Monday, September 7, 2026

2609074. Question and Answer TTS Angka.

2609074. Question and Answer TTS Angka. 

Uploaded Image Uploaded Image

2609073. Question and Answer SUDOKU.

2609073. Question and Answer SUDOKU.
Uploaded Image Uploaded Image

2609072. Seluruh ciptaan berubah sesuai waktunya.


 Seluruh ciptaan berubah sesuai waktunya.
  Karena taat kepada perintah-Nya.
  Jika tahu sungguh bahagia.
Sehingga tidak mendapat celaka.



Ke padang rumput kumpulan kuda.
  Mereka melonjak-lonjak bagaikan anak domba.
  Mereka memuji Sang Pencipta.
Penguasa yang menyelamatkan mereka.



#



Uploaded Image

2609071. Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal-Ku serta mendengar suara-Ku.

Senin Pekan Biasa XXIII, 07 Sep 2026
Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: 1Kor 5:1-8
Mazmur Tanggapan: Mzm 5:5-6.7.12
Bait Pengantar Injil: Yoh 10:27
Bacaan Injil: Luk 6:6-11




Tergetar hatiku saat membaca surat Pertama Rasul Paulus
kepada Jemaat di Korintus,
tentang jangan menyombongkan diri, diantaranya karena berbuat cabul begitu rupa.
Perbuatan / Ragi yang sedikit ini dapat meresapi seluruh adonan.
Maka buanglah ragi yang lama,
supaya menjadi adonan yang baru,
yang tidak beragi.
Marilah kita berpesta, dengan roti yang tidak beragi,
yaitu kemurnian dan kebenaran.
Sebab Kristus, Anak Domba Paskah kita sudah disembelih.


Ini menyadarkan saya bahwa tidak benar pikiran berbuat salah sedikit, tidak apa-apa, karena daging/ manusia lemah dan Tuhan Maha Rahim, tetapi berusahalah hidup suci bersama Tuhan.


Dan saya seringkali berpikir perlu menghormati hari Sabat/ lainnya jadi menunda pekerjaan baik. Saya membayangkan mungkin saya seperti Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi yang mengamat-amati Yesus,
kalau-kalau Ia menyembuhkan orang pada hari Sabat,
agar mendapat alasan untuk menyalahkan-Nya.

Yesus mengetahui pikiran mereka (saya).
Ia berkata kepada orang yang mati tangannya,
"Bangunlah dan berdirilah di tengah!"
Maka bangunlah orang itu dan berdiri di tengah.

Lalu Yesus berkata kepada mereka (termasuk saya),
"Aku bertanya kepada kalian:
Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat,
berbuat baik atau berbuat jahat?
Menyelamatkan orang atau membinasakannya?"


Sesudah itu Ia memandang keliling kepada mereka semua (termasuk saya),
lalu berkata kepada orang sakit itu, "Ulurkanlah tanganmu!"
Orang itu mengulurkan tangannya dan sembuhlah ia.

Maka meluaplah amarah ahli-ahli Taurat dan orang Farisi (mungkin termasuk saya karena pikiran dan hati yang sempit).
Lalu mereka (termasuk saya) berunding,
apakah yang akan mereka (saya) lakukan terhadap Yesus (Orang hebat yang baik hati).


Saya merenung, seringkali ketidakmampuan / keterbatasan pikiran bisa membuat keputusan yang salah.



*Ya Tuhan Allahku...
Bimbinglah aku dalam keadilan-Mu.
Engkau tidak berkenan akan kefasikanku.

Engkau benci terhadap kejahatanku.

Engkau jijik melihat penipuanku.

*Aku mau berlindung pada-Mu.
Berkenanlah Engkau menaungi daku.
Aju bersukaria dan mengasihi nama-Mu.
Aku bersukaria karena kasih-Mu.

Amin.


#




Uploaded Image

Sunday, September 6, 2026

2609061. Allah mendamaikan dunia dengan diri Kristus dan Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.

Minggu Pekan Biasa XXIII, 06 Sep 2026
Bacaan I: Yeh 33:7-9
Mazmur Tanggapan: Mzm 95:1-2.6-7.8-9
Bacaan II: Rom 13:8-10
Bait Pengantar Injil: 2Kor 5:19
Bacaan Injil: Mat 18:15-20




Salah satu yang menarik 'saya' dari ajaran kristen adalah Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!
Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia,
karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.

Hal lainnya yang menjadi pemikiran & tantangan 'saya', adalah Nubuat Yehezkiel:
Jika 'saya' tidak berkata apa-apa kepada orang jahat,
Tuhan akan menuntut pertanggungjawaban atas nyawanya dari 'saya', pada waktu-Nya.
Berarti saya' harus memperingatkan orang jahat supaya ia bertobat dari hidupnya, tetapi...
* Jika ia tidak mau bertobat, ia akan mati dalam kesalahannya,
tetapi 'saya' telah menyelamatkan nyawa 'saya'
* Jika ia bertobat, saya' telah menyelamatkan nyawa 'saya' (dan dirinya).

