Tuesday, April 21, 2026

2604211. Barangsiapa datang kepada-Ku akan tidak lapar lagi karena Akulah roti hidup.

Kalender Liturgi 21 Apr 2026
Selasa Paskah III
PF S. Anselmus, Uskup dan Pujangga Gereja

Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Kis 7:51-8:1a
Mazmur Tanggapan: Mzm 31:3cd-4.6ab.7b.8a.17.21ab
Bait Pengantar Injil: Yoh 6:35
Bacaan Injil: Yoh 6:30-35




*Bunuh* atau *membunuh* artinya membuat makhluk hidup mati atau menghilangkan nyawa seseorang dengan sengaja.
*Membunuh* adalah tindakan yang menyebabkan orang atau hewan mati. Membunuh bisa dengan dipukul, ditembak, diracun atau cara lain membuat nyawanya hilang.

*Membunuh* menurut KUHP: _dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain_. 
1. *Pembunuhan biasa* – Pasal 338 KUHP
2. *Pembunuhan berencana* – Pasal 340 KUHP.
3. *Pembunuhan karena kelalaian* – Pasal 359 KUHP.

*Membunuh dalam ajaran agama & moral:* dilarang oleh hampir semua agama dan budaya, karena nyawa dipandang sebagai hak Tuhan. Tetapi *Membunuh* membela ajaran agama, dapat diizinkan oleh pemimpin agama tertentu. Maka pembunuhan (mati dibunuh)  terhadap Stefanus dianggap wajar/ disetujui.


*Alkisah menurut Kisah Para Rasul, Stefanus berkata kepada Imam Besar, para penatua dan ahli Taurat di hadapan sidang Mahkamah Agama Yahudi,
"Hai orang-orang yang keras kepala,
kamu selalu menentang Roh Kudus;
sama seperti nenek moyangmu, demikian juga kamu.
Siapakah dari nabi-nabi
yang tidak dianiaya oleh nenek moyangmu?
Bahkan mereka membunuh orang-orang
yang telah menubuatkan kedatangan Orang Benar,
yang sekarang telah kamu khianati dan kamu bunuh.
Kita telah menerima hukum Taurat
yang disampaikan oleh malaikat-malaikat,
tetapi kamu tidak menurutinya!"


Mendengar semuanya itu,
para anggota Mahkamah Agama sangat tertusuk hatinya.

Stefanus yang penuh dengan Roh Kudus,
menatap ke langit, dan melihat kemuliaan Allah,
dimana Yesus berdiri di sebelah kanan Allah.
Maka katanya, "Sungguh, aku melihat langit terbuka,
dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah."


Maka berteriak-teriaklah mereka,
dan sambil menutup telinga serentak menyerbu dia.
Mereka menyeret dia ke luar kota,
lalu melemparinya dengan batu.

Sementara dilempari batu, Stefanus berdoa,
"Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku.Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!"
Lalu meninggallah Stefanus. 


*Seringkali manusia mengikuti pemimpin yang dipercayainya termasuk mengikuti kesalahannya. 

*Alkisah menurut Injil Suci Yohanes, di rumah ibadat di Kapernaum, orang banyak meminta tanda kepada Yesus,
supaya dapat dilihatnya dan percaya. Mereka membayangkan nenek moyang yang telah makan manna (roti dari Surga) di padang gurun selama hampir 40 tahun.

Maka kata Yesus kepada mereka,
"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya bukan Musa yang memberi kamu roti dari Surga,
melainkan Bapa-Kulah yang memberikan kamu
roti yang benar dari Surga.
Karena roti yang dari Allah ialah
roti yang turun dari Surga dan yang memberi hidup kepada dunia. Akulah roti hidup!
Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi,
dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi."




*Ya Tuhan Allahku...
Jadilah gunung batu perlindunganku.
Jadilah kubu pertahanan penyelamatku.

Tuntunlah dan bimbinglah aku.

*Allah yang setia bebaskanlah daku.
Aku percaya kepada-Mu Tuhanku.
Kubersorak-sorai dan bersukacita karena-Mu.
Ke dalam tangan-Mu kuserahkan nyawaku.

*Semoga wajah-Mu bercahaya dalam diriku.
Selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu.
Sembunyikanlah aku dalam naungan wajah-Mu.
Ke dalam tangan-Mu kuserahkan nyawaku.

Amin.

