Monday, October 7, 2019

Belajar dari Yunus dan orang Samaria.

*Senin, 7 Oktober 2019*

Peringatan Wajib St. Perawan Maria, Ratu Rosario


Firman TUHAN kepada Yunus
Bangunlah Pergilah ke Niniwe Yunus
Tapi Yunus pergi ke Tarsis
Yunuspun tinggal di perut paus
 

Kasihilah Tuhan Allahmu
Dengan segenap hatimu
Dengan segenap jiwamu 
Dengan segenap kekuatanmu 
Dengan segenap akal budimu
Dan kasihilah manusia sesamamu seperti engkau mengasihi dirimu

Seorang dirampok dipukuli penyamun
Imam melewatinya dari seberang jalan
Lewi melewatinya dari seberang jalan
Samaria tergerak belas kasihan


Dalam Imajinasi dan refleksi diri, bila saya dihadapkan dengan kisah penugasan Yunus mempertobatkan orang-orang di kota Niniwe (para penjahat/ orang berdosa), saya akan bersikap seperti Yunus.

Dalam Imajinasi dan refleksi diri, bila saya dihadapkan dengan kisah orang yang dirampok, dimana dia terlihat luka2 berdarah dan mungkin meninggal, saya akan bersikap seperti Imam dan orang Lewi.

Halo...
Dalam Imajinasi dan refleksi diri, bila saya dihadapkan dengan masalah saat ini, menghadapi para 'mahasiswa' pendemo, orang 'brutal' di Petamburan Slipi, orang 'licik' yang mau menang sendiri, saya harus tahu diri. Mau mati ? Mau berdarah2 ? Mau dituduh sebagai 'Superman' ?  

Dalam situasi ini, akan ada bisikan2 kebijaksanaan, 'tahu menempatkan diri'.  Polisi dan tentara saja yang memiliki kemampuan dan senjata lengkap, harus menahan diri, terluka dan melakukan perintah atasan.


*Doa:*

Allah Bapa, utuslah Roh Kudus kepada saya. Berikanlah Roh Kebijaksanaan agar saya mampu bersikap dan melakukan sesuai kehendakNya. Sadarkanlah diriku, agar memiliki keberanian seperti orang Samaria yang berani dan baik hati.

Allah Bapa yang Maha Kuasa, utuslah malaikat2Mu mendampingi setiap langkah hidupku, agar saya mampu melakukan sesuai kehendakMu.  Sehingga saya memiliki keberanian seperti nabi Yunus yang taat kepadaMu.

Tuhan Yesus, saya mengikuti perkataan para murid2Mu, "Tuhan, tambahkanlah imanku.  Jangan marah kepadaku, kasihanilah aku yang kurang berani dan mencari aman sendiri saat ini"  

Bersama Bunda Maria, bunda pelindungku, aku berdoa agar aku selalu dalam kasih Tritunggal Maha Kudus dalam melakukan segala perkara dalam hidup ini, sehingga bisa mencontoh sikap Bunda Maria.
Amin.


JalaƱ Joging pergi sendiri
Melihat keindahan alam pagi
Jadilah seorang yang pemberani
Percayalah Tuhan selalu melindungi

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.