Friday, March 1, 2013

REN" Jumat, 01 Maret 2013. CONCERT. Sudahkah kita menjadi Penggarap Kebun Anggur yang baik. Pope Benedict XVI.

Shalom mohon kehadirannya dan Doa.,,
Hari Sabtu 2 Maret
jam 18.00
tempat : THE MAESTRO Lantai 4. Plaza Indonesia,
Acara CONCERT (Katolik),
Pembawa Firman : Benyamin Ratu,
Tema : "Pujian2an yg Menyembuhkan.." Dtg/hadirilah and tiket FREE
bisa hub,
Ita 081808375992
- Evi 081316788645
- Ervan 085729839021
atau dtg langsung ambil di tempat. GBU.
_______________
Shalom !
TUHAN AKAN DATANG KPD KITA PADA SAATNYA NANTI DAN MEMINTA PERTANGGUNGAN JAWABAN KITA.

= Mat 21:33-43,45-46 =

Yesus lewat perumpamaan-Nya berkata kpd imam-imam kepala serta tua-tua bangsa Yahudi tentang Kerajaan Allah.

Kerajaan Allah diumpamakan seperti kebun anggur.
Pemilik kebun anggur adalah Allah.
Kebun anggur Tuhan adalah Israel.
Israel baru adalah Gereja.
Jadi kerajaan Allah adalah Gereja.
Setiap anggota Gereja adalah penggarap.


Penggarap yg tdk bertanggung jawab digolongkan org-org jahat dan akan dibinasakan.
Penggarap yg menghasilkan buah akan diganjar dgn anugerah.

Banyak hamba (nabi) yg dikirim ke kebun anggur, tetapi mereka semua diperlakukan secara buruk
Ia mengharapkan AnakNya (Yesus) akan diterima dgn rasa hormat.
Ternyata malah mengalami perlakuan lebih buruk lagi.
Ia dibunuh di luar kebun anggur
(Luk 21:37-39).

Mereka adalah penggarap-penggarap kebun anggur yg serakah, tdk manusiawi dan kejam.
Pantas jika kebun anggur yg dipercayakan kpd org lain yaitu Gereja dan umat Allah dlm Kristus.

YUK
KITA UNGKAPKAN CINTA DAN RASA HORMAT KITA KPD TUHAN,DGN TEKUN DAN SETIA HIDUP SEBAGAI HAMBANYA MEMBAWA TERANGNYA KEPADA SESAMA SEBAGAI UNGKAPAN IMAN KITA KPD YESUS.
Gbu.
______________
Bacaan dari kitab Kejadian.
= Kej 37:3-4,12-13a,17b-28 =

Israel lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain, sebab Yusuf itulah anaknya yang lahir pada masa tuanya; dan ia menyuruh membuat jubah yang maha indah bagi dia.

Setelah dilihat oleh saudara-saudaranya, bahwa ayahnya lebih mengasihi Yusuf dari semua saudaranya, maka bencilah mereka itu kepadanya dan tidak mau menyapanya dengan ramah.

Pada suatu kali pergilah saudara-saudaranya menggembalakan kambing domba ayahnya dekat Sikhem.
Lalu Israel berkata kepada Yusuf:
"Bukankah saudara-saudaramu menggembalakan kambing domba dekat Sikhem?
Marilah engkau kusuruh kepada mereka."

Maka Yusuf menyusul saudara-saudaranya itu dan didapatinyalah mereka di Dotan.
Dari jauh ia telah kelihatan kepada mereka.
Tetapi sebelum ia dekat pada mereka, mereka telah bermufakat mencari daya upaya untuk membunuhnya.
Kata mereka seorang kepada yang lain:
"Lihat, tukang mimpi kita itu datang!
Sekarang, marilah kita bunuh dia dan kita lemparkan ke dalam salah satu sumur ini, lalu kita katakan: seekor binatang buas telah menerkamnya.
Dan kita akan lihat nanti, bagaimana jadinya mimpinya itu!"
Ketika Ruben mendengar hal ini, ia ingin melepaskan Yusuf dari tangan mereka, sebab itu katanya:
"Janganlah kita bunuh dia!"
Lagi kata Ruben kepada mereka:
"Janganlah tumpahkan darah, lemparkanlah dia ke dalam sumur yang ada di padang gurun ini, tetapi janganlah apa-apakan dia"
--maksudnya hendak melepaskan Yusuf dari tangan mereka dan membawanya kembali kepada ayahnya.

