Monday, March 9, 2026

2603092. Aku menantikan dan mengharapkan firman-Nya sebab pada Tuhan ada kasih setia.

Kalender Liturgi 09 Mar 2026
Senin Prapaskah III
PF S. Fransiska dari Roma, Biarawati

Warna Liturgi: Ungu
Bacaan I: 2Raj 5:1-15a
Mazmur Tanggapan: Mzm 42:2.3;43:3.4
Bait Pengantar Injil: Mzm 130:5.7
Bacaan Injil: Luk 4:24-30



*Seringkali hidup itu bagaikan drama/ sinetron. Ada yang sakit bertahun-tahun tapi tidak sembuh-sembuh juga. Ada yang sakit berat tinggal menghitung hari-harinya namun ternyata dapat sembuh/ hidup hingga belasan/ puluhan tahun lagi. 

*Alkisah menurut Kitab Kedua Raja-Raja, banyak orang sakit kusta di Israel saat itu namun tak seorang pun dari mereka
yang ditahirkan, selain daripada Naanam orang Syiria itu oleh nabi Elisa.

*Naaman adalah panglima yang terpandang di hadapan  dan sangat disayangi raja Aram sebab dia memberikan
kemenangan kepada orang Aram. Tetapi panglima tentara itu sakit kusta.

Sekali peristiwa seorang anak perempuan Israel yang menjadi pelayan pada isteri Naaman, berkata kepada nyonyanya,
"Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu,
tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya."


Lalu pergilah Naaman kepada tuannya, lalu raja Aram mengirim surat kepada raja Israel agar raja menyembuhkan Naaman dari penyakit kustanya. Walaupun Naaman membawa persembahan sepuluh talenta perak, enam ribu syikal emas dan sepuluh potong pakaian kepadanya, raja Israel mengoyakkan pakaiannya serta berkata,
"Allahkah aku ini, yang dapat mematikan dan menghidupkan,
sehingga orang ini mengirim pesan kepadaku,
supaya kusembuhkan seorang dari penyakit kustanya?

Sesungguhnya, perhatikanlah dan lihatlah,
ia mencari gara-gara terhadap aku."

Segera hal itu didengar oleh Elisa, abdi Allah itu, maka
dikirimnyalah pesan kepada raja, bunyinya, 
"Mengapa engkau mengoyakkan pakaianmu?
Biarlah orang itu datang kepadaku,
supaya ia tahu bahwa ada seorang nabi di Israel."


Kemudian datanglah Naaman dengan kuda dan keretanya,
lalu berhenti di depan pintu rumah Elisa.
Elisa menyuruh seorang suruhan kepadanya mengatakan,
"Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan,
maka tubuhmu akan pulih kembali,
sehingga engkau menjadi tahir."

Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata,
"Aku sangka, setidak-tidaknya ia datang ke luar
dan berdiri memanggil nama Tuhan, Allahnya,
lalu menggerak-gerakkan tangannya di atas tempat penyakit itu,
dan dengan demikian menyembuhkan penyakit kustaku!
Bukankah sungai-sungai Damsyik,
lebih baik dari segala sungai di Israel?
Bukankah aku dapat mandi di sana dan menjadi tahir?"


Kemudian berpalinglah ia dan pergi dengan panas hati.
Tetapi pegawai-pegawainya datang mendekat
serta berkata kepadanya,
"Panglima, seandainya nabi itu menyuruh perkara yang sukar
kepadamu, bukankah panglima akan melakukannya?
Apalagi sekarang, ia hanya berkata kepadamu:
Mandilah dan engkau akan menjadi tahir."


Maka turunlah panglima Naaman membenamkan dirinya tujuh kali
dalam sungai Yordan,
sesuai dengan perkataan abdi Allah itu.
Lalu tahirlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak. Naaman kembali dengan seluruh pasukannya
kepada abdi Allah itu.
Sesampai di sana majulah ia ke depan Elisa dan berkata,
"Sekarang aku tahu,
bahwa di seluruh bumi tidak ada Allah kecuali di Israel.
Karena itu terimalah kiranya suatu pemberian dari hambamu ini!"



