Monday, June 8, 2026

2606082. Bersukacita dan bergembiralah karena besarlah ganjaranmu di surga.

Kalender Liturgi 08 Jun 2026
Senin Pekan Biasa X

Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: 1Raj 17:1-6
Mazmur Tanggapan: Mzm 121:1-2.3-4.5-6.7-8
Bait Pengantar Injil: Mat 5:12a
Bacaan Injil: Mat 5:1-12



*Seringkali dosa membuat luka 
Saat senang membuat dosa.
Sering berbuat apapun sesukanya.
Lupa perlunya hidup setia.


*_Saya terinspirasi nabi besar Elia di Perjanjian Lama, yang hidup sekitar abad ke-9 SM saat Kerajaan Israel Utara dipimpin Raja Ahab._

*Nabi Elia, orang Tisbe yang berapi-api, penentang keras penyembahan berhala orang Israel*  
Elia menang dalam mukjizat _memanggil api turun dari langit bakar korban persembahan di Gunung Karmel,_ padahal sendirian melawan 450 nabi Baal. 

*Beberapa mujizatnya nabi Elia:*  
   - Elia berdoa maka tiada hujan selama 3,5 tahun.
   - Saat bersembunyi dari pembunuhan di sungai Kerit, diberi makan burung gagak. 
   - Mampu nenghidupkan anak janda di Sarfat.
   - Menggandakan minyak & tepung si janda

*Akhir karyanya di dunia, Elia naik ke surga dengan kereta berapi*  _Elia hadir bersama Musa saat Yesus transfigurasi._
   


*Salah satu yang menarik hati saya menjadi Katolik adalah 8 Sabda Bahagia / Beatitude Yesus di bukit _("Mount of Beatitudes" di dekat Danau Galilea, sekitar Kapernaum di Israel Utara)_. 
*Delapan (8) Sabda Bahagia:*
1. Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah 
2. Berbahagialah orang yang berduka cita
3. Berbahagialah orang yang lemah lembut
4. Berbahagialah orang yang lapar & haus akan kebenaran
5. Berbahagialah orang yang murah hatinya
6. Berbahagialah orang yang suci hatinya
7. Berbahagialah orang yang membawa damai
8. Berbahagialah orang yang dianiaya demi kebenaran

Delapan (8) Sabda Bahagia ini juga menginspirasi Mahatma Gandhi dari India untuk berjuang untuk kemerdekaan India dari Inggris. Saya terinspirasi oleh 3 Prinsip dasar perjuangan Mahatma Gandhi:

*1. Satyagraha = Kekuatan Kebenaran*  Percaya perlawanan penjajah Inggris harus pakai kebenaran & cinta, tetap menjaga martabat manusia, bukan kebencian. "Kekuatan kebenaran lebih tajam dari pedang"
*2. Ahimsa = Tanpa Kekerasan*  
Menolak kekerasan _(damai)_ dalam bentuk apapun, tidak membalas saat dipukul. Contoh terkenalnya: Salt March 1930, protes pajak garam dengan berjalan kaki 240km.
*3. Swaraj + Swadesi = Mandiri*  
Swaraj = memerintah diri sendiri. Swadesi = memakai produk sendiri. 
Memakai pakaian sendiri dari hasil produksi kain sendiri. (India nomor 2 di dunia dengan tekstilnya setelah RRT)



*Ya Tuhan Allahku...
Ke gunung-gunung kulayangkan mataku.
Dari sanakah datang pertolongan bagiku.

Ternyata Tuhan adalah penolongku.


*Tuhan takkan membiarkan goyah kakiku. 
Tidak akan terlelap penjagaku.
Tuhanlah naunganku di sebelah kananku.

Matahari dan bulan tidak menyakitiku.


*Terhadap segala kecelakaan Tuhan menjagaku 
Tuhan selalu menjaga nyawaku
.
Tuhan menjaga keluar masukku.

Kupercaya kepada Tuhan Allahku.

Amin.


