SEKECIL APAPUN KEBAIKAN YG KITA PERBUAT KPD SESAMA, JIKA DILAKUKAN DGN CINTA YG BESAR AKAN MEMBAHAGIAKAN DAN MENDATANGKAN KESELAMATAN BAGI SESAMA , BAHKAN DIRI KITA SENDIRI. (Luk 13:10-17).
Yesus menyembuhkan dgn melepaskan wanita yg telah 18 thn dirasuki iblis hingga sakit bungkuk punggungnya dan tdk dpt berdiri lagi.
Perbuatan mulia Yesus mendapat kritikan dari kepala rumah ibadat krn Ia menyembuhkan pada hari Sabat.
Tetapi Yesus tetap melakukannya krn wanita itu sangat membutuhkan kesembuhan.
Bahkan kesembuhan yg dialaminya membuat ia mampu berdiri dan memuliakan Allah.
Yesus adalah Tuan atas hari Sabat.
Yesus menghendaki agar semua org yg hadir pd saat itu mengerti bahwa menghargai org lain jauh lebih penting dari pada hanya melakukan hukum yg berlaku.
Bagi Yesus manusia jauh lebih penting dr pd hukum.
Hukum diadakan utk manusia dan bukan manusia utk hukum.
Hari ini kita diingatkan bahwa prinsip hidup tdk boleh mengalahkan aspek cinta kasih.
Cinta kasih hrs menjadi dasar dlm hidup dan karya pelayanan kita.
Keselamatan org hrs diutamakan dr pd sekedar taat kpd hukum.
YUK KITA MENELADANI SIKAP YESUS DGN MENGUTAMAKAN CINTA KASIH DR PD HUKUM. DAN MENJADIKAN CINTA KASIH SEBAGAI DASAR DALAM HIDUP DAN KARYA PELAYANAN KITA,
Gbu.
(C. Siu Tjen)
______________
Senin, 29 Okt 2012
Ef 4:32-5:8; Luk 13:10-17
"Hendaklah kalian bersikap ramah seorang thdp yg lain, pnuh kasih sayang dan saling mengampuni, sbgmna Allah tlh mengampuni kalian dlm Kristus. Memang dulu kalian adl kegelapan, tp skrg kalian adl terang di dlm Tuhan. Krn itu hiduplah sbg anak2 terang"
(Ef 4:32;5:8)
"O Sapientiae-O Rex Gentium (O Kebijaksanaan-O Raja smua bangsa)."
Dlm kisah hari ini diceriterakan bhw Yesus menyembuhkan orang yg 18 tahun menderita sakit
("Saat Aku Kuatir Ingatlah Tuhan").
Masalahnya, hal itu dibuatNya pd hari Sabat, yg seturut hukum adat Yahudi dilarang.
Nah bicara soal hukum, ada pelbagai hukum:: hukum pidana-perdata, hukum negara, hukum adat, syariat, bahkan ada juga hukum grj (Codex Iuris Canonici), dan kerap orang bs menyalahgunakan hukum, bermental "legalis"+mjd org yg "munafik" (MUlutnya pedas-NAlurinya iri-FIKirannya negatif).
Pdhl "hukum" itu indah, krn bisa berarti: "Hadir Untuk Kebahagiaan Umat Manusia".
Nah bagaimana caranya?
Kalau jaman orde baru ada "SKB-Srt Kputusan Brsama", maka hari ini kita juga punya "SKB", al: Salus, Kosmos+Bonum.
Maksudnya?
1.Dasar hukum adl: "SALUS animarum suprema lex": KSELAMATAN jiwa adl hukum yg trutama.
2.Tujuan hukum adl "KOSMOS", KETERATURAN/KEDAMAIAN dan bukan khaos (kekacauan).
3. Buah-buah hukum adl "BONUM" commune, KSEJAHTERAAN brsama, bukan pribadi/sgelintir org.
Yg pasti, stiap org membutuhkan "terang SKB": kselamatan, keteraturan/kedamaian serta kesejahteraan.
