Saturday, December 23, 2017

Bacaan Liturgi 23 Desember 2017 Hari Biasa Khusus Adven PF S. Yohanes dari Kety, Imam. MENJADI BERKAT BUAT ORANG LAIN. HATI. Senyum.

πŸ’’πŸ’’πŸ’’  INSPIRASI PAGI πŸ’’πŸ’’πŸ’’

MENJADI BERKAT BUAT ORANG LAIN


Pada suatu malam yg dingin menjelang Natal di bulan Desember,

seorang anak kecil yg bernama Johny kira² berumur 10 tahun,

berdiri di depan sebuah toko sepatu dgn telanjang kaki.

Dia mengintip ke jendela toko sambil menggigil kedinginan.

Tiba² seorang wanita mendekati Johny & berkata,
"Anak kecil, apa yg sedang kamu perhatikan di jendela itu?"

Johny segera menjawab,
"Aku sedang meminta kepada TUHAN,
s u p a y a memberiku sepasang sepatu baru."

Kemudian wanita itu memegang tangan Johny & membawanya masuk ke dalam toko.

Dia meminta pegawai toko itu untuk membawakan ½ lusin pasang kaus kaki untuk Johny.

Setelah itu dia bertanya kepada pegawai toko apakah dia bisa memberikan sebaskom air hangat & handuk untuknya.

Pegawai toko segera memberikan apa yg di minta oleh wanita itu.

Dia membawa Johny ke bagian belakang toko, melepaskan sarung tangannya, berlutut, membasuh kaki Johny yg kecil itu & mengeringkannya dgn handuk.

Sesaat kemudian pegawai toko datang dgn membawa beberapa kaos kaki.

Wanita itu memakaikannya pada kaki Johny, dia juga tlah membelikan Johny sepasang sepatu.

Dia mengikat sisa kaus kaki yg lain & memberikannya kepada Johny.

Dia menepuk kepala Johny dan berkata,
"Tidak usah kuatir, anak kecil, kamu akan merasa lebih nyaman sekarang?"

Pada saat wanita itu hendak pergi,
si Johny kecil yg masih ter-heran² itu menarik tangannya & memperhatikan wajah wanita itu.

Dgn berderai airmata karena terharu,
Johny bertanya dgn polosnya,
"Apakah Ibu ini ISTRINYA TUHAN?"

Kita di ciptakan serupa dgn gambar TUHAN,

apakah orang lain tlah melihat & merasakan bahwa ada TUHAN dalam hidup kita?

Mungkin TUHAN ingin memakai kita untuk menjawab doa seseorang.

Berusahalah menampilkan TUHAN dalam setiap langkah hidup kita.

Ketahuilah bahwa kita di berkati TUHAN untuk Menjadi Berkat buat orang lain.

"Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan,
siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum."
(Amsal 11:25)


Tuhan memberkati.......

#


Bacaan Liturgi 23 Desember 2017

Hari Biasa Khusus Adven
PF S. Yohanes dari Kety, Imam

Bacaan Pertama
Mal 3:1-4;4:5-6
Aku akan mengutus Nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari Tuhan.
Pembacaan dari Nubuat Maleakhi:


Beginilah firman Tuhan semesta alam,
"Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku,
supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku!
Dengan mendadak
Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya!
Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu,
sungguh, Ia datang!
Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya?
Siapakah yang dapat tetap berdiri apabila Ia menampakkan diri?
Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam
dan seperti sabun tukang penatu.
Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan perak;
dan Ia akan mentahirkan orang Lewi,
menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak,
supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan
kurban yang benar kepada Tuhan.
Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem
akan berkenan di hati Tuhan
seperti pada hari-hari dahulu kala,
dan seperti tahun-tahun yang sudah-sudah.

Sesungguhnya, Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu
menjelang datangnya hari Tuhan yang besar dan dahsyat itu.
Maka ia akan membuat
hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya,
dan hati anak-anak kepada bapanya,

supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur
Mzm 25:4-5b.8-9.10.14
R:Luk 21:28
Bangkitlah dan angkatlah mukamu,
sebab penyelamatanmu sudah dekat.


*Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya Tuhan,
tunjukkanlah lorong-lorong-Mu kepadaku.
Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku,
sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan daku.

*Tuhan itu baik dan benar;
sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.
Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum,
dan mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang bersahaja.

*Segala jalan Tuhan adalah kasih setia dan kebenaran
bagi orang yang berpegang pada perjanjian
dan peringatan-peringatan-Nya.
Tuhan bergaul karib dengan orang yang takwa pada-Nya,
dan perjanjian-Nya ia beritahukan kepada mereka.

Bacaan Injil
Luk 1:57-66
Kelahiran Yohanes Pembaptis.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:


Genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin,
dan ia melahirkan seorang anak laki-laki.
Ketika para tetangga serta sanak saudaranya mendengar
bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepada Elisabet,
bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia.
Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan
untuk menyunatkan anak itu,
dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya.
Tetapi Elisabet, ibunya, berkata,
"Jangan, ia harus dinamai Yohanes!"
Kata mereka kepadanya,
"Tidak ada di antara sanak saudaramu yang bernama demikian."

