Friday, March 13, 2026

2603132. Kekuatan terbesar.

Kekuatan terbesar pada diri.
Kekuatan terbesar ada di hati.
Kekuatan terbesar di pikiran sendiri.
Kekuatan terbesar di semangat mandiri.



2603131. Bertobatlah sebab Kerajaan Surga sudah dekat.

Kalender Liturgi 13 Mar 2026
Jumat Prapaskah III

Warna Liturgi: Ungu
Bacaan I: Hos 14:2-10
Mazmur Tanggapan: Mzm 81:6c-8a.8bc-9.10-11ab.14.17
Bait Pengantar Injil: Mat 4:17
Bacaan Injil: Mrk 12:28b-34



*Ada suatu pertanyaan umum, benarkah orang katolik menyembah patung?
Meta AI: Orang Katolik tidak menyembah patung, tapi mereka menghormati gambar-gambar suci seperti patung atau ikon sebagai simbol spiritual. Mereka percaya bahwa patung-patung itu hanya representasi, bukan objek yang disembah secara langsung. 



*Dari jaman dulu, banyak orang tergerak mencari yang lebih kuasa dari dirinya sendiri, sehingga Nabi (kecil) Hosea dalam kitab nubuatnya, menyampaikan firman Allah,
"Bertobatlah, hai Israel, kepada Tuhan Allahmu,
sebab engkau telah tergelincir karena kesalahanmu.
Datanglah membawa kata-kata penyesalan,
dan bertobatlah kepada Tuhan.

Berserulah kepada-Nya:
'Ampunilah segala kesalahan, sehingga kami mendapat yang baik,
maka kami akan mempersembahkan pengakuan kami.
Kami tidak akan berkata lagi 'Ya, Allah kami'
kepada buatan tangan kami.
Karena Engkau menyayangi anak yatim.'


(Jika mereka taat,) beginilah firman Tuhan:
Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan,
Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela,
sebab murka-Ku telah surut dari pada mereka.
Aku akan menjadi seperti embun bagi Israel,
maka ia akan berbunga seperti bunga bakung
dan akan menjulurkan akar-akarnya seperti pohon hawar.
Ranting-rantingnya akan merambak,
semaraknya akan seperti pohon zaitun
dan berbau harum seperti yang di Libanon.

Mereka akan kembali dan diam dalam naungan-Ku;
mereka akan tumbuh seperti gandum.
Mereka akan berkembang seperti pohon anggur,...

Siapa yang bijaksana, biarlah ia memahami semuanya ini;
siapa yang budiman, biarlah ia mengetahuinya;
sebab jalan-jalan Tuhan adalah lurus,
dan orang benar menempuhnya,
tetapi pemberontak tergelincir di situ."




*Suatu 'penegasan' dari Yesus saat menjawab pertanyaan seorang ahli Taurat yang datang dan bertanya kepada-Nya (menurut Injil Suci Markus),
"Perintah manakah yang paling utama?"

"Perintah yang paling utama ialah:
Dengarlah, hai orang Israel,
Tuhan Allah kita itu Tuhan yang esa.
Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hati,
dengan segenap jiwa, dengan segenap akal budi,
dan dengan segenap kekuatanmu.

Dan perintah yang kedua ialah:
Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Tidak ada perintah lain yang lebih utama
daripada kedua hukum ini."


"Guru, tepat sekali apa yang Kaukatakan,
bahwa Dia itu esa, dan bahwa tidak ada allah lain kecuali Dia.
Memang mengasihi Dia dengan segenap hati,
dengan segenap pengertian, dan dengan segenap kekuatan,
serta mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri
jauh lebih utama dari pada semua kurban bakar dan persembahan."


Yesus melihat betapa bijaksana jawaban orang itu.
Maka Ia berkata kepadanya,
"Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!"



*Ya Tuhan Allahku...
Engkau mendengarkan suara seruanku.
Engkau mengangkat beban dari bahuku.

Engkau membebaskanku dari bebanku.
Engkau meluputkanku dari kesesakanku.

*Dari balik badai persembunyian-Mu.
Engkau menjawabku dan mendengarkanku.
Maka tiada allah lain padaku.

