Wednesday, June 28, 2017

Bacaan Liturgi 28 Juni 2017 Rabu Pekan Biasa XII & RenHar. PW S. Ireneus, Uskup dan Martir.

*Serigala Berbulu Domba*

YESUS memperingatkan kita akan adanya orang-orang munafik yang menyamar bagaikan domba.

Kehadiran mereka sulit dideteksi karena mereka membaur di antara kita. Mereka memperlihatkan sikap yang religius dan tutur kata yang manis. Namun di balik penampilan mereka yang begitu mengesankan, tersembunyi seekor serigala yang siap menerkam dan menyeret kita ke jalan yang sesat.

Oleh sebab itu kita harus waspada, dengan cara mencermati buah-buah dari tindakan mereka. Hanya pribadi yang memiliki pikiran dan hati yang baik akan membuahkan kasih dan membawa kedamaian; bukannya kebencian, konflik dan perpecahan.

SabdaNya pada hari ini juga mengundang kita untuk introspeksi diri. Apakah iman kita kepadaNya sudah membuahkan tindakan seturut ajaranNya? Apakah hidup kita sudah memancarkan kasihNya?

Bila sampai saat ini kita masih belum menjadi pelaksana sabdaNya, mari kita segera mengubah dan memperbaharui diri.

Jangan sampai kita sendiri menjadi serigala berbulu domba, tidak memperlihatkan keselarasan antara kata dan perbuatan, sehingga membuat orang di sekitar kita tidak mau mengenal Yesus.


#


Bacaan Liturgi 28 Juni 2017

Rabu Pekan Biasa XII
PW S. Ireneus, Uskup dan Martir.


Bacaan Pertama
Kej 15:1-12.17-18
Abram percaya kepada Tuhan
dan hal ini diperhitungkan sebagai kebenaran.
Dan Tuhan mengikat perjanjian dengan dia.


Pembacaan dari Kitab Kejadian:

Kej 15:1 Kemudian datanglah firman TUHAN kepada Abram dalam suatu penglihatan: "Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar."

Kej 15:2 Abram menjawab: "Ya Tuhan ALLAH, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu."

Kej 15:3 Lagi kata Abram: "Engkau tidak memberikan kepadaku keturunan, sehingga seorang hambaku nanti menjadi ahli warisku."

Kej 15:4 Tetapi datanglah firman TUHAN kepadanya, demikian: "Orang ini tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmu, dialah yang akan menjadi ahli warismu."

Kej 15:5 Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: "Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya." Maka firman-Nya kepadanya: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu."

Kej 15:6 Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.

Kej 15:7 Lagi firman TUHAN kepadanya: "Akulah TUHAN, yang membawa engkau keluar dari Ur-Kasdim untuk memberikan negeri ini kepadamu menjadi milikmu."

Kej 15:8 Kata Abram: "Ya Tuhan ALLAH, dari manakah aku tahu, bahwa aku akan memilikinya?"

Kej 15:9 Firman TUHAN kepadanya: "Ambillah bagi-Ku seekor lembu betina berumur tiga tahun, seekor kambing betina berumur tiga tahun, seekor domba jantan berumur tiga tahun, seekor burung tekukur dan seekor anak burung merpati."

Kej 15:10 Diambilnyalah semuanya itu bagi TUHAN, dipotong dua, lalu diletakkannya bagian-bagian itu yang satu di samping yang lain, tetapi burung-burung itu tidak dipotong dua.

Kej 15:11 Ketika burung-burung buas hinggap pada daging binatang-binatang itu, maka Abram mengusirnya.

Kej 15:12 Menjelang matahari terbenam, tertidurlah Abram dengan nyenyak. Lalu turunlah meliputinya gelap gulita yang mengerikan.

Kej 15:17 Ketika matahari telah terbenam, dan hari menjadi gelap, maka kelihatanlah perapian yang berasap beserta suluh yang berapi lewat di antara potongan-potongan daging itu.

Kej 15:18 Pada hari itulah TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram serta berfirman: "Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat.


_Demikianlah Sabda Tuhan_

Mazmur
Mzm 105:1-2.3-4.6-7.8-9
R:8a
Selamanya Tuhan ingat akan perjanjian-Nya.


*Bersyukurlah kepada Tuhan, serukanlah nama-Nya,
maklumkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa.
Bernyanyilah bagi Tuhan, bermazmurlah bagi-Nya;
percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!

*Bermegahlah dalam nama-Nya yang kudus,
biarlah bersuka hati orang-orang yang mencari Tuhan.
Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya,
carilah selalu wajah-Nya!

*Hai anak cucu Abraham, hamba-Nya,
hai anak-anak Yakub, pilihan-Nya;
Dialah Tuhan, Allah kita,
ketetapannya berlaku di seluruh bumi.

*Selama-lamanya Ia ingat akan perjanjian-Nya,
akan firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan,
akan perjanjian yang diikat-Nya dengan Abraham,
dan akan sumpah-Nya kepada Ishak.

