Mutiara Iman
MENGASIHI TUHAN DAN SESAMA
8 Maret 2013
"Kasihilah Tuhan, Allahmu...kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
(Mrk 12:30-31)
Lectio:
Hos 14:2-10;
Mzm 81:6c-8a,8bc-9,10-11ab, 14,17;
Mrk 12:28b-34
Di suatu pagi di kapel ada 2 orang yang sedang berdoa Rosario, Lukas dan Markus. Ketika mereka baru saja mulai berdoa, masuklah seorang nenek ke kapel itu lalu memasang lilin untuk berdoa.
Entah kenapa, tiba-tiba nenek itu kehilangan keseimbangannya dan terjatuh.
Mendengar ada bunyi jatuh, Lukas membuka matanya sehingga terlihat olehnya seorang nenek tua yang jatuh. Lukas pun segera mengalungkan Rosarionya dan bangkit untuk membantu nenek itu dberdiri, lalu katanya:
"Apakah nenek baik-baik saja?
Mari saya antar ke pastoran untuk mendapatkan pengobatan"
Sesampainya di pastoran dibuatkannya teh manis dan diambilnya roti lalu diberikannya kepada nenek itu.
Setelah makan dan minum, sang nenek merasa lebih baik dan berkata:
"Terima kasih nak, atas bantuannya.
Nenek memang sejak semalam belum makan.
Maaf sudah mengganggu doamu nak.."
Lukas menjawab:
"Keselamatan nenek lebih penting.
Doa masih bisa saya lanjutkan nanti."
Dalam Injil hari ini, Yesus menjawab pertanyaan ahli Taurat dan orang Saduki mengenai hukum manakah yang paling utama.
Yesus menjawab: "Kasihilah Tuhan Allahmu dan kasihilah sesamamu manusia".
Kasihilah Allah dan sesama karena Allah telah mengasihi kita.
Oratio:
Ya Tuhan, mampukan kami untuk mencintai sesama kami.
Amin
Missio:
Marilah kita mengasihi sesama sebagai bukti kita mengasihi Allah.
Have a Blessed Friday.
______________
BATU KARANG KEHIDUPAN
Suatu hari seseorang bertemu dengan seorang kakek tua bijak. Kakek tua bertanya,
"Mengapa engkau bersedih?"
Orang itu menjawab,
"Hidupku penuh dengan penderitaan, rasanya aku tidak dapat menatap hari esok."
Lalu kakek tua duduk di sampingnya, meraih tangannya dengan penuh kasih dan berkata,
"Biarkan Aku menjelaskan padamu dan engkau akan mengerti.
Setiap penderitaan merupakan batu pijakan yang harus engkau tapaki setiap hari.
Dan setiap kali engkau melalui sebuah penderitaan, itu merupakan batu pijakan yang akan membawamu naik lebih tinggi.
Jalan kehidupan bagaikan perjalanan mendaki sebuah gunung.
Ada batu-batu terjal berupa kesulitan dan penderitaan yang harus dijadikan tempat berpijak.
Ketika engkau mengalami masalah, ingatlah Sang Batu Karang akan menopangmu.
Setiap batu pijakan yang engkau lalui akan membuat jiwamu semakin kuat.
Memang batu-batu itu cukup banyak dan terasa menyakitkan, tapi karakter dan imanmu akan terbentuk.
Aku tahu bahwa engkau lelah, karena Akupun sudah melalui jalan ini dan Aku meninggalkan kisah perjalananKu agar engkau tetap kuat.
Tetaplah mendaki dengan tekun ke tempat yang penuh kemuliaan.
Ingatlah, bahwa doaku menyertai langkahmu."
Jika saat ini anda sedang melalui batu-batu terjal berupa penderitaan, tekanan, aniaya, cemooh, penyakit, ketidakadilan dll, jadikan itu sebagai batu pijakan dan bukan batu sandungan.
Banyak orang percaya yang tersandung, jatuh dan tidak mau bangkit lagi karena menilai kesulitan hidup dengan cara penilaian mereka sendiri dan bukan dengan cara penilaian Tuhan.
Mereka yang percaya pada tuntunan, penyertaan dan pertolongan Tuhan akan menyelami kuasaNya.
Di saat anda tidak berdaya, pandang Sang Batu Karang kehidupan di mana anda bisa berlindung dan mengalami kemenangan.