Lalu mereka memberi isyarat kepada bapanya
untuk bertanya nama apa yang hendak diberikannya
kepada anak itu.
Zakharia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini:
Namanya adalah Yohanes.
Dan mereka pun heran semuanya.

Seketika itu juga terbukalah mulut Zakharia,
dan terlepaslah ikatan lidahnya,
lalu ia berkata-kata dan memuji Allah.
Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya,
dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur
di seluruh pegunungan Yudea.
Semua orang yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata,
"Menjadi apakah anak ini nanti?"
Sebab tangan Tuhan menyertai dia.


Demikianlah sabda Tuhan.

#


Mutiara Iman

HATI
23 Desember 2017

"Maka ia akan membuat hati bapa-bapa BERBALIK kepada anak-anaknya.." (Mal 4:6)


Lectio
Mal 3:1-4; 4:5-6; Mzm 25:4bc-5ab,8-8,10,14; Luk 1:57-66

Firman sedang duduk di kursi sambil menulis sesuatu ketika Sandra istrinya berkata :
"Kamu sedang apa Mas?"
"Oh saya sedang membuat jadwal untuk bertemu dengan beberapa orang termasuk Ibuku." jawab Firman. 


"Wah, Mas mau bertemu Ibu? Dia sudah mengusirmu karena menikah denganku, bukan dengan Gadis pilihannya." kata Sandra.
Lalu Firman menarik nafas panjang dan berkata :
"Setelah memberikan Sakramen Tobat, Romo memintaku untuk bertemu dengan Ibu. Terutama ini menjelang Natal. Kita harus membagikan DAMAI NATAL kepada sesama, terutama orangtua sendiri." 


Sandra pun memeluk suaminya sambil berkata lembut :
"Iya betul Mas, ini adalah saat yang tepat bagi kita berdua untuk BERDAMAI dengan Ibu. Supaya Ibu pun merasakan KEDAMAIAN karena lahirnya Tuhan kita Yesus Kristus."

Firman Tuhan kepada Maleaki :
"Maka ia akan membuat hati bapa-bapa BERBALIK kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya."

Masa Adven adalah saatnya untuk BERDAMAI.

Oratio
Ya Tuhan, mampukan kami mengampuni sesama. Amin

Missio
Marilah kita BERDAMAI dengan anggota keluarga dan sesama.
Have a Blessed Saturday.

#


Kencan Dengan Tuhan
Sabtu, 23 Desember 2017

Renungan:
  Kemarin saya bersama beberapa orang murid mengunjungi sebuah panti jompo di daerah Jakarta Barat. Ada seorang oma yang sudah berusia 90 tahun lebih terbaring di tempat tidur karena terjatuh sehingga susah untuk berjalan. Oma tersebut begitu senang ketika kami mengajaknya berbicara. 


Kemudian salah seorang murid menyuapkan makanan untuknya dengan ketulusan hatinya. Oma tersebut begitu senang dan mengucapkan terima kasih karena merasa sudah merepotkan kami dengan memberi perhatian khusus padanya. Dari pancaran wajahnya terlihat sukacita yang luar biasa. Kami hanya datang dengan memberi senyuman, menyapa, mengajak berbicara dan menyuapkan makanan. Ternyata hal sederhana itu membuatnya bersukacita. Hal kecil jika dilakukan dengan hati yang besar akan membawa sukacita yang luar biasa. 


Mungkin saat menjelang Natal ini ada keinginan di hati kita untuk berbagi sesuatu dengan orang-orang lain yang membutuhkan tetapi kita terkendala oleh kekurangan yang ada pada diri kita. Kita merasa bahwa kita tidak mempunyai sesuatu barang atau uang  yang layak yang akan kita berikan kepada orang lain. Tuhan tidak melihat seberapa besar pemberian kita, tetapi Tuhan melihat seberapa besar ketulusan hati kita untuk memberi. Sapaan, perhatian, senyuman dan sedikit tindakan kasih ternyata dapat memberikan dampak sukacita yang luar biasa terhadap orang-orang yang saat ini kehilangan cinta. Mungkin orang-orang yang kehilangan cinta itu adalah suami, istri, orang tua atau anak-anak kita.


  Marilah, kita mulai menyapa dan memberi perhatian khusus pada orang-orang yang ada di rumah. Mungkin selama ini mereka sudah kehilangan senyum kita, berilah senyum yang terbaik pada mereka sehingga sukacita mereka kembali terpancar di wajahnya. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, berikanlah senyuman yang terbaik di wajahku saat ini, sehingga ketika anggota keluargaku yang selama ini sudah kehilangan senyumku, dapat bersukacita karena kekeringan hati mereka tersiram oleh senyumku yang adalah pancaran kasihMu. Amin.

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.