Baru saja Yusuf sampai kepada saudara-saudaranya, merekapun menanggalkan jubah Yusuf, jubah maha indah yang dipakainya itu.
Dan mereka membawa dia dan melemparkan dia ke dalam sumur.
Sumur itu kosong, tidak berair.

Kemudian duduklah mereka untuk makan.
Ketika mereka mengangkat muka, kelihatanlah kepada mereka suatu kafilah orang Ismael datang dari Gilead dengan untanya yang membawa damar, balsam dan damar ladan, dalam perjalanannya mengangkut barang-barang itu ke Mesir.
Lalu kata Yehuda kepada saudara-saudaranya itu:
"Apakah untungnya kalau kita membunuh adik kita itu dan menyembunyikan darahnya?
Marilah kita jual dia kepada orang Ismael ini, tetapi janganlah kita apa-apakan dia, karena ia saudara kita, darah daging kita."
Dan saudara-saudaranya mendengarkan perkataannya itu.
Ketika ada saudagar-saudagar Midian lewat, Yusuf diangkat ke atas dari dalam sumur itu, kemudian dijual kepada orang Ismael itu dengan harga dua puluh syikal perak.
Lalu Yusuf dibawa mereka ke Mesir.
_______________

Inilah Injil Yesus Kristus menurut St. Matius.
= Mat 21:33-43,45-46 =

(Yesus masuk ke Bait Allah, dan ketika Ia mengajar di situ, datanglah imam-imam kepala serta tua-tua bangsa Yahudi kepada-Nya. Yesus berkata: )
"Dengarkanlah suatu perumpamaan ...
Adalah seorang tuan tanah membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya.
Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga di dalam kebun itu.
Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain.
Ketika hampir tiba musim petik, ia menyuruh hamba-hambanya kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya.
Tetapi penggarap-penggarap itu menangkap hamba-hambanya itu: mereka memukul yang seorang, membunuh yang lain dan melempari yang lain pula dengan batu.
Kemudian tuan itu menyuruh pula hamba-hamba yang lain, lebih banyak dari pada yang semula, tetapi merekapun diperlakukan sama seperti kawan-kawan mereka.
Akhirnya ia menyuruh anaknya kepada mereka, katanya:
Anakku akan mereka segani.
Tetapi ketika penggarap-penggarap itu melihat anaknya itu, mereka berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita.
Mereka menangkapnya dan melemparkannya ke luar kebun anggur itu, lalu membunuhnya.
Maka apabila tuan kebun anggur itu datang, apakah yang akan dilakukannya dengan penggarap-penggarap itu?"

Kata mereka kepada-Nya:
"Ia akan membinasakan orang-orang jahat itu dan kebun anggurnya akan disewakannya kepada penggarap-penggarap lain, yang akan menyerahkan hasilnya kepadanya pada waktunya."

Kata Yesus kepada mereka:
"Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
Sebab itu,
Aku berkata kepadamu,
bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu."
Ketika imam-imam kepala dan orang-orang Farisi mendengar perumpamaan-perumpamaan Yesus, mereka mengerti, bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya.
Dan mereka berusaha untuk menangkap Dia, tetapi mereka takut kepada orang banyak, karena orang banyak itu menganggap Dia nabi.
________________
The Church is ALIVE!

The Pope says,
"See how the Church is ALIVE!"
and indeed there are so many thousands of people.
The Pope reminds us that the Church is not only an association, an organization. Its the BODY of Christ.
Alive!

Here in front of us, is a holy man.
No doubt about it!
A man of love, a man who is strong, but also very humble, and he acknowledges his limitations.
He keeps thanking the Lord for His light, for His love.
He keeps reminding us that the Church is not ours, not the Pope's; but HIS, The Lord's.
And the Lord never leaves His Church.
It is a certainty!

With humility, he thanks all the people who have helped him.
The Pope is not alone in the ship of the Church.
There are so many people who help him, the many Cardinals, but also the many simple people who keep on extending their hands for the Church, and keep praying the Church.

Have courage!
Even in difficult time.
Benedict makes it clear that he is not leaving us, he is not dropping his cross!
He resigns for not his personal good, but for the Church.
He will continue walking with us, through prayers, through reflections.

So, he encourages us to have faith in the Lord, with profound faith, even in difficult situation.
And deep in us, we find that deep joy, knowing that the Lord is always with His Church.

We love you Benedict XVI.
Let us continue praying for the Church, for Benedict, and for the coming conclave.

Fr. Adrian, OP.
St. Peter, Rome.
Mari kita berikan hadiah bagi Bpk Paus Benedictus XVI berupa 3 doa Salam Maria.
________________


God Bless All of You.





















































No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.