#

2606081. Saat ada kasih setia membuat kesempatan hidup bersama.

Saat aku merenung sendiri.
Aku seorang pemarah dan iri.
Tidak rela saat mengampuni.
Namun selalu minta diampuni.


Ketika dipanggil untuk melayani.
Aku pergi melarikan diri.
Sifat-Mu pengasih dan penyayang ini.
Panjang sabar mengasihi dan mengampuni.


Engkau berlimpah kasih setia.
Tak rencana mendatangkan malapetaka.
Kepada yang menyesal dosanya.
Pengampunan-Mu selalu ada tersedia.


Bagaimana mungkin bisa bersama.
Bila memiliki banyak beda.
Kasih menghilangkan perbedaan rasa.
Kemurahan membuat kesempatan tercipta.


#Saat ada kasih setia membuat kesempatan hidup bersama.

Uploaded Image

Friday, June 5, 2026

2606052. Barangsiapa mengasihi-Ku akan mentaati sabda-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihinya dan Kami akan datang kepadanya.

Kalender Liturgi 05 Jun 2026
Jumat Pekan Biasa IX
PW S. Bonifasius, Uskup dan Martir

Warna Liturgi: Merah
Bacaan I: 2Tim 3:10-17
Mazmur Tanggapan: Mzm 119:157.160.161.165.166.168
Bait Pengantar Injil: Yoh 14:23
Bacaan Injil: Mrk 12:35-37




*Salah satu contoh copycat (meniru) adalah *Timotius (artinya: yang menghormati Allah)* yang menjadi murid & anak rohani Paulus. Ibunya Eunike, neneknya Lois, orang Yahudi yang percaya dengan kuat sehingga menjadi dasar imannya. Sementara ayahnya orang Yunani yang tidak percaya Yesus. Timotius, orang Listra, kota di wilayah Galatia (sekarang Turki).
Paulus bilang kepada Timotius yang masih muda saat bertemu dalam misi Paulus yang kedua, "Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda." (1 Tim 4:12). Paulus mengakui Timotius sebagai "anakku yang kekasih dalam Tuhan" (1 Kor 4:17). 
Timotius yang pemalu & penakut sangat menurut kepada Paulus, dan Paulus mendorongnya, "Allah memberikan kita bukan roh ketakutan" (2 Tim 1:7). Paulus mengirimnya dengan misi mengurus jemaat bermasalah di Korintus, Tesalonika, dan menjadi gembala di Efesus. Timotius mengangkat penatua, melawan ajaran sesat, menjaga doktrin sehat di Efesus. Timotius menjadi uskup Efesus dan martir.
Walau muda, Timotius menjadi contoh dalam perkataan, tingkah laku, kasih, iman, dan kesucian. (1 Tim 4:12) sesuai surat Paulus kepadanya, "Engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku,
pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku. Hendaklah tetap berpegang pada kebenaran
yang telah engkau terima dan yakini,
dengan selalu mengingat
orang yang telah mengajarkannya kepadamu.
Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci
yang dapat memberi hikmat kepadamu
dan menuntun engkau kepada keselamatan
oleh iman kepada Kristus Yesus.
Segala tulisan yang diilhamkan Allah
memang bermanfaat untuk mengajar,
untuk menyatakan kesalahan,
untuk memperbaiki kelakuan,
dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
Dengan demikian
orang-orang kepunyaan Allah diperlengkapi
untuk setiap perbuatan baik."



*Salah satu hal menarik adalah perkataan Yesus saat mengajar di Bait Allah,
"Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat mengatakan,
bahwa Mesias adalah anak Daud?
Daud sendiri berkata dengan ilham Roh Kudus,
'Tuhan telah bersabda kepada Tuanku:
Duduklah di sisi kanan-Ku,
sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.'
Jadi Daud sendiri menyebut Dia Tuannya,
bagaimana mungkin Ia sekaligus anaknya?"




*Ya Tuhan Allahku...
Walaupun banyak pengejar dan lawanku.
Aku tidak menyimpang dari peringatan-Mu.

Kupercaya kebenaran adalah 
dasar firman-Mu.
Adil selamanya segala hukum-Mu.