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
"Apabila saudaramu berbuat dosa,
tegurlah dia di bawah empat mata.
¹Jika ia mendengarkan nasihatmu,
engkau telah mendapatnya kembali.
²Jika ia tidak mendengarkan engkau,
bawalah seorang atau dua orang lain,
supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi,
perkara itu tidak disangsikan.
Jika ia tidak mau mendengarkan mereka,
sampaikanlah soalnya kepada jemaat.
Dan ³jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat,
pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah
atau seorang pemungut cukai".





* Ya Tuhan Allahku...
Aku mendengar suara-Mu sekarang.
Aku bernyanyi-nyanyi bagi-Mu.
Bersorak-sorai bagi keselamatanku.

Dengan nyanyian mazmur kubersorak-sorai bagi-Mu.
Kumasuki dan kubersujud menyembah di hadapan Tuhan.
Aku mendengar suara-Mu  dan takkan mencobai dan menguji-Mu,
Sebab Engkaulah Tuhan Allahku,

Amin.



#



Uploaded Image

Wednesday, September 2, 2026

2609021. Tuhan  mengutus Aku memaklumkan Injil kepada orang hina dina dan mewartakan pembebasan kepada para tawanan.

Rabu Pekan Biasa XXII, 02 Sep 2026
Bacaan I: 1Kor 3:1-9
Mazmur Tanggapan: Mzm 33:12-13.14-15.20-21
Bait Pengantar Injil: Luk 4:18-19
Bacaan Injil: Luk 4:38-44





*Saya tertarik dengan Manusia Duniawi vs Manusia Rohani*  

*Bila Sumber hidupnya beda. Lalu Tujuannya beda. Hasilnya pasti beda.*

_*BAGAIMANA PINDAH DARI DUNIAWI KE ROHANI?_
1.  *Lahir Baru* - Perlu Roh Kudus 
2.  *Penuhi Roh Kudus tiap hari
3.  *Matikan kedagingan*

Ternyata manusia rohani bisa jatuh, tapi dia cepat bertobat dan bangkit lagi.

*Manusia duniawi* seperti HP tanpa charger (pakai baterai sendiri, cepat habis).  

*Manusia rohani* seperti HP yang selalu 'colok' (sumbernya dari Tuhan jadi tidak habis-habis).

Yesus menghendaki kita menjadi manusia rohani yang bisa diutus-Nya untuk mewartakan Injil Allah.



Menarik Surat Pertama Rasul Paulus
kepada Jemaat di Korintus:
Dahulu aku tidak dapat berbicara kepada kalian
sebagai manusia rohani,
tetapi hanya kepada manusia duniawi
yang belum dewasa dalam Kristus.

Pada waktu itu aku memberikan susu kepadamu,
bukanlah makanan keras,
sebab kalian belum dapat menerimanya.
 
Sekarang pun sebenarnya kalian belum dapat menerimanya,
karena kalian masih manusia duniawi.
Sebab jika di antara kalian ada iri hati dan perselisihan, itu menunjukkan,
bahwa kalian masih manusia duniawi dan hidup secara manusiawi.
Sebagian merasa dari golongan Paulus,
yang lain merasa dari golongan Apolos,
hal itu menunjukkan bahwa kalian manusia duniawi dan bukan rohani.

Apolos dan Paulus,
Pelayan-pelayan Tuhan yang membawa kalian kepada iman,
masing-masing menurut jalan yang diberikan Tuhan kepadanya.

Aku yang menanam, Apolos yang menyiram,
tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.
Karena itu
yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram,
melainkan Allah yang memberi pertumbuhan.

Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama.
Dan masing-masing akan menerima upah sesuai dengan pekerjaannya.
Sebab kami ini hanyalah kawan sekerja Allah;
sedangkan kalian adalah ladang Allah dan bangunan-Nya.




Suatu ketika Yesus pergi ke rumah Simon.
Adapun ibu mertua Simon sakit deman keras,
dan mereka minta kepada Yesus supaya menolong dia.
Maka Yesus berdiri di sisi wanita itu,
lalu menghardik demamnya.
Segera penyakit itu meninggalkan dia.
Wanita itu segera bangun dan melayani mereka.

Ketika matahari terbenam,
semua orang membawa kerabatnya yang sakit kepada Yesus.
Ia meletakkan tangan atas mereka masing-masing
dan menyembuhkan mereka.
Dari banyak orang keluar juga setan-setan sambil berteriak,
"Engkaulah Anak Allah."

Tetapi dengan keras Yesus melarang mereka berbicara,
karena mereka tahu bahwa Ia Mesias.

