Mutiara Iman
MENGAMPUNI SESAMA
19 Pebruari 2013
"Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga"
(Mat 6:14)
Lectio:
Yes 55:10-11;
Mzm 34:4-5,6-7,16-17,18-19;
Mat 6:7-15
Setelah hampir 10 tahun tidak pernah bertemu karena keegoan masing-masing, akhirnya anak yang telah lama meninggalkan rumah, datang kepada ibunya.
Ia mengambil ember kecil dan lap, kemudian meminta ibunya duduk, lalu ia mencuci kaki ibunya dan menciuminya sambil menangis meminta maaf.
Kemudian sang ibu berkata :
"Ibu akan memaafkan kamu nak kalau kau ijinkan ibu melakukan hal yang sama padamu.."
Lalu sang ibu juga membasuh kaki anaknya, dan mereka pun menangis sambil berpelukan.
Selang satu bulan kemudian, mereka mengatakan bahwa semua penyakit yang mereka derita ternyata telah sembuh.
Awalnya mereka heran, tetapi kemudian menyadari bahwa mujizat itu terjadi karena kasih dan pengampunan yang telah mereka bagikan.
Dalam Injil hari ini, Yesus mengajarkan Doa Bapa Kami kepada murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.
Dengan mengasihi dan mengampuni, manusia belajar untuk memiliki sifat seperti Allah yang maha pengasih dan maha rahim.
Oratio:
Aku telah mencari Tuhan, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku. Amin
(Mzm 34:4)
Missio:
Marilah kita saling mengampuni satu dengan yang lain, sehingga hanya kasihlah yang tertinggal dalam diri kita.
Have a Blessed Tuesday.
______________
Bacaan dari kitab nabi Yesaya. Yes.55:10-11
Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan, demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.
_______________
Inilah Injil Yesus Kristus menurut St. Matius.
= Matius 6:7-15 =
Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.
Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.
Karena itu berdoalah demikian:
Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat.
(Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)
Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."
________________
DIAM
Kadang-kadang kita hanya perlu DIAM dalam memberi komentar..
Kadang-kadang kita hanya perlu DIAM dalam menegur..
Kadang-kadang kita hanya perlu DIAM dalam memberi nasihat..
Kadang-kadang kita hanya perlu DIAM dalam memprotes..
Kadang-kadang kita hanya perlu DIAM dalam persetujuan..
tapi..
Biarlah DIAM kita, mereka faham artinya..
Biarlah DIAM kita, mereka terkesan maknanya..
Biarlah DIAM kita, mereka maklum maksudnya..
Biarlah DIAM kita, mereka terima tujuannya..
karena..
DIAM kita mungkin disalah artikan..
DIAM kita mungkin mengundang prasangkaan..
DIAM kita mungkin tidak membawa maksud apa2..
DIAM kita mungkin tak berarti..
maka..
jika kita merasakan DIAM itu terbaik..
seharusnya kita DIAM..
namun seandainya DIAM kita bukanlah SESUATU yang bijak..
berkatalah sehingga mereka DIAM.
________________
God Bless All of You.
MENGAMPUNI SESAMA
19 Pebruari 2013
"Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga"
(Mat 6:14)
Lectio:
Yes 55:10-11;
Mzm 34:4-5,6-7,16-17,18-19;
Mat 6:7-15
Setelah hampir 10 tahun tidak pernah bertemu karena keegoan masing-masing, akhirnya anak yang telah lama meninggalkan rumah, datang kepada ibunya.
Ia mengambil ember kecil dan lap, kemudian meminta ibunya duduk, lalu ia mencuci kaki ibunya dan menciuminya sambil menangis meminta maaf.
Kemudian sang ibu berkata :
"Ibu akan memaafkan kamu nak kalau kau ijinkan ibu melakukan hal yang sama padamu.."
Lalu sang ibu juga membasuh kaki anaknya, dan mereka pun menangis sambil berpelukan.
Selang satu bulan kemudian, mereka mengatakan bahwa semua penyakit yang mereka derita ternyata telah sembuh.
Awalnya mereka heran, tetapi kemudian menyadari bahwa mujizat itu terjadi karena kasih dan pengampunan yang telah mereka bagikan.
Dalam Injil hari ini, Yesus mengajarkan Doa Bapa Kami kepada murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.
Dengan mengasihi dan mengampuni, manusia belajar untuk memiliki sifat seperti Allah yang maha pengasih dan maha rahim.
Oratio:
Aku telah mencari Tuhan, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku. Amin
(Mzm 34:4)
Missio:
Marilah kita saling mengampuni satu dengan yang lain, sehingga hanya kasihlah yang tertinggal dalam diri kita.
Have a Blessed Tuesday.
______________
Bacaan dari kitab nabi Yesaya. Yes.55:10-11
Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan, demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.
_______________
Inilah Injil Yesus Kristus menurut St. Matius.
= Matius 6:7-15 =
Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.
Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.
Karena itu berdoalah demikian:
Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat.
(Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)
Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."
________________
DIAM
Kadang-kadang kita hanya perlu DIAM dalam memberi komentar..
Kadang-kadang kita hanya perlu DIAM dalam menegur..
Kadang-kadang kita hanya perlu DIAM dalam memberi nasihat..
Kadang-kadang kita hanya perlu DIAM dalam memprotes..
Kadang-kadang kita hanya perlu DIAM dalam persetujuan..
tapi..
Biarlah DIAM kita, mereka faham artinya..
Biarlah DIAM kita, mereka terkesan maknanya..
Biarlah DIAM kita, mereka maklum maksudnya..
Biarlah DIAM kita, mereka terima tujuannya..
karena..
DIAM kita mungkin disalah artikan..
DIAM kita mungkin mengundang prasangkaan..
DIAM kita mungkin tidak membawa maksud apa2..
DIAM kita mungkin tak berarti..
maka..
jika kita merasakan DIAM itu terbaik..
seharusnya kita DIAM..
namun seandainya DIAM kita bukanlah SESUATU yang bijak..
berkatalah sehingga mereka DIAM.
________________
God Bless All of You.
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.