*Tanpa alasan para pembesar mengejarku.
Hatiku gemetar hanya terhadap firman-Mu.

Kuyakin besarlah ketenteraman pencinta hukum-Mu.

Bersama-Mu tiada batu sandungan bagiku.


*Kunantikan keselamatan dari pada-Mu.
Kulakukan semua perintah-perintah-Mu.
Kuberpegang pada titah dan peringatan-Mu.
Seluruh hidupku terbuka di hadapan-Mu.

Amin.


#



Uploaded Image

2606051. Tuhan sang pencipta lautan.

*Angkatlah dan campakkanlah aku.
Maka laut tidak menyerangmu. Akulah penyebab badai menyerangmu.
Diangkatlah lalu dicampakkannya dia itu.


Seketika berhenti mengamuklah lautan.
Maka takutlah kepada TUHAN.
Persembahkanlah korban bagi TUHAN.
Tuhan sang pencipta lautan.


#



Uploaded Image

Wednesday, June 3, 2026

2606032. Yang percaya kepada-Ku tidak akan mati karena Akulah Kebangkitan dan Kehidupan.

Kalender Liturgi 03 Jun 2026
Rabu Pekan Biasa IX
PW S. Karolus Lwanga dan teman-temannya, Martir
Warna Liturgi: Merah
Bacaan I: 2Tim 1:1-3.6-12
Mazmur Tanggapan: Mzm 123:1-2a.2bcd
Bait Pengantar Injil: Yoh 11:25a.26
Bacaan Injil: Mrk 12:18-27


*Umat beragama Kristen meyakini adanya kebangkitan setelah mati pada hari akhir, seperti kebangkitan orang benar/ kudus dalam Kekristenan dan dalam ajaran beberapa agama/ kepercayaan lainnya.

Secara medis, kebangkitan disebut Fenomena Lazarus, yaitu seseorang yang sudah dinyatakan meninggal (detak jantungnya berhenti) tiba-tiba kembali hidup. Bisa saja terjadi karena kesalahan diagnosis klinis (mati suri), yang berarti bukan bangkit dari kematian. 

Kebangkitan menimbulkan banyak perdebatan termasuk pada orang Saduki, yang berpendapat, tidak ada kebangkitan. Alasannya Musa menuliskan perintah,
'Jika seseorang yang mempunyai saudara laki-laki,
mati dengan meninggalkan seorang isteri
tetapi tidak meninggalkan anak,
saudaranya harus kawin dengan isterinya itu
dan membangkitkan keturunan bagi saudaranya.'

Bagaimana jika ada tujuh orang bersaudara.
Yang pertama kawin dengan seorang wanita,
lalu mati tanpa meninggalkan keturunan.
Maka yang kedua mengawini dia,
tetapi juga mati tanpa meninggalkan keturunan.
Demikian juga yang ketiga.
Dan begitulah seterusnya,
ketujuh-tujuhnya tidak meninggalkan keturunan.
Akhirnya wanita itu pun mati.
Jika ada kebangkitan,
siapakah yang menjadi suami perempuan itu?
Sebab ketujuh-tujuhnya telah beristerikan dia."

Yesus menjawab mereka,
"Kalian tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah.
Sebab di masa kebangkitan orang mati,
orang tidak kawin atau dikawinkan;
mereka hidup seperti malaikat di surga.
Mengenai kebangkitan orang mati,
tidakkah kalian baca dalam kitab Musa,
yaitu dalam ceritera tentang semak berduri,
bahwa Allah bersabda kepada Musa,
'Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub?
Allah bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup.
Kamu benar-benar sesat."


*Bebas berpendapat boleh saja.
Mempertahankan pendapat boleh saja.
Berdebat mencari kebenaran boleh saja.
Mencari kesamaan pendapat itu luar biasa.

*Paulus hidup dengan mewarta.
Tentang Yesus Kristus beritanya.
Paulus mengucap syukur kepada-Nya.
Paulus melayani dengan hati nuraninya.

