Friday, April 3, 2026

2604032. Sejenak Bijak. Berpikir besar saling memaafkan demi keuntungan bersama.

Dengan kejam melakukan pembalasan.
Disertai penghajaran dalam kemarahan. 
Nanti keluarganya melakukan pembalasan.
Keturunan saling melakukan pembalasan.





Kemarahan bisa melibatkan keturunan.
Saling dendam antar keturunan.
Bisa saling menghilangkan keturunan.
Tiada manfaat dari kemarahan.


Sakit hati bila memaafkan.
Apalagi dianggap tiada Keberanian.
Memaafkan memang perlu kesadaran.
Merendahkan hati perlu pengorbanan.


Pengorbanan sesaat melangsungkan kehidupan.
Mengurangi kemarahan menghilangkan perselisihan.
Memaafkan sikap positif usahawan.
Berpikir besar saling menguntungkan.


#

2604032. Sejenak Bijak. Berpikir besar saling memaafkan demi keuntungan bersama.




2604031. Allah sangat meninggikan Kristus yang taat sampai mati di salib maka menganugerahi-Nya nama di atas segala nama.

Kalender Liturgi 03 Apr 2026
Jumat Pekan Suci

Warna Liturgi: Merah
Bacaan I: Yes 52:13-53:12
Mazmur Tanggapan: Mzm 31:2.6.12-13.15-16.17.25
Bacaan II: Ibr 4:14-16;5:7-9
Bait Pengantar Injil: Flp 2:8-9
Bacaan Injil: Yoh 18:1-19:42



*Taat sampai mati artinya setia dan patuh sampai akhir hayat, tidak berubah atau meninggalkan prinsipnya. Taat sampai mati di salib adalah pengorbanan Yesus Kristus yang setia dan patuh kepada kehendak Allah Bapa sampai Dia disalibkan. Simbol kesetiaan dan pengorbanan yang luar biasa, karena sampai titik darah terakhir. 
Taat sampai mati di salib menunjukkan ketaatan Yesus kepada kehendak Allah Bapa, sebagai jalan menebus dosa manusia. Ajaran disertai perbuatan, untuk setia dan taat kepada Tuhan dalam menghadapi kesulitan dan penderitaan. 


*Film tentang kisah sengsara Yesus yang paling terkenal adalah:
- *The Passion of the Christ* (2004) disutradarai oleh Mel Gibson, dengan Jim Caviezel sebagai Yesus.
Film ini menggambarkan peristiwa terakhir Yesus, dari pengkhianatan Judas hingga penyaliban dan kebangkitan.

Jim Caviezel, aktor yang memerankan Yesus dalam film "The Passion of the Christ", tumbuh dalam keluarga Katolik dan pernah menjadi putra altar.
Jim Caviezel menyatakan bahwa pengalaman memerankan Yesus dalam film tersebut memperdalam imannya, dan Jim Caviezel sering berbicara tentang pentingnya iman Katolik dalam hidupnya.

Film lainnya:
- *Jesus of Nazareth* (1977) miniseri TV
- *The Last Temptation of Christ* (1988)
- *The Gospel of John* (2003)


*Alkisah Nabi besar Yesaya mencatatkan Firman Tuhan dalam kitabnya,
"Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil!
Ia akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan!
Banyak orang tertegun melihat dia
-- rupanya begitu buruk, tidak seperti manusia lagi,
     dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi, --
demikianlah ia akan membuat tercengang banyak bangsa,
dan raja-raja akan mengatupkan mulutnya melihat dia!
Sebab apa yang tidak diceritakan kepada mereka
akan mereka lihat,

dan yang tidak mereka dengar akan mereka pahami.
Sehingga mereka berkata:
Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar,
kepada siapakah tangan kekuasaan Tuhan dinyatakan?
Sebagai taruk Hamba Yahwe tumbuh di hadapan Tuhan,
dan sebagai tunas ia muncul dari tanah kering.

Ia dihina dan dihindari orang,
seorang yang penuh kesengsaraan,
dan biasa menderita kesakitan;
ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia,
dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan.
Ia tidak tampan, dan semarak pun tidak ada padanya,
sehingga kita tidak tertarik untuk memandang dia;
dan rupanya pun tidak menarik,
sehingga kita tidak terangsang untuk menginginkannya.

Tetapi sesungguhnya,
penyakit kitalah yang ditanggungnya,
dan kesengsaraan kitalah yang dipikulnya,
padahal kita mengira dia kena tulah,
dipukul dan ditindas Allah.
Sesungguhnya dia tertikam oleh karena pemberontakan kita,
dia diremukkan oleh karena kejahatan kita;
derita yang mendatangkan keselamatan bagi kita
ditimpakan kepadanya,
dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.
Kita sekalian sesat seperti domba,
masing-masing mengambil jalan sendiri!
Tetapi Tuhan telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.
Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas,
dan tidak membuka mulutnya
seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian;
seperti induk domba
yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya,
ia tidak membuka mulutnya.
Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil,
dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya?
Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup,
dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah.
Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik,
dan waktu mati ia ada di antara penjahat-penjahat,
sekalipun ia tidak berbuat kekerasan,
dan tipu tidak ada dalam mulutnya.

