Sabtu, 31 Okt 2026
Bacaan I: Flp 1:18b-26
Mazmur Tanggapan: Mzm 42:2.3.5bcd
Bait Pengantar Injil: Mat 11:29ab
Bacaan Injil: Luk 14:1.7-11
*Ada 2 kisah nyata tentang kerendahan hati diantara jutaan kisah lainnya.
*Kalimat diatas (Bagiku hidup ialah Kristus dan mati keuntungan) sering dipakai banyak orang beriman Kristen (& Katolik) berasal dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi.
Rasul Paulus menuliskan,
asal saja Kristus diwartakan, aku bersukacita karenanya.
Dan aku akan tetap bersukacita sebab aku tahu,
bahwa akhir dari semuanya ini ialah keselamatanku
berkat doamu dan pertolongan Roh Yesus Kristus.
Sebab yang sangat kurindukan dan kuharapkan,
ialah bahwa dalam segala hal aku tidak mendapat malu.
Kuharapkan bahwa seperti dahulu,
sekarang pun Kristus dengan nyata dimuliakan dalam tubuhku,
baik oleh hidup maupun oleh matiku.
Karena bagiku hidup ialah Kristus dan mati keuntungan.
Hidup di dunia bagiku berarti bekerja dan menghasilkan buah.
... aku ingin pergi dan diam bersama Kristus,
karena ini memang jauh lebih baik.
Tetapi demi kalian, lebih perlu aku tetap tinggal di dunia ini.
... aku akan tetap tinggal
dan akan bersama-sama lagi dengan kalian semua,
supaya kalian makin maju dan bersukacita dalam iman.
Dengan demikian kemegahanmu dalam Kristus Yesus
makin bertambah karena aku,
yaitu apabila aku kembali kepadamu.
#
Bacaan I: Flp 1:18b-26
Mazmur Tanggapan: Mzm 42:2.3.5bcd
Bait Pengantar Injil: Mat 11:29ab
Bacaan Injil: Luk 14:1.7-11
*Ada 2 kisah nyata tentang kerendahan hati diantara jutaan kisah lainnya.
*1. Kisah nyata Yohanes Pembaptis*
Di Yoh 3:30 dia berkata: _"Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil."_
Saat itu Yohanes sudah sangat terkenal, muridnya banyak. Tapi ketika Yesus datang, banyak murid Yohanes pindah ke Yesus. Murid-murid Yohanes lainnya protes, tetapi Yohanes justru senang. Dia tidak mempertahankan panggung. Dia tahu perannya selesai. Orang yang rendah hati tidak takut kehilangan sorotan.
*2. Kisah Nelson Mandela mencuci piring*
Setelah 27 tahun di penjara, lalu dipercaya menjadi Presiden Afrika Selatan, Mandela pernah diundang makan malam kenegaraan. Protokol sudah tentu menyiapkan semuanya. Setelah acara selesai, penjaga menemukan Mandela di dapur belakang sedang mencuci piringnya sendiri. Dia bilang: _"Saya sudah terlalu lama ada orang yang mencucikan piring saya dibandingkan saat saya di penjara, saya ingin melakukannya sendiri."_
Orang paling berkuasa di negaranya, tapi tidak malu melakukan hal paling kecil.
*Kalimat diatas (Bagiku hidup ialah Kristus dan mati keuntungan) sering dipakai banyak orang beriman Kristen (& Katolik) berasal dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi.
Rasul Paulus menuliskan,
asal saja Kristus diwartakan, aku bersukacita karenanya.
Dan aku akan tetap bersukacita sebab aku tahu,
bahwa akhir dari semuanya ini ialah keselamatanku
berkat doamu dan pertolongan Roh Yesus Kristus.
Sebab yang sangat kurindukan dan kuharapkan,
ialah bahwa dalam segala hal aku tidak mendapat malu.
Kuharapkan bahwa seperti dahulu,
sekarang pun Kristus dengan nyata dimuliakan dalam tubuhku,
baik oleh hidup maupun oleh matiku.
Karena bagiku hidup ialah Kristus dan mati keuntungan.
Hidup di dunia bagiku berarti bekerja dan menghasilkan buah.
... aku ingin pergi dan diam bersama Kristus,
karena ini memang jauh lebih baik.
Tetapi demi kalian, lebih perlu aku tetap tinggal di dunia ini.
... aku akan tetap tinggal
dan akan bersama-sama lagi dengan kalian semua,
supaya kalian makin maju dan bersukacita dalam iman.
Dengan demikian kemegahanmu dalam Kristus Yesus
makin bertambah karena aku,
yaitu apabila aku kembali kepadamu.
#
.





