KERENDAHAN hati mengakui bahwa tidak ada orang yang dapat mengubah orang lain, namun dengan iman, usaha, dan pertolongan Tuhan, hati kita sendiri pun dapat mengalami perubahan yang besar.
*L. Whitney Clayton*
#
*Kerendahan Hati*
ORANG Farisi sangat bangga dengan status sosial mereka yang tinggi sebagai pemuka agama. Mereka gila hormat sehingga di dalam pesta perkawinan pun, mereka selalu berebut tempat untuk menduduki kursi kehormatan.
Lewat perumpamaan pada hari ini, Yesus mengingatkan kita semua akan pentingnya sikap kerendahan hati. Sehebat apa pun kita, hendaknya jangan merasa super sehingga meremehkan dan memandang rendah orang lain.
Tidak ada orang yang sempurna di dunia ini, di luar sana masih banyak orang yang lebih hebat dari kita dan memiliki kelebihan tersendiri.
Sadari bahwa semua yang kita punya berasal daripadaNya bahkan keselamatan kita pun merupakan anugerah daripadaNya. Tidak ada yang perlu kita sombongkan, karena kita semua mempunyai kedudukan yang sama di hadapanNya.
Oleh sebab itu, marilah membangun semangat kerendahan hati, belajar untuk menghargai dan memahami sesama kita. Menfaatkan 'kelebihan' yang ada untuk berbagi dan melayani sesama dengan tulus, tanpa pamrih.
Sebagaimana telah disabdakan Yesus bahwa barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan; semoga dengan menyesuaikan hidup seturut sabdaNya, kelak kita layak untuk diundang sebagai tamu kehormatan di dalam perjamuanNya.
#
Bacaan Liturgi 04 November 2017
Sabtu Pekan Biasa XXX
PW S. Karolus Borromues, Uskup.
Bacaan Pertama
Rom 11:1-2a.11-12.25-29
Jika penolakan mereka berarti perdamaian bagi dunia, dapatkah penerimaan mereka berarti lain daripada hidup dari antara orang mati?
Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma:
Saudara-saudara, mungkinkah Allah menolak umat-Nya?
Sekali-kali tidak!
Sebab aku sendiri pun orang Israel,
dari keturunan Abraham, dari suku Benyamin.
Allah tidak menolak umat-Nya yang telah Dia pilih.
Maka aku bertanya:
Apakah bangsa Israel tersandung dan harus jatuh?
Sekali-kali tidak!
Tetapi karena pelanggaran mereka
keselamatan telah sampai kepada bangsa-bangsa lain,
supaya membuat mereka menjadi cemburu.
Jika pelanggaran mereka berarti kekayaan bagi dunia,
dan kekurangan mereka kekayaan bagi bangsa-bangsa lain,
apalagi kesempurnaan mereka.
Saudara-saudara, hendaknya kalian mengetahui rahasia ini,
agar jangan menganggap dirimu pandai.
Sebagian dari bangsa Israel telah menjadi tegar hati
sampai segenap bangsa lain masuk.
Dengan demikian akhirnya seluruh Israel akan diselamatkan,
seperti ada tertulis,
"Dari Sion akan datang Penebus.
Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari Yakub.
Inilah perjanjian-Ku dengan mereka,
apabila Aku menghapuskan dosa mereka."
Mengenai Injil, orang-orang Israel adalah musuh Allah
oleh karena kalian,
tetapi mengenai pilihan mereka adalah kekasih Allah
oleh karena nenek moyang.
Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan.
Mazmur
Mzm 94:12-13a.14-15.17-18
R:14a
Tuhan tidak akan membuang umat-Nya.
*Berbahagialah orang yang Kauhajar, ya Tuhan,
yang Kauajari Taurat-Mu;
hatinya akan tenang di hari-hari malapetaka.
*Sebab Tuhan tidak akan membuang umat-Nya,
dan milik pusaka-Nya tidak akan Ia tinggalkan,
sebab hukum akan kembali kepada keadilan,
dan semua orang yang tulus hati akan mematuhi.
