Kalender Liturgi 05 Jun 2026
Jumat Pekan Biasa IX
PW S. Bonifasius, Uskup dan Martir
Warna Liturgi: Merah
Bacaan I: 2Tim 3:10-17
Mazmur Tanggapan: Mzm 119:157.160.161.165.166.168
Bait Pengantar Injil: Yoh 14:23
Bacaan Injil: Mrk 12:35-37
*Salah satu contoh copycat (meniru) adalah *Timotius (artinya: yang menghormati Allah)* yang menjadi murid & anak rohani Paulus. Ibunya Eunike, neneknya Lois, orang Yahudi yang percaya dengan kuat sehingga menjadi dasar imannya. Sementara ayahnya orang Yunani yang tidak percaya Yesus. Timotius, orang Listra, kota di wilayah Galatia (sekarang Turki).
yang telah engkau terima dan yakini,
dengan selalu mengingat
orang yang telah mengajarkannya kepadamu.
Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci
yang dapat memberi hikmat kepadamu
dan menuntun engkau kepada keselamatan
oleh iman kepada Kristus Yesus.
Segala tulisan yang diilhamkan Allah
memang bermanfaat untuk mengajar,
untuk menyatakan kesalahan,
untuk memperbaiki kelakuan,
dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
Dengan demikian
orang-orang kepunyaan Allah diperlengkapi
untuk setiap perbuatan baik."
bahwa Mesias adalah anak Daud?
Daud sendiri berkata dengan ilham Roh Kudus,
'Tuhan telah bersabda kepada Tuanku:
Duduklah di sisi kanan-Ku,
sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.'
Jadi Daud sendiri menyebut Dia Tuannya,
bagaimana mungkin Ia sekaligus anaknya?"
*Ya Tuhan Allahku...
Jumat Pekan Biasa IX
PW S. Bonifasius, Uskup dan Martir
Warna Liturgi: Merah
Bacaan I: 2Tim 3:10-17
Mazmur Tanggapan: Mzm 119:157.160.161.165.166.168
Bait Pengantar Injil: Yoh 14:23
Bacaan Injil: Mrk 12:35-37
*Salah satu contoh copycat (meniru) adalah *Timotius (artinya: yang menghormati Allah)* yang menjadi murid & anak rohani Paulus. Ibunya Eunike, neneknya Lois, orang Yahudi yang percaya dengan kuat sehingga menjadi dasar imannya. Sementara ayahnya orang Yunani yang tidak percaya Yesus. Timotius, orang Listra, kota di wilayah Galatia (sekarang Turki).
Paulus bilang kepada Timotius yang masih muda saat bertemu dalam misi Paulus yang kedua, "Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda." (1 Tim 4:12). Paulus mengakui Timotius sebagai "anakku yang kekasih dalam Tuhan" (1 Kor 4:17).
Timotius yang pemalu & penakut sangat menurut kepada Paulus, dan Paulus mendorongnya, "Allah memberikan kita bukan roh ketakutan" (2 Tim 1:7). Paulus mengirimnya dengan misi mengurus jemaat bermasalah di Korintus, Tesalonika, dan menjadi gembala di Efesus. Timotius mengangkat penatua, melawan ajaran sesat, menjaga doktrin sehat di Efesus. Timotius menjadi uskup Efesus dan martir.
Walau muda, Timotius menjadi contoh dalam perkataan, tingkah laku, kasih, iman, dan kesucian. (1 Tim 4:12) sesuai surat Paulus kepadanya, "Engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku,
pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku. Hendaklah tetap berpegang pada kebenaranyang telah engkau terima dan yakini,
dengan selalu mengingat
orang yang telah mengajarkannya kepadamu.
Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci
yang dapat memberi hikmat kepadamu
dan menuntun engkau kepada keselamatan
oleh iman kepada Kristus Yesus.
Segala tulisan yang diilhamkan Allah
memang bermanfaat untuk mengajar,
untuk menyatakan kesalahan,
untuk memperbaiki kelakuan,
dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
Dengan demikian
orang-orang kepunyaan Allah diperlengkapi
untuk setiap perbuatan baik."
*Salah satu hal menarik adalah perkataan Yesus saat mengajar di Bait Allah,
"Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat mengatakan,bahwa Mesias adalah anak Daud?
Daud sendiri berkata dengan ilham Roh Kudus,
'Tuhan telah bersabda kepada Tuanku:
Duduklah di sisi kanan-Ku,
sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.'
Jadi Daud sendiri menyebut Dia Tuannya,
bagaimana mungkin Ia sekaligus anaknya?"
*Ya Tuhan Allahku...
Walaupun banyak pengejar dan lawanku.
Aku tidak menyimpang dari peringatan-Mu.
Kupercaya kebenaran adalah dasar firman-Mu.
Adil selamanya segala hukum-Mu.
Aku tidak menyimpang dari peringatan-Mu.
Kupercaya kebenaran adalah dasar firman-Mu.
Adil selamanya segala hukum-Mu.
*Tanpa alasan para pembesar mengejarku.
Hatiku gemetar hanya terhadap firman-Mu.
Kuyakin besarlah ketenteraman pencinta hukum-Mu.
Bersama-Mu tiada batu sandungan bagiku.
*Kunantikan keselamatan dari pada-Mu.
Kulakukan semua perintah-perintah-Mu.
Hatiku gemetar hanya terhadap firman-Mu.
Kuyakin besarlah ketenteraman pencinta hukum-Mu.
Bersama-Mu tiada batu sandungan bagiku.
*Kunantikan keselamatan dari pada-Mu.
Kulakukan semua perintah-perintah-Mu.
Kuberpegang pada titah dan peringatan-Mu.
Seluruh hidupku terbuka di hadapan-Mu.
Amin.
Seluruh hidupku terbuka di hadapan-Mu.
Amin.
#
