Seorang Ibu yang sudah sangat parah penyakitnya, dokter mengatakan kepada keluarganya bahwa sang ibu hanya menunggu hari, jadi diminta setiap anggota keluarga untuk mengerti keadaannya dan sedapat mungkin mengabulkan keinginannya, karena mungkin itu keinginannya yang terakhir.
Pada suatu sabtu sore, sang ibu berkata kepada suaminya bahwa dia ingin pergi ke gereja, pagi-pagi benar, mengikuti misa jam 6 pagi. Suaminya mengiakan. Dan suaminya meminta seorang anggota keluarga untuk menemaninya, karena sang suami tahu bahwa dia perlu bantuan untuk mengangkat tubuh sang ibu yang sudah tidak mampu bergerak sendiri.
Sang Ibu dengan khusuk, mengikuti misa jam 6 pagi, walaupun tubuhnya berbaring di kursi paling belakang, tapi hati dan pikirannya masih dapat mengikuti setiap bagian dari acara misa itu. Pada saat konsenkrasi, saat Yesus membagi Tubuh dan Darah-Nya, sang ibu merasa sangat yakin, bahwa Yesus datang memberikan Tubuh dan Darah-Nya. Sang Ibu bersikeras mau mengambil komuni kudus, maka dengan terpaksa dia dibantu berdiri untuk berjalan ke depan altar untuk mengambil Komuni. Saat menerima Komuni, Sang ibu merasa ada perubahan dalam tubuhnya, dia merasa lebih kuat, kakinya lebih kuat, tangannya mampu bergerak, dan dia mulai merasakan ada kekuatan bergerak dalam tubuhnya. Saat melangkah kembali ke kursi, dia merasa semakin lama, semakin kuat dirinya.
Saat tiba di kursi, sang Ibu merasa, dia sudah mampu berjalan sendiri. Maka dia mengucapkan syukur dan terima kasih karena dia boleh merasakan kasih Tuhan dan mampu melayani kembali suami dan kedua anaknya yang masih kecil. Sang Ibu juga ingat bahwa hari itu adalah hari ulang ke dua belas tahun anaknya yang pertama dan ulang tahun perkawinan mereka yang ke lima belas.
Saat selesai misa, sang ibu dengan tekad yang kuat mengatakan kepada suami dan saudaranya yang turut mengantarnya ke gereja bahwa dia sudah sembuh dan ingin berbelanja kue-kue untuk merayakan ulang tahun putri mereka yang pertama dan ulang tahun perkawinan mereka. Dan memang suaminya mengikuti kemauan istrinya, karena memang sang ibu sudah lebih mampu bergerak sendiri dan mempunyai niat yang mulia.
Akhir kata, sang ibu mengalami mukjizat dan dia sembuh. Dia mampu merayakan ulang tahun putrinya dan juga merayakan ulang tahun perkawinan mereka. Dan masa itu adalah masa kenangan sepuluh tahun yang lalu.
Senin, 04 April 2011 : KEPADA SIAPA BERBAGI
Yes.65:17-21 + Mzm.30:2,4-6,11-12a,13b + Yoh.4:43-54
Yoh.4:43-45 = Kembali ke Galilea
(Mat 21:12-13; Mr 11:15-17; Luk 19:45-46)
(Mat 21:12-13; Mr 11:15-17; Luk 19:45-46)
(43) Dan setelah dua hari itu Yesus berangkat dari sana ke Galilea,
(44) sebab Yesus sendiri telah bersaksi,
. bahwa seorang nabi tidak dihormati di negerinya sendiri.
(45) Maka setelah ia tiba di Galilea,
. orang-orang Galileapun menyambut Dia,
.. karena mereka telah melihat segala sesuatu yang dikerjakan-Nya di Yerusalem pada pesta itu,
... sebab mereka sendiripun turut ke pesta itu.
Yoh.4:46-54 = Yesus menyembuhkan anak pegawai istana
(Mat 8:5-13; Luk 7:1-10)
(Mat 8:5-13; Luk 7:1-10)
(46) Maka Yesus kembali lagi ke Kana di Galilea,
. di mana Ia membuat air menjadi anggur.
.. Dan di Kapernaum ada seorang pegawai istana, anaknya sedang sakit.
(47) Ketika ia mendengar, bahwa Yesus telah datang dari Yudea ke Galilea,
. pergilah ia kepada-Nya lalu meminta,
.. supaya Ia datang dan menyembuhkan anaknya,
... sebab anaknya itu hampir mati.
(48) Maka kata Yesus kepadanya:
. "Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya."
(49) Pegawai istana itu berkata kepada-Nya:
."Tuhan, datanglah sebelum anakku mati."
(50) Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, anakmu hidup!"
. Orang itu percaya akan perkataan yang dikatakan Yesus kepadanya, lalu pergi.
(51) Ketika ia masih di tengah jalan hamba-hambanya telah datang kepadanya dengan kabar,
. bahwa anaknya hidup.
(52) Ia bertanya kepada mereka pukul berapa anak itu mulai sembuh.
Jawab mereka: "Kemarin siang pukul satu demamnya hilang."
(53) Maka teringatlah ayah itu,
. bahwa pada saat itulah Yesus berkata kepadanya: "Anakmu hidup."
.. Lalu iapun percaya,
.. ia dan seluruh keluarganya.
(54) Dan itulah tanda kedua yang dibuat Yesus ketika Ia pulang dari Yudea ke Galilea.

No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.