Diharapkan bhw kehadiran, kata+tindakan kita jg mampu mjd terang "SKB" yg menyelamatkan, mendamaikan+mensejahterakan hidup sesama, terlebih yg sakit, terhimpit dan tersingkir/dsingkirkan, walau kadang kita hrs menghadapi resiko dianggap buruk, "semau gue"+seolah melanggar aturan mainstream yg kadang dibuat demi kepentingan status quo "penguasa".
Itulah sebabnya, grj mesti slalu diperbarui: Ecclesia semper reformanda! "Mari berlabuh di pelabuhan, kita pasti sembuh brsama Tuhan"
Slmt sore
Tuhan berkati+Bunda mrestui. Fiat Lux! (RJK)
_____________
Pada masa Qianlong, di kota Nanchang ada seorang pria marga Lim ayahnya adalah seorang pejabat di pemerintah, pada suatu ketika ayahnya dipindah tugaskan ke ibu kota, dia mengikuti ayahnya pindah ke ibu kota.
Pada suatu hari ketika dia melewati sebuah jalan di dekat sebuah kuil, dia melihat ada seorang pemuda penjual lukisan yang sedang menghitung uang dagangannya, kebetulan sebuah koin terjatuh dan tergulir ke tengah jalan, pria marga Lim ini secara diam-diam memijak koin yang bergulir kearahnya, ketika pemuda penjual lukisan mencari uang koinnya yang tergulir tidak dapat menemukannya akhirnya pemuda tersebut membalikkan badan dan berjalan pergi, pria marga Lim ini melihat kepergian pemuda tersebut lalu membungkukkan badannya mengambil uang koin tersebut menyimpan ke dalam kantong bajunya.
Kejadian tersebut dilihat oleh seorang kakek yang kebetulan duduk di dalam kuil, setelah melihat kejadian tersebut, kakek tersebut berjalan ke arah pemuda marga Lim dan bertanya kepadanya nama serta tempat tinggalnya, lalu berlalu dari tempat tersebut.
Setelah beberapa bulan kemudian pria marga Lim ini mengikuti ujian seleksi menjadi pejabat di pemerintahan, akhirnya dia lulus ujian dan ditugaskan menjadi seorang pembantu penjabat di kota Jiangsu. Setelah mempersiapkan segalanya dia berangkat ke Jiangsu untuk melapor kepada atasannya, tetapi setelah sampai di Jiangsu, setelah puluhan kali datang ke kantor atasannya, tidak dapat menjumpai atasannya.
Beberapa hari kemudian, atasannya dengan perantara pengawalnya menyampaikan pesan kepada pria marga Lim ini untuk tidak usah melapor kepadanya lagi, karena namanya telah dihapus menjadi pejabat. Dia sangat terkejut bertanya kepada pengawal yang menyampaikan pesan tersebut apa alasan namanya dihapus? Pengawal tersebut menjawab "tamak".
Pria marga Lim ini berpikir, saya belum menjadi pejabat mana mungkin tamak? Pasti ada salah paham. Dia bersikeras akan bertemu dengan atasannya meminta penjelasan.
Akhirnya atasannya bersedia menemuinya dan berkata kepadanya, "Apakah engkau masih ingat suatu hari ketika engkau melewati sebuah jalan dekat sebuah kuil? Apa yang Anda lakukan terhadap pemuda penjual lukisan? Ketika itu engkau hanya seorang pelajar, tetapi engkau demikian tamak terhadap uang; jika sekarang saya membiarkan engkau menjadi pejabat, engkau pasti akan menjadi seorang koruptor yang bakal akan membuat rakyat sengsara. Maka saya memutuskan sebelum engkau menjadi pejabat mencopot jabatanmu!
Pria marga Lim ini segera sadar, kakek di dalam kuil yang menanyakan namanya adalah atasannya sekarang, dia merasa sangat malu, gara-gara uang satu koin dia menjadi kehilangan kesempatan menjadi pejabat.
