Kalender Liturgi 30 Apr 2026
Kamis Paskah IV
PF S. Pius V, Paus
Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Kis 13:13-25
Mazmur Tanggapan: Mzm 89:2-3.21-22.25.27
Bait Pengantar Injil: Why 1:5ab
Bacaan Injil: Yoh 13:16-20
*Menerima adalah mengambil, menyambut, menyetujui sesuatu yang diberikan/ terjadi atau "bersedia mengakui sesuatu sebagai milik/bagian hidup kita" atau "mendapatkan sesuatu dari orang lain".
*Alkisah menurut kisah para Rasul, pada hari Sabat Paulus dan kawan-kawannya pergi ke rumah ibadat di Antiokhia di Pisidia, lalu duduk di situ.
Setelah selesai pembacaan dari hukum Taurat dan kitab nabi-nabi,
pejabat-pejabat rumah ibadat bertanya kepada mereka,
"Saudara-saudara, jikalau saudara ada pesan
untuk membangun dan menghibur umat ini,
silahkanlah!"
Maka bangkitlah Paulus, lalu berkata,
"Hai orang-orang Israel dan kamu yang takut akan Allah,
dengarkanlah!
¹Allah umat Israel ini telah memilih nenek moyang kita,
dan ²membuat umat itu menjadi besar,
ketika mereka tinggal di Mesir sebagai orang asing.
³Dengan tangan-Nya yang perkasa
Ia telah memimpin mereka keluar dari negeri itu.
⁴Empat puluh tahun lamanya
Ia sabar terhadap tingkah laku mereka di padang gurun.
Dan setelah membinasakan tujuh bangsa di tanah Kanaan,
⁵Ia membagi-bagikan tanah itu kepada mereka
untuk menjadi warisan mereka
selama kira-kira empat ratus lima puluh tahun.
⁶Sesudah itu Ia memberikan mereka hakim-hakim
sampai pada zaman nabi Samuel.
Kemudian mereka meminta seorang raja,
dan ⁷Allah memberikan kepada mereka
Saul bin Kish dari suku Benyamin, empat puluh tahun lamanya.
Setelah Saul disingkirkan,
Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka.
⁸Tentang Daud Allah telah menyatakan:
Aku telah mendapat Daud bin Isai,
seorang yang berkenan di hati-Ku
dan yang melakukan segala kehendak-Ku.
⁹Dan dari keturunannyalah,
sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya,
Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel,
yaitu Yesus.
Menjelang kedatangan-Nya
Yohanes telah menyerukan kepada seluruh bangsa Israel
supaya mereka bertobat dan memberi diri dibaptis.
Dan ketika hampir selesai menunaikan tugasnya, Yohanes berkata:
Aku bukanlah Dia yang kamu sangka,
tetapi Ia akan datang kemudian daripadaku.
Membuka kasut dari kaki-Nya pun aku tidak layak..."
*Menurut Injil Suci Yohanes, dalam perjamuan malam terakhir
Yesus membasuh kaki para murid-Nya.
Sesudah itu Ia berkata, "Aku Berkata kepadamu:
¹Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi daripada tuannya;
atau ²seorang utusan daripada dia yang mengutusnya.
Jikalau kamu tahu semua ini,
maka berbahagialah kamu jika kamu melakukannya..
³Aku tahu, siapa yang telah Kupilih.
Tetapi haruslah genap nas ini:
Orang yang makan roti-Ku,
telah mengangkat tumitnya terhadap Aku.
⁴Aku mengatakannya kepadamu sekarang juga sebelum hal itu terjadi,
supaya jika hal itu terjadi, kamu percaya bahwa Akulah Dia..
⁵Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus,
ia menerima Aku,
dan barangsiapa menerima Aku,
ia menerima Dia yang mengutus Aku."
*Seperti Daud berseru kepada-Mu.
Kamis Paskah IV
PF S. Pius V, Paus
Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Kis 13:13-25
Mazmur Tanggapan: Mzm 89:2-3.21-22.25.27
Bait Pengantar Injil: Why 1:5ab
Bacaan Injil: Yoh 13:16-20
*Menerima adalah mengambil, menyambut, menyetujui sesuatu yang diberikan/ terjadi atau "bersedia mengakui sesuatu sebagai milik/bagian hidup kita" atau "mendapatkan sesuatu dari orang lain".
Menurut KBBI arti "menerima" :
¹Mengambil atau Mendapat (Fisik/Objek): Menyambut sesuatu yang diberikan.
²Menyetujui atau Mengabulkan (Non-Fisik): Membenarkan, mengesahkan/ meluluskan usul, anjuran, permintaan.
³Menampung atau Membolehkan: Memperkenankan seseorang masuk/ bergabung.
