Nikmatilah Matahari di Pagi hari ....
Buang smua
sakit hati,
kebencian,
iri hati,
kekecewaan,
Biarlah semua t'benam
bersama matahari di Sore hari.......
______________
Bacaan hari ini
Selasa, 12 Feb 2013
= Markus 7:1-13 =
Saudaraku,
hendaknya kita jangan terlalu memperhatikan yang satu lalu melupakan yang lain.
Jika kita hidup dengan rupa2 kesibukan, urusan, bisnis, usaha, pekerjaan bahkan pergumulan hidup, janganlah lupa akan TUHAN, akan iman dan akan hidup menggereja.
Mencari nafkah lewat pekerjaan dan usaha adalah hal yang penting, tetapi hal itu berat sebelah kalau kita sampai melupakan iman kita.
Lebih parah lagi kalau hal itu justru menghancurkan iman kita.
Aku akan menciptakan keseimbangan antara kerja dan aktivitasku dalam hidup menggereja.......
1 2 3.......yes.......Gbu
_______________
Inilah Injil Yesus Kristus menurut St. Markus.
= Mrk 7:1-13 =
Pada suatu kali serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus.
Mereka melihat, bahwa beberapa orang murid-Nya makan dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh. Sebab orang-orang Farisi seperti orang-orang Yahudi lainnya tidak makan kalau tidak melakukan pembasuhan tangan lebih dulu, karena mereka berpegang pada adat istiadat nenek moyang mereka; dan kalau pulang dari pasar mereka juga tidak makan kalau tidak lebih dahulu membersihkan dirinya. Banyak warisan lain lagi yang mereka pegang, umpamanya hal mencuci cawan, kendi dan perkakas-perkakas tembaga.
Karena itu orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada-Nya:
"Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?"
Jawab-Nya kepada mereka:
"Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia."
Yesus berkata pula kepada mereka:
"Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.
Karena Musa telah berkata: Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati.
Tetapi kamu berkata: Kalau seorang berkata kepada bapanya atau ibunya: Apa yang ada padaku, yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk korban--yaitu persembahan kepada Allah--, maka kamu tidak membiarkannya lagi berbuat sesuatupun untuk bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadat yang kamu ikuti itu. Dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan."
________________
Pada hari Selasa, Mack Stewart akan merayakan keberadaannya yang ke-20 di perusahaan. Anggota stafnya berkumpul sambil minum kopi suatu sore untuk melakukan curah pendapat mengenai peringatan hari besar tersebut.
"Saya yakin perusahaan merencanakan yang istimewa baginya. Setelah semua yang dilakukannya, jika bukan karena Mack mungkin beberapa proyek perusahaan tidak akan gol," kata salah seorang staf, "Tapi aku masih ingin bila kelompok kita memberikan sesuatu yang istimewa untuknya."
Seorang rekan dari departemen lain menambahkan, "Perhitungan saya, saya tidak akan tetap berada di sini kalau Mack tidak membimbing saya dari mulai pertama kali saya bekerja di sini, hingga saya bisa melewati tahun pertama di sini."
"Ia selalu memikirkan orang lain," kenang seorang wanita. Ia pun mengenang bagaimana Mack selalu membawa makanan bebas-gula dan membawa nampan sayuran untuk mengajak teman-temannya hidup sehat.
Akhirnya kelompok itu menghubungi asisten Mack, Flo, untuk memastikan rencana mereka tidak mengganggu apa pun yang sudah direncanakan manajemen. Sangat mengejutkan, ketika mengetahui ternyata untuk penghematan, perusahaan tidak memiliki anggaran untuk perayaan karyawan yang loyal tersebut.
Mereka bahkan lebih terkejut ketika mengetahui dari asistennya, dalam 10 tahun Flo menjadi asistennya, bosnya tidak pernah menerima ucapan terima kasih dari siapa pun.
Selasa itu ketika Mack tiba di meja kerjanya, ia menemukan satu bundel surat.
Isinya sekitar 100 surat dan hadiah kecil dari rekan-rekannya agar ia tahu betapa mereka sangat menghargainya.
Mack mendongak dan menemukan stafnya berkumpul dan tersenyum ke arahnya.
"Selamat ulang tahun," teriak mereka.
"Terima kasih, teman-teman. Kalian yang terbaik," katanya sambil mengangkat sekotak bagel dan donat.
"Saya membawa sedikit makanan kecil. Mari kita rayakan."
Seringkali kita lupa, salah satu hadiah paling berharga yang dapat kita berikan kepada seseorang merupakan pengakuan ungkapan terima kasih.
Tidak peduli seberapa sibuknya kita hari ini, luangkan waktu barang sejenak untuk menunjukkan penghargaan kita kepada seseorang yang telah menyentuh hidup kita.
[Susi Ng / Balikpapan]
* DA JIA PENG YOU
- XIN NIEN KUAI LE
- GONG XI FA CHAI *
________________
God Bless All of You.