Tetapi Tuhan berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan,
dan apabila ia menyerahkan dirinya sebagai kurban silih,
ia akan melihat keturunannya,
umurnya akan lanjut,
dan kehendak Tuhan akan terlaksana karena dia.
Sesudah kesusahan jiwanya,
ia akan melihat terang dan menjadi puas.
Sebab Tuhan berfirman,
Hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar,
akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya,
dan kejahatan mereka dia pikul.
Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya
orang-orang besar sebagai rampasan,
dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan.
Ini semua sebagai ganti
karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut
dan karena ia terhitung di antara pemberontak,
sekalipun ia menanggung dosa banyak orang,
dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak."



*Alkisah menurut Surat ('Orang kudus', kemungkinan Paulus/ Barnabas/ Lukas/ Klemens) kepada Orang Ibrani, 
"Kita sekarang mempunyai Imam Agung,
yang telah melintasi semua langit,
yaitu Yesus, Anak Allah.

Imam Agung yang kita punya,
bukanlah imam Agung yang tidak dapat turut merasakan kelemahan kita!
Sebaliknya Ia sama dengan kita!
Ia telah dicobai, hanya saja tidak berbuat dosa.

Marilah kita menghampiri takhta kerahiman Allah
dengan penuh keberanian,
supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia
untuk mendapat pertolongan pada waktunya.

Dalam hidup-Nya sebagai manusia,
Yesus telah mempersembahkan doa dan permohonan
dengan ratap tangis dan keluhan
kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut;
dan karena kesalehan-Nya, Ia telah didengarkan.
Akan tetapi sekalipun Anak, Ia telah belajar menjadi taat;
ini ternyata dari apa yang telah diderita-Nya!
Dan sesudah mencapai kesempurnaan,
Ia menjadi pokok keselamatan abadi
bagi semua orang yang taat kepada-Nya."



*Inilah Kisah Sengsara Tuhan kita Yesus Kristus
menurut Yohanes,

Seusai perjamuan Paskah,
keluarlah Yesus dari ruang perjamuan
bersama-sama dengan murid-murid-Nya,
dan mereka pergi ke seberang sungai Kidron.
Di situ ada suatu taman.
Yesus masuk ke taman itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya.
Yudas yang mengkhianati Yesus tahu juga tempat itu,
karena Yesus sering berkumpul di situ dengan murid-murid-Nya.
Maka datanglah juga Yudas ke situ
bersama sepasukan prajurit dan penjaga-penjaga Bait Allah
yang disuruh oleh imam-imam kepala dan orang-orang Farisi.
Mereka datang  lengkap dengan lentera, suluh dan senjata.
Yesus tahu semua yang akan menimpa diri-Nya.
Maka Ia maju ke depan dan berkata kepada mereka,
"Siapakah yang kamu cari?"

Jawab mereka, "Yesus dari Nazaret!"

Kata Yesus kepada mereka, "Akulah Dia."

Ketika Yesus berkata kepada mereka 'Akulah Dia',
mundurlah mereka, dan jatuh ke tanah.

Maka Yesus bertanya pula, "Siapakah yang kamu cari?"

Jawab mereka, "Yesus dari Nazaret!"

Jawab Yesus, "Telah Kukatakan kepadamu, Akulah Dia.
Jika Aku yang kamu cari, biarkanlah mereka ini pergi."


   Dari mereka yang Engkau serahkan kepada-Ku,
   tidak seorang pun yang Kubiarkan hilang.

Simon Petrus, yang membawa pedang, menghunus pedang itu,
dan menetakkannya kepada Malkhus, hamba Imam Agung
dan memutuskan telinga kanannya.

Kata Yesus kepada Petrus,
"Sarungkanlah pedangmu itu!
Bukankah Aku harus minum cawan
yang diberikan Bapa kepada-Ku?"


Maka para prajurit serta perwiranya,
dan penjaga-penjaga yang disuruh orang Yahudi itu
menangkap Yesus dan membelenggu Dia.
Lalu mereka membawa Yesus mula-mula kepada Hanas,
karena Hanas adalah mertua Kayafas,
yang pada tahun itu menjadi Imam Agung;
dan Kayafaslah yang telah menasihatkan kepada orang-orang Yahudi:
   Adalah lebih berguna
   jika satu orang mati untuk seluruh bangsa.


