Saturday, March 2, 2013

REN" Sabtu, 2 Maret 2013. Perumpamaan Tentan Anak yang Hilang.

2.Mar.Sabtu:
= Hari Biasa Pekan II Prapaskah =
Mi.7:14-15,18-20 ;
Mzm.103:1-4,9-12 ;
Luk.15:1-3,11-32.
=============
Bacaan hari ini
Sabtu 2 Maret 2013
= Lukas 15:1-3,11-32 =

Saudaraku,
kerap orang yang kita cintai adalah orang yang paling sering melukai.
Orang yang melukai itu adalah orang yang paling dekat dgn kita.
Semakin besar rasa cinta terhadap seseorang semakin dalam juga rasa sakit yang ditimbulkan bila dilukai.

Keputusan untuk mengampuni semestinya sudah diambil serentak ketika kita memutuskan untuk mencintai seseorang.
Sikap mengampuni adalah cara paling efektif untuk memelihara cinta.
Membuat kesalahan adalah tindakan manusiawi, namun mengampuni adalah tindakan ilahi.........


1 2 3.......yes.........Gbu
______________
Bacaan dari kitab Mikha.
= Mi.7:14-15,18-20 =

Gembalakanlah umat-Mu dengan tongkat-Mu, kambing domba milik-Mu sendiri, yang terpencil mendiami rimba di tengah-tengah kebun buah-buahan.

Biarlah mereka makan rumput di Basan dan di Gilead seperti pada zaman dahulu kala.

Seperti pada waktu Engkau keluar dari Mesir, perlihatkanlah kepada kami keajaiban-keajaiban!

Siapakah Allah seperti Engkau yang mengampuni dosa, dan yang memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik-Nya sendiri; yang tidak bertahan dalam murka-Nya untuk seterusnya, melainkan berkenan kepada kasih setia?

Biarlah Ia kembali menyayangi kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke dalam tubir-tubir laut.

Kiranya Engkau menunjukkan setia-Mu kepada Yakub dan kasih-Mu kepada Abraham seperti yang telah Kaujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang kami sejak zaman purbakala!
=============
Inilah Injil Yesus Kristus menurut St.Lukas.
= Luk.15:1-3,11-32 =
Perumpamaan tentang anak yang hilang
(Mat 18:12-14)

Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia.

Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya:
"Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka."

Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:

"Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki.
Kata yang bungsu kepada ayahnya:
Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku.
Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka.

Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh.

Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya.
Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan iapun mulai melarat.

Lalu ia pergi dan bekerja pada seorang majikan di negeri itu.
Orang itu menyuruhnya ke ladang untuk menjaga babinya.
Lalu ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorangpun yang memberikannya kepadanya.

Lalu ia menyadari keadaannya, katanya:
Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan.
Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya:
Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa,
aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa.
Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya.

Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.
Kata anak itu kepadanya:
Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa.

Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya:
Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya.
Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita.
Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali.
Maka mulailah mereka bersukaria.

Tetapi anaknya yang sulung berada di ladang dan ketika ia pulang dan dekat ke rumah, ia mendengar bunyi seruling dan nyanyian tari-tarian.
Lalu ia memanggil salah seorang hamba dan bertanya kepadanya apa arti semuanya itu.

Jawab hamba itu:
Adikmu telah kembali dan ayahmu telah menyembelih anak lembu tambun, karena ia mendapatnya kembali dengan sehat.

Maka marahlah anak sulung itu dan ia tidak mau masuk.

Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia.

Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya:
Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku.
Tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan harta kekayaan bapa bersama-sama dengan pelacur-pelacur, maka bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia.

Kata ayahnya kepadanya:
Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu.
Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali."
________________
KISAH TENZING NORGAY....

Setelah Sir Edmund Hillary
bersama Tenzing Norgay
(pemandu/sherpa) kembali dr puncak Mount Everest
hampir semua reporter dunia berebut mewawancarai Sir Edmund Hillary,
dan hanya ada satu reporter
yg mewawancarai Tenzing Norgay,berikut cuplikannya :

Reporter :
"Bgmn perasaan Anda dgn keberhasilan menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia?"
Tenzing Norgay :
"Sangat senang."

R :
"Anda kan
seorang Sherpa
bg Edmund Hillary,
tentunya posisi Anda
berada di depan dia, bukankah seharusnya Anda yg menjadi orang pertama yg menjejakkan kaki di puncak Mount Everest?"
T N :
"Ya, benar sekali.
Pada saat tinggal satu langkah mencapai puncak.
saya persilahkan
Edmund Hillary utk menjejakkan kakinya & menjadi orang pertama di Dunia yang berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi di Dunia."

R :
"Mengapa Anda lakukan itu?"
T N :
"Karena itulah IMPIAN
Edmund Hillary,bukan impian saya.
Impian saya hanyalah berhasil MEMBANTU dan MENGANTARKAN dia meraih IMPIAN-nya."

Sobatku,...
Di sekitar kita, bnyk sekali orang spt :
- Sir Edmund Hillary
- Tenzing Norgay.

Pepatah mengatakan,
"Bila Anda hendak jd pahlawan, hrs ada yang bertepuk tangan di pinggir jalan"
Di dunia ini,
tdk semua manusia
berkeinginan & memiliki IMPIAN spt Sir Edmund Hillary, menjadi pahlawan.
Mereka ini
cukup berbahagia dgn :
- memberikan pelayanan
- membantu orang lain mencapai impiannya.
Mereka merasa cukup m'jadi
"orang-orang yg bertepuk tangan saja dipinggir jalan."
Kadang,orang-orang spt ini diperlakukan ibarat :
"telor mata sapi."
Yg punya telur si ayam,
yg tersohor malah sapi.
Pesan Moral :
Sudahkah Anda :
- menghargai
- menghormati
- mengangkat
orang-orang seperti Tenzing Norgay dalam tim Anda?
Mungkin
Tenzing Norgay kita adlh
- suami,
- istri,anak2
- rekan kerja
- orang tua, guru2 kita,
merekalah
orang2 yg patut
kita hargai krn mrk
kita mencapai IMPIAN kita.
Have a nice week end...
_________________


God Bless All of You.









































































No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.