Tiada sembahan dalam rumahku.

*Kupercaya kepada Tuhan Allahku.
Engkau yang menuntun hidupku.

Aku mau mendengarkan Firman-Mu.

Aku mau hidup menurut rencana-Mu. 

Makanan terbaik Kuberikan kepadaku.
Kauberikan madu dari gunung batu.

Engkau mengenyangkanku dengan berkat-Mu.
Kubersyukur dan percaya kepada-Mu. 

Amin.

#


Thursday, March 12, 2026

2603122. Berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, sebab Aku ini pengasih dan penyayang.

Kalender Liturgi 12 Mar 2026
Kamis Prapaskah III

Warna Liturgi: Ungu
Bacaan I: Yer 7:23-28
Mazmur Tanggapan: Mzm 95:1-2.6-7.8-9
Bait Pengantar Injil: Yl 2:12-13
Bacaan Injil: Luk 11:14-23



*Suatu kisah renungan.
Dalam sebuah kafe yang tenang, terdapat percakapan serius, An dan Cin membicarakan hubungan An dengan Ben, teman prianya sesudah reuni alumni beberapa waktu yang lalu.

An berkata dengan penuh perasaan, "Aku merasa seperti sedang mengalami cinta pertama saat WA dengan Ben setiap hari. Aku tidak menyangka Ben masih mencintaiku."

Cin menatapnya dengan serius lalu berkata, "Tetapi Ben sudah beristri dan kamu pun sudah bersuami. Apa yang membuat kalian tetap menjalani hubungan itu?"

"Kasih," jawab An dengan senyum. "Kasih yang telah menyatukan kami."

Cin terdiam sejenak, lalu berkata dengan lembut namun tegas, "Menurutku itu bukan kasih, melainkan ego dan nostalgia sesaat. Kasih sejati tidak akan memisahkan apa yang telah dipersatukan oleh Allah."

Suasana hening beberapa waktu. Lalu An menatap dalam dan bertanya pelan, "Lalu apa yang harus kulakukan, Cin?"

Cin menjawab, "Mintalah ampun kepada Tuhan dan doakan kehidupan keluargamu. Berdoalah, mohon Roh Kudus. Rasakanlah Roh Kudus hadir dan menyatukan hati kalian kembali dalam ikatan kasih suci. Putuskan hubungan nostalgia sesaat itu dan layanilah suamimu. Ingatlah setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh."

An terdiam dan meneteskan air mata, tampaknya berusaha memahami antara kasih Tuhan, keluarga, mengampuni diri atas kenangan masa lalu.



Nabi Yeremia menyampaikan firman Tuhan,
"... Dengarkanlah suara-Ku,
maka Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku,
dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu,
supaya kamu berbahagia!


Tetapi mereka tidak mau mendengarkan
dan tidak mau memberi perhatian,...
Tetapi mereka tidak mau mendengarkan kepada-Ku
dan tidak mau memberi perhatian...

... Inilah bangsa
yang tidak mau mendengarkan suara Tuhan, Allah mereka,
dan yang tidak mau menerima pengajaran!
Ketulusan mereka sudah lenyap,
sudah musnah dari mulut mereka."



*Injil Suci Lukas mengisahkan, sekali peristiwa Yesus mengusir keluar suatu setan yang membisukan dari seorang bisu sehingga ia dapat berkata-kata, membuat heran orang banyak.

Tetapi ada yang berkata,
"Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan."
Ada pula yang meminta suatu tanda dari surga untuk mencobai Dia.

Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata,
"Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa,
dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.
Jikalau Iblis itu terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri,
bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan?
Sebab kamu berkata,
bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul.
Jadi, jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul,
dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya?
Nah, merekalah yang akan menjadi hakimmu!
Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah,
maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.
Apabila seorang yang kuat dan yang bersenjata lengkap
menjaga rumahnya sendiri,
maka amanlah segala miliknya.
Tetapi jika seorang yang lebih kuat daripadanya
menyerang dan mengalahkannya,
maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata
yang diandalkannya,
dan akan membagi-bagikan rampasannya.
Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku,
dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku,
ia mencerai-beraikan."




