Google+ Followers

Thursday, September 6, 2018

1809062. BKSN. PERTEMUAN I Minggu pertama September 2018.

BKSN. PERTEMUAN I
Minggu pertama September 2018


Kej.25:21-23; Kej.25:29-34; Kej.27:34-35; 
Kej.29:25-27; Kej.33:3, 9-11.

Renungan:

  Masalah Esau dan Yakub adalah masalah yang tak terselesaikan dari saat kelahiran mereka. Kisah menceritakan bahwa anak kembar ini masing2 mau menjadi lebih ...hebat, berkuasa, disayang, dll. Masalah kasih sayang anak berlanjut dengan tindakan kedua orang tua yang masing2 memiliki anak 'favorit' masing2. Sikap orang tua yang membela anak 'kesayangannya' membuat masalah masa kecil berlanjut kemasa remaja.


  Tindakan Esau menjual hak kesulungannya dengan sepiring kacang merah disebabkan karena nafsu yang tidak bisa ditahan dan tidak adanya pertimbangan yang panjang. Yang ada dalam pikirannya hanyalah memuaskan nafsu makannya saat itu. Ia menganggap bahwa sepiring kacang merah yang sangat menggoda itu lebih penting daripada sebuah hak kesulungan. Kepentingan saat ini lebih penting dilakukan dan mengabaikan kemungkinan kejadian di masa depan.

  Tentunya Esau juga tahu apa itu hak kesulungan dan berkat-berkat apa saja yang akan diperolehnya melalui hak kesulungan tersebut. Buktinya setelah ia tahu bahwa ayahnya telah memberkati Yakub, meraung-raunglah ia dengan keras sambil memohon agar Ishak memberkatinya juga. Namun apa boleh buat, semua sudah terlambat. Ia terlalu terpikat dengan apa yang ada di depan matanya saat itu. 

  Melalui kisah kehidupan Esau kita belajar tentang satu perkara penting, yaitu membiasakan diri berpikir panjang sebelum mengambil keputusan. Seringkali kita begitu terpaku pada keadaan yang di depan mata, sehingga kita lupa untuk berpikir panjang dan menimbang-nimbang mengenai akibat dari keputusan yang kita ambil. 

Ada sebuah perkataan bijak, "Mujurlah orang yang tidak tergesa-gesa memutuskan, karena pertimbangan akan mencegah air mata penyesalannya." 

Kesalahan berkat telah terjadi, emosi si kembar Esau - Yakub sedang memanas. Semua perlu waktu untuk berpikir tenang dan hal lainnya dalam keadaan memanas. 

Waktu puluhan tahun & berkat yang didapat selama puluhan tahun membawa si kembar bertemu lagi di usia yang agak lanjut.

Kerendahan hati dan mau mengakui salah adalah sikap Yakub yang baik. Dia belajar dari pengalaman mendapatkan Rahel sebagai perempuan yang diinginkannya menjadi isteri memerlukan waktu 2x7tahun. Yakub "ditipu" Laban, pamannya sendiri. Yakub mau bersujud tujuh (7) kali di depan kakaknya, Esau agar mendapatkan maafnya sehingga terjadilah rekonsiliasi si kembar ini setelah konflik puluhan (Alkitab baca: 21) tahun.

Tuhan memberkati.


Doa:
Yesus, beri aku hikmat dalam setiap pengambilan keputusan agar keputusan yang aku ambil hari ini boleh menjadi berkat bagi diriku, sesamaku dan berguna untuk kemuliaan namaMu selamanya. Amin.

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.