#


Uploaded Image

Monday, April 20, 2026

2604202. Sejenak Bijak. Kudus.

*Kalau imam masuk ke tempat kudus.
Mereka menyelenggarakan kebaktian kudus.
Pakaian mereka menjadi kudus. 
Semoga tingkah lakunya kudus.


Banyak orang berusaha kudus.
Hanya sedikit yang kudus.
Karena tubuh harus kudus.
Hati pikiran juga kudus.


Seperti impian menjadi kudus.
Sulit selama sehari kudus.
Saatnya mencoba sejam kudus.
Sejam demi sejam kudus.

#


Uploaded Image


2604201. Manusia hidup bukan dari roti saja tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.

Kalender Liturgi 20 Apr 2026
Senin Paskah III

Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Kis 6:8-15
Mazmur Tanggapan: Mzm 119:23-24.26-27.29-30
Bait Pengantar Injil: Mat 4:4ab
Bacaan Injil: Yoh 6:22-29




*Debat* atau *berdebat* adalah kegiatan tukar pendapat antara 2 pihak atau lebih yang punya pandangan berbeda, dengan mempertahankan argumen masing-masing. Kata “debat(bahasa Latin _battuere_) = beradu
Jadi “debat” beradu argumen, bukan adu emosi.

*Ciri-ciri debat:*
1. *Ada 2 sisi* – pro dan kontra, atau pandangan A vs pandangan B
2. *Pakai argumen* – berdasarkan alasan, data, dan logika
3. *Ada aturan main* – tiap pihak memiliki giliran bicara, tidak memotong pendapat pihak lain.
4. *Tujuannya jelas* – untuk mencari kebenaran, meyakinkan orang lain, bisa melatih berpikir kritis.

*Debat yang sehat:*
1. Serang idenya, bukan orangnya.
2. Dengerin dulu sebelum bantah.
3. Siap berubah pikiran kalau argumen lawan ternyata lebih kuat.
4. Tetap hormat walaupun beda pendapat.

*Bagi saya, Debat yang sehat hanya ada di sekolah/ kampus. Dalam masyarakat, tidak ada Debat yang sehat, seperti Kisah Para Rasul tentang Stefanus, seorang yang berkarunia dan berkuasa mengadakan mujizat" dan tanda". Stefanus bersoal jawab/ Debat dengan beberapa orang jemaat Yahudi, Libertini (jemaat / orang-orang dari Kirene dan dari Aleksandria). Hasilnya, mereka tidak sanggup melawan hikmat Stefanus (karena Roh mendorongnya berbicara).
Libertini tidak terima kalah debat lalu mereka menghasut, mengadakan gerakan, menyergap, menyerahkan Stefanus ke hadapan Mahkamah Agama.

Lalu mereka memajukan saksi-saksi palsu namun saat semua orang yang duduk dalam sidang Mahkamah Agama itu melihat muka Stefanus, mukanya
sama seperti muka seorang malaikat.




*Seringkali orang mencari pembenaran.
Tidak terima mengalami kekalahan.
Lalu mencari alasan penangkapan.
Perdebatan tidak menghasilkan kebenaran.

*Seringkali orang mencari kesenangan.
Berusaha hidup dalam kenyamanan.
Mencari sang pemberi makanan.
Hidup senang penuh kenyamanan. 

 
*Menarik bagi saya,  Injil Suci Yohanes, setelah Yesus mempergandakan roti,
keesokan harinya orang banyak mencari Yesus di sekitar danau Tiberias, namun di situ tidak ada Yesus dan murid-murid-Nya. Lalu mereka naik ke perahu, berangkat ke Kapernaum untuk mencari Yesus.
Ketika orang banyak menemukan Yesus di seberang laut itu,
mereka berkata kepada-Nya,
"Rabi, bilamana Engkau tiba di sini?"

Yesus menjawab, "Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya kamu mencari Aku,
bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda,
melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa,
melainkan untuk makanan
yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal,
yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu;
sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya. Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah,
yaitu hendaklah kamu percaya
kepada Dia yang telah diutus Allah."



*Ya Tuhan Allahku..
Berbahagialah bila hidupku menurut kehendak-Mu.

Sekalipun lawanku duduk bersepakat melawanku.

Hamba-Mu tetap merenungkan ketetapan-Mu.

Semoga peringatan-Mu menjadi kegemaranku.
Kehendak-Mu menjadi penasihat bagiku.

Jalan hidupku mengikuti ketetapan-Mu. 

Buatlah aku mengerti petunju-Mu.