_______________
Bacaan dari kitab Hosea.
= Hos.14:2-10 =
Bertobatlah, hai Israel, kepada TUHAN, Allahmu, sebab engkau telah tergelincir karena kesalahanmu.
Bawalah sertamu kata-kata penyesalan, dan bertobatlah kepada TUHAN! katakanlah kepada-Nya:
"Ampunilah segala kesalahan, sehingga kami mendapat yang baik, maka kami akan mempersembahkan pengakuan kami.
Asyur tidak dapat menyelamatkan kami; kami tidak mau mengendarai kuda, dan kami tidak akan berkata lagi: Ya, Allah kami! kepada buatan tangan kami. Karena Engkau menyayangi anak yatim."
( Demikianlah firman Tuhan: )
Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan, Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela, sebab murka-Ku telah surut dari pada mereka.
Aku akan seperti embun bagi Israel, maka ia akan berbunga seperti bunga bakung dan akan menjulurkan akar-akarnya seperti pohon hawar.
Ranting-rantingnya akan merambak, semaraknya akan seperti pohon zaitun dan berbau harum seperti yang di Libanon.
Mereka akan kembali dan diam dalam naungan-Ku dan tumbuh seperti gandum; mereka akan berkembang seperti pohon anggur, yang termasyhur seperti anggur Libanon.
Efraim, apakah lagi sangkut paut-Ku dengan berhala-berhala? Akulah yang menjawab dan memperhatikan engkau! Aku ini seperti pohon sanobar yang menghijau, dari pada-Ku engkau mendapat buah.
Siapa yang bijaksana, biarlah ia memahami semuanya ini; siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya; sebab jalan-jalan TUHAN adalah lurus, dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir di situ.
==========
Inilah Injil Yesus Kristus menurut St.Markus.
= Mrk.12:28-34.=
Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya:
"Hukum manakah yang paling utama?"
Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."
Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.
Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan."
Yesus melihat, bagaimana bijaksananya jawab orang itu, dan Ia berkata kepadanya: "Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!"
Dan seorangpun tidak berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus.
==============
God Bless All of You.
MENGASIHI TUHAN DAN SESAMA
8 Maret 2013
"Kasihilah Tuhan, Allahmu...kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
(Mrk 12:30-31)
Lectio:
Hos 14:2-10;
Mzm 81:6c-8a,8bc-9,10-11ab, 14,17;
Mrk 12:28b-34
Di suatu pagi di kapel ada 2 orang yang sedang berdoa Rosario, Lukas dan Markus. Ketika mereka baru saja mulai berdoa, masuklah seorang nenek ke kapel itu lalu memasang lilin untuk berdoa.
Entah kenapa, tiba-tiba nenek itu kehilangan keseimbangannya dan terjatuh.
Mendengar ada bunyi jatuh, Lukas membuka matanya sehingga terlihat olehnya seorang nenek tua yang jatuh. Lukas pun segera mengalungkan Rosarionya dan bangkit untuk membantu nenek itu dberdiri, lalu katanya:
"Apakah nenek baik-baik saja?
Mari saya antar ke pastoran untuk mendapatkan pengobatan"
Sesampainya di pastoran dibuatkannya teh manis dan diambilnya roti lalu diberikannya kepada nenek itu.
Setelah makan dan minum, sang nenek merasa lebih baik dan berkata:
"Terima kasih nak, atas bantuannya.
Nenek memang sejak semalam belum makan.
Maaf sudah mengganggu doamu nak.."
Lukas menjawab:
"Keselamatan nenek lebih penting.
Doa masih bisa saya lanjutkan nanti."
Dalam Injil hari ini, Yesus menjawab pertanyaan ahli Taurat dan orang Saduki mengenai hukum manakah yang paling utama.
Yesus menjawab: "Kasihilah Tuhan Allahmu dan kasihilah sesamamu manusia".
Kasihilah Allah dan sesama karena Allah telah mengasihi kita.
Oratio:
Ya Tuhan, mampukan kami untuk mencintai sesama kami.
Amin
Missio:
Marilah kita mengasihi sesama sebagai bukti kita mengasihi Allah.
Have a Blessed Friday.