[Jesisca Pang / Bekasi]
Sumber: Erabaru
_____________
God Bless All of You.
Yesus menyembuhkan dgn melepaskan wanita yg telah 18 thn dirasuki iblis hingga sakit bungkuk punggungnya dan tdk dpt berdiri lagi.
Perbuatan mulia Yesus mendapat kritikan dari kepala rumah ibadat krn Ia menyembuhkan pada hari Sabat.
Tetapi Yesus tetap melakukannya krn wanita itu sangat membutuhkan kesembuhan.
Bahkan kesembuhan yg dialaminya membuat ia mampu berdiri dan memuliakan Allah.
Yesus adalah Tuan atas hari Sabat.
Yesus menghendaki agar semua org yg hadir pd saat itu mengerti bahwa menghargai org lain jauh lebih penting dari pada hanya melakukan hukum yg berlaku.
Bagi Yesus manusia jauh lebih penting dr pd hukum.
Hukum diadakan utk manusia dan bukan manusia utk hukum.
Hari ini kita diingatkan bahwa prinsip hidup tdk boleh mengalahkan aspek cinta kasih.
Cinta kasih hrs menjadi dasar dlm hidup dan karya pelayanan kita.
Keselamatan org hrs diutamakan dr pd sekedar taat kpd hukum.
YUK KITA MENELADANI SIKAP YESUS DGN MENGUTAMAKAN CINTA KASIH DR PD HUKUM. DAN MENJADIKAN CINTA KASIH SEBAGAI DASAR DALAM HIDUP DAN KARYA PELAYANAN KITA,
Gbu.
(C. Siu Tjen)
______________
Senin, 29 Okt 2012
Ef 4:32-5:8; Luk 13:10-17
"Hendaklah kalian bersikap ramah seorang thdp yg lain, pnuh kasih sayang dan saling mengampuni, sbgmna Allah tlh mengampuni kalian dlm Kristus. Memang dulu kalian adl kegelapan, tp skrg kalian adl terang di dlm Tuhan. Krn itu hiduplah sbg anak2 terang"
(Ef 4:32;5:8)
"O Sapientiae-O Rex Gentium (O Kebijaksanaan-O Raja smua bangsa)."
Dlm kisah hari ini diceriterakan bhw Yesus menyembuhkan orang yg 18 tahun menderita sakit
("Saat Aku Kuatir Ingatlah Tuhan").
Masalahnya, hal itu dibuatNya pd hari Sabat, yg seturut hukum adat Yahudi dilarang.
Nah bicara soal hukum, ada pelbagai hukum:: hukum pidana-perdata, hukum negara, hukum adat, syariat, bahkan ada juga hukum grj (Codex Iuris Canonici), dan kerap orang bs menyalahgunakan hukum, bermental "legalis"+mjd org yg "munafik" (MUlutnya pedas-NAlurinya iri-FIKirannya negatif).
Pdhl "hukum" itu indah, krn bisa berarti: "Hadir Untuk Kebahagiaan Umat Manusia".
Nah bagaimana caranya?
Kalau jaman orde baru ada "SKB-Srt Kputusan Brsama", maka hari ini kita juga punya "SKB", al: Salus, Kosmos+Bonum.
Maksudnya?
1.Dasar hukum adl: "SALUS animarum suprema lex": KSELAMATAN jiwa adl hukum yg trutama.
2.Tujuan hukum adl "KOSMOS", KETERATURAN/KEDAMAIAN dan bukan khaos (kekacauan).
3. Buah-buah hukum adl "BONUM" commune, KSEJAHTERAAN brsama, bukan pribadi/sgelintir org.
Yg pasti, stiap org membutuhkan "terang SKB": kselamatan, keteraturan/kedamaian serta kesejahteraan.