Simon Petrus dan Yohanes mengikuti Yesus.
Yohanes mengenal Imam Agung,
dan ia masuk ke halaman istana Imam Agung itu.
Tetapi Petrus tinggal di luar dekat pintu.
Maka Yohanes, yang mengenal Imam Agung,
kembali ke luar,
bercakap-cakap dengan perempuan penjaga pintu,
lalu membawa Petrus masuk.
Maka kata perempuan penjaga pintu kepada Petrus,
"Bukankah engkau juga murid orang itu?"
Jawab Petrus, "Bukan!"

Lalu Petrus berdiri berdiang bersama-sama dengan hamba-hamba dan penjaga-penjaga Bait Allah yang memasang api arang,
sebab hawa dingin waktu itu.

Imam Agung menanyai Yesus
tentang para murid dan tentang ajaran-Nya.

Jawab Yesus kepadanya,
"Aku berbicara terus terang kepada dunia!
Aku selalu mengajar di rumah-rumah ibadat dan di Bait Allah
tempat semua orang Yahudi berkumpul,
Aku tidak pernah berbicara sembunyi-sembunyi.
Mengapakah engkau menanyai Aku?
Tanyailah mereka,
yang telah mendengar apa yang Kukatakan kepada mereka;
sungguh, mereka tahu apa yang telah Kukatakan."

Ketika Yesus berkata demikian,
seorang penjaga yang berdiri di situ menampar muka Yesus
sambil berkata, "Begitukah jawab-Mu kepada Imam Agung?

Jawab Yesus kepadanya,
"Jikalau kata-Ku itu salah, tunjukkanlah salahnya,
tetapi jikalau benar, mengapakah engkau menampar Aku?"


Lalu Hanas mengirim Yesus terbelenggu kepada Kayafas,
Imam Agung.

Simon Petrus masih berdiri berdiang.
Kata orang-orang di situ kepadanya,
"Bukankah engkau juga seorang murid Yesus?"

Petrus menyangkalnya, katanya, "Bukan!"

Salah seorang hamba Imam Agung,
keluarga dari hamba yang telinganya dipotong Petrus,
berkata kepadanya, "Bukankah engkau kulihat di taman itu
bersama-sama dengan Yesus?"

Maka Petrus menyangkal lagi
dan ketika itu berkokoklah ayam.

Keesokan harinya
mereka membawa Yesus dari istana Kayafas ke gedung pengadilan.
Ketika itu hari masih pagi.
Mereka sendiri tidak masuk ke gedung pengadilan itu,
supaya jangan menajiskan diri,
sebab mereka hendak makan Paskah.
Sebab itu Pilatus keluar mendapatkan mereka dan berkata,
"Apakah tuduhan kamu terhadap orang ini?"

Jawab mereka kepadanya,
"Jikalau Ia bukan penjahat,
kami tidak menyerahkan-Nya kepadamu!"

Kata Pilatus kepada mereka,
"Ambillah Dia, dan hakimilah Dia menurut hukum Tauratmu!"

Kata orang-orang Yahudi itu,
"Kami tidak diperbolehkan membunuh seseorang."

Demikian terjadi
supaya genaplah firman Yesus
yang dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Ia akan mati.

Maka kembalilah Pilatus ke dalam gedung pengadilan,
lalu memanggil Yesus dan bertanya kepada-Nya,
"Engkau inikah raja orang Yahudi?"

Jawab Yesus,
"Dari hatimu sendirikah engkau katakan hal itu?
atau adakah orang lain yang mengatakannya kepadamu tentang Aku?"

Kata Pilatus, "Orang Yahudikah aku?
Bangsamu sendiri dan imam-imam kepala
telah menyerahkan Engkau kepadaku,
apakah yang telah Engkau perbuat?"

Jawab Yesus, "Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini!
Jika Kerajaan-Ku dari dunia ini,
pasti hamba-hamba-Ku sudah melawan,
supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi.
Akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini!"

Maka kata Pilatus kepada-Nya,
"Jadi Engkau adalah raja."

Jawab Yesus, "Seperti yang kaukatakan, Aku adalah raja!
Untuk itulah Aku lahir, dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini,
yakni untuk memberi kesaksian tentang kebenaran;
setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku."

Kata Pilatus kepada-Nya, "Apakah kebenaran itu?"

Sesudah mengatakan demikian,
Pilatus keluar lagi mendapatkan orang-orang Yahudi,
dan berkata kepada mereka,
"Aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada-Nya.
Tetapi padamu ada kebiasaan,
bahwa pada hari raya Paskah aku membebaskan seorang bagimu.
Maukah kamu,
supaya aku membebaskan raja orang Yahudi ini bagimu?"


Mereka pun berteriak,
"Jangan Dia, melainkan Barabas!"
Barabas adalah seorang penyamun.

Lalu Pilatus mengambil Yesus dan menyuruh orang menyesah Dia.
Prajurit-prajurit menganyam sebuah mahkota duri,
dan menaruhnya di atas kepala Yesus.
Mereka mengenakan jubah ungu pada-Nya,
dan sambil maju ke depan mereka berkata,
"Salam, hai raja orang Yahudi!"
Lalu mereka menampar wajah Yesus.