⁴Menanggung atau Menyerah: Mengakui sesuatu keadaan termasuk menerima nasib/ hukuman.
⁵Menerima Diri Sendiri (Self-Acceptance): Proses memahami, menghargai dan berdamai dengan kelebihan serta kekurangan diri sendiri.
*⁶Menerima secara hati & pikiran:*
- *Ikhlas*
- *Mengakui*
- *Membuka diri*
- *Memaafkan*
*⁷Menerima dalam iman Katolik*
- *Menerima Yesus* (Yohanes 1:12)
- *Menerima Sakramen*
- *Menerima salib*
- *Menerima kehendak Allah* (Luk 1:38).
*Inti dari menerima*: tangan (hati) harus terbuka.
*Alkisah menurut kisah para Rasul, pada hari Sabat Paulus dan kawan-kawannya pergi ke rumah ibadat di Antiokhia di Pisidia, lalu duduk di situ.
Setelah selesai pembacaan dari hukum Taurat dan kitab nabi-nabi,
pejabat-pejabat rumah ibadat bertanya kepada mereka,
"Saudara-saudara, jikalau saudara ada pesan
untuk membangun dan menghibur umat ini,
silahkanlah!"
Maka bangkitlah Paulus, lalu berkata,
"Hai orang-orang Israel dan kamu yang takut akan Allah,
dengarkanlah!
¹Allah umat Israel ini telah memilih nenek moyang kita,
dan ²membuat umat itu menjadi besar,
ketika mereka tinggal di Mesir sebagai orang asing.
³Dengan tangan-Nya yang perkasa
Ia telah memimpin mereka keluar dari negeri itu.
⁴Empat puluh tahun lamanya
Ia sabar terhadap tingkah laku mereka di padang gurun.
Dan setelah membinasakan tujuh bangsa di tanah Kanaan,
⁵Ia membagi-bagikan tanah itu kepada mereka
untuk menjadi warisan mereka
selama kira-kira empat ratus lima puluh tahun.
⁶Sesudah itu Ia memberikan mereka hakim-hakim
sampai pada zaman nabi Samuel.
Kemudian mereka meminta seorang raja,
dan ⁷Allah memberikan kepada mereka
Saul bin Kish dari suku Benyamin, empat puluh tahun lamanya.
Setelah Saul disingkirkan,
Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka.
⁸Tentang Daud Allah telah menyatakan:
Aku telah mendapat Daud bin Isai,
seorang yang berkenan di hati-Ku
dan yang melakukan segala kehendak-Ku.
⁹Dan dari keturunannyalah,
sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya,
Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel,
yaitu Yesus.
Menjelang kedatangan-Nya
Yohanes telah menyerukan kepada seluruh bangsa Israel
supaya mereka bertobat dan memberi diri dibaptis.
Dan ketika hampir selesai menunaikan tugasnya, Yohanes berkata:
Aku bukanlah Dia yang kamu sangka,
tetapi Ia akan datang kemudian daripadaku.
Membuka kasut dari kaki-Nya pun aku tidak layak..."
*Menurut Injil Suci Yohanes, dalam perjamuan malam terakhir
Yesus membasuh kaki para murid-Nya.
Sesudah itu Ia berkata, "Aku Berkata kepadamu:
¹Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi daripada tuannya;
atau ²seorang utusan daripada dia yang mengutusnya.
Jikalau kamu tahu semua ini,
maka berbahagialah kamu jika kamu melakukannya..
³Aku tahu, siapa yang telah Kupilih.
Tetapi haruslah genap nas ini:
Orang yang makan roti-Ku,
telah mengangkat tumitnya terhadap Aku.
⁴Aku mengatakannya kepadamu sekarang juga sebelum hal itu terjadi,
supaya jika hal itu terjadi, kamu percaya bahwa Akulah Dia..
⁵Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus,
ia menerima Aku,
dan barangsiapa menerima Aku,
ia menerima Dia yang mengutus Aku."
*Aku menyanyikan kasih setia-Mu.
Kuperkenalkan kesetiaan-Mu dengan mulutku.
Sebab kurasakan kasih setia-Mu.
Kuperkenalkan kesetiaan-Mu dengan mulutku.
Sebab kurasakan kasih setia-Mu.
Sebab selama-lamanya kesetiaan-Mu.
*Seperti Daud telah Kauurapi minyak kudus-Mu.
*Seperti Daud telah Kauurapi minyak kudus-Mu.
Dia tetap disertai tangan-Mu.
Bahkan dia diteguhkan lengan-Mu.
Dia disertai kesetiaan dan kasih-Mu.
*Seperti Daud berseru kepada-Mu.
Aku juga berseru kepada-Mu.
Engkaulah Bapa dan Allahku.
Engkaulah gunung batu keselamatanku.
Amin.
#
