Wednesday, September 23, 2026

2609221. Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan melakukannya.

Selasa Pekan Biasa XXV, 22 Sep 2026. (Hijau).
Bacaan I: Ams 21:1-6.10-13
Mazmur Tanggapan: Mzm 119:1.27.30.34.35.44
Bait Pengantar Injil: Luk 11:28
Bacaan Injil: Luk 8:19-21



> _“Mendengarkan Sabda Allah dan melaksanakannya”_ — Lukas 11:28

Seorang teman berkata, walaupun memiliki rumah di Mars atau di Bumi atau dimanapun yang seindah apapun — semuanya itu hanya titipan. Tapi kalau kita mendengarkan Sabda dan melakukannya dengan kasih, di mana pun kita tinggal, rumah itu jadi terang.

Di siang hari, bekerja adalah pemberian-Nya, di malam kita diterangi bulan dan kunang-kunang ciptaan-Nya, dan hati tetap damai karena Sabda-Nya tinggal di dalam rumah.


Menurut Injil Suci Lukas, pada suatu hari
datanglah Ibu dan saudara-saudara Yesus hendak bertemu dengan Dia.
Tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak.
Maka diberitahukan kepada Yesus,
"Ibu dan saudara-saudara-Mu ada di luar
dan ingin bertemu dengan Dikau."

Tetapi Yesus menjawab,
"Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah
mereka yang mendengarkan Sabda Allah dan melaksanakannya."



Hati raja laksana batang air di tangan-Nya.
Dia bisa mengalirkan ke mana saja.

Setiap jalan adalah lurus menurut pandangannya.

Tetapi Dia yang menguji hati dan kebenarannya.

Melakukan kebenaran dan keadilan.
Lebih berkenan di hati-Nya daripada kurban.
Rancangan yang rajin mendatangkan kelimpahan.
Rancangan yang tergesa-gesa mengalami kekurangan.

Jikalau orang bijak diberi pengajaran.
Ia akan memperoleh pengetahuan.
Menjadi bijak dan berpengalaman.
Kepada sesamanya menaruh belas kasihan.


*Ya Tuhan Allahku ..
Berbahagialah yang hidupnya menurut Taurat-Mu.
Buatlah aku mengerti titah-titah-Mu.
Bimbinglah hidupku menurut perintah-Mu.
Supaya kurenungkan keajaiban perbuatan-Mu.

*Aku telah memilih jalan kebenaran-Mu.
Menempatkan hukum-hukum-Mu di hadapanku.
Buatlah aku mengerti dan memegang Hukum-Mu.

Aku hendak memeliharanya dengan segenap hatiku. 

*Amin.



#




Uploaded Image

Wednesday, September 16, 2026

2609164. Q & A. TTS Angka.

2609164. Question & Answer. TTS Angka.
Uploaded Image Uploaded Image

2609163. Q & A. Sudoku.

2609163. Question & Answer. Sudoku.
Uploaded Image Uploaded Image

2609162. Jangan abaikan petunjuk bijaksana bagaimana mengabdi kepada penguasa.

  Jangan abaikan petunjuk bijaksana.
  Serahkanlah diri kepada amsalnya.
  Agar mendapat didikan bijaknya.
  Belajarlah bagaimana mengabdi kepada penguasa.


Jangan abaikan tutur orang tua. 
 Mereka berguru kepada moyangnya.
  Dari mereka dapatkan pengertiannya.
  Bagaimana menjawab pada saatnya.



#



Uploaded Image

2609161. Sabda-Mu adalah roh dan kehidupan kekal.

Rabu Pekan Biasa XXIV, 16 Sep 2026. (Merah)
PW S. Kornelius, Paus, dan Siprianus, Uksup; Martir

Warna Liturgi: 
Bacaan I: 1Kor 12:31-13:13
Mazmur Tanggapan: Mzm 33:2-5.12.22
Bait Pengantar Injil: Yoh 6:64b.69b
Bacaan Injil: Luk 7:31-35



Salah satu kekhasan agama Kristen/ Katolik adalah Cinta Kasih. (Cinta kasih itu beda dari cinta biasa).❤️

Cinta biasa = _aku butuh kamu_
Cinta kasih = _aku ingin kamu bahagia, walau bukan sama aku_

*Cinta kasih* itu cinta yang dewasa. Tidak egois, tidak menuntut, tidak memaksa.