Diharapkan bhw kehadiran, kata+tindakan kita jg mampu mjd terang "SKB" yg menyelamatkan, mendamaikan+mensejahterakan hidup sesama, terlebih yg sakit, terhimpit dan tersingkir/dsingkirkan, walau kadang kita hrs menghadapi resiko dianggap buruk, "semau gue"+seolah melanggar aturan mainstream yg kadang dibuat demi kepentingan status quo "penguasa".
Itulah sebabnya, grj mesti slalu diperbarui: Ecclesia semper reformanda! "Mari berlabuh di pelabuhan, kita pasti sembuh brsama Tuhan"
Slmt sore
Tuhan berkati+Bunda mrestui. Fiat Lux! (RJK)
_____________
Pada masa Qianlong, di kota Nanchang ada seorang pria marga Lim ayahnya adalah seorang pejabat di pemerintah, pada suatu ketika ayahnya dipindah tugaskan ke ibu kota, dia mengikuti ayahnya pindah ke ibu kota.
Pada suatu hari ketika dia melewati sebuah jalan di dekat sebuah kuil, dia melihat ada seorang pemuda penjual lukisan yang sedang menghitung uang dagangannya, kebetulan sebuah koin terjatuh dan tergulir ke tengah jalan, pria marga Lim ini secara diam-diam memijak koin yang bergulir kearahnya, ketika pemuda penjual lukisan mencari uang koinnya yang tergulir tidak dapat menemukannya akhirnya pemuda tersebut membalikkan badan dan berjalan pergi, pria marga Lim ini melihat kepergian pemuda tersebut lalu membungkukkan badannya mengambil uang koin tersebut menyimpan ke dalam kantong bajunya.
Kejadian tersebut dilihat oleh seorang kakek yang kebetulan duduk di dalam kuil, setelah melihat kejadian tersebut, kakek tersebut berjalan ke arah pemuda marga Lim dan bertanya kepadanya nama serta tempat tinggalnya, lalu berlalu dari tempat tersebut.
Setelah beberapa bulan kemudian pria marga Lim ini mengikuti ujian seleksi menjadi pejabat di pemerintahan, akhirnya dia lulus ujian dan ditugaskan menjadi seorang pembantu penjabat di kota Jiangsu. Setelah mempersiapkan segalanya dia berangkat ke Jiangsu untuk melapor kepada atasannya, tetapi setelah sampai di Jiangsu, setelah puluhan kali datang ke kantor atasannya, tidak dapat menjumpai atasannya.
Beberapa hari kemudian, atasannya dengan perantara pengawalnya menyampaikan pesan kepada pria marga Lim ini untuk tidak usah melapor kepadanya lagi, karena namanya telah dihapus menjadi pejabat. Dia sangat terkejut bertanya kepada pengawal yang menyampaikan pesan tersebut apa alasan namanya dihapus? Pengawal tersebut menjawab "tamak".
Pria marga Lim ini berpikir, saya belum menjadi pejabat mana mungkin tamak? Pasti ada salah paham. Dia bersikeras akan bertemu dengan atasannya meminta penjelasan.
Akhirnya atasannya bersedia menemuinya dan berkata kepadanya, "Apakah engkau masih ingat suatu hari ketika engkau melewati sebuah jalan dekat sebuah kuil? Apa yang Anda lakukan terhadap pemuda penjual lukisan? Ketika itu engkau hanya seorang pelajar, tetapi engkau demikian tamak terhadap uang; jika sekarang saya membiarkan engkau menjadi pejabat, engkau pasti akan menjadi seorang koruptor yang bakal akan membuat rakyat sengsara. Maka saya memutuskan sebelum engkau menjadi pejabat mencopot jabatanmu!
Pria marga Lim ini segera sadar, kakek di dalam kuil yang menanyakan namanya adalah atasannya sekarang, dia merasa sangat malu, gara-gara uang satu koin dia menjadi kehilangan kesempatan menjadi pejabat.
[Jesisca Pang / Bekasi]
Sumber: Erabaru
_____________
God Bless All of You.
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.