Kalender Liturgi 12 Mar 2026
Kamis Prapaskah III
Warna Liturgi: Ungu
Bacaan I: Yer 7:23-28
Mazmur Tanggapan: Mzm 95:1-2.6-7.8-9
Bait Pengantar Injil: Yl 2:12-13
Bacaan Injil: Luk 11:14-23
*Suatu kisah renungan.
Kamis Prapaskah III
Warna Liturgi: Ungu
Bacaan I: Yer 7:23-28
Mazmur Tanggapan: Mzm 95:1-2.6-7.8-9
Bait Pengantar Injil: Yl 2:12-13
Bacaan Injil: Luk 11:14-23
*Suatu kisah renungan.
Dalam sebuah kafe yang tenang, terdapat percakapan serius, An dan Cin membicarakan hubungan An dengan Ben, teman prianya sesudah reuni alumni beberapa waktu yang lalu.
Nabi Yeremia menyampaikan firman Tuhan,
"... Dengarkanlah suara-Ku,
maka Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku,
dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu,
supaya kamu berbahagia!
Tetapi mereka tidak mau mendengarkan
dan tidak mau memberi perhatian,...
Tetapi mereka tidak mau mendengarkan kepada-Ku
dan tidak mau memberi perhatian...
... Inilah bangsa
yang tidak mau mendengarkan suara Tuhan, Allah mereka,
dan yang tidak mau menerima pengajaran!
Ketulusan mereka sudah lenyap,
sudah musnah dari mulut mereka."
*Injil Suci Lukas mengisahkan, sekali peristiwa Yesus mengusir keluar suatu setan yang membisukan dari seorang bisu sehingga ia dapat berkata-kata, membuat heran orang banyak.
Tetapi ada yang berkata,
"Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan."
Ada pula yang meminta suatu tanda dari surga untuk mencobai Dia.
Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata,
"Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa,
dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.
Jikalau Iblis itu terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri,
bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan?
Sebab kamu berkata,
bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul.
Jadi, jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul,
dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya?
Nah, merekalah yang akan menjadi hakimmu!
Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah,
maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.
Apabila seorang yang kuat dan yang bersenjata lengkap
menjaga rumahnya sendiri,
maka amanlah segala miliknya.
Tetapi jika seorang yang lebih kuat daripadanya
menyerang dan mengalahkannya,
maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata
yang diandalkannya,
dan akan membagi-bagikan rampasannya.
Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku,
dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku,
ia mencerai-beraikan."
*Kubersujud menyembah dan
berlutut di hadapan-Mu.
An berkata dengan penuh perasaan, "Aku merasa seperti sedang mengalami cinta pertama saat WA dengan Ben setiap hari. Aku tidak menyangka Ben masih mencintaiku."
Cin menatapnya dengan serius lalu berkata, "Tetapi Ben sudah beristri dan kamu pun sudah bersuami. Apa yang membuat kalian tetap menjalani hubungan itu?"
"Kasih," jawab An dengan senyum. "Kasih yang telah menyatukan kami."
Cin terdiam sejenak, lalu berkata dengan lembut namun tegas, "Menurutku itu bukan kasih, melainkan ego dan nostalgia sesaat. Kasih sejati tidak akan memisahkan apa yang telah dipersatukan oleh Allah."
Suasana hening beberapa waktu. Lalu An menatap dalam dan bertanya pelan, "Lalu apa yang harus kulakukan, Cin?"
Cin menjawab, "Mintalah ampun kepada Tuhan dan doakan kehidupan keluargamu. Berdoalah, mohon Roh Kudus. Rasakanlah Roh Kudus hadir dan menyatukan hati kalian kembali dalam ikatan kasih suci. Putuskan hubungan nostalgia sesaat itu dan layanilah suamimu. Ingatlah setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh."
An terdiam dan meneteskan air mata, tampaknya berusaha memahami antara kasih Tuhan, keluarga, mengampuni diri atas kenangan masa lalu.
Nabi Yeremia menyampaikan firman Tuhan,
"... Dengarkanlah suara-Ku,
maka Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku,
dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu,
supaya kamu berbahagia!
Tetapi mereka tidak mau mendengarkan
dan tidak mau memberi perhatian,...
Tetapi mereka tidak mau mendengarkan kepada-Ku
dan tidak mau memberi perhatian...
... Inilah bangsa
yang tidak mau mendengarkan suara Tuhan, Allah mereka,
dan yang tidak mau menerima pengajaran!
Ketulusan mereka sudah lenyap,
sudah musnah dari mulut mereka."
*Injil Suci Lukas mengisahkan, sekali peristiwa Yesus mengusir keluar suatu setan yang membisukan dari seorang bisu sehingga ia dapat berkata-kata, membuat heran orang banyak.
Tetapi ada yang berkata,
"Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan."
Ada pula yang meminta suatu tanda dari surga untuk mencobai Dia.
Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata,
"Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa,
dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.
Jikalau Iblis itu terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri,
bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan?
Sebab kamu berkata,
bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul.
Jadi, jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul,
dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya?
Nah, merekalah yang akan menjadi hakimmu!
Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah,
maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.
Apabila seorang yang kuat dan yang bersenjata lengkap
menjaga rumahnya sendiri,
maka amanlah segala miliknya.
Tetapi jika seorang yang lebih kuat daripadanya
menyerang dan mengalahkannya,
maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata
yang diandalkannya,
dan akan membagi-bagikan rampasannya.
Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku,
dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku,
ia mencerai-beraikan."
*Aku bernyanyi-nyanyi bagi Tuhanku.
Kubersorak bagi Gunung Batu keselamatanku.
Aku menghadap-Mu dengan syukurku.
Kubersorak bagi Gunung Batu keselamatanku.
Aku menghadap-Mu dengan syukurku.
Aku bersorak-sorai dengan mazmurku.
*Kubersujud menyembah dan
berlutut di hadapan-Mu.
Engkaulah yang menjadikan aku.
Hanya Engkaulah Allah Tuhanku.
Aku ini domba gembalaan-Mu.
*Saat aku mendengar suara-Mu.
Aku takkan menegarkan hatiku.
Hanya Engkaulah Allah Tuhanku.
Aku ini domba gembalaan-Mu.
*Saat aku mendengar suara-Mu.
Aku takkan menegarkan hatiku.
Aku takkan mencobai dan menguji-Mu.
Karena aku melihat perbuatan-Mu.
Karena aku melihat perbuatan-Mu.
Amin.