Wednesday, February 15, 2012

MATA HATI.

"Sudahkah kaulihat sesuatu?"
(Mrk 8:23B)

Lectio:
Yak 1:19-27; Mzm 15:2-3ab,3cd-4ab,5; Mrk 8:22-26

MATA HATI

Siddharta Gautama yang selama mudanya hidup di istana yang megah dan penuh kemewahan, menjadi berubah setelah pada suatu kesempatan dia melihat dunia di luar istananya yang ternyata sangat menderita dan miskin.


Mengapa dia mampu melihat hal tersebut, padahal setiap orang yang tinggal di istana semestinya mampu melihat hal yang sama? Karena Sidharta melihat hal tersebut dengan mata hatinya sehingga ia tergerak untuk melakukan pertapaan dan matiraga.

Begitu banyaknya kemiskinan dan ketidakadilan di negeri ini, tetapi orang seperti dibutakan mata-hatinya dan tidak mampu melihat keadaan ini semua.


Dalam Injil hari ini Yesus menyembuhkan orang buta dengan membawa dia ke luar dari kampung. (Mrk 8:23).

Untuk mampu melihat dengan jelas, Yesus meletakkan tangannya sampai dua kali dan mengingatkan orang tersebut untuk tidak kembali ke kampung lagi.

Dengan mata hati kita mampu melihat dan memahami apa yang terjadi, sehingga menggerakkan kita untuk melakukan sesuatu bagi sesama.

Seperti yang dijelaskan surat Rasul Yakobus: "Hendaklah kamu menjadi pelaku Firman dan bukan hanya pendengar saja" (Yak 1:22).

Dengan mata hati kita yang terbuka, pengharapan kita untuk menjadi pelaku Sabda akan terpenuhi.

Oratio:
Ya Tuhan, bukalah mata hati kami sehingga kami mampu menjadi pelaku Sabda-Mu di dalam kehidupan kami. Amin

Missio:
Saya akan melakukan Sabda Tuhan sedikit demi sedikit, sehingga semakin lama mata hati saya semakin terbuka.

Have a Blessed Wednesday!

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.