Monday, March 25, 2013

REN" Senin, 25 Maret 2013. KESEDIAAN UNTUK BERKURBAN.

KEBAIKAN YG BERKENAN KPD TUHAN ADALAH KESEDIAAN UNTUK BERKURBAN.

Yoh 12:1-11.
(Hari Senin Dalam Pekan Suci).

Kunjungan Yesus di rumah Lazarus yg mengalami mukjizat Yesus dan tindakan kasih dari Maria saudaranya yg meminyaki kaki Yesus dgn minyak narwastu yg sangat mahal harganya.

Maria begitu mengasihi Yesus,ia mengenal sosok pribadi Yesus yg penuh belas kasih, pengampunan dan penuh kuasa Ilahi.

Perbuatan kasih dan tindakan Maria berkenan kpd Yesus, krn Maria telah melakukan perbuatan yg baik, kesediaan utk berkurban tanpa peduli akan nilai suatu materi.


Berkorban bukanlah suatu tindakan yg mudah.
Berkorban bukanlah suatu perasaan,melainkan lebih pada suatu keputusan dan komitmen.
Cinta sejati menuntut pengorbanan diri bukan kata-kata belaka.
Pengorbanan sejati tumbuh dan berkembang dari kasih yg tulus.
Kasih yg tulus akan menjadikan kita rela dan berani berkorban bagi orang yg kita kasihi.

YUK KITA BELAJAR DARI PRIBADI MARIA SAUDARA LAZARUS DAN MARTA,YG TDK BANYAK BERKATA-KATA TENTANG KASIH NAMUN MAKNA KASIH ITU DIUNGKAPKAN DLM PERBUATAN NYATA.
Gbu.
_______________

Renungan Katolik
"Bahasa Kasih"
Senin, 25 Maret 2013

Hari Senin Dalam Pekan Suci

Yes 42:1-7
Mzm 27:1-3,13-14
Yoh 12:1-11


SEORANG PEMIMPIN

Lalu imam-imam kepala bermupakat untuk membunuh Lazarus juga,
sebab karena dia banyak orang Yahudi meninggalkan mereka dan percaya kepada Yesus. 
-  Yoh 12:10-11


Bobrok.
Ternyata moral manusia tidak hanya bobrok di jaman sekarang saja, melainkan sudah dari jaman dahulu kala. 
Dan yang menjadi akar permasalahannya tidak pernah berubah: kesombongan. 

Saya rasa tidak sulit untuk membayangkan moral seorang pemimpin yang sudah rusak, karena kita banyak melihatnya dalam dagelan perpolitikan di ibu pertiwi. 

Dampaknya, sudah sering kita saksikan sendiri juga di bangsa kita ini. Kemiskinan, kelaparan, kesenjangan sosial.

Ya, ketika seorang pemimpin memilih untuk tidak memimpin dengan baik, maka semua pengikutnya yang akan menderita.

Para imam kepala di jaman Yesus sungguh telah menyalahgunakan kedudukan sosialnya. Mereka tidak suka ketika Yesus seolah-olah mencuri kemuliaan mereka.  Karena mereka tidak lagi dielu-elukan masyarakat, melainkan Yesuslah yang mendapat segala pujian.

Padahal, dari awal pun mereka memang tidak layak untuk dielu-elukan. Dari awal, kemuliaan itu memang bukanlah milik mereka.  Semuanya itu, sejak semula pun, hanyalah milik Tuhan. Dan memang Yesuslah yang layak menerima segala kehormatan, bukan mereka.

Seharusnya kita bersyukur bila kita dipercaya untuk menjadi seorang pemimpin dan tidak layak bila kita menyalahgunakan posisi itu untuk keegoisan kita. Tuhan tidak memiliki tangan dan kaki lagi di dunia ini sejak Yesus diangkat ke Surga, karena itu Dia meminjamkan tangan dan kakiNya kepada kita yang dipilih untuk memimpin umatNya.

Menjadi seorang pemimpin merupakan sebuah tugas yang diberikan oleh Tuhan. Karena itu, pada akhirnya, kepada Tuhanlah kita harus mempertanggung-jawabkannya.
(Hd)

Apakah saya sudah melakukan yang terbaik sebagai seorang pemimpin?
_______________

Bacaan dari kitab Yesaya.
= Yes.42:1-7 =

Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan.
Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.
Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.
Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.
Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.

Beginilah firman Allah, TUHAN, yang menciptakan langit dan membentangkannya, yang menghamparkan bumi dengan segala yang tumbuh di atasnya, yang memberikan nafas kepada umat manusia yang mendudukinya dan nyawa kepada mereka yang hidup di atasnya:
Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu;
Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,
untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.
__________________

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes.
= Yoh.12:1-11 =

Enam hari sebelum Paskah Yesus datang ke Betania, tempat tinggal Lazarus yang dibangkitkan Yesus dari antara orang mati.

Di situ diadakan perjamuan untuk Dia dan Marta melayani, sedang salah seorang yang turut makan dengan Yesus adalah Lazarus.

Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.

Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata:
Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?

Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya.

Maka kata Yesus: "Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku.
Karena orang-orang miskin selalu ada pada kamu, tetapi Aku tidak akan selalu ada pada kamu."

Sejumlah besar orang Yahudi mendengar, bahwa Yesus ada di sana dan mereka datang bukan hanya karena Yesus, melainkan juga untuk melihat Lazarus, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati.

Lalu imam-imam kepala bermupakat untuk membunuh Lazarus juga,
sebab karena dia banyak orang Yahudi meninggalkan mereka dan percaya kepada Yesus.
________________


God Bless All of You.



































No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.