Wednesday, March 20, 2013

REN" Rabu, 20 Maret 2013. Iman dan perbuatan tak dapat dipisahkan. . Raja Wu.

‎​Renungan Harian
RD.Antara.
KAJ
Rabu Prapaskah 5
20 Maret 13
http://goo.gl/hmUTy
______________

Bacaan hari ini
Rabu 20 Maret 2013
= Yohanes 8:31-42 =

Saudaraku,
iman dan perbuatan tak dapat dipisahkan.
Menjadi orang Kristen yg sejati, tidak cukup hanya dgn menjadi anggota Gereja melalui pembaptisan saja.

Pembaptisan belum menjamin kita untuk menjadi seorang kristen yang baik.
Praktis hidup kitalah yg membuktikan kekristenan kita.
Orang yang beriman berarti mengasihi YESUS.


Bentuk konkrit dari mengasihi YESUS adalah mengasihi sesama kita.
Sesama kita adalah setiap orang yg kita jumpai, baik yang menerima ataupun yang menolak kita.
Karena itu hendaknya kita tidak hanya mengasihi anggota keluarga atau orang yg kita kita cintai, melainkan juga sesama kita, dilingkungan sekitar kita........

1 2 3..........yes.............Gbu
_______________

Bacaan dari kitab Daniel.
= Dan.3:14-20,24-25,28 =

Berkatalah Nebukadnezar kepada mereka:
"Apakah benar, hai Sadrakh, Mesakh dan Abednego, bahwa kamu tidak memuja dewaku dan tidak menyembah patung emas yang kudirikan itu?
Sekarang, jika kamu bersedia, demi kamu mendengar bunyi sangkakala, seruling, kecapi, rebab, gambus, serdam dan berbagai-bagai jenis bunyi-bunyian, sujudlah menyembah patung yang kubuat itu!
Tetapi jika kamu tidak menyembah, kamu akan dicampakkan seketika itu juga ke dalam perapian yang menyala-nyala. Dan dewa manakah yang dapat melepaskan kamu dari dalam tanganku?"

Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar:
"Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini.
Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja;
tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu."

Maka meluaplah kegeraman Nebukadnezar, air mukanya berubah terhadap Sadrakh, Mesakh dan Abednego; lalu diperintahkannya supaya perapian itu dibuat tujuh kali lebih panas dari yang biasa.
Kepada beberapa orang yang sangat kuat dari tentaranya dititahkannya untuk mengikat Sadrakh, Mesakh dan Abednego dan mencampakkan mereka ke dalam perapian yang menyala-nyala itu.

Kemudian terkejutlah raja Nebukadnezar lalu bangun dengan segera; berkatalah ia kepada para menterinya:
"Bukankah tiga orang yang telah kita campakkan dengan terikat ke dalam api itu?"

Jawab mereka kepada raja:
"Benar, ya raja!"

Katanya: "Tetapi ada empat orang kulihat berjalan-jalan dengan bebas di tengah-tengah api itu; mereka tidak terluka, dan yang keempat itu rupanya seperti anak dewa!"

Berkatalah Nebukadnezar:
"Terpujilah Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego!
Ia telah mengutus malaikat-Nya dan melepaskan hamba-hamba-Nya, yang telah menaruh percaya kepada-Nya, dan melanggar titah raja, dan yang menyerahkan tubuh mereka, karena mereka tidak mau memuja dan menyembah allah manapun kecuali Allah mereka.
____________

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes.
= Yoh.8:31-42 =

Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya:
"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku
dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."

Jawab mereka:
"Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapapun.
Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?"

Kata Yesus kepada mereka:
"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.
Dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah, tetapi anak tetap tinggal dalam rumah.
Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka."
Aku tahu, bahwa kamu adalah keturunan Abraham, tetapi kamu berusaha untuk membunuh Aku karena firman-Ku tidak beroleh tempat di dalam kamu.
Apa yang Kulihat pada Bapa, itulah yang Kukatakan, dan demikian juga kamu perbuat tentang apa yang kamu dengar dari bapamu."

Jawab mereka kepada-Nya:
"Bapa kami ialah Abraham."
Kata Yesus kepada mereka:
"Jikalau sekiranya kamu anak-anak Abraham, tentulah kamu mengerjakan pekerjaan yang dikerjakan oleh Abraham.
Tetapi yang kamu kerjakan ialah berusaha membunuh Aku; Aku, seorang yang mengatakan kebenaran kepadamu, yaitu kebenaran yang Kudengar dari Allah; pekerjaan yang demikian tidak dikerjakan oleh Abraham.
Kamu mengerjakan pekerjaan bapamu sendiri."

Jawab mereka:
"Kami tidak dilahirkan dari zinah. Bapa kami satu, yaitu Allah."
Kata Yesus kepada mereka:
"Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah.
Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.
________________

Pada suatu hari, Raja Wu bertamasya dengan perahu melewati gunung. Dia melihat pemandangan serta keindahan gunung itu, sangat tertarik dan bersemangat.

Raja Wu lalu memerintahkan prajuritnya berhenti disana, bersama dengan rombongannya naik ke atas gunung menikmati pemandangan yang indah.

Kera-kera di atas gunung yang biasanya hidup dengan damai dan tenang, tiba-tiba didatangi sekelompok manusia naik keatas gunung mengacaukan suasana damai dan tenang diatas gunung. Kawanan kera menjadi ketakutan lari kocar kacir bersembunyi didalam hutan.

Ada seekor kera yang  tidak sama dengan kelompoknya. Dia memutuskan tidak akan berlari dan tetap berada ditempat itu. Sesekali dia memegang telinganya, kemudian menari dan melompat-lompat, sepertinya tidak peduli kepada raja Wu dan rombongan.

Dia memamerkan kelincahannya kepada rombongan itu. Raja Wu menarik busur panahnya dan memanahnya. Si kera ini sama sekali tidak takut. Anak panah yang melesat kearahnya dengan gesit segera ditangkapnya.

Merasa tertantang, Raja Wu memerintahkan para prajuritnya mengejar dan memanah kera itu. Menghadapi begitu banyak anak panah yang melesat kearahnya, kera kewalahan tidak dapat menangkis semuanya, akhirnya salah satu anak panah menebas jantungnya.

Setelah kera tersebut mati, raja Wu membalikkan badannya berkata kepada pengawalnya,
"Kera ini adalah seekor kera yang suka pamer, ingin memamerkan ketangkasannya, mempertaruhkan hidupnya, akhirnya nyawanya sendiri yang melayang, sangat menyedihkan, kalian harus ingat, jangan meniru kera ini sok pamer sedikit ketangkasan didepan orang. Akhirnya nyawanya yang melayang."

Orang yang bijaksana biasanya selalu rendah hati menyembunyikan dan tidak memamerkan kepintarannya. Orang yang memiliki sedikit ketangkasan dan kepintaran memamerkan diri kepada semua orang adalah orang yang paling bodoh. Mereka akan menjadi lelucon bagi orang lain, akhirnya akan mengalami kegagalan yang menyedihkan.

[Sofia Ng / Jember]
________________


God Bless All of You.
































No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.