Monday, October 19, 2026

2610194.2. Q. TTS- Angka.

2610194.1. Q. TTS ANGKA. .
Uploaded Image

2610194.1. Q. TTS ANGKA. .

Uploaded Image

2610193.2. A. SUDOKU.

2610193.2. A. SUDOKU.
Uploaded Image

2610193.1. Q. SUDOKU.

2610193.1. Question. SUDOKU
Uploaded Image

2610192. Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga.

Senin Pekan Biasa XXIX, 19 Okt 2026. (Hijau)
PF S. Paulus dari salib, Imam
PF S. Yohanes de Brebeuf dan Ishak Jogues, Imam, dan teman-temannya; Martir

Bacaan I: Ef 2:1-10
Mazmur Tanggapan: Mzm 100:2.3.4.5
Bait Pengantar Injil: Mat 5:3
Bacaan Injil: Luk 12:13-21



Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga.





Alkisah, Seorang bapak pengusaha material di Bekasi, telah bekerja keras seumur hidupnya.
Hartanya ('lumbungnya') sudah besar, punya 3 ruko besar dan 2 rumah kontrakan puluhan kamar.

Rencananya bulan September lalu mau pensiun setelah bangun 'lumbung' lebih besar lagi serta mau beli tanah di Jonggol untuk bangun gudang baru. Bapak pengusaha bilang ke istrinya, "Sudah waktunya kita istirahat saja, makan, minum, senang-senang sampai umur seratus tahun."

Namun malam itu, dia mendapat serangan jantung saat tidur. Sehingga dia meninggal tanpa sempat menikmati gudang baru. Warisan yang dia kumpulkan dengan susah payah sekarang jadi rebutan anak-anaknya di pengadilan. 
Anak-anaknya saling berkata kepada teman-temannya,
"Katakan kepada saudaraku supaya berbagi warisan."

Lumbungnya tertinggal, jiwanya pergi.



Alkisah, salah satu dari orang banyak yang diajar Yesus, berkata kepada-Nya,
"Guru, katakanlah kepada saudaraku,
supaya ia berbagi warisan dengan daku."

Tetapi Yesus menjawab,
"Saudara, siapakah yang mengangkat Aku
menjadi hakim atau penengah bagimu?"

Kata Yesus kepada orang banyak  itu,
"Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan!
Sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya,
hidupnya tidak tergantung dari pada kekayaannya itu."


"Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya.
Ia bertanya dalam hatinya, 'Apakah yang harus kuperbuat,
sebab aku tidak punya tempat
untuk menyimpan segala hasil tanahku.'

Lalu katanya, 'Inilah yang akan kuperbuat:
Aku akan merombak lumbung-lumbungku,
lalu mendirikan yang lebih besar,
dan aku akan menyimpan di dalamnya
segala gandum dan barang-barangku.
Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku:
Jiwaku, ada padamu banyak barang,
tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya.
Beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!'
Tetapi Allah bersabda kepadanya,
'Hai orang bodoh,
pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu.
Bagi siapakah nanti apa yang telah kausediakan itu?
Demikianlah jadinya
dengan orang yang menimbun harta bagi dirinya sendiri,
tetapi ia tidak kaya di hadapan Allah."




*Ya Tuhan Allahu...
Engkaulah yang menjadikan aku .
Dan punya Engkaulah aku.
Seluruh bumi bersorak-sorai bagi-Mu.
Dengan sukacita beribadah kepada-Mu.

*Ya Tuhan Allahku...
Dengan sorak-sorai kudatang kehadapan-Mu.
Engkaulah yang menjadikan aku. Dan punya Engkaulah aku.

Aku ini umat-Mu dan kawanan domba gembalaan-Mu.


*Dengan nyanyian syukur kumasuki pintu gerbang-Mu.
Dengan puji-pujian kumasuki pelataran-Mu.
Kubersyukur kepada-Mu dan kupuji nama-Mu.

Sebab untuk selama-lamanya kasih setia-Mu.


Amin.



#




Uploaded Image


2610191. Menjadi Kaya dihadapan Allah.

*Senin Biasa XXIX, 19 Oktober 2026.*


Menarik bagi saya, kisah *Lukas 12:13-21 - Orang kaya yang bodoh*, seorang dari orang banyak itu berkata kepada Yesus, _"Guru, katakanlah kepada saudaraku supaya ia berbagi warisan dengan aku."_

Tetapi Yesus berkata kepadanya: _"Saudara, siapakah yang telah mengangkat Aku menjadi hakim atau pengantara atas kamu?"_
_"Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu."_

Kemudian Yesus mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya,
_"Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya. Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku._
_Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku. Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!_

Tetapi firman Allah kepadanya, _"Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah."_

@
Harta selalu dicari manusia.
Berpikir pentingnya harta benda.
Tiada harta tidak bahagia.
Tiada harta jiwa sengsara.


*Saya jadi teringat kisah Rockefeller, orang terkaya dalam sejarah modern Amerika, diperkirakan kekayaannya setara Rp 6.000 Triliun. Artinya dia punya segalanya/ harta bendanya.

Alkisah, saat berumur 53 tahun, dia sakit parah, rambut rontok, dokter bilang hidupnya tinggal 1 tahun karena dia stres menjaga hartanya, makan tidak bisa, hanya bisa minum susu. Dia mengalami Metanoia, terttulis dalam diary-nya, "Uangku telah menjadi tuhanku."