Pilatus keluar lagi dan berkata kepada Orang-orang Yahudi,
"Lihatlah aku membawa Dia ke luar kepada kamu,
supaya kamu tahu
bahwa aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada-Nya."

Lalu Yesus keluar, bermahkota duri dan berjubah ungu.
Maka kata Pilatus kepada mereka,
"Lihatlah Manusia ini!"
Ketika para imam kepala dan penjaga-penjaga itu melihat Yesus,
berteriaklah mereka, "Salibkan Dia, salibkan Dia!"

Kata Pilatus kepada mereka,
"Ambil saja sendiri dan salibkanlah Dia!
Sebab aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada-Nya."


Jawab orang-orang Yahudi itu kepadanya,
"Kami mempunyai hukum, dan menurut hukum itu Ia harus mati,
sebab Ia menganggap diri-Nya sebagai Anak Allah."

Ketika Pilatus mendengar perkataan itu bertambah takutlah ia.
lalu ia masuk pula ke dalam gedung pengadilan,
dan berkata kepada Yesus, "Dari manakah asal-Mu?"
Tetapi Yesus tidak memberi jawab kepadanya.
Maka kata Pilatus, "Tidakkah Engkau mau bicara dengan aku?
Tidakkah Engkau tahu
bahwa aku berkuasa untuk membebaskan Engkau,
dan berkuasa juga untuk menyalibkan Engkau?"

Yesus menjawab,
"Engkau tidak mempunyai kuasa apa pun terhadap Aku,
jikalau kuasa itu tidak diberikan dari atas.
Sebab itu,
dia yang menyerahkan Aku kepadamu, lebih besar dosanya."

Sejak itu Pilatus berusaha untuk membebaskan Yesus,
tetapi orang-orang Yahudi berteriak,
"Jikalau engkau membebaskan Dia,
engkau bukanlah sahabat Kaisar.
Setiap orang yang menganggap diri raja, melawan Kaisar."


Ketika mendengar perkataan itu,
Pillatus menyuruh Yesus ke luar.
Lalu ia duduk di kursi pengadilan,
di tempat yang bernama Litostrotos,
dalam bahasa Ibrani: Gabata.
Hari itu ialah hari persiapan Paskah,
kira-kira jam dua belas.
Kata Pilatus kepada orang-orang Yahudi itu,
"Inilah rajamu!"

Maka berteriaklah mereka,
"Enyahkan Dia! Enyahkan Dia! Salibkan Dia!"

Kata Pilatus kepada mereka,
"Haruskah aku menyalibkan rajamu?"

Jawab imam-imam kepala,
"Kami tidak mempunyai raja selain Kaisar!"

Akhirnya Pilatus menyerahkan Yesus kepada mereka
untuk disalibkan.
Dan mereka menerima Yesus.

Sambil memikul salib-Nya, Yesus dibawa ke luar kota,
ke tempat yang bernama Tengkorak, dalam
bahasa Ibrani: Golgota.
Di situ Yesus disalibkan,
dan bersama dengan Dia disalibkan juga dua orang lain,
sebelah-menyebelah, Yesus di tengah-tengah.
Pilatus menyuruh memasang juga tulisan di atas kayu salib itu,
bunyinya: Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi.
Banyak orang Yahudi membaca tulisan itu,
sebab tempat Yesus disalibkan itu letaknya dekat kota,
dan kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, Latin dan bahasa Yunani.
Maka kata imam-imam kepala kepada Pilatus,
"Jangan engkau menulis: Raja orang Yahudi,
tetapi: Ia mengatakan: Aku adalah Raja orang Yahudi."

Jawab Pilatus, "Apa yang kutulis, tetap tertulis!"

Sesudah prajurit-prajurit itu menyalibkan Yesus,
mereka mengambil pakaian Yesus,
lalu membaginya menjadi empat bagian,
masing-masing prajurit satu bagian.
Jubah Yesus pun mereka ambil.
Tetapi jubah itu tidak berjahit,
dari atas ke bawah merupakan satu tenunan utuh.
Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain,
"Janganlah kita membagi jubah ini menjadi beberapa potong,
tetapi baiklah kita membuang undi
untuk menentukan siapa yang akan mendapatnya."

Demikianlah terjadi
supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci:
   Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka,
   dan membuang undi atas jubah-Ku.

Hal itu telah dilakukan oleh prajurit-prajurit itu.

Di dekat salib Yesus berdirilah ibu Yesus dan saudara ibu-Nya,
Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.
Ketika Yesus melihat ibu-Nya
dan murid yang Ia kasihi di sampingnya,
berkatalah Ia kepada ibu-Nya,
"Ibu, inilah anakmu!"
dan kemudian kata-Nya kepada murid itu,
"Inilah ibumu!"
(Dan sejak saat itu
murid itu menerima Maria di dalam rumahnya).


