Monday, June 22, 2026

2606222. Sudah dekat waktunya.

Ketika disapu bersih segala-galanya dari atas muka dunia.
Disapu hewan dan makhluk melata.
Disapu ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara. 
Ketika dilenyapkan manusia dari dunia.


Kabarnya sudah dekat waktunya.
Waktunya datang dengan tiba-tiba.
Semua menangis setelah tertawa.
Adakah yang selamat dari bencana.


#



Uploaded Image

2606221. Firman Tuhan itu hidup dan kuat serta menusuk ke dalam jiwa dan roh.

* _“Jangan menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi”_
(Matius 7:1 dan identik dengan Lukas 6:37 _“Janganlah kamu menghakimi”_)
Menurut saya, Yesus mengajarkan 'saya' jangan jadi orang munafik, yang mampu melihat "selumbar di mata orang" tapi tidak mampu melihat "balok di mata sendiri".
Arti yang lain, jangan menghakimi dengan standar ganda/ munafik, mengajarkan 'saya' harus bijak, menilai dengan hati yang bersih.



*Mungkin pelajaran bagi saya, saat orang Israel berdosa kepada Tuhan, Allah mereka,
yang telah menuntun mereka dari tanah Mesir,
dari kekuasaan Firaun, raja Mesir,
tetapi mereka telah menyembah allah lain, hidup menurut adat istiadat
bangsa-bangsa yang telah dihalau Tuhan dari depan orang Israel.

Melalui Orang yang lebih tua/ bijaksana/ sahabat, saya percaya Tuhan telah memperingatkan saya seperti orang Israel dan Yehuda
dengan perantaraan nabi dan pelihat,
"Berbaliklah kalian dari jalan-jalanmu yang jahat itu;
dan tetaplah mengikuti segala perintah dan ketetapan-Ku,
sesuai dengan undang-undang
yang telah Kuperintahkan kepada nenek moyangmu,
yang telah Kusampaikan kepada mereka
dengan perantaraan hamba-hamba-Ku, para nabi."

Tetapi mereka (baca: 'saya') tidak mau mendengarkan;
mereka (baca: 'saya') bertegar hati, tidak percaya kepada Tuhan, Allah.

Sebab itu (bila terus - menerus)
Tuhan akan murka kepada 'saya' 
dan menjauhkan 'saya' dari hadapan-Nya.



Saya menyadari perkataan Yesus dalam khotbah di bukit,
"Janganlah menghakimi, supaya kalian tidak dihakimi.
Karena dengan penghakiman
yang telah kalian pakai untuk menghakimi,
kalian sendiri akan dihakimi.
Dan ukuran yang kalian pakai untuk mengukur,
akan ditetapkan pada kalian sendiri.
Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu,
sedangkan balok dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui?
Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu,
'Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu',
padahal di dalam matamu sendiri ada balok?

Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu sendiri,
maka engkau akan melihat dengan jelas
untuk mengeluarkan selumbar dari mata saudaramu."


*Pengalaman saya menunjukkan kebiasaan untuk menyalahkan orang lain (sebelum menyalahkan diri sendiri).



*Ya Tuhan Allahku...
Janganlah membuang dan menembus pertahananku.
Janganlah murka tetapi pulihkanlah umat-Mu.

Janganlah menggoncangkan dan membelah bumiku.
Tetapi perbaikilah retak-retak kegoyahanku.

*Janganlah Engkau membuatku
mengalami penderitaanku.
Janganlah Engkau memberi anggur yang memusingkanku.

Janganlah Engkau membuangku.

Berikanlah pertolongan-Mu dan penyelamatan-Mu.

Amin.



Kalender Liturgi 22 Jun 2026
Senin Pekan Biasa XII
PF S. Yohanes Fisher, Uskup, dan S. Tomas More, Martir

PF S. Paulinus dari Nola, Uskup
Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: 2Raj 17:5-8.13-15a.18
Mazmur Tanggapan: Mzm 60:3.4-5.12-13
Bait Pengantar Injil: Ibr 4:12
Bacaan Injil: Mat 7:1-5


#



Uploaded Image

Saturday, June 20, 2026

2606202.Yesus Kristus yang kaya telah menjadi miskin agar kita menjadi kaya berkat kemiskinan-Nya.


*Ditolong saat masih balita.
Dijadikan raja saat remaja.
Hidup taat saat muda.
Wafat sesat menjelang tua.

