Friday, July 20, 2018

1807205. Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.


Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.


Suatu Sabat ada cerita
Saat Yesus dan murid-Nya

Saat ladang gandum mereka
Saat lapar murid-murid-Nya 

bulir gandum dipetik mereka

Gandum itu dimakan  mereka


Orang Farisi menegur mereka

Kepada Yesus mereka berkata

Lihat muridMu berbuat dosa

MuridMu melakukan perbuatan tercela

Pada Sabat mereka bekerja


Yesus tersenyum lalu berkata
Pernahkah kisah Daud dibaca

Saat lapar para pengikutnya

Roti sajian dimakan mereka

Roti Milik imam sebenarnya


Pahamilah maksud tersirat sabda

Arti Belas Kasih intinya

Bukan hanya persembahan saja

Tak sembarangan menghukum mereka

Kesalahannya bukan kesalahan mereka

Sabat milik Anak Manusia


#


Kisah ini sangat menarik, menimbulkan banyak pertanyaan, namun ada tiga (3) pertanyaan yang mengusik hati saya.


1. Bagaimana bisa murid-murid Yesus kelaparan ? 


2. Kenapa Yesus tidak membuat mukjizat, merubah "sesuatu (baca: batu)" menjadi roti ? 


3. Bagaimana bisa ada orang farisi saat murid-murid Yesus memetik bulir gandum dan memakannya ?

#


Renungan Pribadi


Menurut saya (setelah pikir2 dan mengingat2), pengarang injil Matius (Sang Pemungut cukai yang bertobat dan ikut Yesus dengan meninggalkan segala kekayaannya) yang memang mengarang hal ini untuk ditujukan kepada bangsa Israel.


Murid-murid Yesus, "lapar", itu berarti saat ada Yesus saja, murid-muridNya dilatih diri mereka untuk hidup sederhana, hidup normal, membawa bekal secukupnya, dan tidak sembarangan membuat mukjizat (padahal kalau baca perikop sebelumnya, saat itu kedua belas muridNya sudah mampu karena sudah diberi kuasa) 


Menjawab pertanyaan kedua, saya tidak tahu pasti, karena itu adalah hak Yesus. Yang saya tahu (& percaya), Yesus pasti memiliki maksud dan tujuan yang baik. Yang saya tahu umumnya Yesus selalu melakukan hal-hal mukjizat yang memerlukan relasi kedua pihak, kecuali saat Yesus tergerak hatiNya melihat suatu situasi. (misal: membangkitkan anak muda di Nain). Umumnya, bila ada permintaan dan yang memiliki iman, pasti ada mukjizat (tiba2 saya ingat, saat dikota asalNya, Nazaret, Yesus tidak banyak membuat mukjizat)


Dan ternyata Yesus merupakan tokoh idola/ publik figur/ terhormat/ dikagumi oleh banyak orang termasuk orang farisi dan perjalanan Yesus saat itu diikuti oleh cukup banyak orang selain kedua belas murid pilihananNya. Pribadi Yesus membuat banyak orang kagum dan ternyata ada orang-orang farisi yang mau mengikuti dan mau belajar dengan Yesus. Hal ini menarik, karena banyak orang mau belajar kepada Yesus saat itu dengan rela berjalan kaki, meninggalkan kesibukannya, meluangkan waktu mereka. 



Pertanyaan refleksi:

Bagaimana dengan saya ?

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.