Kristus mematahkan kuasa dosa. 
Dia mendatangkan hidup tanpa binasa.
Dia memanggil untuk menyelamatkan manusia.
Dia berdasarkan kasih karunia-Nya.



*Ya Tuhan Allahku...
Kepada-Mu aku melayangkan mataku,
Surga adalah teman semayam-Mu.
Semua mata memandang tangan-Mu.

*Mataku memandang kepada tangan-Mu.
Memandang agar Engkau mengasihaniku.

Aku percaya kepada Firman-Mu.
Engkaulah kebangkitan dan kehidupanku.

Amin.


#Yang percaya kepada-Ku tidak akan mati karena Akulah Kebangkitan dan Kehidupan.


Uploaded Image

2606031. Bila saatnya tiba.

Bila saat pemulihan tiba.
Kota-kota dibangun dan didiaminya.
Kebun anggur ditanami dan dinikmati anggurnya.
Kebun buah dibuat dan dinikmati buahnya.


Bila saat menanam tiba.
Tanah menghasilkan pada waktunya.
Semua akan bergembira ria.
Kerja keras menghasilkan Panen raya.



Uploaded Image


#



Tuesday, June 2, 2026

2606022. Semoga Bapa Tuhan kita Yesus Kristus menerangi mata budi kita agar kita mengenal harapan panggilan kita.

Kalender Liturgi 02 Jun 2026
Selasa Pekan Biasa IX
PF S. Marselinus dan Petrus, Martir

Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: 2Ptr 3:12-15a.17-18
Mazmur Tanggapan: Mzm 90:2.3-4.10.14.16
Bait Pengantar Injil: Ef 1:17-18
Bacaan Injil: Mrk 12:13-17




*Nantikanlah langit dan bumi yang baru.
Tempat terdapat kebenaran itu.
Berusahalah tak bercacat dan tak bernoda di saat itu.
Kesabaran adalah kesempatan keselamatanmu.


Waspadalah jangan terseret kesesatan.
Jangan sampai kehilangan pegangan.
Berusahalah semakin mengenal Tuhan.
Bertumbuhlah dalam kasih karunia Tuhan.



*Kadangkala perkataan bermakna ganda.
Bermakna menjebak lawan bicara.
Bagaikan makan buah simakalama.
Solusinya berpikirlah luar biasa.


*Alkisah beberapa orang Farisi dan Herodian berusaha  menjerat Yesus dengan suatu pertanyaan,
"Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur.
Engkau tidak takut kepada siapa pun,
sebab Engkau tidak mencari muka,
tetapi dengan jujur mengajar jalan Allah.
Nah, bolehkah kita membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?

Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka,
lalu berkata, "Mengapa kamu mencobai Aku?
Tunjukkanlah suatu dinar untuk Kulihat!
Gambar dan tulisan siapakah ini?"

Jawab mereka, "Gambar dan tulisan Kaisar."

Maka kata Yesus kepada beberapa orang Farisi dan Herodian,
"Berikanlah kepada Kaisar apa yang menjadi hak Kaisar,
dan kepada Allah apa yang menjadi hak Allah!"

Mereka sangat heran mendengar Dia.


*Ya Tuhan Allahku .
Engkaulah pelindungku selalu.
Sebelum gunung-gunung dilahirkan disitu.
Sebelum bumi dan dunia diperanakkan disitu.


*Engkau mengembalikan manusia kepada debu.
Seribu tahun seperti hari kemarin di mata-Mu.
Seperti giliran jaga di malam itu.
Hari dan kemudaan pasti berlalu.


*Masa hidup tujuh puluh tahun.
Jika kuat bisa delapan puluh tahun.
Hidup melalui kesukaran dan penderitaan.

Hidup cepat lewat dari pandangan.

*Kenyangkanlah aku dengan kasih setia-Mu.
Supaya aku bersorak-sorai memuliakan-Mu.

Semoga aku menyaksikan perbuatan-Mu.

Semoga anak cucuku menyaksikan semarak-Mu.


#



Uploaded Image