Rabu Pekan Biasa XXIV, 16 Sep 2026. (Merah)
PW S. Kornelius, Paus, dan Siprianus, Uksup; Martir
Warna Liturgi:
Bacaan I: 1Kor 12:31-13:13
Mazmur Tanggapan: Mzm 33:2-5.12.22
Bait Pengantar Injil: Yoh 6:64b.69b
Bacaan Injil: Luk 7:31-35
Salah satu kekhasan agama Kristen/ Katolik adalah Cinta Kasih. (Cinta kasih itu beda dari cinta biasa).❤️
Cinta biasa = _aku butuh kamu_
Cinta kasih = _aku ingin kamu bahagia, walau bukan sama aku_
*Cinta kasih* itu cinta yang dewasa. Tidak egois, tidak menuntut, tidak memaksa.
*Cinta kasih* disebut *Metta* (Pali) atau *Loving-kindness*(Inggris).
*Tiga CIRI UTAMA CINTA KASIH:*
*1. Tanpa Syarat*
"Aku sayang kamu APA ADANYA"
*2. Tidak Ingin Memiliki*
"Berkeinginan membahagiakannya"
*3. Aktif Memberi, Bukan Menuntut*
Cinta kasih itu kata kerja, bukan kata sifat.
- Tidak hanya merasa sayang, tapi *bertindak* biar dia tenang, aman, tumbuh.
> *Cinta kasih itu tidak perlu dikatakan/ di story, tapi terasa saat memperlakukan orang.
Maka menarik Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus,
Sekalipun aku dapat berbicara
dalam semua bahasa manusia dan malaikat,
tetapi jika tidak mempunyai
kasih,
aku seperti gong yang bergaung atau canang yang gemerincing.
Sekali pun aku mempunyai karunia bernubuat
dan aku tahu segala rahasia serta memiliki seluruh pengetahuan;
sekalipun aku memiliki iman sempurna untuk memindahkan gunung,
tetapi jika tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.
Sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku,
bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar,
tetapi jika tidak mempunyai kasih,
sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku.
Kasih itu sabar, murah hati, dan tidak cemburu.
Kasih tidak memegahkan diri,
tidak sombong dan tidak bertindak kurang sopan.
Kasih tidak mencari keuntungan diri sendiri,
tidak cepat marah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
Kasih tidak bersukacita atas kelaliman, tetapi atas kebenaran.
Kasih menutupi segala sesuatu, percaya akan segala sesuatu,
mengharapkan segala sesuatu, dan sabar menanggung segala sesuatu.
Kasih tidak berkesudahan.
Nubuat akan berakhir, bahasa roh akan berhenti,
dan pengetahuan akan lenyap.
Sebab pengetahuan dan nubuat kita tidak sempurna.
Bila yang sempurna tiba, hilanglah yang tidak sempurna.
Sekarang aku mengenal secara tidak sempurna,
tetapi nanti aku akan mengenal secara sempurna.
Yang terbesar di antara iman, harapan dan kasih ialah kasih!
Namun ada satu sisi menarik, sudah dikasihi namun tidak merasakannya karena merasa itu adalah biasa/ mungkin menyalahkan/ mencela (tidak tahu dirikah?) Mungkin seperti perumpamaan Mutiara berharga yang di injak-injak 'babi'.
Injil Suci menurut Lukas, menceritakan sekali peristiwa berkatalah Yesus kepada orang banyak,
"Dengan apakah akan Kuumpamakan orang-orang dari angkatan ini?
...
'Kami meniup seruling bagimu, tetapi kalian tidak menari.
Kami menyanyikan kidung duka, tetapi kalian tidak menangis.'
Sebab ketika Yohanes Pembaptis datang,
dan ia tidak makan roti, dan tidak minum anggur,
kalian berkata, 'Ia kerasukan setan.'
Kemudian Anak Manusia datang,
Ia makan dan minum, dan kalian berkata,
'Lihatlah, seorang pelahap dan peminum,
sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.'
Tetapi hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya."
*Ya Tuhan Allahku ...
Berbahagialah daku
yang dipilih menjadi milik-Mu.
Maka aku bersyukur kepada-Mu.
Dan aku bermazmur bagi-Mu.
Kunyanyikan lagu baru bagi-Mu.
*Sebab benarlah firman-Mu itu.
Dengan kesetiaan segala sesuatu dikerjakan-Mu.
Engkau senang pada keadilan dan hukum-Mu.
Bumi penuh dengan kasih setia-Mu.
*Berbahagialah daku yang dipilih-Mu.
Aku menjadi milik pusaka-Mu.
Kasih setia-Mu kiranya menyertaiku.
Seperti daku berharap kepada-Mu.
Amin.
#