*Belajar dari pengalaman panglima Naaman, ada beberapa hal jika mau sembuh dari sakit:
1. Berusaha/ berpengharapan untuk berobat/ sembuh dengan sikap rendah hati mendengarkan usul & saran.
2. Taat kepada perintah/ anjuran sang penyembuh.
3. Mengucapkan syukur dengan sikap yang baik & benar.


*Suatu hal pengulangan kisah dari perkataan Yesus berkata kepada umat di rumah ibadat di Nazaret (menurut Injil Suci Lukas),
"Sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya.
Tetapi Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar:
Pada zaman Elia terdapat banyak janda di Israel,
ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan,
dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri.
Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka,
melainkan kepada seorang janda di Sarfat, di tanah Sidon.
Dan pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel,
tetapi tidak ada seorang pun dari mereka yang ditahirkan,
selain dari pada Naaman, orang Siria itu."

Mendengar itu,
sangat marahlah semua orang yang di rumah ibadat di Nazaret itu.
Mereka bangun, lalu menghalau Yesus ke luar kota
dan membawa Dia ke tebing gunung, tempat kota itu terletak,
untuk melemparkan Dia dari tebing itu.

Tetapi Yesus berjalan lewat dari tengah-tengah mereka, lalu pergi.


*Ya Tuhan Allahku...
Jiwaku haus akan Dikau.
Akan Dikau sumber hidupku.
Bolehkah aku datang melihat-Mu.

*Seperti rusa merindukan sungai berair itu.
Demikianlah jiwaku merindukan Engkau.
Haus akan Sumber Hidupku.
Bolehkah aku datang melihat-Mu.

*Datangah terang dan kesetiaan-Mu.
Tuntunlah dan bawalah ke gunung-Mu.

Ke tempat yang kudus kediaman-Mu.
Bersukacita bergembira bersyukur kepada-Mu. 

Amin.


Bukalah mataku...
Bukalah hatiku..
Melihat rencana-Mu..
Lalu melakukan kehendak-Mu.

Amin.  

2603091. Sejenak Bijak. Tiada yang abadi.


 Ingatlah apa yang terjadi 
 Pandanglah dan lihatlah situasi.
 Ingatlah keadaan bisa kembali. 
 Dunia tiada yang abadi.

  




Saturday, March 7, 2026

2603072. Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku karena aku telah berdosa terhadap surga dan terhadap Bapa.

Kalender Liturgi 07 Mar 2026
Sabtu Prapaskah II
PF S. Perpetua dan Felisitas, Martir

Warna Liturgi: Ungu
Bacaan I: Mi 7:14-15.18-20
Mazmur Tanggapan: Mzm 103:1-2.3-4.9-10.11-12
Bait Pengantar Injil: Luk 15:18
Bacaan Injil: Luk 15:1-3.11-32



*Salah satu tokoh terkenal yang mengampuni adalah Nelson Mandela (18 Juli 1918 - 5 Desember 2013), Presiden Afrika Selatan (10 Mei 1994 - 14 Juni 1999). Aktivis anti-apartheid, yang berjuang untuk kesetaraan ras dan kebebasan di Afrika Selatan, dimana dia dipenjara selama 27 tahun, tapi setelah dibebaskan, dia mengampuni para lawan politiknya, sehingga dia menerima Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1993. 


*Nabi Mikha yang hidup (sekitar 750-700 SM), pada masa pemerintahan Raja Jotam, Ahaz, dan Hezekia di Kerajaan Yehuda, dalam pengharapan nubuatnya,
"Ya Tuhan, dengan tongkat-Mu gembalakanlah umat-Mu,
kambing domba milik-Mu sendiri.
Mereka terpencil,
mendiami rimba di tengah-tengah kebun buah-buahan.
Biarlah mereka merumput
seperti pada zaman dahulu kala.
Perlihatkanlah kepada kami tindakan-tindakan ajaib
seperti pada waktu keluar dari Mesir.
Adakah Allah lain seperti Engkau,
yang mengampuni dosa-dosa dan memaafkan pelanggaran?
Yang tidak murka untuk selama-lamanya,
melainkan berkenan kepada kasih setia?
Biarlah Ia kembali menyayangi kita,
menghapuskan kesalahan-kesalahan kita
dan melemparkan segala dosa kita ke dalam tubir-tubir laut.
Kiranya Engkau menunjukkan setia-Mu kepada Yakub
dan kasih-Mu kepada Abraham
sebagaimana telah Kaujanjikan dengan sumpah
kepada nenek moyang kami
sejak zaman purbakala!"



