Monday, July 22, 2019

Belajar dari santa Maria Magdalena.

*Senin, 22 Juli 2019*

PESTA ST. MARIA MAGDALENA, PELAYAN YESUS


Malam hari di atas ranjangku
Bangun kucari jantung hatiku
Di Jalan kucari jantung hatiku
Akhirnya kutemui jantung hatiku


Ini seperti saya yang saat ini, selalu tiap malam mencari isteri saya, jantung hatiku. Kalau Dia senang hatinya, saya ikut senang. Demikian sebaliknya. Seperti banyak kisah kesuksesan berasal dari Ibu rumah tangga.


Kasih Kristus menguasai kami
Karena kami telah mengerti
Satu orang sudah mati 
Mereka semua sudah mati

Di dalam Kristus semuanya baru
Ia adalah ciptaan baru
Yang lama sudah berlalu
Sudah datang yang baru 

Ini seperti cerita teman saya sabtu lalu, bahwa saat pindah rumah, mereka tidak membawa barang lama agar mereka dapat hidup dengan cara yang baru karena memakai barang baru. Melupakan masalah, duka, nostalgia yang lama, menyingsing hidup baru dengan semangat dan pemikiran yang baru.


Minggu itu dihari pertama
Hari masih gelap suasananya
Di pekuburan datang Maria Magdalena
Batu kubur tergeser posisinya

Ibu  engkau menangis  Mengapa
Tuhanku diambil orang  katanya
Maria  Kata Yesus kepadanya 
Rabuni kata Maria kepada-Nya

Janganlah engkau memegang Aku
Pergilah kepada saudara-saudara-Ku
Aku pergi kepada Bapa-Ku 
Dan Bapamu  Allah-Ku  Allahmu


Saya sangat kagum akan Kisah kedekatan Maria Magdalena dengan Yesus, yang menurut saya,  tertulis dengan baik. Hanya orang yang sungguh sangat mencintai, yang berani ke kuburan subuh". Saya pribadi ke makam umumnya setelah fajar menyingsing. 

Kisah Yesus menampak dirinya kepada Maria Magdalena, memberikan bukti tertulis kepada saya bahwa hubungan yang sangat baik selalu dua arah.

Perkataan Yesus menunjukkan kebangkitanNya dan pentingnya kesucianNya untuk menghadap Bapa, Allah kita. Mengingatkan saya, pentingnya menjaga kesucian diri, menjauhkan diri dari hal" badaniah termasuk dari orang yang dekat.


*DOA:*
Tuhan Yesus, terima kasih telah mengangkat kami menjadi saudaraMu, boleh memanggil Allah Bapa di Surga sebagai Bapa kami.

Tuhan Yesus, utuslah Roh Kudus, menyucikan hati, pikiran, dan badan kami agar layak masuk ke rumah Bapa di Surga.

Amin.

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.