Sunday, July 1, 2018

1807012. Mutiara Iman MENJAMAH 1 Juli 2018.

Di tepi danau, saat itu Yesus. 

Datanglah kepala rumah ibadat, Yairus.
Ketika ia melihat Yesus, 

tersungkurlah Yairus di depan Yesus


Dengan sangat memohon kepada-Nya,

Anakku sakit, Datanglah kiranya, 

letakkanlah tangan-Mu pada tangannya,

supaya dia selamat hidupnya


Ketika Yesus masih berbicara,   

datanglah orang dan berkata

Anakmu sudah mati katanya

Yesus tidak menghiraukan perkataannya


"Jangan takut, percaya saja!"
Petrus, Yakobus, Yohanes, bersamaNya 
Banyak orang ribut di rumahnya
menangis meratap dengan bersuara.


"Mengapa ribut menangis saja?
Anak ini tidur saja!"
Tetapi mereka menertawakan Dia.
Yesus menyuruh, keluarlah mereka.


Yesus berkata, memegang tangan

"Talita kum," berarti "Bangun"
Dia bangkit berdiri berjalan,
Umurnya dua belas tahun.


Semua yang hadir, heran. 
Dengan sangat  Yesus berpesan 

supaya jangan diketahui seorangpun

Diberinya anak itu makan. 



Adalah di situ seorang perempuan

Dua belas tahun pendarahan.

Menjamah jubah-Nya, berhentilah pendarahan  

Badannya sembuh dari pendarahan.

"Siapa yang menjamah jubah-Ku?"
"Banyak orang berdesakan di dekat-Mu!
Kenapa bertanya: Siapa menjamahMu?"
Siapa yang melakukan itu.


Perempuan tampil di depan Yesus.
Ia memberitahukan kepada Yesus.


Kata Yesus Hai anak-Ku, 

imanmu telah menyelamatkan engkau.
Pergilah dengan selamat engkau

dan sembuhlah dari penyakitmu


#


Mutiara Iman

MENJAMAH
1 Juli 2018


"Siapa yang menjamah jubah-Ku?"(Mrk 5:30)


Lectio
Keb 1:13-15; 2:23-24; Mzm 30:2,4,5-6,11,12a,13b; 2 Kor 8:7,9,13-15; Mrk 5:21-43

Setelah memarkir mobilnya, William melihat seorang Bapak hendak mengeluarkan ban motornya untuk mengganti ban yang masuk lubang. 


Simon anak William berkata :
"Papa mari kita bantu Bapak itu!" 


Namun William berkata :
"Aduh nanti tangan jadi kotor, kita kan akan terima komuni." 


Tapi Simon tetap menghampiri Bapak itu dan menolongnya.


Di dalam gereja, ketika misa hendak dimulai, Bapak itu berdiri di sebelah William. Melihat itu Simon hanya tersenyum.
Ketika Salam Damai, Bapak itu memberikan tangannya kepada William yang menyambutnya :
"Salam Damai dan Mohon maaf ya Pak."


Setelah misa selesai, William berkata kepada Simon dan isterinya :
"Hari ini dengan kejadian pagi tadi, Ayah belajar bahwa di hadapan Allah kesucian bukan dilihat dari bersih atau bagusnya pakaianmu, tapi bagaimana sucinya hatimu. Ayah belajar dari Simon agar mendapatkan pengalaman akan Tuhan."

Perempuan itu berkata :
"Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."


Setiap orang yang memiliki IMAN akan memperoleh KEMURNIAN dan KEHIDUPAN.

Oratio
Ya Tuhan, sucikanlah hatiku selalu. Amin

Missio
Marilah kita memiliki Iman yang percaya bahwa pengalaman akan Tuhan Yesus menyembuhkan dan menghidupkan.
Have a Blessed Sunday.


#

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.