Bagaikan kacang lupa kulitnya.
Lupa sejarah melupakan jasa.
Saat hidup merasakan berkuasa.
Semua dilakukan sesuai dunia.


*Raja Yoas bin Ahazia, keturunan Daud, naik tahta saat berumur 7 tahun menjadi raja Yehuda (memerintah 40 tahun ± 835-796 SM). Berkat imam Yoyada, imam besar Bait Allah yang 
menyelamatkan saat Yoas berumur 1 tahun dari pembunuhan masal (Genosida) semua cucu raja Ahazia dari neneknya, Atalya, yang mau menjadi ratu di Yehuda. (Ada jasa Yoseba, tante Yoas & istri imam Yoyada, yang menyembunyikannya selama 6 tahun di Bait Allah) 
 
Yoas jadi raja saleh/ baik saat berumur 7-23 tahun karena ada imam Yoyada sebagai penasehat baiknya. Dia merenovasi Bait Allah yang rusak parah sejak Atalya & Ahazia berkuasa, dengan cara membuat kotak amal di depan Bait Allah. "Yoas melakukan yang benar di mata TUHAN selama Yoyada masih hidup"

Setelah Yoyada wafat umur 130 tahun, Raja Yoas murtad dengan menyembah berhala. Bahkan Yoas membunuh Zakharia bin Yoyada, anak imam Yoyada yang menasehatinya agar Yoas balik ke Tuhan. Zakharia dilemparin batu hingga mati, di pelataran Bait Allah, sehingga di akhir hayatnya, Zakharia berkata "Semoga Tuhan melihatnya dan menuntut balas!". Kemudian terjadilah, Aram menyerang Yehuda, Yoas kalah dan terluka parah lalu pegawai istananya membunuh Yoas di ranjangnya karena darah putera Imam Yoyada. Yoas mati dan dikuburkan di kota Daud, tetapi bukan di makam para raja.



Kalender Liturgi 20 Jun 2026
Sabtu Pekan Biasa XI

Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: 2Taw 24:17-25
Mazmur Tanggapan: Mzm 89:4-5.29-30.31-32.33-34
Bait Pengantar Injil: 2Kor 8:9
Bacaan Injil: Mat 6:24-34


*Yesus berkata dalam khotbah di bukit,
"Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan.
Ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain,
atau ia akan setia kepada yang seorang
dan tidak mengindahkan yang lain.
Kalian tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.

Janganlah kuatir akan hidupmu,
apa yang hendak kalian makan atau minum,
dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu,
apa yang hendak kalian pakai.
Bukankah hidup itu lebih penting daripada makanan,
dan tubuh itu lebih penting daripada pakaian?
Siapakah di antara kalian
yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja
pada jalan hidupnya?

Bapamu yang di surga tahu,
bahwa kalian memerlukan semuanya itu.
Maka carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya,
maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari esok,
karena hari esok mempunyai kesusahannya sendiri.
Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."




*Ya Tuhan Allahku...
Engkau mengikat perjanjian dengan orang pilihan-Mu.
Engkau bersumpah kepada Daud hamba-Mu.

Engkau menegakkan Daud hingga ke anak cucu.
Engkau membangun takhtanya selalu.

*Engkau memelihara kasih setia-Mu.
Engkau memegang teguh perjanjian-Mu.
Engkau menjamin kelestarian anak cucunya selalu.
Takhtanya bertahan sesuai kehendak-Mu.

*Jika anak-anaknya meninggalkan Taurat-Mu.
Mereka tidak hidup menurut hukum-Mu.

Jika mereka langgar ketetapan-Mu.
Mereka tidak mematuhi perintah-Mu.

*Dengan gada Kaubalas pelanggarannya.
Dengan pukulan Kaubalas kesalahannya.
Kasih-Mu tidak Kaujauhkan dari padanya.
Engkau tetap setia kepadanya.

Amin.

#



Uploaded Image


Friday, June 19, 2026

2606191. Kuda lebih cepat dari pada singa.

*Kuda lebih cepat dari pada singa.
Dan lebih ganas dari pada serigala.
Terbang seperti rajawali menyambar mangsa. 
Pasukan kuda datang menderap di dunia.

#



Uploaded Image


Tuesday, June 16, 2026

2606162. Kasihilah sesama sebagaimana Aku mengasihi kamu.

Kalender Liturgi 16 Jun 2026
Selasa Pekan Biasa XI

Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: 1Raj 21:17-29
Mazmur Tanggapan: Mzm 51:3-4.5-6a.11.16
Bait Pengantar Injil: Yoh 13:34
Bacaan Injil: Mat 5:43-48



*Bagaimana rasanya bila sesudah mendapatkan 'tanah' yang diinginkan (dengan cara memfitnah dan membunuh pemiliknya), lalu datanglah nabi Tuhan yang menyampaikan kematiannya yang mengerikan? 