Saat kurenungkan keajaiban perbuatan-Mu.
Jauhkanlah jalan dusta dari padaku.
Berkenanlah mengaruniakan hukum-Mu kepadaku.
Agar jalanku benar sesuai hukum-Mu.

Amin.

#

Uploaded Image

Tuesday, April 14, 2026

2604142. Anak manusia harus ditinggikan supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.

Kalender Liturgi 14 Apr 2026
Selasa Paskah II

Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Kis 4:32-37
Mazmur Tanggapan: Mzm 93:1ab.1c-2.5
Bait Pengantar Injil: Yoh 3:15
Bacaan Injil: Yoh 3:7-15



*Percaya kepada orang/ berita, bisa mudah, bisa sukar, tergantung siapa yang bicara/ memberitakannya. *Percaya* itu benar atau ada, meskipun belum melihat buktinya (langsung).

*Tiga makna percaya:*
*1. Percaya atau "yakin"*  
Artinya yakin sesuatu akan terjadi berdasarkan tanda-tanda atau pengalaman sendiri.

*2. Percaya atau "mempercayakan"*  
Artinya berani menyerahkan kuasa/ sesuatu ke seseorang karena bisa diandalkan selama menjalin relasi dan berkomitmen.

*3. Percaya dalam iman*  
Percaya akan "sesuatu" / yakin Tuhan itu ada & menyerahkan hidup ke Tuhan, walaupun seringkali belum ketemu Tuhan. Setuju di hati & pikiran kepala, sehingga menjadikan cara hidup. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.


*Menurut Injil Suci Yohanes, Yesus berkata kepada Nikodemus, seorang Farisi terkemuka, yang datang pada malam hari itu, 
"Janganlah engkau heran
karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.
Angin bertiup ke mana ia mau;
engkau mendengar bunyinya,
tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang
atau ke mana ia pergi.
Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh.
Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya kami berkata-kata tentang apa yang kami ketahui,
dan kami bersaksi tentang apa yang kami lihat,
tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami.
Kamu tidak percaya
waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi,
bagaimana kamu akan percaya
kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal surgawi?
Tidak ada seorang pun yang telah naik ke surga,
selain Dia yang telah turun dari surga, yaitu Anak Manusia.
Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun,
demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya
beroleh hidup yang kekal."


*Menurut Kisah Para Rasul, kumpulan orang yang telah percaya akan Yesus sehati dan sejiwa.
Dan segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama.
Dan dengan kuasa yang besar
rasul-rasul memberi kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus,
dan mereka semua hidup dalam kasih karunia
yang melimpah-limpah.

Di antara mereka tidak ada seorang pun yang berkekurangan.
Karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah,
menjual kepunyaannya itu,
dan hasil penjualan itu mereka bawa
dan mereka letakkan di depan kaki rasul-rasul;
lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang
sesuai dengan keperluannya.



*Ya Tuhan dan Allahku...
Engkau adalah Rajaku.
Berpakaian kemegahan dan kekuatanlah ikat pinggang-Mu.
Takhta-Mu tegak sejak dahulu.

*Sangat teguh peraturan-Mu
Berhias kekudusan bait-Mu.
Sepanjang masa dimuliakanlah Tuhanku.
Tuhan Yesus Engkaulah andalanku.

Amin.

#


Uploaded Image

Monday, April 13, 2026

2604132. Menciptakan harmoni surga di bumi.

Makhluk hidup umumnya berdarah.
Dingin atau panas berdarah.
Bersalah jika mencurahkan darah.
Katanya Darah balas Darah.


Akhirnya manusia saling berdarah.
Manusia saling mencurahkan darah.
Semuanya tiada mau mengalah.
Akhirnya semuanya menjadi kalah.


Seandainya bisa diam menyepi.
Merenungkan dalam suasana sunyi.
Dalam ketenangan alam pagi.
Bagaimana mendiami dan mencintai bumi.


Bumi bersukacita saat sunyi.
Dunia tenang dalam sepi. 
Seandainya hidup saling menghargai.
Menciptakan harmoni surga di bumi.


#


Uploaded Image

2604131. Carilah perkara yang di atas karena kamu telah dibangkitkan bersama dengan Kristus yang duduk di sebelah kanan Allah.

