Masalah Sunat sudah diputus
Yudas dan Silas diutus
Bersama Paulus dan Barnabas
Disepakati Sunat bukanlah Asas
Rasul mengutus Yudas dan Silas
Menjelaskan Sunat dengan lisan
Menyampaikan pesan yang tertulis
Keputusan Rasul n Roh Kudus
Keputusan Rasul n Roh Kudus
Pesan Rasul memelihara diri
Serta harus menjauhkan diri
Dari berhala percabulan diri
Pentingnya berbuat baik disini.
Kata Yesus kamu sahabat-Ku,
Berbuatlah yang Kuperintahkan kepadamu.
Aku telah memberitahukan kepadamu
Semua yang Kudengar dari Bapa-Ku.
Bukan kamu memilih Aku
tetapi Akulah memilih kamu
Aku telah menetapkan kamu
Pergilah dan Hasilkan buahmu
Berbuatlah yang Kuperintahkan kepadamu.
Aku telah memberitahukan kepadamu
Semua yang Kudengar dari Bapa-Ku.
Bukan kamu memilih Aku
tetapi Akulah memilih kamu
Aku telah menetapkan kamu
Pergilah dan Hasilkan buahmu
Jumat Paskah V
Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Kis 15:22-31
Mazmur Tanggapan: Mzm 57:8-9.10-12
Bait Pengantar Injil: Yoh 15:15b
Bacaan Injil: Yoh 15:12-17
Bacaan I
Kis 15:22-31
Adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami,
supaya kepada kamu jangan ditanggungkan lebih banyak beban
daripada yang perlu.
Pembacaan dari Kisah Para Rasul:
Pada akhir sidang pemuka jemaat di Yerusalem
yang membicarakan soal sunat,
rasul-rasul dan penatua-penatua beserta seluruh jemaat
mengambil keputusan untuk memilih dari antara mereka
beberapa orang yang akan diutus ke Antiokhia
bersama-sama dengan Paulus dan Barnabas.
Yang terpilih yaitu Yudas yang disebut Barsabas dan Silas.
Keduanya adalah orang terpandang di antara saudara-saudara itu.
Kepada mereka diserahkan surat yang bunyinya:
"Salam dari rasul-rasul dan penatua-penatua,
dari saudara-saudaramu,
kepada saudara-saudara di Antiokhia, Siria dan Kilikia
yang berasal dari bangsa-bangsa lain.
Kami telah mendengar,
bahwa ada beberapa orang di antara kami,
yang tiada mendapat pesan dari kami,
telah menggelisahkan dan menggoyangkan hatimu
dengan ajaran mereka.
Sebab itu dengan bulat hati kami telah memutuskan
untuk memilih dan mengutus beberapa orang kepada kamu
bersama-sama dengan Barnabas dan Paulus yang kami kasihi,
yaitu dua orang yang telah mempertaruhkan nyawanya
karena nama Tuhan kita Yesus Kristus.
Maka kami telah mengutus Yudas dan Silas,
yang dengan lisan akan menyampaikan pesan yang tertulis ini
juga kepada kamu.
Sebab adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami,
supaya kepada kamu jangan ditanggungkan lebih banyak beban
dari pada yang perlu, yakni:
kamu harus menjauhkan diri
dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala,
dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik
dan dari percabulan.
Jikalau kamu memelihara diri dari hal-hal ini,
kamu berbuat baik.
Sekianlah, selamat."
Setelah berpamitan, Yudas dan Silas berangkat ke Antiokhia.
Di situ mereka memanggil seluruh jemaat berkumpul,
lalu menyerahkan surat itu kepada mereka.
Setelah membaca surat itu,
jemaat bersukacita karena isinya yang menghiburkan.
Demikianlah sabda Tuhan.
Mazmur Tanggapan
Mzm 57:8-9.10-12
R:10a
Aku mau bersyukur kepada-Mu, Tuhan,
di antara bangsa-bangsa.
*Hatiku siap, ya Allah, hatiku siap;
aku mau menyanyi, aku mau bermazmur.
Bangunlah, hai jiwaku, bangunlah hai gambus dan kecapi,
mari kita membangunkan fajar!
*Tuhan, aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa,
aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa.
Sebab kasih setia-Mu menjulang setinggi langit,
dan kebenaran-Mu setinggi awan-gemawan.
Bangkitlah mengatasi langit, ya Allah!
Biarlah kemuliaan-Mu meliputi seluruh bumi!
Bait Pengantar Injil
Yoh 15:15b
Aku menyebut kamu sahabat, sabda Tuhan,
karena Aku telah memberitahukan kepada kamu
segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.
Bacaan Injil
Yoh 15:12-17
Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:
Dalam amanat perpisahan-Nya
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
"Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi,
seperti Aku telah mengasihi kamu.
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang
yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
Kamu adalah sahabat-Ku,
jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.
Aku tidak menyebut kamu lagi hamba,
sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya.
Tetapi Aku menyebut kamu sahabat,
karena Aku telah memberitahukan kepada kamu
segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.
Bukan kamu yang memilih Aku,
tetapi Akulah yang memilih kamu.
Dan Aku telah menetapkan kamu,
supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap,
supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku,
diberikan-Nya kepadamu.
Inilah perintah-Ku kepadamu:
Kasihilah seorang akan yang lain."
Demikianlah Injil Tuhan.

No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.