______________
BATU KARANG KEHIDUPAN
Suatu hari seseorang bertemu dengan seorang kakek tua bijak. Kakek tua bertanya,
"Mengapa engkau bersedih?"
Orang itu menjawab,
"Hidupku penuh dengan penderitaan, rasanya aku tidak dapat menatap hari esok."
Lalu kakek tua duduk di sampingnya, meraih tangannya dengan penuh kasih dan berkata,
"Biarkan Aku menjelaskan padamu dan engkau akan mengerti.
Setiap penderitaan merupakan batu pijakan yang harus engkau tapaki setiap hari.
Dan setiap kali engkau melalui sebuah penderitaan, itu merupakan batu pijakan yang akan membawamu naik lebih tinggi.
Jalan kehidupan bagaikan perjalanan mendaki sebuah gunung.
Ada batu-batu terjal berupa kesulitan dan penderitaan yang harus dijadikan tempat berpijak.
Ketika engkau mengalami masalah, ingatlah Sang Batu Karang akan menopangmu.
Setiap batu pijakan yang engkau lalui akan membuat jiwamu semakin kuat.
Memang batu-batu itu cukup banyak dan terasa menyakitkan, tapi karakter dan imanmu akan terbentuk.
Aku tahu bahwa engkau lelah, karena Akupun sudah melalui jalan ini dan Aku meninggalkan kisah perjalananKu agar engkau tetap kuat.
Tetaplah mendaki dengan tekun ke tempat yang penuh kemuliaan.
Ingatlah, bahwa doaku menyertai langkahmu."
Jika saat ini anda sedang melalui batu-batu terjal berupa penderitaan, tekanan, aniaya, cemooh, penyakit, ketidakadilan dll, jadikan itu sebagai batu pijakan dan bukan batu sandungan.
Banyak orang percaya yang tersandung, jatuh dan tidak mau bangkit lagi karena menilai kesulitan hidup dengan cara penilaian mereka sendiri dan bukan dengan cara penilaian Tuhan.
Mereka yang percaya pada tuntunan, penyertaan dan pertolongan Tuhan akan menyelami kuasaNya.
Di saat anda tidak berdaya, pandang Sang Batu Karang kehidupan di mana anda bisa berlindung dan mengalami kemenangan.
_______________
Bacaan dari kitab Hosea.
= Hos.14:2-10 =
Bertobatlah, hai Israel, kepada TUHAN, Allahmu, sebab engkau telah tergelincir karena kesalahanmu.
Bawalah sertamu kata-kata penyesalan, dan bertobatlah kepada TUHAN! katakanlah kepada-Nya:
"Ampunilah segala kesalahan, sehingga kami mendapat yang baik, maka kami akan mempersembahkan pengakuan kami.
Asyur tidak dapat menyelamatkan kami; kami tidak mau mengendarai kuda, dan kami tidak akan berkata lagi: Ya, Allah kami! kepada buatan tangan kami. Karena Engkau menyayangi anak yatim."
( Demikianlah firman Tuhan: )
Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan, Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela, sebab murka-Ku telah surut dari pada mereka.
Aku akan seperti embun bagi Israel, maka ia akan berbunga seperti bunga bakung dan akan menjulurkan akar-akarnya seperti pohon hawar.
Ranting-rantingnya akan merambak, semaraknya akan seperti pohon zaitun dan berbau harum seperti yang di Libanon.
Mereka akan kembali dan diam dalam naungan-Ku dan tumbuh seperti gandum; mereka akan berkembang seperti pohon anggur, yang termasyhur seperti anggur Libanon.
Efraim, apakah lagi sangkut paut-Ku dengan berhala-berhala? Akulah yang menjawab dan memperhatikan engkau! Aku ini seperti pohon sanobar yang menghijau, dari pada-Ku engkau mendapat buah.
Siapa yang bijaksana, biarlah ia memahami semuanya ini; siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya; sebab jalan-jalan TUHAN adalah lurus, dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir di situ.
==========
Inilah Injil Yesus Kristus menurut St.Markus.
= Mrk.12:28-34.=
Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya:
"Hukum manakah yang paling utama?"
Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."
Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.
Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan."
Yesus melihat, bagaimana bijaksananya jawab orang itu, dan Ia berkata kepadanya: "Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!"
Dan seorangpun tidak berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus.
==============
God Bless All of You.
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.