Sesudah itu, karena Yesus tahu
bahwa segala sesuatu telah selesai,
berkatalah Ia
-- supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci, --
"Aku haus!"

Di situ ada suatu buli-buli penuh anggur asam.
Maka mereka mencucukkan bunga karang pada sebatang hisop,
mencelupkannya dalam anggur asam itu,
lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus.
Sesudah meminum anggur asam itu,
berkatalah Yesus, "Sudahlah selesai!"
Lalu Yesus menundukkan kepala dan menyerahkan nyawa-Nya.

(semua hening sejenak menerungkan wafat Tuhan)

Karena hari itu adalah hari persiapan Paskah,
dan supaya pada hari Sabat
mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib
-- sebab Sabat itu adalah hari yang besar --
maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus
dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan,
dan mayat-mayatnya diturunkan.
Maka datanglah prajurit-prajurit,
lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain
yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus.
Tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus
dan melihat bahwa Ia telah mati,
mereka tidak mematahkan kaki-Nya.
Tetapi seorang dari antara prajurit itu
menikam lambung Yesus dengan tombak,
dan segera mengalirlah darah serta air ke luar.
Dan orang yang melihat sendiri hal itu
yang memberi kesaksian ini, dan benarlah kesaksiannya.
Dan ia tahu bahwa ia mengatakan kebenaran,
supaya kamu juga percaya.
Sebab hal itu terjadi,
supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci:
   Tidak ada tulang-Nya yang akan dipatahkan;
dan nas lain yang mengatakan:
   Mereka akan memandang Dia yang telah mereka tikam.

Sesudah itu Yusuf dari Arimatea,
(Yusuf ini adalah seorang murid Yesus,
tetapi sembunyi-sembunyi karena takut kepada orang-orang Yahudi)

meminta kepada Pilatus,
supaya ia diperbolehkan menurunkan jenazah Yesus.
Pilatus meluluskan permintaan Yusuf.
Maka datanglah Yusuf dan menurunkan jenazah Yesus
Juga Nikodemus datang ke situ.
Dialah yang dulu datang malam-malam kepada Yesus.
Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu,
kira-kira lima puluh kati beratnya.
Mereka mengambil jenazah Yesus,
mengapaninya dengan kain lenan
dan membubuhinya dengan rempah-rempah
menurut adat pemakaman orang Yahudi.
Di dekat tempat Yesus disalibkan itu ada suatu taman,
dan dalam taman itu ada suatu kubur baru
yang di dalamnya belum pernah dimakamkan seseorang.
Karena hari itu hari persiapan orang Yahudi,
sedang kubur itu tidak jauh letaknya,
maka mereka meletakkan jenazah Yesus di situ.




*Ya Tuhan Allahku... 
Aku berlindung pada-Mu.
Janganlah aku mendapat malu.

Luputkanlah aku oleh keadilan-Mu.

Ke dalam tangan-Mu kuserahkan nyawaku.

*Ya Tuhan Allahku... 
Sudilah membebaskan daku.
Ya Allah yang setia kepadaku.
Aku percaya kepada-Mu ya Allahku.
Masa hidupku ada dalam tangan-Mu.

*Ya Tuhan dan Allahku... 
Lepaskanlah aku dari tangan musuhku.
Bebaskanlah aku dari para pengejarku.
Buatlah wajah-Mu bercahaya atas hamba-Mu.

Selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu.

*Ya Tuhan dan Allahku... 
Kuatkanlah dan teguhkanlah hatiku.
Aku yang berharap kepada Tuhanku.

Amin.

#

Thursday, April 2, 2026

3604021. Seperti Aku mengasihimu hendaknya kamu juga saling mengasihi.

Kalender Liturgi 02 Apr 2026
Kamis Pekan Suci

Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Kel 12:1-8.11-14
Mazmur Tanggapan: Mzm 116:12-13.15-16bc.17-18
Bacaan II: 1Kor 11:23-26
Bait Pengantar Injil: Yoh 13:34
Bacaan Injil: Yoh 13:1-15




*Paskah bagi orang Yahudi atau Pesach adalah perayaan penting dalam kalender Yahudi yang memperingati pembebasan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir, berlangsung selama 7-8 hari _(tergantung tradisi)_, sekitar bulan Maret/ April.
Paskah Yahudi biasanya:
- Mengadakan Seder, ritual makan malam pertama yang menceritakan kisah keluarnya bangsa Israel dari Mesir
- Makan matzo (roti tidak beragi) sebagai simbol roti yang dimakan oleh nenek moyang mereka saat keluar dari Mesir
- Menghindari makanan yang mengandung ragi (chametz)
- Mengadakan doa dan ritual khusus di sinagoga.