*Inilah lanjutan kisah Ahab yang kemarin (hari Senin, 15 Juni 2026) dimana Nabot, sang pemilik tanah mati karena kuasa Izebel, istri raja Ahab yang membuat tuduhan palsu tentang hujatan terhadap agama dan Tuhan. 
Nabi Elia, orang Tisbe, diutus menyampaikan sabda Tuhan, kepada Ahab, raja Israel yang di Samaria, 'Di tempat anjing telah menjilat darah Nabot,
di situ pulalah anjing akan menjilat darahmu'.

Juga mengenai Izebel Tuhan telah bersabda,
'Anjing akan memakan Izebel di tembok luar Yizreel.
Siapa saja dari keluarga Ahab yang mati di kota
akan dimakan anjing,
dan yang mati di padang akan dimakan burung di udara.'

Sesungguhnya tidak pernah ada orang seperti Ahab
yang memperbudak dirinya
dengan melakukan yang jahat di mata Tuhan,
karena ia telah dibujuk oleh Izebel, isterinya.

Sesudah Ahab mendengar perkataan itu,
ia mengoyakkan pakaiannya,
mengenakan kain kabung pada tubuhnya, dan berpuasa.
Bahkan ia tidur dengan memakai kain kabung,
dan berjalan dengan langkah lamban.

Maka bersabdalah Tuhan kepada Elia orang Tisbe itu,
"Sudahkah kaulihat, bahwa Ahab merendahkan diri di hadapan-Ku?
Oleh karena ia telah merendahkan diri di hadapan-Ku,
maka Aku tidak akan mendatangkan malapetaka dalam zamannya.
Barulah dalam zaman anaknya
Aku akan mendatangkan malapetaka atas keluarganya."



*Banyak orang yang tergerak hatinya saat mendengar (membaca) khotbah khotbah Yesus di bukit, 
"... 'Kasihilah musuh-musuhmu,
dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kalian.'
Karena dengan demikian
kalian menjadi anak-anak Bapamu yang di surga.

Sebab Ia membuat matahari-Nya terbit bagi orang yang jahat,
dan juga bagi orang yang baik.
Hujan pun diturunkan-Nya bagi orang yang benar
dan juga bagi orang yang tidak benar.

Apabila kalian mengasihi orang yang mengasihi kalian,
apakah upahmu?
Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
Dan apabila kalian hanya memberi salam kepada saudaramu saja,
apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain?
Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian?
Karena itu kalian harus sempurna
sebagaimana Bapamu di surga sempurna adanya."

 


*Mudah itu mengasihi.
Untuk mereka yang dikasihi.

Sulit itu mengasihi.
Untuk mereka yang disakiti.



*Ya Tuhan Allahku...
Kasihanilah aku menurut kasih setia-Mu.
Hapuskanlah pelanggaranku menurut besarnya rahmat-Mu.
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku.

Tahirkanlah aku dari dosaku.

*Aku sadar akan pelanggaranku.
Dosaku selalu terbayang di hadapanku.

Aku berdosa terhadap Engkau.
Palingkanlah wajah-Mu dari dosaku.

*Hapuskanlah segala kesalahanku.
Lepaskanlah aku dari dosaku.
Sebab Engkaulah Allah sang penyelamatku.
Lidahku akan memasyurkan keadilan-Mu.


Amin.


#



Uploaded Image



2606161.

Dia cemburu dan pembalas.
Penuh amarah dan pembalas.
Para lawannya pasti dibalas.
Para musuhnya tanpa belas.


Walaupun panjang sabar dan berkuasa.
Tidak sekali-kali membebaskan musuhnya.
Yang bersalah pasti dihukumnya.
 Puting beliung akan dikirimkannya.
  

 Dia itu baik sesungguhnya.
 Tempat pengungsian saat kesusahan melanda.
 Mengenal yang berlindung kepadanya.
Selama bersandar dengan benar kepadanya.