*Salah kisah yang terkenal di Injil Suci Lukas adalah perkataan Yesus kepada para pemungut cukai dan orang-orang berdosa dan orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat yang bersungut-sungut, dalam perumpamaan Bapa yang baik hati, si Bungsu yang menghamburkan harta ayahnya dan si Sulung yang melayani bapanya (Anak yang hilang).

*Alkisah si Bungsu kepada ayahnya,
'Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita
yang menjadi hakku.'

Lalu ayahnya terpaksa membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka. (Menurut hukum saat itu, si Bungsu sungguh berdosa meminta harta saat ayahnya masih hidup)

Kemudian si Bungsu menjual seluruh bagiannya, lalu pergi ke negeri yang jauh dan memboroskan harta miliknya
dengan hidup berfoya-foya hingga habis harta miliknya.

Timbullah bencana kelaparan di negeri itu saat si Bungsu mulai melarat. Maka si Bungsu terpaksa bekerja di ladang untuk menjaga babi pada seorang majikan di negeri itu. (Suatu pekerjaan haram/ hina bagi bangsanya & agamanya saat itu)

Kelaparan membuat si Bungsu ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi, tetapi tidak seorang pun memberikannya kepadanya.
Kemudian si Bungsu menyadari keadaannya, katanya:
'Betapa banyak orang upahan bapaku
yang berlimpah-limpah makanannya,
tetapi aku di sini hampir mati kelaparan.
Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku
dan berkata kepadanya:
Bapa, aku telah berdosa terhadap surga dan terhadap Bapa;
aku tidak layak lagi disebutkan anak Bapa;
jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa.'


Maka bangkitlah si Bungsu dan pulang kepada bapanya.
Ketika si Bungsu masih jauh, ayahnya telah melihat dia,
lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
Ayah itu berlari mendapatkan dia
lalu merangkul dan mencium dia.
Kata si Bungsu kepadanya:
Bapa, aku telah berdosa terhadap surga dan terhadap Bapa,
aku tidak layak lagi disebutkan anak Bapa.

Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya,
'Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik,
dan pakaikanlah kepadanya;
kenakanlah cincin pada jarinya, dan sepatu pada kakinya.
Dan ambillah anak lembu tambun itu,
sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita.
Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali,
ia telah hilang dan didapat kembali.


Maka mulailah mereka bersukaria.

Ketika si Sulung pulang dari ladang dan dekat rumah,
si Sulung mendengar bunyi seruling dan nyanyian tari-tarian.
Lalu si Sulung memanggil seorang hamba
dan bertanya kepadanya apa arti semuanya itu.

Jawab hamba itu, 'Adikmu telah kembali,
dan ayahmu telah menyembelih anak lembu tambun,
karena ia mendapatnya kembali anak itu dengan selamat.'


Maka marahlah si Sulung dan ia tidak mau masuk, sehingga ayahnya keluar dan berbicara dengan dia.

Si Sulung menjawab ayahnya,
'Telah bertahun-tahun aku melayani Bapa,
dan belum pernah aku melanggar perintah Bapa,
tetapi kepadaku
belum pernah Bapa memberikan seekor anak kambing pun
untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku.
Tetapi baru saja datang anak Bapa
yang telah memboroskan harta kekayaan Bapa
bersama dengan pelacur-pelacur,
maka Bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia.'

Kata ayahnya kepadanya,
'Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku,
dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu.
Kita patut bersukacita dan bergembira
karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali,
ia telah hilang dan didapat kembali."