Kalender Liturgi 13 Apr 2026
Senin Paskah II
PF S. Martinus I, Paus dan Martir

Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Kis 4:23-31
Mazmur Tanggapan: Mzm 2:1-3.4-6.7-9
Bait Pengantar Injil: Kol 3:1
Bacaan Injil: Yoh 3:1-8




*Saya merasa *"Dilahirkan kembali"* atau _born again_ di setiap malam Paskah. Diingatkan perubahan rohani  yang mendalam saat dibaptis puluhan tahun yang lalu, untuk mengalami beberapa makna hidup.
Hari ini, saya diingatkan Injil Suci Yohanes _(Yoh 3:3-7)_, saat Yesus berkata ke Nikodemus, seorang Farisi terkemuka yang datang pada malam hari itu _(Nikodemus mengakui Yesus, guru yang diutus Allah karena dapat mengadakan tanda-tanda/ mukjizat)_
_"Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya, jika seorang tidak dilahirkan kembali,
ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah... jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.
Apa yang dilahirkan dari daging adalah daging,
dan apa yang dilahirkan dari Roh adalah roh."_

Bagi saya, *"Dilahirkan kembali" = Lahir secara rohani*, saat saya percaya kepada Yesus, lalu bertobat dari dosa dan menerima hidup baru yang dibimbing oleh Roh Kudus. Tubuh yang sama, tapi memiliki hati, pola pikir dan arah hidup yang baru dengan semangat yang baru.

Semoga saya benar-benar *"dilahirkan kembali”*, yaitu memiliki pertobatan yang sungguh benar sehingga hidup saya berubah ke arah yang lebih baik karena memiliki hubungan pribadi yang mesra dengan Tuhan sehingga menjadi pembawa damai dan sukacita kepada orang di sekeliling saya.

Tekanan hidup saya mungkin tidak seperti Petrus dan Yohanes yang sampai dipenjara walaupun akhirnya dilepaskan oleh Mahkamah Agama Yahudi, karena membela iman. (Atau tidak seperti *Santo Martinus I*, Paus Gereja Katolik ke-74 dan dihormati sebagai martir karena mengutuk ajaran sesat Monotelitisme yang didukung Kaisar Konstans II di Konstantinopel.Tapi saya mau berharap memiliki semangat Petrus dan Yohanes serta teman-teman mereka yang berseru bersama-sama kepada Allah,
"Ya Tuhan, Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi,
laut dan segala isinya... Yesus, Hamba-Mu yang kudus, yang Engkau urapi... yang telah Engkau tentukan dari semula
oleh kuasa dan kehendak-Mu...
Maka berikanlah kepada hamba-hamba-Mu
keberanian untuk memberitakan firman-Mu.
Ulurkanlah tangan-Mu untuk menyembuhkan orang,
dan adakanlah tanda-tanda dan mujizat-mujizat
oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus."

Semoga saya seperti mereka semua, penuh dengan Roh Kudus,... memberitakan firman Allah dengan berani.



*Ya Tuhan dan Allahku..
Berbahagialah yang berlindung pada-Mu.

Aku mau menceritakan ketetapan-Mu.
Dalam Roh Kudus melaksanakan rencana-Mu.

Seringkali doaku meminta kepada-Mu.
Seringkali Engkau memberikan kepadaku.
Memberikan menjadi milik pusakaku.
Segala hasil bumi menjadi kepunyaanku.

Bila saatnya tiba kepulanganku.
Semoga Engkau berkata kepadaku. 
Anak-Kulah engkau.
Masuklah dalam kerajaan-Ku.

Tuhan Yesusku
Engkaulah andalanku.

Amin.

#

Uploaded Image

Thursday, April 9, 2026

2604092. Bagaikan pohon tinggi yang bercabang elok dan berdaun rumpun sekali.

*Bagaikan pohon bertumbuhnya tinggi.
 Bercabang elok Berdaun rumpun sekali.
 Puncaknya tumbuh sangat tinggi.
 Seperti langit hampir tercapai.


Uploaded Image

*Mengalahkan segala pohon di padang.
 Ranting-rantingnya menjulur panjang.
 Cabang-cabangnya menjadi panjang.
 Sebab air yang melimpah datang.

 *Pada rantingnya bersarang burung.
Di bawah cabangnya berdiam binatang.
Tempat melahirkan anak binatang.
Semua bangsa duduk bernaung. 

*Ia elok karena besarnya.
Panjang-panjang cabang-cabangnya.
Menjulur-jalar semua akarnya 
Karena air melimpah disana.

*la menjadi sombong karena ketinggiannya.
Merasa besar dan mulia.
Merasa khalayak ramai mengikutinya.
Lupa semua ada waktunya.

#

Bagaikan pohon tinggi yang bercabang elok dan berdaun rumpun sekali.