Yesus berkata kepada mereka,
"Juga di kota-kota lain Aku harus mewartakan Injil Allah
sebab untuk itulah Aku diutus."





*Ya Tuhan Allahku...
Berbahagialah bangsa
yang dipilih-Mu menjadi milik pusaka-Mu.

Berbahagialah bangsa yang Allahnya Engkau.

Suku bangsa yang dipilih-Mu menjadi milik pusaka-Mu.

Engkau memandang dari surga dan melihatku.
Engkaulah yang membentuk hatiku.

Dan memperhatikan segala pekerjaanku.

Jiwaku menanti-nantikan-Mu.

Engkaulah penolong dan perisaiku.
Karena-Mu bersukacitalah hatiku.

Aku percaya kepada kekudusan nama-Mu.
Engkaulah Tuhan Allah kekuatanku.

Amin.


#



Uploaded Image

Tuesday, September 1, 2026

2609011. Seorang nabi besar telah muncul di tengah kita dan Allah mengunjungi umat-Nya.

Selasa Pekan Biasa XXII, 01 Sep 2026
Bacaan I: 1Kor 2:10b-16
Mazmur Tanggapan: Mzm 145:8-9.10-11.12-13ab.13cd-14
Bait Pengantar Injil: Luk 7:16
Bacaan Injil: Luk 4:31-37




*Siapa saja yang tahu Yesus Kristus itu Tuhan?*  
Jawabannya: 
ada yang sadar sejak awal, 
ada yang baru ngerti belakangan,
 ada yang sampai sekarang masih nolak.


*Tahu karena wahyu*: 
Bapa, Roh Kudus, Malaikat, Maria  
*Tahu karena melihat mujizat*:
 Murid, orang banyak  
*Tahu karena kebangkitan*: 
Gereja awal. 

*Akan tahu semua orang*: 
Waktu Yesus datang kembali.

*Tidak mau tahu/ menolak*: 
Karena hati yang keras

*Kuncinya bukan cuma "tahu di kepala"*  
Setan juga tahu Yesus Tuhan. 

Yang diselamatkan adalah *mengaku + percaya + ikut* 

 *Roma 10:9*
_“Jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu... maka kamu akan diselamatkan”_



Kisah menarik terjadi ketika 
Yesus pergi ke Kapernaum, di Galilea.
Yesus mengajar pada hari Sabat, orang-orang takjub mendengar pengajaran-Nya,
sebab perkataan-Nya penuh kuasa.

Di rumah ibadat itu, seorang yang kerasukan setan berteriak dengan suara keras,
"Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami?
Engkau datang hendak membinasakan kami?
Aku tahu siapa Engkau: Engkaulah Yang Kudus dari Allah."


Tetapi Yesus menghardik dia, kata-Nya,
"Diam, keluarlah dari padanya!"

Maka setan menghempaskan orang itu
ke tengah-tengah orang banyak,
lalu keluar dari padanya, dan sama sekali tidak menyakitinya.

Semua orang takjub, lalu berkata satu sama lain,
"Alangkah hebatnya perkataan ini!
Dengan penuh wibawa dan kuasa
Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat,
dan mereka pun keluar."


Maka tersiarlah berita tentang Yesus ke mana-mana di daerah itu.



Roh menyelidiki segala sesuatu,
bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah.
Tiada manusia yang tahu
apa yang terdapat di dalam dirinya 
selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia.

Tiada orang yang tahu,
apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah.
Kita menerima roh yang berasal dari Allah,
supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita.

Kami menjelaskan hal-hal rohani
kepada mereka yang mempunyai Roh,
kami berbicara tentang karunia-karunia Allah
dengan perkataan yang diajarkan kepada kami
bukan oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh.
Kami memiliki pikiran Kristus.

Manusia duniawi
tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah.
Ia tidak dapat pula memahaminya,
sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.
Sebab manusia rohani menilai segala sesuatu.

"Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan,
sehingga ia dapat menasihati Dia."





*Ya Tuhan Allahku
Engkau adil dalam segala tindakan-Mu.
Engkau pengasih dan penyayang kepadaku.

Engkau panjang sabar dan besar kasih setia-Mu.

Engkau baik kepada semua umat-Mu.
Engkau penuh rahmat terhadap ciptaan-Mu.

Segala yang Kaujadikan itu bersyukur kepada-Mu.
Orang-orang yang Kaukasihi memuji-Mu.

Kami mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu,
Kami membicarakan keperkasaan-Mu.

Memaklumkan semarak mulia kerajaan-Mu.

Kerajaan-Mu abadi dan lestari 
pemerintahan-Mu. 

*Engkau setia dalam segala perkataan-Mu.
Engkau penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Mu.

Engkaulah penopang bagi semua umat-Mu.

Engkau penegak dalam kelemahanku.

Amin.



#



Uploaded Image