*Cinta kasih disebut *Metta* (Pali) atau *Loving-kindness*(Inggris).

*Tiga CIRI UTAMA CINTA KASIH:*
*1. Tanpa Syarat*
"Aku sayang kamu APA ADANYA"
*2. Tidak Ingin Memiliki*
"Berkeinginan membahagiakannya"
*3. Aktif Memberi, Bukan Menuntut*
Cinta kasih itu kata kerja, bukan kata sifat.
- Tidak hanya merasa sayang, tapi *bertindak* biar dia tenang, aman, tumbuh.

> *Cinta kasih itu tidak perlu dikatakan/ di story, tapi terasa saat memperlakukan orang.



Maka menarik Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus, 
Sekalipun aku dapat berbicara
dalam semua bahasa manusia dan malaikat,
tetapi jika tidak mempunyai kasih,
aku seperti gong yang bergaung atau canang yang gemerincing.

Sekali pun aku mempunyai karunia bernubuat
dan aku tahu segala rahasia serta memiliki seluruh pengetahuan;
sekalipun aku memiliki iman sempurna untuk memindahkan gunung,
tetapi jika tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.

Sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku,
bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar,
tetapi jika tidak mempunyai kasih,
sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku.

Kasih itu sabar, murah hati, dan tidak cemburu.
Kasih tidak memegahkan diri,
tidak sombong dan tidak bertindak kurang sopan.
Kasih tidak mencari keuntungan diri sendiri,
tidak cepat marah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
Kasih tidak bersukacita atas kelaliman, tetapi atas kebenaran.
Kasih menutupi segala sesuatu, percaya akan segala sesuatu,
mengharapkan segala sesuatu, dan sabar menanggung segala sesuatu.
Kasih tidak berkesudahan.

Nubuat akan berakhir, bahasa roh akan berhenti,
dan pengetahuan akan lenyap
.
Sebab pengetahuan dan nubuat kita tidak sempurna.
Bila yang sempurna tiba, hilanglah yang tidak sempurna.
Sekarang aku mengenal secara tidak sempurna,
tetapi nanti aku akan mengenal secara sempurna. 

Yang terbesar di antara iman, harapan dan kasih ialah kasih!



Namun ada satu sisi menarik, sudah dikasihi namun tidak merasakannya karena merasa itu adalah biasa/ mungkin menyalahkan/ mencela (tidak tahu dirikah?) Mungkin seperti perumpamaan Mutiara berharga yang di injak-injak 'babi'.

Injil Suci menurut Lukas, menceritakan sekali peristiwa berkatalah Yesus kepada orang banyak,
"Dengan apakah akan Kuumpamakan orang-orang dari angkatan ini?
...
'Kami meniup seruling bagimu, tetapi kalian tidak menari.
Kami menyanyikan kidung duka, tetapi kalian tidak menangis.'

Sebab ketika Yohanes Pembaptis datang,
dan ia tidak makan roti, dan tidak minum anggur,
kalian berkata, 'Ia kerasukan setan.'

Kemudian Anak Manusia datang,
Ia makan dan minum, dan kalian berkata,
'Lihatlah, seorang pelahap dan peminum,
sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.'
Tetapi hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya."




*Ya Tuhan Allahku ...
Berbahagialah daku 
yang dipilih menjadi milik-Mu.

Maka aku bersyukur kepada-Mu.
Dan aku bermazmur bagi-Mu. 

Kunyanyikan lagu baru bagi-Mu.

*Sebab benarlah firman-Mu itu. 
Dengan kesetiaan segala sesuatu dikerjakan-Mu.
Engkau senang pada keadilan dan hukum-Mu.

Bumi penuh dengan kasih setia-Mu.

*Berbahagialah daku yang dipilih-Mu.
Aku menjadi milik pusaka-Mu.
Kasih setia-Mu kiranya menyertaiku.

Seperti daku berharap kepada-Mu.

Amin.



#





Uploaded Image