*Aku bernyanyi-nyanyi bagi Tuhanku.
Kubersorak bagi Gunung Batu keselamatanku.

Aku menghadap-Mu dengan syukurku.
Aku bersorak-sorai dengan mazmurku.

*Kubersujud menyembah dan
berlutut di hadapan-Mu.
Engkaulah yang menjadikan aku.
Hanya Engkaulah Allah Tuhanku.

Aku ini domba gembalaan-Mu. 

*Saat aku mendengar suara-Mu.
Aku takkan menegarkan hatiku. 
Aku takkan mencobai dan menguji-Mu.
Karena aku melihat perbuatan-Mu.

Amin.



2603121. Sejenak Bijak. Dengarkanlah dan bertobatlah serta kabarkanlah Firman-Nya.

   Makanlah yang dilihat di sini.
   Makanlah gulungan kitab ini.
   isilah perutmu dengan ini. 
   Rasakan makanan seperti madu ini.


   Berikanlah telingamu dengarkan suara.
   Pergilah dan berbicaralah disana.
   Katakan segala perkataan-Ku saja.
   Agar kemuliaan-Nya tampak bercahaya.


 Saat Roh itu mengangkatku
 Aku mendengar suara di belakangku 
 Terdengar suatu gemuruh suara itu.
  Tampak kemuliaan-Nya naik disitu.


  
  Jika tidak memperingatkan dia.
  Bahwa dia akan celaka.
  Hingga mati dalam kesalahannya.
  Dia akan menuntut nyawanya.


  Jika sudah diperingatkan dirinya.
  Namun tidak bertobat dirinya .
  Lalu mati dalam dosanya.
  Engkau tidak bersalah ataupun berdosa.
.




Wednesday, March 11, 2026

2603111. Sabda Tuhan adalah roh dan kehidupan kekal.

Kalender Liturgi 11 Mar 2026
Rabu Prapaskah III

Warna Liturgi: Ungu
Bacaan I: Ul 4:1.5-9
Mazmur Tanggapan: Mzm 147:12-13.15-16.19-20
Bait Pengantar Injil: Yoh 6:63b.68a
Bacaan Injil: Mat 5:17-19



*Salah satu tokoh besar dari Alkitab (khususnya Perjanjian Lama) adalah Musa. Musa (hidup ± tahun 1200-an SM) adalah seorang nabi dan pemimpin besar dalam agama Yahudi, Kristen, dan Islam. Musa adalah tokoh yang memimpin bangsa Israel keluar dari perbudakan di Mesir dan mengajarkan Sepuluh Perintah Allah yang diterimanya di Gunung Sinai serta memimpin bangsa Israel selama 40 tahun di padang gurun agar memiliki mental bangsa pilihan saat memasuki tanah terjanji, Kanaan. Kitab Ulangan menuliskan saat di padang gurun seberang Sungai Yordan, Musa berkata kepada bangsanya,
"Hai orang Israel, dengarlah ketetapan dan peraturan yang diperintahkan kepadaku oleh Tuhan, Allahku agar kuajarkan kepadamu untuk dilakukan,
supaya kamu hidup
dan memasuki serta menduduki negeri
yang diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allah nenek moyangmu.

Lakukanlah itu dengan setia,
sebab itulah yang akan menjadi kebijaksanaan dan akal budimu sebagai bangsa yang besar di mata bangsa-bangsa lain. 
Sebab bangsa besar manakah
yang mempunyai ketetapan dan peraturan demikian adil
seperti seluruh hukum,
yang kubentangkan kepadamu pada hari ini?

Jangan engkau melupakan hal-hal
yang dilihat oleh matamu sendiri itu,
dan hilang dari ingatanmu
seumur hidup.
Beritahukanlah semuanya itu
kepada anak-anakmu dan kepada cucu cucumu serta cicitmu."