Bait Pengantar Injil
Yoh 15:4.5b
Tinggallah dalam Aku, dan Aku dalam kamu, sabda Tuhan;
barangsiapa tinggal dalam Aku,
akan menghasilkan banyak buah.


Bacaan Injil
Mat 7:15-20
Dari buahnyalah kalian akan mengenal mereka.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:

Mat 7:15 "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.

Mat 7:16 Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?

Mat 7:17 Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.

Mat 7:18 Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.

Mat 7:19 Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.

Mat 7:20 Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.


_Demikianlah Injil Tuhan_


#


Mutiara Iman

*JANGANLAH TAKUT*


28 Juni 2017

_"Janganlah takut Abram, Akulah perisaimu"_
(Kej 15:1)

Lectio
Kej 15:1-12,17-18; Mzm 105:1-2,3-4,6-7,8-9; Mat 7:15-20

Setelah anaknya dirawat selama 2 minggu di Rumah Sakit untuk kemoterapi, Dokter berkata kepada Rudy dan Chelsea :
"Tumornya masih ada di kepala George, dan kemungkinan dia akan koma."
Pasutri itu pun menangis tersedu-sedu mendengar penjelasan dokter atas anak mereka George yang masih berusia 12 tahun.


Setelah itu Rudy harus bekerja terus agar pengobatan George dapat tetap dibayar selain adanya asuransi. Dan Chelsea hanya bisa menjalani hidup dengan tabah.


Suatu pagi George, berkata kepada Ayah dan Ibunya :
"Papa, saya MENDENGAR Tuhan berbicara pada saya dan berkata supaya saya JANGAN TAKUT tentang kematian, orangtua ataupun surga."


Sejak saat itu George menjadi anak yang BERBEDA, dia selalu GEMBIRA, TENANG dan TIDUR dengan nyenyak di malam hari. Setiap hari dia selalu MEYAKINKAN orangtuanya bahwa semuanya akan BAIK. Kedua orangtuanya merasa bahwa mereka tidak pernah bertemu dengan pribadi yang seyakin anaknya.


Sebulan kemudian George berpulang ke rumah Bapa dan sejak saat itu kedua orangtua memegang pengalaman yang telah dialami anaknya.


"Tuhan BERBICARA dan Dia memberikan HARAPAN dan KEYAKINAN yang LUAR BIASA." kata Rudy, menutup syeringnya di suatu PD.

Kemudian datanglah firman Tuhan kepada Abram dalam suatu penglihatan :
"Janganlah takut Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar."

PENGALAMAN Iman kita akan TUHAN menghidupkan.

Oratio
Aku percaya akan Allah. Amin

Missio
_Marilah kita hidup dengan percaya akan segala rencana ALLAH yang indah bagi kita._


*Have a Blessed Wednesday.*

Mutiara-Iman.org


#



Wednesday, 28th JUNE
St Irenaeus, bishop and martyr

Matthew 7:15-20

"Beware of false prophets, who come to you in sheep's clothing but inwardly are ravenous wolves. You will know them by their fruits. Are grapes gathered from thorns, or figs from thistles? So, every sound tree bears good fruit, but the bad tree bears evil fruit. A sound tree cannot bear evil fruit, nor can a bad tree bear good fruit…Thus you will know them by their fruits."

Today's Gospel is a warning. Our Lord's warning against false prophets. The difficulty is that sometimes they are not easily recognisable. They are wolves that look like sheep or, as the Lord puts it, they come to you in sheep's clothing. And because it's hard to distinguish, Jesus gives us a clue: their fruits. By the fruit you get to know, not just the kind of tree, but also the quality of it. A good apple can only come from a good apple tree.

Nevertheless, we need to be aware that fruits are not easily seen. Only God knows the exact fruit of the saints. 


There is a fable of a man who used to carry water from the well in two jars. The jars were tied to a stick that the man carried on his shoulders, one jar on each end. One of the jars was old and although its cracks had been repaired, it was leaking water all the way. Every day, when the man arrived home, this jar was empty. And the old jar felt useless and was sad (jars can have feelings in fables…), and told the man (they also can speak!): 'Leave it! I'm useless. Why do you insist on taking me all the way to the well and back if I can't retain the water?' The man took the old crock back to the well and said: 'Look at the path. Do you see? There are plenty of flowers on one side but none on the other. Those flowers exist because of you. That's why I take you with me every day.'

The fruits that Our Lord is talking about are not the fruits that people can easily measure. God knows the fruit that we can give and that's the fruit which He expects from us. The real fruits of holiness are the 12 fruits of the Holy Spirit: charity, joy, peace, patience, kindness, goodness, generosity, gentleness, faithfulness, modesty, self-control, chastity. Those are the fruits that you can see in the saints. By those fruits you will know them!

Holy Mary, Spouse of the Holy Spirit, help me to give the fruits that God expects from me.


#



No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.