*Alkisah (dari Kitab Keluaran), saat itu Tuhan berfirman kepada Musa dan Harun di tanah Mesir,
"Bulan inilah menjadi permulaan segala bulan bagimu, bulan pertama tiap tahun.
'Pada tanggal sepuluh bulan ini ambillah seekor anak domba (/ kambing) jantan tidak bercela berumur satu tahun; pada tanggal empat belas sembelihilah di senja hari dan makannya cepat-cepat.
Darahnya  diambil sedikit, dioleskan pada ambang kedua tiang pintu agar saat Aku membunuh semua anak sulung manusia/ hewan, dan semua dewata Mesir, apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan melewatimu. Jadi tidak ada tulah kemusnahan di tengah-tengahmu, pada saat Aku menghukum negeri Mesir.
Hari Paskah ini harus menjadi hari peringatan dan dirayakan sebagai hari raya bagi Tuhan turun-temurun."


*Sedangkan Paskah bagi orang Kristen adalah perayaan kebangkitan Yesus Kristus dari kematian, lambang kemenangan atas dosa dan kematian. Ini perayaan terpenting dalam kalender Kristen dan dirayakan pada hari Minggu setelah Jumat Agung (Yesus sebagai "anak domba" yang dikorbankan untuk menebus dosa manusia). Paskah juga tentang harapan dan keselamatan bagi umat manusia. 
Paskah sering dihubungkan dengan tema kehidupan baru, perubahan, dan pembaruan spiritual. Paskah sebagai waktu untuk memperbarui iman dan hubungan dengan Tuhan.

*Diawali dengan acara Kamis Putih sebagai peringatan Malam Perjamuan Terakhir Yesus. Ada 2 hal 'yang terkenal', yaitu Yesus membagikan roti dan anggur sebagai lambang Tubuh dan Darah-Nya kepada murid-muridnya, Dan pembasuhan kaki murid-murid-Nya sebagai simbol kerendahan hati dan pelayanan Yesus.

*Menurut Surat Pertama Rasul Paulus
kepada Jemaat di Korintus,
Tuhan Yesus, pada malam Ia diserahkan,
mengambil roti,
dan setelah mengucap syukur atasnya,
Ia memecah-mecahkan roti itu seraya berkata,
"Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagimu;
perbuatlah ini untuk mengenangkan Daku!"
Lalu Ia mengambil cawan, dan berkata,
"Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan dalam darah-Ku.
Setiap kali kamu meminumnya,
perbuatlah ini untuk mengenangkan Daku."

Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum dari cawan ini,
kamu mewartakan wafat Tuhan sampai Ia datang.

*Menurut Injil Suci Yohanes, sebelum hari raya Paskah mulai,
Yesus sudah tahu bahwa saatnya sudah tiba
untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. 
Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya hingga saat terakhir.
Ketika mereka sedang makan bersama,
Iblis membisikkan dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon,
rencana untuk mengkhianati Yesus.
Yesus tahu,
bahwa Bapa-Nya telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya
dan bahwa Ia datang dari Allah dan akan kembali kepada Allah.
Maka bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya.
Ia mengambil sehelai kain lenan
dan mengikatkannya pada pinggang-Nya,
kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi (ember kecil dari tanah liat/ logam),
dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya,
lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu.
Kata Simon Petrus kepada-Nya,
"Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?"

Jawab Yesus kepadanya,
"Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang,
tetapi engkau akan memahaminya kelak."

"Selama-lamanya Engkau tidak akan membasuh kakiku!"

"Jikalau Aku tidak membasuh engkau,
engkau tidak akan mendapat bagian bersama Aku."

"Tuhan, jangan hanya kakiku saja,
tetapi juga tangan dan kepalaku!"

"Barangsiapa sudah mandi, cukuplah ia membasuh kakinya,
karena ia sudah bersih seluruhnya.
Kamu pun sudah bersih, hanya tidak semua!"

Sesudah membasuh kaki mereka, lalu Ia berkata kepada mereka,
"Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepadamu?
Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan,
dan katamu itu tepat,
sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
Nah, jikalau Aku, Tuhan dan Gurumu, membasuh kakimu,
maka kamu pun wajib saling membasuh kaki.
sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepadamu,
supaya kamu juga berbuat seperti yang telah Kuperbuat kepadamu."



*Ya Tuhan dan Allahku...
Bagaimana akan kubalas
segala kebaikan-Mu kepadaku.

Aku akan mengangkat piala keselamatan dan menyerukan nama-Mu.

Sungguh berharga di mata-Mu
kematian semua orang yang dikasihi-Mu.

Ya Tuhan aku hamba-Mu.
Anak dari sahaya-Mu.

Engkau telah melepas belengguku.

Kupersembahkan kurban syukur kepada-Mu.

*Amin.