*Jika bukan Tuhan yang menolong aku,
sudah lama aku merunduk di tempat sunyi.
Ketika aku berpikir, "Kakiku goyang"
kasih setia-Mu, ya Tuhan, menopang aku.
Bait Pengantar Injil
Mat 11:29ab
Terimalah beban-Ku dan belajarlah pada-Ku,
sebab Aku lemah lembut dan rendah hati.
Bacaan Injil
Luk 14:1.7-11
Barangsiapa meninggikan diri, akan direndahkan;
dan barangsiapa merendahkan diri, akan ditinggikan.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:
Pada suatu hari Sabat
Yesus masuk rumah seorang pemimpin orang-orang Farisi
untuk makan di situ.
Semua yang hadir mengamat-amati Dia dengan saksama.
Melihat tamu-tamu berusaha menduduki tempat-tempat terhormat,
Yesus lalu mengatakan perumpamaan berikut,
"Kalau engkau diundang ke pesta perkawinan,
janganlah duduk di tempat kehormatan.
Sebab mungkin ada undangan yang lebih terhormat daripadamu.
Jangan-jangan orang yang telah mengundang engkau dan tamu itu berkata kepadamu,
'Berilah tempat itu kepada orang ini.'
Lalu dengan malu engkau harus pindah ke tempat yang paling rendah!
Tetapi apabila engkau diundang,
duduklah di tempat yang paling rendah.
Mungkin tuan rumah akan datang dan berkata,
'Sahabat, silakan duduk di depan.'
Dengan demikian engkau mendapat kehormatan
di mata semua tamu yang lain.
Sebab barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan;
dan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan."
Demikianlah Injil Tuhan.
#
⭕Mutiara Iman
*TIDAK MENOLAK*
4 Nopember 2017
_"Allah tidak menolak umat-Nya.."_
(Rm 11:2)
Lectio
Rm 11:1-2a, 11-12, 25-29; Mzm 93:12-13a,14-15; Luk 14:1,7,11
Pekerjaan Setyo setiap sore adalah mengantar jemput para wanita yang akan bekerja malam dan mengantarnya kembali ke tempat tinggalnya dini hari. Ketika pulang, hampir semua wanita itu memberikan tip rata-rata seratus ribu per orang.
Pada suatu malam, setelah menyelesaikan tugasnya, dia berencana mau mengembalikan mobilnya ke kantor, namun tiba tiba terasa ban mobilnya seperti kempes. Lalu dia pun menepi di depan penjual nasi goreng, karena perutnya juga lapar. Ketika sedang makan, dia melihat penjual nasi itu seperti sedang membaca sesuatu, lalu ia bertanya :
"Membaca apa mas?"
Penjual itu menjawab :
"Oh saya sedang membaca Kitab Suci. Walaupun hanya menjual nasi goreng, saya ingin terus berelasi dengan Tuhan. Mas bekerja apa?"
Setyo pun terdiam, badannya merinding lalu menjawab :
"Pekerjaan saya tidak baik Mas. Walaupun mendapatkan uang ratusan ribu, saya tak tahu ke mana uangnya. Saya mau kembali pada Tuhan juga. Saya MALU dan TAKUT Tuhan tidak mau menerima saya."
Lalu penjual itu mendekatinya dan berkata :
"Mas.. Tuhan selalu MENERIMA dan TIDAK MENOLAK setiap anaknya yang mau KEMBALI. Dulu sayapun penjual NARKOBA, namun saya bertobat karena telah MENERIMA kasih Tuhan."
Paulus berkata dalam suratnya : "Allah tidak menolak umat-Nya yang dipilih-Nya."
KASIH Allah bukan kepada APAKAH yang telah kita lakukan tetapi SIAPAKAH kita.
Oratio
Ya Tuhanku dan Allahku. Amin
Missio
_Marilah kita SETIA menjadi anak-anak Allah, karena Allah pun SETIA mengasihi kita._
*Have a Blessed Saturday.*
Mutiara-Iman.org
#


No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.