Saturday, March 9, 2013

REN" Sabtu, 9 Maret 2013. Mengenal diri sendiri. "Kisah Mencuri"

"PAGI" adalah sebuah berkat yg indah..
Awalilah semuanya dengan senyuman dan bersyukur
(*) Melihat ke Atas :
memperoleh semangat untuk maju
(*) Melihat ke bawah :
bersyukur atas semua yang ada..
(*) Melihat ke Samping :
Semangat kebersamaan..
(*) Melihat ke belakang :
sebagai pengalaman berharga..
(*) Melihat ke Dalam :
untuk introspeksi diri…dan…
(*) Melihat ke Depan :
untuk menjadi lebih baik..
Selamat menikmati akhir pekan
Tuhan memberkati.
______________

RENUNGAN PAGI
Sabtu, 09 Maret 2013

Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan
(Filipi 1:21)

Presiden Venezuela meninggal dunia, tokoh yang begitu keras menentang kapitalisme barat, tak berdaya menghadapi kematian.
Memang tidak ada seorangpun yang bisa menghindari kematian, tidak peduli apakah ia kaya, terkenal, baik hati maupun jahat, semua berujung pada kematian.

Kematian seringkali menjadi momok bagi banyak orang dan sedikit sekali orang yang merasa siap menghadapi kemmatian, lebih sedikit lagi yang berpikir seperti Paulus bahwa mati adalah keuntungan.
Tetapi siap atau tidak siap, kematian pasti datang dan tidak ada seorang manusiapun bisa bersembunyi darinya.

Pengkhotbah mengatakan bahwa kematian ternyata lebih baik dari kehidupan.

Bagi kita "orang percaya", kematian bukanlah akhir, karena ada kehidupan kekal yang menanti, kita akan bertemu muka dengan muka dengan Yesus Kristus.


Yesus berkata; "Akulah kebangkitan dan hidup, barangsiapa percaya kepada-Ku ia akan hidup walaupun ia sudah mati"

Alkitab berkata; "Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara,bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang yang tidak mempunyai pengharapan, karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia"

Di sisi lain, kata Paulus, "tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah", Tuhan menuntuk setiap kita untuk memiliki kehidupan yang berbuah

Alkitab dengan jelas mengatakan, "Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan yaitu jika kamu berbuah banyak"

Kita harus menyadari bahwa kita mempunya tugas untuk menghasilkan buah bagi kemuliaan Tuhan

Firman Tuhan mengajarkan kita agar "Periharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal"

Tuhan Yesus memberkati
_______________

Bacaan dari kitab nabi Hosea.
= Hos.6:1-6 =

Mari, kita akan berbalik kepada TUHAN, sebab Dialah yang telah menerkam dan yang akan menyembuhkan kita, yang telah memukul dan yang akan membalut kita.

Ia akan menghidupkan kita sesudah dua hari, pada hari yang ketiga Ia akan membangkitkan kita, dan kita akan hidup di hadapan-Nya.

Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi."
( Firman Tuhan: )
Apakah yang akan Kulakukan kepadamu, hai Efraim?
Apakah yang akan Kulakukan kepadamu, hai Yehuda?
Kasih setiamu seperti kabut pagi, dan seperti embun yang hilang pagi-pagi benar.

Sebab itu Aku telah meremukkan mereka dengan perantaraan nabi-nabi, Aku telah membunuh mereka dengan perkataan mulut-Ku, dan hukum-Ku keluar seperti terang.

Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran.
==============
Inilah Injil Yesus Kristus menurut St.Lukas.
= Luk.18:9-14.=

Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain, Yesus mengatakan perumpamaan ini:

Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai.

Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini:
Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini;
aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku.

Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata:
Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.

Aku berkata kepadamu:
Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak.
Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.
________________

 Dahulu ada 2 keluarga. Keluarga yang satu berasal dari negara Qi, bermarga Gua sangat kaya. Keluarga satunya lagi berasal dari negara Song bermarga Zhiang, sangat miskin.

Marga Zhiang ini mendengar bahwa orang bermarga Gua ini sangat kaya. Dia sengaja datang ke negeri Qi mencari marga Gua untuk mengetahui rahasianya menjadi kaya.

Pria marga Gua ini berkata kepadanya, "Semua harta yang saya miliki ini saya peroleh dari "mencuri". Saya hanya menghabiskan satu tahun sudah memperoleh kebutuhan makanan dan pakaian saya. 2 tahun saya telah menjadi kaya. 3 tahun saya telah memiliki banyak tanah, seluruh gudang penuh dengan bahan makanan, saya sekarang menjadi orang paling kaya didaerah ini. Mulai saat itu saya telah membantu fakir miskin dan para tetangga."

Pria marga Zhiang ini mendengar perkataannya menjadi sangat gembira. Dia berpikir pria marga Gua ini menjadi kaya karena dia menjadi pencuri, dia berpikir perkataan pria marga Gua "mencuri" adalah mencuri barang orang lain, setiap benda yang terlihat mata, dan bisa diambil oleh tangan semua bisa dicuri dan dibawa pulang.

Oleh sebab itu setelah pulang ke negaranya, dia pergi mencuri ke berbagai tempat. Tetapi tidak lama kemudian dia tertangkap ketika mencuri. Saat diperiksa semua barang dirumahnya disita harga yang bukan hasil pencurian juga ikut tersita.

Pria marga Zhiang ini menganggap dia telah dibohongi oleh pria marga Gua. Lalu dia pergi kembali ke negara Qi, mencari serta memarahi pria marga Gua, "Engkau membohongi saya, saya pergi mencuri dan dihukum karena mencuri."

Pria marga Gua setelah mendengar perkataannya menjadi tertawa, "Bagaimana engkau bisa pergi mencuri?"

Pria marga Zhiang menceritakan pengalamannya mencuri harta orang lain kepada pria Gua. Pria marga Gua ini setelah mendengar ceritanya merasa geli dan marah, "Aduh, engkau sungguh ceroboh! Engkau tidak mengerti maksud kata yang saya katakan "mencuri". Sekarang dengan terperinci akan saya jelaskan kepadamu.  Semua orang berkata alam ini sangat kaya, tanah, laut, sungai, hutan bisa menghasilkan kekayaan, saya menggunakan "mencuri" alam ini menghasilkan kekayaan saya, maksud saya adalah mengolah dengan jerih payah saya, saya menangkap ikan dan segala hasil laut dilaut, mengolah hasil alam dari hutan, juga dari tanah, dengan hasil kerja keras, dari mereka saya mendapat kekayaan, tentu saja semua ini tidak menyalahi hukum, juga tidak akan menimbulkan bencana. Tetapi  yang Anda curi adalah permata, uang, bahan makanan dari hasil jerih payah orang lain. Sehingga membuat orang lain susah. Tentu saja engkau mendapat hukuman."

Setelah mendengar perkataannya pria marga Gua ini dia tidak bisa berkata apapun, hanya bisa menundukkan kepalanya.

Disini terlihat, orang yang bijaksana akan menggunakan kedua tangannya bekerja keras mencuri dari alam semesta yang kaya ini, menciptakan kekayaan diri sendiri, sedangkan orang bodoh dan malas hanya bisa menggunakan cara yang gampang dan tidak halal mencuri harta orang lain membuat diri sendiri kaya. Orang tersebut akhirnya pasti akan menerima balasan atas perbuatannya.
[Rinna Chuang / Selat Panjang]


________________


God Bless All of You.




















































No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.