Buang smua
sakit hati,
kebencian,
iri hati,
kekecewaan,
Biarlah semua t'benam
bersama matahari di Sore hari.......
______________
Bacaan hari ini
Selasa, 12 Feb 2013
= Markus 7:1-13 =
Saudaraku,
hendaknya kita jangan terlalu memperhatikan yang satu lalu melupakan yang lain.
Jika kita hidup dengan rupa2 kesibukan, urusan, bisnis, usaha, pekerjaan bahkan pergumulan hidup, janganlah lupa akan TUHAN, akan iman dan akan hidup menggereja.
Mencari nafkah lewat pekerjaan dan usaha adalah hal yang penting, tetapi hal itu berat sebelah kalau kita sampai melupakan iman kita.
Lebih parah lagi kalau hal itu justru menghancurkan iman kita.
Aku akan menciptakan keseimbangan antara kerja dan aktivitasku dalam hidup menggereja.......
1 2 3.......yes.......Gbu
_______________
Inilah Injil Yesus Kristus menurut St. Markus.
= Mrk 7:1-13 =
Pada suatu kali serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus.
Mereka melihat, bahwa beberapa orang murid-Nya makan dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh. Sebab orang-orang Farisi seperti orang-orang Yahudi lainnya tidak makan kalau tidak melakukan pembasuhan tangan lebih dulu, karena mereka berpegang pada adat istiadat nenek moyang mereka; dan kalau pulang dari pasar mereka juga tidak makan kalau tidak lebih dahulu membersihkan dirinya. Banyak warisan lain lagi yang mereka pegang, umpamanya hal mencuci cawan, kendi dan perkakas-perkakas tembaga.
Karena itu orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada-Nya:
"Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?"
Jawab-Nya kepada mereka:
"Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia."
Yesus berkata pula kepada mereka:
"Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.
Karena Musa telah berkata: Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati.
Tetapi kamu berkata: Kalau seorang berkata kepada bapanya atau ibunya: Apa yang ada padaku, yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk korban--yaitu persembahan kepada Allah--, maka kamu tidak membiarkannya lagi berbuat sesuatupun untuk bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadat yang kamu ikuti itu. Dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan."
________________
Pada hari Selasa, Mack Stewart akan merayakan keberadaannya yang ke-20 di perusahaan. Anggota stafnya berkumpul sambil minum kopi suatu sore untuk melakukan curah pendapat mengenai peringatan hari besar tersebut.
"Saya yakin perusahaan merencanakan yang istimewa baginya. Setelah semua yang dilakukannya, jika bukan karena Mack mungkin beberapa proyek perusahaan tidak akan gol," kata salah seorang staf, "Tapi aku masih ingin bila kelompok kita memberikan sesuatu yang istimewa untuknya."
Seorang rekan dari departemen lain menambahkan, "Perhitungan saya, saya tidak akan tetap berada di sini kalau Mack tidak membimbing saya dari mulai pertama kali saya bekerja di sini, hingga saya bisa melewati tahun pertama di sini."
"Ia selalu memikirkan orang lain," kenang seorang wanita. Ia pun mengenang bagaimana Mack selalu membawa makanan bebas-gula dan membawa nampan sayuran untuk mengajak teman-temannya hidup sehat.
Akhirnya kelompok itu menghubungi asisten Mack, Flo, untuk memastikan rencana mereka tidak mengganggu apa pun yang sudah direncanakan manajemen. Sangat mengejutkan, ketika mengetahui ternyata untuk penghematan, perusahaan tidak memiliki anggaran untuk perayaan karyawan yang loyal tersebut.
Mereka bahkan lebih terkejut ketika mengetahui dari asistennya, dalam 10 tahun Flo menjadi asistennya, bosnya tidak pernah menerima ucapan terima kasih dari siapa pun.
Selasa itu ketika Mack tiba di meja kerjanya, ia menemukan satu bundel surat.
Isinya sekitar 100 surat dan hadiah kecil dari rekan-rekannya agar ia tahu betapa mereka sangat menghargainya.
Mack mendongak dan menemukan stafnya berkumpul dan tersenyum ke arahnya.
"Selamat ulang tahun," teriak mereka.
"Terima kasih, teman-teman. Kalian yang terbaik," katanya sambil mengangkat sekotak bagel dan donat.
"Saya membawa sedikit makanan kecil. Mari kita rayakan."
Seringkali kita lupa, salah satu hadiah paling berharga yang dapat kita berikan kepada seseorang merupakan pengakuan ungkapan terima kasih.
Tidak peduli seberapa sibuknya kita hari ini, luangkan waktu barang sejenak untuk menunjukkan penghargaan kita kepada seseorang yang telah menyentuh hidup kita.
[Susi Ng / Balikpapan]
* DA JIA PENG YOU
- XIN NIEN KUAI LE
- GONG XI FA CHAI *
________________
God Bless All of You.
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.