*Salah satu tokoh besar dari Alkitab (khususnya Perjanjian Baru) adalah Yesus. Yesus (Diperkirakan lahir ± 6-4 SM di Betlehem, sebelum kematian Raja Herodes Agung, dan wafat ± 30-33 M di Yerusalem, di masa pemerintahan Kaisar Augustus) adalah tokoh utama dalam agama Kristen, dipercaya sebagai Anak Allah, Mesias, dan Juruselamat umat manusia. Yesus adalah pengajar, penyembuh, dan pemimpin spiritual yang mengajarkan tentang kasih, pengampunan, dan Kerajaan Allah. Salah satu kotbah di bukit Yesus berkata kepada murid-murid-Nya (menurut Injil Suci Matius), 
"...Aku datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat,
melainkan untuk menggenapinya...
Selama belum lenyap langit dan bumi ini,
satu iota atau satu titik pun
tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat,
sebelum semuanya terjadi...
Siapa yang meniadakan salah satu perintah Taurat
sekalipun yang paling kecil,
dan mengajarkannya demikian kepada orang lain,
ia akan menduduki tempat-tempat yang paling rendah
di dalam Kerajaan Surga...
Siapa yang melakukan dan mengajarkan
segala perintah Taurat,
ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga."



*Megahkanlah Tuhan hai jiwaku.
Pujilah Allah hai tubuhku.

Sebab Tuhan meneguhkan hidupku.

Tuhan memberkati anak-anakku. 

*Engkau menyampaikan perintah-Mu ke bumi.
Dengan segera firman-Mu berlari.
Engkau memberitakan firman-Mu kepada kami.
Ketetapan dan hukum-hukum-Nya kepada kami.

*Engkau tidak berbuat demikian kepada segala bangsa.
Hukum-hukum-Mu tidak  dikenal mereka.
Tuhan mengajarkan kepada murid-murid-Nya.
Lalu hukum kasih-Mu diajarkan ke semua manusia.

Amin.


Monday, March 9, 2026

2603092. Aku menantikan dan mengharapkan firman-Nya sebab pada Tuhan ada kasih setia.

Kalender Liturgi 09 Mar 2026
Senin Prapaskah III
PF S. Fransiska dari Roma, Biarawati

Warna Liturgi: Ungu
Bacaan I: 2Raj 5:1-15a
Mazmur Tanggapan: Mzm 42:2.3;43:3.4
Bait Pengantar Injil: Mzm 130:5.7
Bacaan Injil: Luk 4:24-30



*Seringkali hidup itu bagaikan drama/ sinetron. Ada yang sakit bertahun-tahun tapi tidak sembuh-sembuh juga. Ada yang sakit berat tinggal menghitung hari-harinya namun ternyata dapat sembuh/ hidup hingga belasan/ puluhan tahun lagi. 

*Alkisah menurut Kitab Kedua Raja-Raja, banyak orang sakit kusta di Israel saat itu namun tak seorang pun dari mereka
yang ditahirkan, selain daripada Naanam orang Syiria itu oleh nabi Elisa.

*Naaman adalah panglima yang terpandang di hadapan  dan sangat disayangi raja Aram sebab dia memberikan
kemenangan kepada orang Aram. Tetapi panglima tentara itu sakit kusta.

Sekali peristiwa seorang anak perempuan Israel yang menjadi pelayan pada isteri Naaman, berkata kepada nyonyanya,
"Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu,
tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya."


Lalu pergilah Naaman kepada tuannya, lalu raja Aram mengirim surat kepada raja Israel agar raja menyembuhkan Naaman dari penyakit kustanya. Walaupun Naaman membawa persembahan sepuluh talenta perak, enam ribu syikal emas dan sepuluh potong pakaian kepadanya, raja Israel mengoyakkan pakaiannya serta berkata,
"Allahkah aku ini, yang dapat mematikan dan menghidupkan,
sehingga orang ini mengirim pesan kepadaku,
supaya kusembuhkan seorang dari penyakit kustanya?

Sesungguhnya, perhatikanlah dan lihatlah,
ia mencari gara-gara terhadap aku."

