RENUNGAN PAGI
Selasa, 05 Maret 2013
Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan
(1 Yohanes 1:9)
Akhir-akhir ini kita melihat banyak tokoh-tokoh yang diduga terjerat kasus korupsi, selalu berkata bahwa mereka tidak terlibat
Memang pada dasarnya manusia tidak mau dibilang salah, bahkan seringkali sulit menyadari kesalahan apalagi mengakuinya, makanya ada ungkapan yang berkata,
"kalau maling ngaku penjara penuh"
Mengakui kesalahan memang bisa amat menyakitkan, semakin tinggi status kita semakin sulit
Termasuk juga para pemuka agama, pemimpin-pemimpin agama, terlalu banyak yang bersikap seperti ahli-ahli Taurat, yang mudah menjatuhkan vonis, merendahkan dan menyalahkan orang lain, sementara dia sendiri tidak pernah memeriksa diri sendiri
Dan tidak sedikit yang menutupi kesalahan dengan membawa nama Tuhan, bersumpah, mengatas namakan Allah atau berlindung dibalik ucapan yang heroik,
"kalau saya terbukti bersalah, tembak saja saya", dll
Firman Tuhan berkata:
"Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung;
tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannyya akan disayangi"
Yesus mengajarkan doa Bapa kami. yang di dalamnya termasuk, "ampunilah kami akan kesalahan kami"
Doa ini diajarkan Yesus agar menjadi doa setiap orang, doa semua orang, tanpa kecuali, siapa pun perlu meminta ampun atas kesalahan-kesalahannya, untuk dosa-dosanya, tidak ada yang tidak
Implikasinya, setiap orang perlu terlebih dahulu menyadari dan mengakui, bahwa ia adalah seorang pendosa
Pengakuan itu menuntut kerendahan hati sekaligus keberanian yang luar biasa, seperti si Anak Hilang yang berani mengakui kesalahannya dan kemudian mengambil langkah putar, kembali ke rumah bapanya
Sayangnya banyak orang lebih memilih kelelep di pusaran dosanya, ketimbang mengambil resiko ketahuan "belang"nya
Marilah kita menyelidiki dan memeriksa hidup kita dan berpaling kepada Tuhan
Tuhan Yesus memberkati.
______________
Inilah Injil Yesus Kristus menurut St. Matius.
= Mat.18:21-35.=
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.
Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.
Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."
Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus:
"Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?"
Yesus berkata kepadanya:
"Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.
Sebab hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya.
Setelah ia mulai mengadakan perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang sepuluh ribu talenta.
Tetapi karena orang itu tidak mampu melunaskan hutangnya, raja itu memerintahkan supaya ia dijual beserta anak isterinya dan segala miliknya untuk pembayar hutangnya.
Maka sujudlah hamba itu menyembah dia, katanya:
Sabarlah dahulu, segala hutangku akan kulunaskan.
Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya.
Tetapi ketika hamba itu keluar, ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang seratus dinar kepadanya. Ia menangkap dan mencekik kawannya itu, katanya:
Bayar hutangmu!
Maka sujudlah kawannya itu dan memohon kepadanya:
Sabarlah dahulu, hutangku itu akan kulunaskan.
Tetapi ia menolak dan menyerahkan kawannya itu ke dalam penjara sampai dilunaskannya hutangnya.
Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka.
Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya:
Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonkannya kepadaku.
Bukankah engkaupun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau?
Maka marahlah tuannya itu dan menyerahkannya kepada algojo-algojo, sampai ia melunaskan seluruh hutangnya.
Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu."
________________
Yeremia 3:22
"Kembalilah, hai anak-anak yang murtad!
Aku akan menyembuhkan engkau dari murtadmu.'
'Inilah kami, kami datang kepada-Mu, sebab Engkaulah TUHAN, Allah kami."
Tidak ada yang mengasihi Engkau seperti aku, Yesus."
________________
God Bless All of You.
