Friday, March 1, 2013

REN" Jumat, 01 Maret 2013. Katakan Tidak. Doa nenjelang konklaf (pemilihan Paus)

RENUNGAN PAGI
Jumat, 01 Maret 2013

Hati-hatilah terhadap ahli-ahli Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan suka menerima penghormatan di pasar
(Markus 12:38)

Slogan salah satu partai politik "katakan tidak" , ternyata hanya sekedar slogan, karena beberapa petinggi-petingginya justru tersandung masalah korupsi

Ahli-ahli Taurat dan orang Farisi bukanlah koruptor atau manipulator, bukan kriminal atau residivis, sebaliknya, mereka adalah orang baik-baik, saleh dan amat taat beragama, fasih menghafal ayat-ayat, menguasai hukum-hukum agama, tak sekalipun lupa berdoa, beribadah dan berpuasa

Yesus tidak mengecam kejahatan atau kesalahan mereka, yang dihantam secara tegas adalah kemunafikan mereka
Kalau kita mendengar mereka berceramah atau berkhotbah, hebat sekalli, kalau kita melihat mereka menjalankan upacara-upacara keagamaan, kita pasti kagum
Tetapi sayangnya semua itu tidak keluar dari hati, semua itu cuma pamer, ingin dilihat dan dipuji orang


Yesus berkata:
"Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran"

Di hadapan manusia, kita memang dapat melindungi kejahatan di balik kekuasaan, menyembunyikan kefasikan di balik senyuman atau kedermawanan, tetapi di hadapan Allah, semuanya terbuka dan serba telanjang
Yesus mengasihi orang Farisi, tetapi Yesus membenci farisme,
"waspadalah terhadap ragi orang Farisi"

Yesus membenci religiolitas yang formal tetapi tak pernah fungsional dan eksistensial, semboyan-semboyan kosong tanpa arti, seremoni-seremoni resmi tanpa isi, sikap yang ingin disenangi, dipuji, lalu menghianati hati nurani

Yang Yesus suka adalah ibadah dan sikap yang keluar dari dalam hati, hati yang sepenuhnya terarah kepada Allah dan hati yang seluruhnya dikuasai oleh kerinduan untuk melayani sesama

Tuhan Yesus memberkati
______________

Bacaan dari kitab Kejadian.
= Kej 37:3-4,12-13a,17b-28 =

Israel lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain, sebab Yusuf itulah anaknya yang lahir pada masa tuanya; dan ia menyuruh membuat jubah yang maha indah bagi dia.

Setelah dilihat oleh saudara-saudaranya, bahwa ayahnya lebih mengasihi Yusuf dari semua saudaranya, maka bencilah mereka itu kepadanya dan tidak mau menyapanya dengan ramah.

Pada suatu kali pergilah saudara-saudaranya menggembalakan kambing domba ayahnya dekat Sikhem.
Lalu Israel berkata kepada Yusuf:
"Bukankah saudara-saudaramu menggembalakan kambing domba dekat Sikhem?
Marilah engkau kusuruh kepada mereka."

Maka Yusuf menyusul saudara-saudaranya itu dan didapatinyalah mereka di Dotan.
Dari jauh ia telah kelihatan kepada mereka.
Tetapi sebelum ia dekat pada mereka, mereka telah bermufakat mencari daya upaya untuk membunuhnya.
Kata mereka seorang kepada yang lain:
"Lihat, tukang mimpi kita itu datang!
Sekarang, marilah kita bunuh dia dan kita lemparkan ke dalam salah satu sumur ini, lalu kita katakan: seekor binatang buas telah menerkamnya.
Dan kita akan lihat nanti, bagaimana jadinya mimpinya itu!"
Ketika Ruben mendengar hal ini, ia ingin melepaskan Yusuf dari tangan mereka, sebab itu katanya:
"Janganlah kita bunuh dia!"
Lagi kata Ruben kepada mereka:
"Janganlah tumpahkan darah, lemparkanlah dia ke dalam sumur yang ada di padang gurun ini, tetapi janganlah apa-apakan dia"
--maksudnya hendak melepaskan Yusuf dari tangan mereka dan membawanya kembali kepada ayahnya.

Baru saja Yusuf sampai kepada saudara-saudaranya, merekapun menanggalkan jubah Yusuf, jubah maha indah yang dipakainya itu.
Dan mereka membawa dia dan melemparkan dia ke dalam sumur.
Sumur itu kosong, tidak berair.