*Inilah kisah yang terkenal dari pengikut Yesus Kristus (Orang Kristen), melupakan kesalahan yang lama, lalu memulai hidup yang baru. Hidup lama biarlah menjadi nostalgia/ masa lalu, hidup baru selalu ada harapan masa depan (selama bertobat dan berusaha tidak berbuat dosa lagi).



*Pujilah Tuhan hai jiwaku.
Pujilah nama-Nya hai batinku.
Pujilah Tuhan hai jiwaku.
Takkan kulupakan segala kebaikan-Mu.

*Engkaulah yang mengampuni kesalahanku.
Engkaulah yang menyembuhkan penyakitku.
Engkaulah yang menebus hidupku.
Engkaulah yang memahkotai daku.

*Engkau tidak terus murka kepada umat-Mu.
Engkau tidak selamanya dendam kepada umat-Mu.
Engkau tidak pernah menghukum umat-Mu. 

Setimpal dengan dosa umat-Mu.

*Setinggi langit dari bumiku.
Besarnya kasih setia dan rahmat-Mu.
Kepada umat-Mu yang berbalik kepada-Mu.
Engkau lupakan pelanggaran-pelanggaran umat-Mu.

Amin.

2603071. Tak berkesudahan kasih setiaNya dan rahmatNya.


  Tak berkesudahan kasih setiaNya.
  Tak habis-habisnya rahmatNya.
  Selalu baru setiap harinya.
  Sungguh besar kasih kesetiaanNya

 
   Jiwa adalah bagian dariNya.
   Sebab itu berharaplah kepadaNya.
   Baiklah yang berharap kepadaNya.
   Bagi jiwa yang mencariNya.


  Adalah baik menanti pertolonganNya.
 Dia tidak mengucilkan selamanya.
  Susah didatangkan sesaat saja.
  Selalu menyayangi dasar kasihNya.


   Mengapa hidup mengeluh saja.
   Seringkali mengeluh tentang dosa.
   Selidiki dan periksalah jiwa.
   Apakah berpaling dari padaNya.


  Angkat hati dan jiwa.
  Kepada Dia Sang Penguasa 
  Panggil dengan hormat namaNya
  Dari dasar hati dan jiwa.


 Dia selalu mendengar suara.
 Dia tidak menutup telingaNya.
 Dia dekat tatkala dipanggil namaNya.
  DiselamatkanNya hidup setiap jiwa.






Friday, March 6, 2026

2603061. Begitu besar kasih Allah sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.

Kalender Liturgi 06 Mar 2026
Jumat Prapaskah II

Warna Liturgi: Ungu
Bacaan I: Kej 37:3-4.12-13a.17b-28
Mazmur Tanggapan: Mzm 105:16-17.18-19.20-21
Bait Pengantar Injil: Yoh 3:16
Bacaan Injil: Mat 21:33-43.45-46



*Blessing in disguise (kebaikan yang tersembunyi atau berkah terselubung). Sesuatu yang awalnya terlihat buruk atau tidak menyenangkan, tapi kemudian membawa kebaikan atau manfaat di balik itu. Kejadian yang tidak terduga, tapi akhirnya jadi positif! 


*Menarik kisah Yusuf dari Kitab Kejadian, awalnya karena ayahnya, Israel lebih mengasihi Yusuf daripada semua anaknya yang lain,
sebab Yusuf adalah anak yang lahir pada masa tuanya (dan dari Rahel, isteri yang dicintainya sejak masa mudanya)
Maka Yusuf dibuatkannya sebuah jubah yang maha indah.

Namun ini membuat iri hati & kebencian saudara-saudaranya yang lain ibu karena ayah mereka lebih mengasihi Yusuf
daripada semua saudaranya, sehingga mereka tidak menyapanya dengan ramah.

Pada suatu hari
pergilah saudara-saudara Yusuf 
menggembalakan kambing domba ayahnya dekat Sikhem.
Lalu Israel menyuruh Yusuf kepada mereka.
Maka Yusuf menyusul saudara-saudaranya itu,
dan didapatinyalah mereka di Dotan.