Selasa, 05 Maret 2013
Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan
(1 Yohanes 1:9)
Akhir-akhir ini kita melihat banyak tokoh-tokoh yang diduga terjerat kasus korupsi, selalu berkata bahwa mereka tidak terlibat
Memang pada dasarnya manusia tidak mau dibilang salah, bahkan seringkali sulit menyadari kesalahan apalagi mengakuinya, makanya ada ungkapan yang berkata,
"kalau maling ngaku penjara penuh"
Mengakui kesalahan memang bisa amat menyakitkan, semakin tinggi status kita semakin sulit
Termasuk juga para pemuka agama, pemimpin-pemimpin agama, terlalu banyak yang bersikap seperti ahli-ahli Taurat, yang mudah menjatuhkan vonis, merendahkan dan menyalahkan orang lain, sementara dia sendiri tidak pernah memeriksa diri sendiri
Dan tidak sedikit yang menutupi kesalahan dengan membawa nama Tuhan, bersumpah, mengatas namakan Allah atau berlindung dibalik ucapan yang heroik,
"kalau saya terbukti bersalah, tembak saja saya", dll
Firman Tuhan berkata:
"Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung;
tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannyya akan disayangi"
Yesus mengajarkan doa Bapa kami. yang di dalamnya termasuk, "ampunilah kami akan kesalahan kami"
Doa ini diajarkan Yesus agar menjadi doa setiap orang, doa semua orang, tanpa kecuali, siapa pun perlu meminta ampun atas kesalahan-kesalahannya, untuk dosa-dosanya, tidak ada yang tidak
Implikasinya, setiap orang perlu terlebih dahulu menyadari dan mengakui, bahwa ia adalah seorang pendosa
Pengakuan itu menuntut kerendahan hati sekaligus keberanian yang luar biasa, seperti si Anak Hilang yang berani mengakui kesalahannya dan kemudian mengambil langkah putar, kembali ke rumah bapanya
Sayangnya banyak orang lebih memilih kelelep di pusaran dosanya, ketimbang mengambil resiko ketahuan "belang"nya
Marilah kita menyelidiki dan memeriksa hidup kita dan berpaling kepada Tuhan
Tuhan Yesus memberkati.
______________
Inilah Injil Yesus Kristus menurut St. Matius.
= Mat.18:21-35.=
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.
Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.
Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."
Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus:
"Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?"
Yesus berkata kepadanya:
"Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.
Sebab hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya.
Setelah ia mulai mengadakan perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang sepuluh ribu talenta.
Tetapi karena orang itu tidak mampu melunaskan hutangnya, raja itu memerintahkan supaya ia dijual beserta anak isterinya dan segala miliknya untuk pembayar hutangnya.
Maka sujudlah hamba itu menyembah dia, katanya:
Sabarlah dahulu, segala hutangku akan kulunaskan.
Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya.
Tetapi ketika hamba itu keluar, ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang seratus dinar kepadanya. Ia menangkap dan mencekik kawannya itu, katanya:
Bayar hutangmu!
Maka sujudlah kawannya itu dan memohon kepadanya:
Sabarlah dahulu, hutangku itu akan kulunaskan.
Tetapi ia menolak dan menyerahkan kawannya itu ke dalam penjara sampai dilunaskannya hutangnya.
Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka.
Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya:
Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonkannya kepadaku.
Bukankah engkaupun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau?
Maka marahlah tuannya itu dan menyerahkannya kepada algojo-algojo, sampai ia melunaskan seluruh hutangnya.
Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu."
________________
Yeremia 3:22
"Kembalilah, hai anak-anak yang murtad!
Aku akan menyembuhkan engkau dari murtadmu.'
'Inilah kami, kami datang kepada-Mu, sebab Engkaulah TUHAN, Allah kami."
Tidak ada yang mengasihi Engkau seperti aku, Yesus."
________________
God Bless All of You.
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.