Segera hal itu didengar oleh Elisa, abdi Allah itu, maka
dikirimnyalah pesan kepada raja, bunyinya, 
"Mengapa engkau mengoyakkan pakaianmu?
Biarlah orang itu datang kepadaku,
supaya ia tahu bahwa ada seorang nabi di Israel."


Kemudian datanglah Naaman dengan kuda dan keretanya,
lalu berhenti di depan pintu rumah Elisa.
Elisa menyuruh seorang suruhan kepadanya mengatakan,
"Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan,
maka tubuhmu akan pulih kembali,
sehingga engkau menjadi tahir."

Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata,
"Aku sangka, setidak-tidaknya ia datang ke luar
dan berdiri memanggil nama Tuhan, Allahnya,
lalu menggerak-gerakkan tangannya di atas tempat penyakit itu,
dan dengan demikian menyembuhkan penyakit kustaku!
Bukankah sungai-sungai Damsyik,
lebih baik dari segala sungai di Israel?
Bukankah aku dapat mandi di sana dan menjadi tahir?"


Kemudian berpalinglah ia dan pergi dengan panas hati.
Tetapi pegawai-pegawainya datang mendekat
serta berkata kepadanya,
"Panglima, seandainya nabi itu menyuruh perkara yang sukar
kepadamu, bukankah panglima akan melakukannya?
Apalagi sekarang, ia hanya berkata kepadamu:
Mandilah dan engkau akan menjadi tahir."


Maka turunlah panglima Naaman membenamkan dirinya tujuh kali
dalam sungai Yordan,
sesuai dengan perkataan abdi Allah itu.
Lalu tahirlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak. Naaman kembali dengan seluruh pasukannya
kepada abdi Allah itu.
Sesampai di sana majulah ia ke depan Elisa dan berkata,
"Sekarang aku tahu,
bahwa di seluruh bumi tidak ada Allah kecuali di Israel.
Karena itu terimalah kiranya suatu pemberian dari hambamu ini!"



*Belajar dari pengalaman panglima Naaman, ada beberapa hal jika mau sembuh dari sakit:
1. Berusaha/ berpengharapan untuk berobat/ sembuh dengan sikap rendah hati mendengarkan usul & saran.
2. Taat kepada perintah/ anjuran sang penyembuh.
3. Mengucapkan syukur dengan sikap yang baik & benar.


*Suatu hal pengulangan kisah dari perkataan Yesus berkata kepada umat di rumah ibadat di Nazaret (menurut Injil Suci Lukas),
"Sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya.
Tetapi Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar:
Pada zaman Elia terdapat banyak janda di Israel,
ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan,
dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri.
Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka,
melainkan kepada seorang janda di Sarfat, di tanah Sidon.
Dan pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel,
tetapi tidak ada seorang pun dari mereka yang ditahirkan,
selain dari pada Naaman, orang Siria itu."

Mendengar itu,
sangat marahlah semua orang yang di rumah ibadat di Nazaret itu.
Mereka bangun, lalu menghalau Yesus ke luar kota
dan membawa Dia ke tebing gunung, tempat kota itu terletak,
untuk melemparkan Dia dari tebing itu.

Tetapi Yesus berjalan lewat dari tengah-tengah mereka, lalu pergi.


*Ya Tuhan Allahku...
Jiwaku haus akan Dikau.
Akan Dikau sumber hidupku.
Bolehkah aku datang melihat-Mu.

*Seperti rusa merindukan sungai berair itu.
Demikianlah jiwaku merindukan Engkau.
Haus akan Sumber Hidupku.
Bolehkah aku datang melihat-Mu.

*Datangah terang dan kesetiaan-Mu.
Tuntunlah dan bawalah ke gunung-Mu.

Ke tempat yang kudus kediaman-Mu.
Bersukacita bergembira bersyukur kepada-Mu. 

Amin.


Bukalah mataku...
Bukalah hatiku..
Melihat rencana-Mu..
Lalu melakukan kehendak-Mu.

Amin.  

2603091. Sejenak Bijak. Tiada yang abadi.


 Ingatlah apa yang terjadi 
 Pandanglah dan lihatlah situasi.
 Ingatlah keadaan bisa kembali. 
 Dunia tiada yang abadi.