Dari jauh ia telah kelihatan kepada mereka lalu mereka bermufakat
mencari daya upaya untuk membunuhnya.
Kata mereka seorang kepada yang lain,
"Lihat, tukang mimpi kita itu datang!
Sekarang, marilah kita bunuh dia,
dan kita lemparkan ke dalam salah satu sumur ini,
lalu kita katakan: seekor binatang buas telah menerkamnya.
Dan kita akan lihat nanti,
bagaimana jadinya dengan mimpinya itu!"
(Yusuf pernah menceritakan dua mimpinya, yang dapat diartikan bahwa saudara-saudaranya akan menyembahnya. Ini salah satu kemarahan & kebencian mereka terhadap Yusuf)

Ketika Ruben (kakak tertua mereka) mendengar hal ini, ia berkata, 
"Janganlah kita bunuh dia!
Janganlah tumpahkan darah!
Lemparkan saja dia ke dalam sumur
yang ada di padang gurun ini,
tetapi janganlah apa-apakan dia."


Maka ketika Yusuf sampai,
mereka pun menanggalkan
jubah maha indah yang dipakainya itu.
Lalu mereka melemparkan dia ke dalam sumur kosong, tidak berair.

Ketika mereka sedang makan,
kelihatanlah suatu kafilah orang Ismael
yang datang dari Gilead
dengan untanya yang membawa damar,
balsam dan damar ladam, sedang dalam perjalanan mengangkut barang-barang itu ke Mesir.

Lalu kata Yehuda kepada saudara-saudaranya itu,
"Apakah untungnya kita membunuh adik kita itu
dan menyembunyikan darahnya?
Marilah kita jual dia kepada orang Ismael ini,
tetapi janganlah kita apa-apakan dia,
karena ia saudara kita, darah daging kita."

Dan saudara-saudaranya pun mendengarkan perkataannya itu.

Maka Yusuf diangkat ke atas dari dalam sumur itu,
kemudian dijual kepada orang Ismael itu
dengan harga dua puluh syikal perak.
Lalu Yusuf dibawa mereka ke Mesir.
(Kisah akhirnya, Yusuf menjadi pejabat tertinggi dibawah raja Firaun di Mesir  dimana suatu ketika saudara-saudaranya datang menyembahnya saat mereka membeli makanan di Mesir)


*Kadangkala orang tidak/ kurang menghargai apa yang dimilikinya, seperti kisah (menurut Injil Suci Matius) perumpamaan Yesus kepada imam-imam kepala
serta tua-tua bangsa Yahudi, 
"Seorang tuan tanah membuka kebun anggur
dan menanam pagar sekelilingnya.
Ia menggali lubang tempat memeras anggur
dan mendirikan menara jaga di dalam kebun itu.
Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap
lalu berangkat ke negeri lain.

Ketika hampir tiba musim petik,
ia menyuruh hamba-hambanya kepada penggarap-penggarap itu
untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya.
Tetapi para penggarap menangkap hamba-hambanya itu:
yang seorang mereka pukul,
yang lain mereka bunuh,
dan yang lain lagi mereka lempari dengan batu.
Akhirnya tuan itu menyuruh anaknya kepada mereka,
pikirnya, 'Anakku pasti mereka segani.'
Tetapi ketika para penggarap melihat anak itu,
mereka berkata seorang kepada yang lain:
Ia adalah ahli waris!
Mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita.
Maka mereka menangkap
lalu membunuhnya.
Maka tuan kebun anggur itu datang, membinasakan orang-orang jahat itu,
dan kebun anggurnya akan disewakannya
kepada penggarap-penggarap lain
yang akan menyerahkan hasil kepadanya pada waktunya."

Kata Yesus kepada mereka,
"Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan
telah menjadi batu penjuru?
Hal itu terjadi dari pihak Tuhan,
suatu perbuatan ajaib di mata kita.
Sebab itu Aku berkata kepadamu,
Kerajaan Allah akan diambil dari padamu,
dan akan diberikan kepada suatu bangsa
yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu."


