Friday, February 8, 2013

REN" Jumat, 8 Februari 2013. Hening n Sadar Diri.

"Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana."

Waktu yang Anda habiskan dengan Tuhan adalah bagian yang paling penting dari hari Anda.

Temuilah Tuhan di waktu yang sama setiap hari.
______________
RenHar
Jumat, 8/2/13.
Ibr 13:1-8
Mrk 6:14-29

Renungan bagi kita dari Bacaan & Injil hari ini:
"Apakah pernah terombang-ambing pilihan antara berbuat baik atau mementingkan diri sendiri?"

Kisah Herodes hari ini pelajaran bagi kita bahwa egoisme hanya akan mencelakakan sesama & diri sendiri.

Dengan pertolongan Allah melalui doa hening eling setiap saat, kita mampu hidup nyaman tanpa ego, peacefull, inner freedom, love & compassion dengan siapa saja..


Selamat pagi ..
Berkah Dalem...
⌣Jʧܧ♪ΒŁÊ§§♪Ů⌣☺
_______________

Inilah Injil Yesus Kristus menurut St. Markus.
= Markus 6:14-29 =

Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan:
"Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia."
Yang lain mengatakan:
"Dia itu Elia!"
Yang lain lagi mengatakan: "Dia itu seorang nabi sama seperti nabi-nabi yang dahulu."

Waktu Herodes mendengar hal itu, ia berkata:
"Bukan, dia itu Yohanes yang sudah kupenggal kepalanya, dan yang bangkit lagi."

Sebab memang Herodeslah yang menyuruh orang menangkap Yohanes dan membelenggunya di penjara berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya, karena Herodes telah mengambilnya sebagai isteri. Karena Yohanes pernah menegor Herodes:
"Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu!"

Karena itu Herodias menaruh dendam pada Yohanes dan bermaksud untuk membunuh dia, tetapi tidak dapat, sebab Herodes segan akan Yohanes karena ia tahu, bahwa Yohanes adalah orang yang benar dan suci, jadi ia melindunginya. Tetapi apabila ia mendengarkan Yohanes, hatinya selalu terombang-ambing, namun ia merasa senang juga mendengarkan dia.

Akhirnya tiba juga kesempatan yang baik bagi Herodias, ketika Herodes pada hari ulang tahunnya mengadakan perjamuan untuk pembesar-pembesarnya perwira-perwiranya dan orang-orang terkemuka di Galilea.

Pada waktu itu anak perempuan Herodias tampil lalu menari, dan ia menyukakan hati Herodes dan tamu-tamunya.

Raja berkata kepada gadis itu:
"Minta dari padaku apa saja yang kauingini, maka akan kuberikan kepadamu!",
lalu bersumpah kepadanya:
"Apa saja yang kauminta akan kuberikan kepadamu, sekalipun setengah dari kerajaanku!"

Anak itu pergi dan menanyakan ibunya:
"Apa yang harus kuminta?"
Jawabnya: "Kepala Yohanes Pembaptis!"

Maka cepat-cepat ia pergi kepada raja dan meminta:
"Aku mau, supaya sekarang juga engkau berikan kepadaku kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam!"

Lalu sangat sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya ia tidak mau menolaknya. Raja segera menyuruh seorang pengawal dengan perintah supaya mengambil kepala Yohanes.

Orang itu pergi dan memenggal kepala Yohanes di penjara. Ia membawa kepala itu di sebuah talam dan memberikannya kepada gadis itu dan gadis itu memberikannya pula kepada ibunya.

Ketika murid-murid Yohanes mendengar hal itu mereka datang dan mengambil mayatnya, lalu membaringkannya dalam kuburan.
________________
MARTIR MEMANG SUATU PANGGILAN DAN ANUGERAH.
Mrk 6:14-29

Martir artinya orang yg rela mati demi iman akan Yesus.

Yohanes Pembaptis mengkritik Herodes dan Herodias.
Herodias menyimpan dendam dan Herodes karena ketakutan kehilangan hormat membuat ia mengabaikan suara hatinya sendiri.
Akhirnya sikap dan tindakan Herodes dgn membawa kurban yaitu hidup Yohanes Pembaptis yg tdk bersalah.

Ketika kebencian dan rasa dendam berkuasa dlm diri, maka hati nurani serta akal budi manusia tertutup.
Akibatnya, teguran yg baik pun akan dipandang sebagai ancaman yg sangat mengganggu.
Sedangkan kerendahan hati menerima masukan dan kritikan, membawa kita pada perubahan.

Pengalaman Yohanes Pembaptis membuat kita sadar bahwa hidup itu anugerah yg hrs kita jalani seturut panggilan kita tanpa kompromi sedikit pun terhadap segala jenis kejahatan.
Dgn demikian kita berjalan dlm rel kemartiran dan pd suatu saat sampai pd puncaknya utk menerima anugerah mahkota.

YUK KITA MOHONKAN RAHMAT KERENDAHAN HATI AGAR MAMPU MENERIMA SETIAP MASUKAN DARI ORANG LAIN YG MEMBANTU KITA UTK MENGENAL SIAPA DIRI KITA DGN MENGUPAYAKAN PEMBAHARUAN DEMI MEMPERBAIKI HIDUP KITA,
Gbu.
(C. Siu Chen)
________________


God Bless All of You.











































No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.