikian juga barangsiapa yang tidak mengasihi saudaranya.

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur
Mzm 98:1.7-8.9
R:3cd
Segala ujung bumi telah melihat keselamatan
yang datang dari Allah kita.


*Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan,
sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib;
keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya,
oleh lengan-Nya yang kudus.

*Biarlah gemuruh laut dan segala isinya,
dunia dan semua yang diam di dalamnya!
Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan,
dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama-sama.

*Biarlah mereka bersorak-sorai di hadapan Tuhan,
sebab Ia datang untuk menghakimi bumi.
Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan,
dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran.

Bait Pengantar Injil
Ibr 1:1-2
Dahulu kala
dengan pelbagai cara Allah berbicara kepada leluhur kita
dengan perantaraan para nabi,
Pada zaman akhir ini Ia berbicara kepada kita
dengan perantaraan Anak-Nya.


Bacaan Injil
Yoh 1:35-42
Kami telah menemukan Mesias!
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:


Sekali peristiwa
Yohanes berdiri di tempat ia membaptis orang di Sungai Yordan
bersama dengan dua orang muridnya.
Ketika melihat Yesus lewat, Yohanes berkata,
"Lihatlah Anak domba Allah!"


Mendengar apa yang dikatakan Yohanes,
kedua murid itu pergi mengikuti Yesus.
Tetapi Yesus menoleh ke belakang.
Melihat bahwa mereka mengikuti Dia,
Yesus lalu berkata kepada mereka,
"Apakah yang kamu cari?"
Kata mereka kepada-Nya,
"Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?"
Yesus berkata kepada mereka,
"Marilah, dan kamu akan melihatnya."
Mereka pun datang, dan melihat di mana Yesus tinggal,
dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia.


Waktu itu kira-kira pukul empat.
Salah seorang dari kedua murid
yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus
adalah Andreas, saudara Simon Petrus.
Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya,
dan ia berkata kepadanya,
"Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus)."


Lalu Andreas membawa Simon kepada Yesus.
Yesus memandang dia dan berkata,
"Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus)."

Demikianlah sabda Tuhan.

#


Mutiara Iman

*ANAK-ANAK ALLAH*

4 Januari 2018

_"Demikian juga barangsiapa yang tidak mengasihi saudaranya"_

(1Yoh 3:10)

Lectio
1 Yoh 3:7-10; Mzm 98: 1,7-8,9; Yoh 1:35-42

Ketika neneknya meninggal, harta satu-satunya adalah rumah yang akan diwariskan kepada anaknya, Thomas, yang sedang sakit. Ketika mendengar akan mendapatkan warisan, maka Thomas berkata kepada anaknya yang ada di kota :
"Budi, ini ada warisan rumah dari nenekmu, Ayah pun tak mau menerimanya dan ingin memberikan kepada keempat anak. Tapi sebelum menghubungi ketiga kakakmu, Ayah ingin mendengarkan pendapatmu dahulu." Kata Thomas lewat telpon.


Budi menjawab :
"Ayah, biarlah uang warisan itu untuk kakak-kakakku. Mereka membutuhkannya. Tuhan sudah memberikan aku kecukupan."


Dengan hati yang terharu Thomas berkata :
"Budi, engkau memang anak-anak Allah dan engkau menyadari bahwa saudaramu LEBIH memerlukan uang. Terima kasih atas kasihmu kepada saudaramu."

Dalam suratnya Yohanes berkata :
"Setiap orang yang tidak berbuat kebenaran, TIDAK berasal dari Allah, demikian juga BARANGSIAPA yang TIDAK mengasihi saudaranya."

Mengasihi SAUDARA adalah berbuat KEBENARAN.

Oratio
Ya Tuhan, mampukan kami mengasihi saudara kami seperti mengasihi diri kami sendiri. Amin

Missio
_Marilah kita mengasihi SAUDARA kita karena mereka adalah anak-anak Allah._


*Have a Blessed Thursday.*

Mutiara-Iman.org

#


No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.