Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.
Suatu Sabat ada cerita
Saat Yesus dan murid-Nya
Saat ladang gandum mereka
Saat lapar murid-murid-Nya
bulir gandum dipetik mereka
Gandum itu dimakan mereka
Orang Farisi menegur mereka
Kepada Yesus mereka berkata
Lihat muridMu berbuat dosa
MuridMu melakukan perbuatan tercela
Pada Sabat mereka bekerja
Yesus tersenyum lalu berkata
Pernahkah kisah Daud dibaca
Saat lapar para pengikutnya
Roti sajian dimakan mereka
Roti Milik imam sebenarnya
Pahamilah maksud tersirat sabda
Arti Belas Kasih intinya
Bukan hanya persembahan saja
Tak sembarangan menghukum mereka
Kesalahannya bukan kesalahan mereka
Sabat milik Anak Manusia
#
Kisah ini sangat menarik, menimbulkan banyak pertanyaan, namun ada tiga (3) pertanyaan yang mengusik hati saya.
1. Bagaimana bisa murid-murid Yesus kelaparan ?
2. Kenapa Yesus tidak membuat mukjizat, merubah "sesuatu (baca: batu)" menjadi roti ?
3. Bagaimana bisa ada orang farisi saat murid-murid Yesus memetik bulir gandum dan memakannya ?
#
Renungan Pribadi
Menurut saya (setelah pikir2 dan mengingat2), pengarang injil Matius (Sang Pemungut cukai yang bertobat dan ikut Yesus dengan meninggalkan segala kekayaannya) yang memang mengarang hal ini untuk ditujukan kepada bangsa Israel.
Murid-murid Yesus, "lapar", itu berarti saat ada Yesus saja, murid-muridNya dilatih diri mereka untuk hidup sederhana, hidup normal, membawa bekal secukupnya, dan tidak sembarangan membuat mukjizat (padahal kalau baca perikop sebelumnya, saat itu kedua belas muridNya sudah mampu karena sudah diberi kuasa)
Menjawab pertanyaan kedua, saya tidak tahu pasti, karena itu adalah hak Yesus. Yang saya tahu (& percaya), Yesus pasti memiliki maksud dan tujuan yang baik. Yang saya tahu umumnya Yesus selalu melakukan hal-hal mukjizat yang memerlukan relasi kedua pihak, kecuali saat Yesus tergerak hatiNya melihat suatu situasi. (misal: membangkitkan anak muda di Nain). Umumnya, bila ada permintaan dan yang memiliki iman, pasti ada mukjizat (tiba2 saya ingat, saat dikota asalNya, Nazaret, Yesus tidak banyak membuat mukjizat)
Dan ternyata Yesus merupakan tokoh idola/ publik figur/ terhormat/ dikagumi oleh banyak orang termasuk orang farisi dan perjalanan Yesus saat itu diikuti oleh cukup banyak orang selain kedua belas murid pilihananNya. Pribadi Yesus membuat banyak orang kagum dan ternyata ada orang-orang farisi yang mau mengikuti dan mau belajar dengan Yesus. Hal ini menarik, karena banyak orang mau belajar kepada Yesus saat itu dengan rela berjalan kaki, meninggalkan kesibukannya, meluangkan waktu mereka.
Pertanyaan refleksi:
Bagaimana dengan saya ?


No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.