Mutiara Iman
BERBAHAGIALAH
1 Nopember 2012
"Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Allah"
(Mat 5:3)
Lectio:
Why 7:2-4,9-14;
Mzm 24:1-2,3-4ab,5-6;
1Yoh 3:1-3;
Mat 5:1-12a
Pak Paulus berdiri mengenakan baju yang pertama kali dipakainya ketika menjadi karyawan di perusahaan yang sekarang menjadi miliknya.
Tidak ada perubahan dari sikap pak Paulus sejak 50 tahun yang lalu. Ia masih tinggal di rumah mungilnya, ia seorang yang berbelarasa, lemah lembut, murah hati, tidak pernah berprasangka buruk, pencari damai, dan pembela kebenaran.
Pak Paulus menjadi suri teladan dari semua karyawannya. Kemudian ia berkata di depan karyawannya semua:
"Saat ini, perusahaan ini adalah milik kalian,
setiap karyawan akan diberikan saham untuk memilikinya. Ingatlah bahwa kalian mendapatkannya dengan gratis, jagalah dengan penuh kasih, supaya perusahaan ini menjadi berkat untuk anak dan cucu kita semua"
Dalam Injil hari ini, Yesus memberikan kotbah di Bukit dengan 10 Sabda Bahagia.
Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.
Melaksanakan 10 Sabda Bahagia memang membuat kita bahagia, karena membantu kita mengubah cara berpikir kita 180 derajat dalam menghadapi kehidupan ini. Bukan hanya kehidupan kini, tetapi yang akan datang.
Oratio:
Siapakah yang boleh naik ke atas gunung Tuhan? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus? Amin
(Mzm 24:3)
Missio:
Marilah kita menjadikan 10 Sabda Bahagia pedoman hidup kita, sehingga kita bisa menghadirkan Kerajaan Allah di dunia ini.
Have a Blessed Thursday.
______________
Renungan Pagi:
"SIAPAKAH YANG AKAN DUDUK BERSAMA SANG PENCIPTA KELAK?"
Hari Raya SEMUA ORANG KUDUS
Kamis, 1 November 2012
Injil: Mat 5: 1-12a
Sabda Bahagia sama sekali tidak memberi jaminan keselamatan bagi sekelompok orang karena situasi mereka di dunia ini yang menderita, susah dan miskin, atau sebaliknya menghukum mereka yang hidup sejahtera, kaya dan berkecukupan di dunia ini, melainkan pada SIKAP HATI setiap orang untuk memaknai apa pun yang dimiliki dan dialami selama hidup terbentang luas di hadapannya.
Pagi ini lewat Sabda Bahagia yang keluar dari mulut Sang Guru, kita semua diingatkan bahwa yang membawa kita untuk duduk makan bersama Allah di akhir hidup bukan karena kita miskin atau kaya, hidup sejahtera atau menderita, sedih atau gembiramu di dunia ini, melainkan sikap hati kita untuk memaknai apa pun pengalaman yang kita alami selama berada di dunia ini tanpa kecenderungan untuk menghojat dan meninggalkan Allah karena apa yang terjadi atas diri dan hidup kita.
Intinya, dalam keadaan apa pun jangan pernah hilang iman dan percayamu pada-Nya, dan hasilkanlah perbuatan-perbuatan baik yang menjadi buah dari imanmu.
Karena itu, baiklah kita jadikan hidup dan diri kita menjadi berkat bagi orang yang lain yang akan menjadikan kita layak untuk ikut bergembira dan berbahagia di akhirat nanti. Pilihannya ada padamu seorang.
Salam dan doa seorang sahabat untuk para sahabatnya,
***Rinnong***
Duc in Altum
____________
God Bless All of You.
BERBAHAGIALAH
1 Nopember 2012
"Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Allah"
(Mat 5:3)
Lectio:
Why 7:2-4,9-14;
Mzm 24:1-2,3-4ab,5-6;
1Yoh 3:1-3;
Mat 5:1-12a
Pak Paulus berdiri mengenakan baju yang pertama kali dipakainya ketika menjadi karyawan di perusahaan yang sekarang menjadi miliknya.
Tidak ada perubahan dari sikap pak Paulus sejak 50 tahun yang lalu. Ia masih tinggal di rumah mungilnya, ia seorang yang berbelarasa, lemah lembut, murah hati, tidak pernah berprasangka buruk, pencari damai, dan pembela kebenaran.
Pak Paulus menjadi suri teladan dari semua karyawannya. Kemudian ia berkata di depan karyawannya semua:
"Saat ini, perusahaan ini adalah milik kalian,
setiap karyawan akan diberikan saham untuk memilikinya. Ingatlah bahwa kalian mendapatkannya dengan gratis, jagalah dengan penuh kasih, supaya perusahaan ini menjadi berkat untuk anak dan cucu kita semua"
Dalam Injil hari ini, Yesus memberikan kotbah di Bukit dengan 10 Sabda Bahagia.
Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.
Melaksanakan 10 Sabda Bahagia memang membuat kita bahagia, karena membantu kita mengubah cara berpikir kita 180 derajat dalam menghadapi kehidupan ini. Bukan hanya kehidupan kini, tetapi yang akan datang.
Oratio:
Siapakah yang boleh naik ke atas gunung Tuhan? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus? Amin
(Mzm 24:3)
Missio:
Marilah kita menjadikan 10 Sabda Bahagia pedoman hidup kita, sehingga kita bisa menghadirkan Kerajaan Allah di dunia ini.
Have a Blessed Thursday.
______________
Renungan Pagi:
"SIAPAKAH YANG AKAN DUDUK BERSAMA SANG PENCIPTA KELAK?"
Hari Raya SEMUA ORANG KUDUS
Kamis, 1 November 2012
Injil: Mat 5: 1-12a
Sabda Bahagia sama sekali tidak memberi jaminan keselamatan bagi sekelompok orang karena situasi mereka di dunia ini yang menderita, susah dan miskin, atau sebaliknya menghukum mereka yang hidup sejahtera, kaya dan berkecukupan di dunia ini, melainkan pada SIKAP HATI setiap orang untuk memaknai apa pun yang dimiliki dan dialami selama hidup terbentang luas di hadapannya.
Pagi ini lewat Sabda Bahagia yang keluar dari mulut Sang Guru, kita semua diingatkan bahwa yang membawa kita untuk duduk makan bersama Allah di akhir hidup bukan karena kita miskin atau kaya, hidup sejahtera atau menderita, sedih atau gembiramu di dunia ini, melainkan sikap hati kita untuk memaknai apa pun pengalaman yang kita alami selama berada di dunia ini tanpa kecenderungan untuk menghojat dan meninggalkan Allah karena apa yang terjadi atas diri dan hidup kita.
Intinya, dalam keadaan apa pun jangan pernah hilang iman dan percayamu pada-Nya, dan hasilkanlah perbuatan-perbuatan baik yang menjadi buah dari imanmu.
Karena itu, baiklah kita jadikan hidup dan diri kita menjadi berkat bagi orang yang lain yang akan menjadikan kita layak untuk ikut bergembira dan berbahagia di akhirat nanti. Pilihannya ada padamu seorang.
Salam dan doa seorang sahabat untuk para sahabatnya,
***Rinnong***
Duc in Altum
____________
God Bless All of You.
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.