Khotbah di bukit, Yesus berkata,
"Jangan Di bumi mengumpulkan harta
ngengat, karat akan merusakkannya,
pencuri membongkar serta mencurinya.
Kumpulkanlah bagimu harta di surga.
Ngengat karat tidak merusakkannya,
pencuri tidak membongkar mencurinya.
Di mana hartamu, di situ hatimu berada.
Mata adalah pelita tubuhmu.
Matamu baik, teranglah tubuhmu.
Matamu jahat, gelaplah tubuhmu.
Jika gelap yang padamu ,
betapa gelapnya kegelapan itu."
#
SabdaNya Jumat 22 - 06 -18
2 Raj 11:1-4,9-18,20
Mat 6 : 19-23
Shalom,
Kristus tentu saja tidak bermaksud melarang kita menabung untuk ber jaga2 terhadap hal2 yg tidak terduga diwaktu yg akan datang, yg mungkin membutuhkan banyak dana.
Firman ini harus ditafsirkan sebagai suatu peringatan bagi kita, bahwa segala kekayaan materi bersifat sangat sementara.
Karena begitu fananya harta duniawi, Kristus mengingatkan kita untuk tidak menggantung kan hidup atau masa depan hanya dari harta duniawi.
Yg harus diandalkan adalah kasih dan kuasa Allah yg abadi. Kita harus mengandalkanNya dg ketaatan melakukan kehendakNya, membiarkan diri dipakai sebagai alat2Nya dan merendahkan diri untuk terus menerima bimbinganNya. Inilah yg disebut Kristus bekerja mengumpulkan harta surgawi.
Ahazia adalah raja Yehuda dan dia adalah penyembah Baal. Karena itu Allah memakai Yehu untuk mengalahkan dan membunuh dia. Ketika tahu Ahazia telah tewas, Atalya ibunya, berambisi untuk mengambil alih kekuasaan sebagai ratu. Tentu saja ini menyalahi peraturan yg berlaku. Dia kemudian memerintahkan orang2nya untuk membunuh semua keturunan raja yg tidak lain sebenarnya adalah cucu2nya sendiri, karena sesuai dg peraturan yg berlaku, yg dapat menggantikan raja yg meninggal adalah anak2 lakinya.
Ambisi untuk berkuasa dan memperoleh harta kekayaan yg berlimpah telah menutup rapat2 mata hati Atalya.
Akan tetapi Yoseba, saudara (tiri) Ahazia, berhasil menyelamatkan salah satu keponakannya (anak Ahazia) yaitu Yoas bin Ahazia dg menculik anak itu dan kemudian menitipkannya di Bait Allah. Imam Yoyada membantu Yoseba menyembunyikan anak itu selama 6 th, karena dia mengerti, anak itu adalah keturunan raja Daud yg seharusnya menjadi raja di Yehuda.
Baru pada tahun ke 7, iman Yoyada memperkenalkan anak itu kepada para pengawal yg masih setia pada keturunan Daud. Mereka kemudian menjadikan Yoas sebagai raja dan membunuh Atalya.
Kekejaman Atalya sungguh diluar batas kemanusiaan dan itu semua karena mata hatinya benar2 focus untuk memperoleh kekuasaan dan kekayaan. Tetapi sedetail apapun rencana Atalya dalam merebut kekuasaan itu, dia tidak pernah menduga bahwa salah satu cucunya dapat selamat dari kekejiannya.
Inilah salah satu contoh nyata yg disebut Kristus sebagai pencuri atau ngengat yg tidak terduga datangnya yg akan merampas apa yg dipikir sebagai milik kita selamanya.
Kekejaman yg diluar batas kemanusiaan yg diakibatkan ambisi merebut kekuasaan dan kekayaan, bukan hanya suatu catatan sejarah hitam saja. Sampai saat inipun masih banyak orang2 seperti Atalya yg demi harta duniawi tega melakukan apa saja dan mencelakakan siapa saja, termasuk orang tua atau anak atau saudara kandung sendiri.Harta dan kekuasaan mungkin saja dg cara2 keji seperti itu dapat diperoleh, tetapi kebahagiaan dan kedamaian pasti tidak dapat di nikmati. Kekawatiran, kecurigaan, kehampaan dlsb akan selalu membayangi orang2 seperti ini, apalagi pada saat mereka sadar bahwa kematian sudah sangat dekat datang menghampiri.
Kristus dg kasih dan kebijaksanaanNya, ingin menyelamatkan kita dari hal yg sia2 dan pasti berakhir tragis seperti ini. Karena itu Dia mengajak kita untuk bekerja bukan hanya untuk mengumpulkan harta duniawi tetapi yg terutama justru mengumpulkan harta surgawi. Kita semua harus bekerja untuk mengembang kan talenta yg telah diupercayakan Allah, termasuk talenta untuk membangun dan mengembangkan usaha, profesi dlsb.
Tetapi didalam mengembangkannya, kita tetap harus berjalan dalam rancangan Allah.
Karena itu berdoa, beribadat, merenungkan Firman bukan hanya suatu pilihan alternatif kegiatan / aktivitas tetapi justru harus menjadi prioritas, supaya kita semakin peka menangkap kehendakNya dan semakin mampu dan setia untuk melakukanNya.
Gbu alln hv a blessed Friday.

No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.