Mendengar perumpamaan Yesus itu,
imam-imam kepala dan orang-orang Farisi mengerti
bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya.
Maka mereka berusaha menangkap Dia,
tetapi mereka takut kepada orang banyak,
karena orang banyak itu menganggap Yesus nabi.


*Ya Tuhan Allahku ...
Kuingat perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Mu.
Saat terjadi kelaparan karena kemarau.
Engkau mengutus Yusuf hamba-Mu.
Yusuf dijual sebagai budak terbelenggu.

*Akhirnya Raja menyuruh melepaskannya.
Penguasa para bangsa membebaskannya.

Dijadikannya tuan atas istananya.

Pengelola segala harta kepunyaannya.

Ya Tuhan Allahku ...
Semua kejadian ada dalam rencana-Mu.
Engkau merencanakan hidup terindah bagiku.
Semoga kusadari dan melakukan rencana-Mu.

Amin.



Thursday, March 5, 2026

2603051. Berbahagialah orang yang mendengar firman Tuhan dan menyimpannya dalam hati yang baik lalu menghasilkan buah dalam ketekunan.

Kalender Liturgi 05 Mar 2026
Kamis Prapaskah II

Warna Liturgi: Ungu
Bacaan I: Yer 17:5-10
Mazmur Tanggapan: Mzm 1:1-2.3.4.6
Bait Pengantar Injil: Luk 8:15
Bacaan Injil: Luk 16:19-31



*Believe it or not, percayakah Anda bahwa orang baik akan mendapatkan hasil yang baik (pada waktunya) dan sebaliknya ?

Tercatat dalam kitab Nabi Yeremia yang menyampaikan firman Tuhan,
"Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia,
yang mengandalkan kekuatannya sendiri,
dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan!

... Ia tidak akan mengalami datangnya hari baik;
... Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan,
yang menaruh harapannya pada Tuhan!
Ia seperti pohon yang ditanam di tepi air,
yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air,
dan yang tidak mengalami datangnya panas terik;
ia seperti pohon yang daunnya tetap hijau,
yang tidak kuatir dalam tahun kering,
dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.
... Aku, Tuhan, yang menyelidiki hati dan menguji batin,
untuk memberi balasan kepada setiap orang
setimpal dengan hasil perbuatannya."

Do you believe it ?


*Ada kisah klasik di beberapa negara, intinya orang baik akan mendapat balasan kebaikan, bila tidak di dunia pasti akan di Surga.


*Injil Suci menurut Lukas mengisahkan perkataan Yesus kepada murid-murid-Nya,
"Ada seorang kaya
yang berpakaian jubah ungu dan kain halus, dimana setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan.
Ada Lazarus, seorang pengemis yang badannya penuh dengan borok, suka berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, dimana
berusaha menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu, tetapi seringkali anjing-anjing datang dan menjilat boroknya.


Kemudian matilah Lazarus,
lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.
Orang kaya itu juga mati, dikuburkan, lalu menderita sengsara di alam maut.
Saat ia memandang ke atas, dilihatnya dari jauh Abraham, dengan Lazarus duduk di pangkuannya, l
alu ia berseru, 
'Bapa Abraham, kasihanilah aku.
Suruhlah Lazarus mencelupkan ujung jarinya ke dalam air
dan menyejukkan lidahku,
sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini!'

Tetapi Abraham berkata, 'Anakku, ingatlah!
Engkau telah menerima segala yang baik semasa hidupmu,
sedangkan Lazarus segala yang buruk.
Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.
Selain dari pada itu di antara kami dan engkau
terbentang jurang yang tak terseberangi,
sehingga mereka yang mau pergi dari sini kepadamu
ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami
tidak dapat menyeberang!'

'Kalau demikian, aku minta kepadamu Bapa,
supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku,
sebab masih ada lima orang saudaraku,
supaya ia memperingatkan mereka dengan sungguh-sungguh,
agar mereka kelak jangan masuk ke dalam tempat penderitaan itu.'

'Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi;
baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.'

'Tidak, Bapa Abraham!
Tetapi jika ada seorang
yang datang dari antara orang mati kepada mereka,
mereka akan bertobat.'

'Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi,
mereka tidak juga akan mau diyakinkan,
sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.'"





*Ya Tuhan Yang mahakuasa...
Berbahagialah yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik disana 
Yang tidak berdiri di jalan orang berdosa.
Yang tidak duduk dalam kumpulan pendosa.
Yang merenungkan hukum Tuhan siang malamnya. 

*Seperti pohon ditanam di tepi aliran airnya.
Yang menghasilkan buah pada musimnya,k
Yang tak pernah layu selamanya.

Berhasil apa saja yang diperbuatnya.

*Amin.

Tuesday, March 3, 2026

2603032. Buanglah segala durhakamu terhadap-Ku dan perbaharuilah hati serta rohmu.

Kalender Liturgi 03 Mar 2026
Selasa Prapaskah II

Warna Liturgi: Ungu
Bacaan I: Yes 1:10.16-20
Mazmur Tanggapan: Mzm 50:8-9.16bc-17.21.23
Bait Pengantar Injil: Yeh 18:31
Bacaan Injil: Mat 23:1-12



*Suatu ungkapan yang sejak dulu tapi masih relevan hingga saat ini, belajarlah berbuat baik dan usahakanlah keadilan. Nabi Yesaya dalam kitabnya kepada penduduk di Sodom dan Gomora untuk bertobat kepada Allah, katanya,
"Basuhlah, bersihkanlah dirimu,
jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat
dari depan mata-Ku.
Berhentilah berbuat jahat, belajarlah berbuat baik.
Usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam;
belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda!

Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi,
akan menjadi putih seperti salju;
sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba,
akan menjadi putih seperti bulu domba.
Jika kamu menurut dan mau mendengar,
maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu.
Tetapi jika kamu melawan dan memberontak,
maka kamu akan dimakan oleh pedang."

Sungguh, Tuhan sendirilah yang mengucapkan ini.



*Ada suatu peribahasa, Guru kencing berdiri, murid kencing berlari. Kadangkala apa yang diajarkan, belum tentu tidak dilakukan. 

Maka Yesus berkata kepada orang banyak dan murid-murid-Nya (menurut Injil Suci  Matius), 
"Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi
telah menduduki kursi Musa.
Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu
yang mereka ajarkan kepadamu,
tetapi janganlah kamu turuti perbuatan mereka,
karena mereka mengajarkan, tetapi tidak melakukannya...

Semua pekerjaan yang mereka lakukan
hanya dimaksud supaya dilihat orang.
... mereka .. suka dipanggil Rabi.
Tetapi kamu, janganlah suka disebut Rabi;
karena hanya satu Rabimu, dan kamu semua adalah saudara.
Dan janganlah kamu menyebut siapa pun bapa di bumi ini,
karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.
Janganlah pula kamu disebut pemimpin,
karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Kristus.
Siapa pun yang terbesar di antara kamu,
hendaklah ia menjadi pelayanmu.


Barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan,
dan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan."


*Katanya pengikut Yesus Kristus, "Tidak mudah mengikuti Firman-Nya, tapi bukannya tidak mungkin."



*Ya Tuhan Allahku...
Semoga orang jujur menyaksikan keselamatan-Mu.
Kusadari bukan urusanku menyelidiki ketetapan-Mu.

Tidak perlu menyebut-nyebut perjanjian-Mu dengan mulutku.

Bilamana masih membenci teguran dan Firman-Mu.

*Kusadari yang kulakukan kepada-Mu.
Sementara Engkau diam melihatku.

Aku lupa tidak sederajad dengan-Mu.

Janganlah menggugatku dan berperkara denganku.

*Kupersembahkan syukur sebagai kurbanku.
Aku mau memuliakan nama-Mu.

Berusaha jujur dalam jalanku.

Agar aku menyaksikan keselamatan-Mu.

Amin.