Kesadarannya mulai, dia membagikan hartanya, mendirikan Rockefeller Foundation yang sampai hari ini membiayai vaksin, rumah sakit, universitas di seluruh dunia. Mukjizat terjadi setelah dia mulai memberi, kesehatannya pulih dan dia hidup sampai umur 97 tahun. Kemudian Rockefeller berprinsip, 

_"Aku belajar bahwa kekayaan bukanlah berapa banyak yang kau simpan di lumbungmu, tapi berapa banyak yang kau alirkan keluar dari lumbungmu."_

Mungkin Rockefeller yang tadinya "bodoh" menjadi "kaya di hadapan Allah".


Sesaat saya merenung, teringat nasihat seorang tua kepada saya, di parkiran gereja, "Selama kamu masih muda, sibuklah mencari uang, carilah harta untuk kamu pakai di masa depan saat kamu berusia lanjut." 
Seorang teman mengikuti nasihat itu, dia mulai kaya dan berkuasa, sibuk bisnis hingga jarang ikut misa gereja dan kemudian tahun lalu, meninggal tanpa membawa harta nya itu. Lalu keluarganya saling memperebutkan harta sehingga anak-anaknya stress.
Seandainya saya mengikuti nasihatnya, mungkin saya bisa jadi 'orang kaya' tapi tidak dikenal sebagai aktifis gereja seperti saat ini dimana teman gereja berkenan memberi saat saya tidak punya kupon makanan dan romo gereja berkenan mengajak saya hadir dan menikmati hidangan dalam acara ulang tahunnya.


*Ya Tuhan Allahu...
Terimakasih untuk kebebasan dari-Mu.
Engkau membebaskanku menentukan pilihanku.
Kebebasan yang menentukan jalan hidupku.
Kebebasan yang kupilih di saat itu.

Waktu tanpa terasa terus berlalu.
Masa muda sudah berlalu.
Semua hanya kenangan masa lalu.
Ada rasa sesal dan haru.

Merasa sesal saat menyadari kesalahanku.
Rasa haru saat merasakan kasih -Mu.
Kasih-Mu menjadi nyata saatku serahkan hidupku.
Saat kusabar menanti dan mengikuti kehendak-Mu.

Terima kasih ya Tuhanku.
Engkaulah Gembalaku.
Engkaulah Andalanku.
Kupercayakan hidupku dalam kasih kerahiman-Mu.

Amin.


#




Uploaded Image

Friday, October 16, 2026

2610162. Waspadalah tapi Jangan Takut.

*Renungan Jumat, 16 Oktober 2026*



Alkisah seorang suster DD di RS di Jakarta merawat ibu CC, seorang ibu muda penderita kanker. Selama kemo, rambut ibu itu rontok semua, sehingga Ibu CC menangis di depan kaca, "Suster, saya sudah tidak cantik lagi, mungkin Tuhan sudah tidak kenal saya lagi."

Suster itu memeluk sambil berkata, "Bu CC, justru ketika rambut ibu rontok satu per satu, Tuhan sedang menghitungnya. Tidak ada satu helai pun yang jatuh tanpa Dia tahu. Kalau rambut saja Dia hitung, apalagi air mata Ibu hari ini."

Ibu CC terdiam, lalu katanya sambil tersenyum, "Berarti saya tidak dilupakan ya, Suster?"


Di mata dunia, ibu. CC yang sakit, yang rambutnya rontok, mungkin terlupakan. Tapi di mata Tuhan, manusia lebih berharga daripada banyak burung pipit.



*Injil: Lukas 12:1-7*
_Waspada Ragi Kemunafikan dan Jangan Takut_

_Sekali peristiwa, berkerumunlah beribu-ribu orang, sehingga mereka berdesak-desakan. Yesus lalu mulai mengajar, pertama-tama kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Waspadalah terhadap ragi, yaitu kemunafikan orang Farisi. Tidak ada sesuatu pun yang tertutup yang takkan dibuka... Bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit."_ 


Yesus kasih dua pesan sepaket yaitu: *Waspadalah dan Jangan Takut.*


Ragi yang kecil itu kalau dimasukkan ke adonan, seluruh adonan akan mengembang. Tidak kelihatan, tapi mengubah semua.

Kemunafikan itu seperti ragi. Senyum di depan, tapi bicara di belakang. 
Memuji di grup WA, tapi bisik-bisik/ gosip di tempat lain. 
Lama-lama, bisa seluruh hidup jadi seperti roti yang mengembang, palsu. Besar di luar, kosong di dalam.

_"Apa yang kalian katakan dalam gelap akan kedengaran dalam terang, dan yang kalian bisikkan ke telinga di dalam kamar akan dimaklumkan dari atas atap rumah."_

Atap rumah itu bisa seperti media sosial. Apa yang kita bisikkan dalam gelap, satu hari bisa viral di terang. Tidak ada yang tersembunyi selamanya.



Yesus memberikan peringatan keras, tapi juga kalimat yang lembut:

_".. janganlah kalian takut... Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Tidak seekor pun dilupakan Allah. Bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya."_

- Takut dipecat kalau jujur.
- Takut tidak disukai kalau tidak ikut munafik.
- Takut masa depan anak, takut cicilan, takut sakit.


Yesus tidak bilang "jangan ada masalah" tetapi Dia bilang "jangan takut" karena kamu *berharga.*

Burung pipit harganya paling murah di pasar _(dulu 5 ekor cuma 2 duit). Murah, tidak ada yang perhatikan. Tapi Tuhan tidak melupakan satu pun, termasuk kamu.

Kalau rambut kepalamu saja Dia hitung, masakan Dia lupa air matamu? 
Masakan Dia lupa doamu pagi ini?



*"Tuhan, Engkau menghitung rambutku, pasti Engkau juga menghitung masalahku. Aku tidak takut, karena aku berharga bagi-Mu."



#



.

Uploaded Image