Kemudian duduklah mereka untuk makan.
Ketika mereka mengangkat muka, kelihatanlah kepada mereka suatu kafilah orang Ismael datang dari Gilead dengan untanya yang membawa damar, balsam dan damar ladan, dalam perjalanannya mengangkut barang-barang itu ke Mesir.
Lalu kata Yehuda kepada saudara-saudaranya itu:
"Apakah untungnya kalau kita membunuh adik kita itu dan menyembunyikan darahnya?
Marilah kita jual dia kepada orang Ismael ini, tetapi janganlah kita apa-apakan dia, karena ia saudara kita, darah daging kita."
Dan saudara-saudaranya mendengarkan perkataannya itu.
Ketika ada saudagar-saudagar Midian lewat, Yusuf diangkat ke atas dari dalam sumur itu, kemudian dijual kepada orang Ismael itu dengan harga dua puluh syikal perak.
Lalu Yusuf dibawa mereka ke Mesir.
_______________

Inilah Injil Yesus Kristus menurut St. Matius.
= Mat 21:33-43,45-46 =

(Yesus masuk ke Bait Allah, dan ketika Ia mengajar di situ, datanglah imam-imam kepala serta tua-tua bangsa Yahudi kepada-Nya. Yesus berkata: )
"Dengarkanlah suatu perumpamaan ...
Adalah seorang tuan tanah membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya.
Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga di dalam kebun itu.
Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain.
Ketika hampir tiba musim petik, ia menyuruh hamba-hambanya kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya.
Tetapi penggarap-penggarap itu menangkap hamba-hambanya itu: mereka memukul yang seorang, membunuh yang lain dan melempari yang lain pula dengan batu.
Kemudian tuan itu menyuruh pula hamba-hamba yang lain, lebih banyak dari pada yang semula, tetapi merekapun diperlakukan sama seperti kawan-kawan mereka.
Akhirnya ia menyuruh anaknya kepada mereka, katanya:
Anakku akan mereka segani.
Tetapi ketika penggarap-penggarap itu melihat anaknya itu, mereka berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita.
Mereka menangkapnya dan melemparkannya ke luar kebun anggur itu, lalu membunuhnya.
Maka apabila tuan kebun anggur itu datang, apakah yang akan dilakukannya dengan penggarap-penggarap itu?"

Kata mereka kepada-Nya:
"Ia akan membinasakan orang-orang jahat itu dan kebun anggurnya akan disewakannya kepada penggarap-penggarap lain, yang akan menyerahkan hasilnya kepadanya pada waktunya."

Kata Yesus kepada mereka:
"Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
Sebab itu,
Aku berkata kepadamu,
bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu."
Ketika imam-imam kepala dan orang-orang Farisi mendengar perumpamaan-perumpamaan Yesus, mereka mengerti, bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya.
Dan mereka berusaha untuk menangkap Dia, tetapi mereka takut kepada orang banyak, karena orang banyak itu menganggap Dia nabi.
________________
Doa menjelang konklaf... Mohon didoakan..

Para Romo/Bapak Ibu/Saudara-i yg terkasih,
Menanggapi peristiwa penting dalam sejarah Gereja Katolik sejak kita semua mendengar berita pengunduran diri Paus Benediktus XVI, marilah kita bersatu dalam doa untuk bersyukur atas pelayanan Paus Benediktus XVI dan memohon bimbingan Roh Kudus utk pemilihan Paus baru.

Berikut ini ada doa yang dapat kita pakai dalam kesempatan misa Sabtu-Minggu ini bersama umat, maupun dalam kesempatan doa2 pribadi/kelompok di manapun hingga terpilihnya Paus baru.

Rumusan doa ini sudah dilihat dan disetujui oleh Rm Yohanes Subagyo Vikjen KAJ. Silakan doa ini diteruskan dan disebarluaskan kepada umat di keuskupan kita.

"Tuhan Yesus Kristus,
kami bersyukur atas seluruh pelayanan Paus Benediktus XVI.
Beliau telah memimpin dan membimbing kami tanpa pamrih,
sebagai Penerus Santo Petrus dan wakil-Mu di dunia.

Sang Gembala Baik,
Engkau telah mendirikan Gereja-Mu di atas karang iman Santo Petrus.
Engkau tak pernah membiarkan kawanan domba-Mu terlantar.
Pandanglah kami semua dengan cinta-Mu. Peliharalah Gereja-Mu dalam iman, harapan, dan kasih.

Tuhan Yesus Kristus,
dalam limpahan kasih-Mu,
berikanlah kepada Gereja-Mu Paus baru,
yang berkenan padaMu karena kesucian,
dan yang dengan setia memimpin kami kepada-Mu.
Amin."
Berkah Dalem
Widi OMI
________________




God Bless All of You.















































No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.