#


Monday, March 30, 2026

2603301. Tuhan adalah terang dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut?

Kalender Liturgi 30 Mar 2026
Senin Pekan Suci

Warna Liturgi: Ungu
Bacaan I: Yes 42:1-7
Mazmur Tanggapan: Mzm 27:1.2.3.13-14
Bacaan Injil: Yoh 12:1-11



*Bagi saya, orang pilihan biasanya merujuk pada seseorang yang sangat spesial, mungkin karena mereka memiliki kualitas yang luar biasa atau memiliki tempat khusus di hati seseorang. Dalam agama, orang yang dipilih Tuhan memiliki tujuan tertentu, seperti nabi, rasul, atau orang 'kudus' yang dianggap memiliki peran penting dalam menyampaikan rencana Tuhan. 
_Contohnya,_ nabi besar Yesaya yang menyampaikan firman Tuhan, yang menciptakan langit dan membentangkannya,
yang menghamparkan bumi dengan segala yang tumbuh di atasnya,
yang memberikan nafas kepada umat manusia yang menghuninya
dan nyawa kepada mereka yang hidup di atasnya,
"... orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan.
Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya,
supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.
Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suaranya,
atau memperdengarkan suaranya di jalan.
Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya,
dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya,
tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.
Ia sendiri tidak akan menjadi pudar
dan tidak akan patah terkulai,
sampai ia menegakkan hukum di bumi;
segala pulau mengharapkan pengajarannya."



*_Suatu hal yang terpetik dalam pikiran saya, apakah bacaan dari Yesaya di hari ini, untuk dirinya atau tentang Tuhan Yesus atau itu ciri-ciri untuk semua orang pilihan ?
Apakah saya termasuk orang pilihan? _(Mungkin bagi kalangan terbatas, saya termasuk orang pilihan dengan kemampuan terbatas yang perlu terus dikembangkan selama hidup dengan mengikuti Roh Kudus agar mampu melakukan kehendak-Nya sesuai dengan rencana-Nya)


*_Menarik bagi saya, Injil suci Yohanes tentang perkataan Yesus kepada Yudas Iskariot yang pencuri, _(baca: saya yang suka hitung-hitungan), tentang Maria _(saudari Marta & Lazarus dari Betania) yang meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya, sehingga wangi setengah kati minyak narwastu murni
yang mahal harganya _(tiga ratus dinarharum semerbak memenuhi seluruh rumah Lazarus yang kemungkinan sangat luas karena bisa membuat perjamuan untuk pengikut Yesus, dan banyak orang Yahudi yang datang, karena Yesus dan juga untuk melihat Lazarus,
yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati.
"Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku.
Karena orang-orang miskin selalu ada padamu,
tetapi Aku tidak akan selalu ada pada kamu."


Lalu imam-imam kepala bermufakat
untuk membunuh Lazarus juga,
sebab karena dialah banyak orang Yahudi meninggalkan mereka
dan percaya kepada Yesus.



*Tuhan adalah terang dan keselamatanku.
Tiada kutakut bila Tuhan sertaku.
Tuhan adalah benteng hidupku.
Tiada kugentar bila Tuhan sertaku.

*Sekalipun tentara berkemah mengepungku.
Tidak takutlah hatiku.

Sekalipun pecah perang melawanku.

Aku tetap percaya Tuhan sertaku.

*Aku percaya kebaikan Tuhanku.
Saat hidup kunantikan Tuhanku.
Kukuatkan dan kuteguhkan hatiku.
Kunantikan selalu kebaikan Tuhanku.

_Amin.

#

Friday, March 27, 2026

2603272. Yang dikehendaki-Nya adalah pertobatannya supaya hidup.


*Semua jiwa Dia punya.
Jiwa ayah maupun anak punya-Nya. 
Yang harus mati yang berdosa.
Yang bertobat diampuni-Nya dosanya.





*Orang berdosa harus mati. 
Anak berdosa anak mati. 
Ayah berdosa ayah mati. 
Yang berdosa yang mati. 


*Anak tidak menanggung dosa ayahnya.
Ayah tidak menanggung dosa anaknya.
Orang benar menerima berkat kebenarannya. 
Orang berdosa menanggung dosanya.


*Jika orang bertobat dari dosanya.
Lalu melakukan segala ketetapan-Nya.
Melakukan keadilan dan kebenaran-Nya.
Ia telah menyelamatkan hidupnya.
 

*Kematian orang fasik tidak dikehendaki-Nya.
Yang dikehendaki-Nya adalah pertobatannya.
Supaya ia hidup karena pertobatannya.
Waktu dan kebebasan diberikan-Nya.


*Orang benar melakukan keadilan.
Hidup menurut ketetapan peraturan.
Hidup setia dalam kebenaran.
Hidup benar dalam kekudusan.

#

*Semua jiwa Dia punya.
Jiwa ayah maupun anak punya-Nya. 
Yang harus mati yang berdosa.
Yang bertobat diampuni-Nya dosanya.





*Orang berdosa harus mati. 
Anak berdosa anak mati. 
Ayah berdosa ayah mati. 
Yang berdosa yang mati. 