#



Uploaded Image


Monday, June 15, 2026

2606152. Sabda-Mu adalah pelita bagi kakiku dan cahaya bagi jalanku.

Kalender Liturgi 15 Jun 2026
Senin Pekan Biasa XI

Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: 1Raj 21:1-16
Mazmur Tanggapan: Mzm 5:2-3.5-6.7
Bait Pengantar Injil: Mzm 119:105
Bacaan Injil: Mat 5:38-42



*Bagi saya, saat hukum didasarkan kata 'siapa', maka hukum menjadi perpanjangan tangan atas nama 'siapa'. Berbagai kasus pengalaman hidup saya yang dialami adalah 'adu kuasa'. Dan kuasa yang paling luar biasa adalah kuasa Allah yang Maha Kuasa. 


*Jika sudah memiliki harta.
Apalagi ditambah memiliki kuasa.
Bisa merasa memiliki dunia.
Bisa mengikuti kemauan sesukanya.


Tolakan bisa berarti menghina.
Pikiran menjadikan dendam membara.
Lalu dicari daya upaya.
Mengambil harta dan nyawa.


Harta warisan sudah punya.
Kaya sudah pasti dirasa.
Tapi kalah melawan dusta.
Bila berhadapan dengan penguasa.


Nyawa hilang lenyaplah harta.
Mati tanpa membawa apa-apa.
Kuasa dusta berdasarkan agama.
Seringkali mampu membuat perkara.
 

*Kisah sejarah yang berulang selalu terjadi seperti Kitab Pertama Raja-Raja tentang 3 tokoh utama yaitu 
1. Nabot, orang Yizreel, pemilik kebun anggur di Yizreel.
2. Ahab, raja Israel yang ingin memiliki tanah Nabot. 
3. Izebel, isteri raja yang licik dan berkuasa berbuat apa saja demi diri suami/ rajanya.


Saat hartawan dihadapkan dengan kuasa maka kekuasaan mampu mengambil hartanya. Ini terjadi dengan Nabot, orang Yizreel yang kaya karena memiliki warisan kebun anggur. Hidup Nabot pasti senang dan hidupnya penuh suka sehingga relatif namanya terkenal sebagai pencinta dunia. Nabot tidak menyangka penolakannya menjual tanahnya kepada raja Ahab, membawa malapetaka, hilang harta dan nyawanya karena dusta yang dirancang Izebel, isteri raja yang licik yang berkuasa atas nama raja memerintahkan tua-tua dan pemuka-pemuka kotanya untuk naik saksi terhadap Nabot, dengan mengatakan,
'Nabot telah mengutuk Allah dan raja.' Maka dilemparilah dia dengan batu sampai mati di luar kotanya. Walaupun Nabot kenal para tua-tua dan pemuka-pemuka kotanya, namun bila hukum bisa diatur sesuai kata kuasa, maka terjadilah malapetaka bagi dirinya. Nabot yang kaya, mati meninggalkan harta dengan tak berdaya serta nama yang ternoda. 


Orang miskin kalah dengan orang kaya.
Orang kaya kalah dengan penguasa.
Penguasa kalah dengan raja.
Bila hukum sesuai kata siapa.



Saat ini, saya masih belajar menghayati perkataan Yesus dalam kotbah di bukit, 
"Janganlah kalian melawan orang yang berbuat jahat kepadamu.
Sebaliknya, bila orang menampar pipi kananmu,
berilah pipi kirimu.
Bila orang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu,
serahkanlah juga jubahmu.
Bila engkau dipaksa mengantarkan seseorang berjalan
sejauh satu mil,
berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.
Berikanlah kepada orang apa yang dimintanya,
dan jangan menolak orang
yang mau meminjam sesuatu dari padamu."
Sungguh ajaran-Nya yang berbeda dangan hukum/ ajaran dunia (Mata ganti mata, gigi ganti ganti, darah ganti darah, nyawa ganti nyawa, dsb).
Yang saya ingat saat sadar adalah pembalasan adalah bagian-Nya.



*Ya Tuhan Allahku ...
Berilah telinga kepada perkataanku.
Dan indahkanlah keluh kesahku.
Perhatikanlah suara hati teriakanku.

Saat aku berdoa kepada-Mu.

*Engkau tidak berkenan akan kefasikanku.
Kutahu orang jahat takkan menumpang pada-Mu.

Pembual tidak tahan di depan mata-Mu.

Engkau benci terhadap kejahatanku.

*Engkau membinasakan yang berbohong kepada-Mu.
Engkau jijik melihat penumpah darah dan penipu
.
Hilangkanlah amarah dalam hatiku.
Kupercayakan pembalasan di dalam tangan-Mu.

Amin.


#



Uploaded Image