MILIKI kepedulian yang lebih mengenai karakter anda daripada reputasi anda; karena karakter anda adalah diri anda yang sebenarnya, sedangkan reputasi anda hanyalah apa yang dipikirkan orang lain mengenai anda.
*John Wooden*
#
*Setia Menebar Kasih Dan Kebaikan*
ORANG Farisi dan ahli Taurat adalah orang yang selalu merasa paling benar, paling mengetahui seluk beluk hukum Taurat. Mereka tidak menyukai kehadiran Yesus yang mulai menggeser popularitas mereka; mereka takut suatu saat Yesus akan merebut kekuasaan mereka.
Oleh sebab itu mereka selalu mengamati gerak-gerik Yesus untuk mencari-cari kesalahanNya. Bahkan mereka merekayasa kedatangan seorang yang sakit busung air di dalam suatu perjamuan makan, untuk memasang perangkap bagi Yesus.
Yesus mengetahui rencana mereka, namun demikian Ia tetap menyembuhkan orang yang sakit di hari Sabat. Ia lebih mengutamakan belas kasih daripada kepatuhan terhadap suatu hukum yang telah dipelintir maknanya oleh para pemuka agama demi kepentingan pribadi.
Lewat kisah pada hari ini, kita semua diajak untuk bersikap bijaksana dan bertindak benar. Jangan hanya gara-gara sebuah peraturan buatan manusia, keselamatan hidup seseorang dikurbankan.
Mari ikuti jejak langkah Yesus, yang setia menebarkan kasih dan kebaikan, menghadirkan sukacita kepada siapa saja, terutama kepada mereka yang memerlukan uluran tangan kita. Lakukan semuanya dengan tulus, tanpa mengharapkan imbalan apapun.
#
Bacaan Liturgi 03 November 2017
Jumat Pekan Biasa XXX
PF S. Martinus de Porres, Biarawan.
Bacaan Pertama
Rom 9:1-5
Aku rela terkutuk demi saudara-saudaraku.
Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma:
Saudara-saudara,
demi Kristus aku mengatakan kebenaran, aku tidak berdusta.
Suara hatiku turut bersaksi dalam Roh Kudus,
bahwa aku sangat berdukacita dan selalu bersedih hati.
Bahkan aku rela terkutuk dan terpisah dari Kristus
demi saudara-saudaraku,
kaum sebangsaku menurut daging.
Sebab mereka itu adalah orang Israel.
Mereka telah diangkat menjadi anak,
telah menerima kemuliaan dan perjanjian-perjanjian,
hukum Taurat, ibadat, dan janji-janji.
Mereka itu keturunan bapa-bapa leluhur,
yang menurunkan Mesias sebagai manusia,
yang mengatasi segala sesuatu.
Dialah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin.
Demikianlah sabda Tuhan.
Mazmur
Mzm 147:12-15.19-20
R:12a
Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem.
*Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem,
pujilah Allahmu, hai Sion!
Sebab Ia meneguhkan palang pintu gerbangmu,
dan memberkati anak-anak yang ada padamu.
*Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu
dan mengenyangkan engkau dengan gandum yang terbaik.
Ia menyampaikan perintah-Nya ke bumi;
dengan segera firman-Nya berlari.
*Ia memberitakan firman-Nya kepada Yakub,
ketetapan dan hukum-hukum-Nya kepada Israel.
Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa,
dan hukum-hukum-Nya tidak mereka kenal.
Bait Pengantar Injil
Yoh 10:27
Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku, sabda Tuhan;
Aku mengenal mereka, dan mereka mengikuti Aku.
Bacaan Injil
Luk 14:1-6
Siapakah yang anak atau lembunya terperosok ke dalam sumur,
tidak segera menariknya ke luar meski pada hari Sabat?
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:
Pada suatu hari Sabat
Yesus datang ke rumah salah seorang pemimpin orang-orang Farisi
untuk makan di situ.
Semua orang yang hadir mengamat-amati Dia dengan saksama.
Tiba-tiba datanglah seorang yang sakit busung air
dan berdiri di hadapan Yesus.
Lalu Yesus bertanya kepada para ahli Taurat dan orang-orang Farisi,
"Bolehkah menyembuhkan orang pada hari Sabat atau tidak?"
Tetapi mereka semua diam saja.
Lalu Yesus memegang tangan si sakit itu dan menyembuhkannya,
serta menyuruhnya pergi.
Kemudian Ia berkata kepada mereka,
"Siapakah di antara kalian
yang anak atau lembunya terperosok ke dalam sumur,
tidak segera menarik ke luar,
meskipun pada hari Sabat?"
Mereka tidak sanggup membantah-Nya.
Demikianlah Injil Tuhan.
#
⭕Mutiara Iman
*MENGATAKAN KEBENARAN*
3 Nopember 2017
_"Aku mengatakan KEBENARAN dalam KRISTUS.."_
(Rm 9:1)
Lectio
Rm 9:1-5; Mzm 147:12-13,14-15,19-20; Luk 14:1-6
Di hari Minggu, Linda baru saja kembali dari kuliahnya di luar kota. Tiba di rumah, dia masuk ke kamarnya untuk membersihkannya. Lalu Ibunya berkata :
"Linda kamu tidak usah membersihkan kamarmu. Biar Mba Tur saja yang kerjakan."
Tetapi Linda menjawab :
"Terima kasih mah. Tetapi sudah 17 tahun hidup saya DILAYANI oleh Suster dan Mba. Sekarang saya mau melayani dengan diri sendiri. Lagian ini hari Minggu, berikan istirahat pada para mba mah. Jangan berikan pekerjaan di hari Minggu."
Mendengar itu Ibunya terharu dan berkata :
"Nak, mama senang kamu berkata BENAR! Mama juga senang kamu sudah mau melayani dirimu sendiri."
Paulus berkata dalam suratnya :
"Aku mengatakan KEBENARAN dalam Kristus, aku tidak berdusta. Suara hatiku turut bersaksi dalam Roh Kudus."
Perkataan yang berkenan pada Allah adalah KEBENARAN.
Oratio
Ya Tuhanku dan Allahku. Amin
Missio
_Marilah kita hidup dengan mengatakan KEBENARAN._
*Have a Blessed First Friday.*
Mutiara-Iman.org


No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.