*Anak tidak menanggung dosa ayahnya.
Ayah tidak menanggung dosa anaknya.
Orang benar menerima berkat kebenarannya. 
Orang berdosa menanggung dosanya.


*Jika orang bertobat dari dosanya.
Lalu melakukan segala ketetapan-Nya.
Melakukan keadilan dan kebenaran-Nya.
Ia telah menyelamatkan hidupnya.
 

*Kematian orang fasik tidak dikehendaki-Nya.
Yang dikehendaki-Nya adalah pertobatannya.
Supaya ia hidup karena pertobatannya.
Waktu dan kebebasan diberikan-Nya.


*Orang benar melakukan keadilan.
Hidup menurut ketetapan peraturan.
Hidup setia dalam kebenaran.
Hidup benar dalam kekudusan.

#

2603271. Engkau mempunyai sabda yaitu roh dan kehidupan kekal.

Kalender Liturgi 27 Mar 2026
Jumat Prapaskah V

Warna Liturgi: Ungu
Bacaan I: Yer 20:10-13
Mazmur Tanggapan: Mzm 18:2-3a.3bc-4.5-6.7
Bait Pengantar Injil: Yoh 6:64b.69b
Bacaan Injil: Yoh 10:31-42




*Percaya, tergantung hati, yakin sama sesuatu tanpa perlu bukti konkret.
Keyakinan atau kepercayaan, bisa pada suatu ide/ pikiran atau orang, biasanya menjadi dasar keputusan (setelah berpikir) sebelum bertindak. Kepercayaan/ percaya bisa tentang agama/ nilai hidup/ diri sendiri/ orang lain atau sesuatu yang lebih besar. Kepercayaan bisa jadi kekuatan (atau sebaliknya, bila tidak sesuai dengan kenyataan). 


Dari mana datangnya percaya.
Turun ke hati dari mata.
Naik ke pikiran setelah percaya.
Mendengarkan kesaksian bertambah percaya.


*Sekali peristiwa (menurut Injil Suci Yohanes), Yesus berkata kepada
orang-orang Yahudi yang mau melempari-Nya dengan batu, 
"Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku
Kuperlihatkan kepadamu;
manakah di antaranya
yang menyebabkan kamu mau melempari Aku dengan batu?

Jawab orang-orang Yahudi itu,
"Bukan karena suatu pekerjaan baik
maka kami mau melempari Engkau,
melainkan karena Engkau menghujat Allah,
dan karena Engkau menyamakan diri-Mu dengan Allah,
meskipun Engkau hanya seorang manusia."


Kata Yesus kepada mereka,
"Tidakkah ada tertulis dalam kitab Tauratmu
'Aku telah berfirman: Kamu adalah allah?'
Padahal Kitab Suci tidak dapat dibatalkan!
Maka, Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan,
disebut allah,
masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa
dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia
'Engkau menghujat Allah!'
Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?
Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku,
janganlah kamu percaya kepada-Ku.
Tetapi jikalau Aku melakukannya
dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku,
percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu,
supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti,
bahwa Bapa ada dalam Aku dan Aku di dalam Bapa."
...
Banyak orang datang kepada-Nya dan berkata,
"Yohanes memang tidak membuat satu tanda pun,
tetapi semua yang pernah dikatakan Yohanes tentang orang ini adalah benar."

Dan banyak orang di situ percaya kepada-Nya.


*Nabi besar Yeremia percaya bahwa Tuhan menyertainya seperti pahlawan yang gagah,
sebab itu orang-orang yang mengejarnya akan tersandung jatuh,
dan mereka tidak dapat berbuat apa-apa.
Mereka akan menjadi malu sekali,
sebab mereka tidak berhasil;
suatu noda yang selama-lamanya tidak akan terlupakan!

Katanya,
"Tuhan semesta alam, yang menguji orang benar,
yang melihat batin dan hati,
biarlah aku melihat pembalasan-Mu terhadap mereka (semua sahabat karibku yang mengintai apakah aku tersandung jatuh),
sebab kepada-Mulah kuserahkan perkaraku.
Menyanyilah untuk Tuhan, pujilah Dia! ..."




*Ya Tuhan dan Allahku...
Kuberseru kepada-Mu dalam kesesakanku.
Dan Engkau mendengar suaraku.

Sebab Engkau mengasihi aku.

Engkaulah kekuatanku dan penyelamatku.
Engkaulah bukit batuku dan kubu pertahananku.
Engkaulah gunung batuku dan bentengku.
Engkaulah tempat perlindunganku dan perisaiku. 

Terpujilah Engkau sumber keselamatanku.
Karena aku selamat dari musuhku.
Ketika aku dalam kesesakanku.
Aku berseru kepada Tuhanku.

Kuberteriak minta tolong kepada-Mu 
Dari bait-Mu Kaudengar suaraku.
Permintaan tolongku sampai ke telinga-Mu.
Aku percaya kepada-Mu ya Tuhanku.

Amin.

#