Senin Pekan Biasa XIX, 10 Agt 2026
Bacaan I: 2Kor 9:6-10
Mazmur Tanggapan: Mzm 112:1-2.5-9
Bait Pengantar Injil: Yoh 8:12b
Bacaan Injil: Yoh 12:24-26
Bagi saya, *Melayani hingga rela berkorban nyawa* artinya:
Yang menabur sedikit saja.
Hendaklah memberi menurut kerelaan hatinya.
Janganlah memberi dengan terpaksa.
Dikasihi-Nya yang memberi dengan sukacita.
Dilimpahkan-Nya segala kasih karunia-Nya.
Cukupkan diri dalam segala sesuatu.
Lebihkan di dalam berbagai kebajikanmu.
Barangsiapa mencintai nyawanya,
ia akan kehilangan nyawanya.
Tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini,
ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.
Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikuti Aku,
dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada.
Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa."
Bagi saya, ini berarti pengorbanan diri total dalam melayani tanpa memikirkan/ mencintai nyawa secara berlebihan.
Bacaan I: 2Kor 9:6-10
Mazmur Tanggapan: Mzm 112:1-2.5-9
Bait Pengantar Injil: Yoh 8:12b
Bacaan Injil: Yoh 12:24-26
Bagi saya, *Melayani hingga rela berkorban nyawa* artinya:
*Memberikan diri sepenuhnya buat Tuhan dan sesama, sampai rela mengorbankan nyawa.*
*ADA 3 CIRI MELAYANI SAMPAI RELA BERKORBAN NYAWA:*
*1. *Prioritasnya Tuhan*
Mencontoh Yesus yang terus melayani ribuan orang dengan waktu, tenaga, sampai akhirnya nyawa-Nya di kayu salib. , Namun tetap naik ke bukit buat berdoa.
Yoh 15:13 - _"Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya"_
*2. *Tidak hitung untung rugi*
Petrus mau turun dari perahu pas badai karena perkataan Yesus mengajak berjalan di atas air.
Melayani dengan pikiran: "Tuhan mau apa?"
*3. *Cinta harus lebih besar dari takut.*
Di Mat 14:30, Petrus mulai tenggelam karena takut, maka dia berteriak "Tuhan tolong".
Rela berkorban nyawa itu bukan tidak takut, tapi cintanya ke Tuhan _(& ke jiwa orang lain)_ lebih besar dari rasa takutnya.
*CONTOH DI HIDUP SEKARANG:*
1. *Waktu*: Rela begadang doain temen yang sakit
2. *Tenaga*: Melayani Bina Iman di hari Minggu walaupun kerjaan banyak.
3. *Harga diri*: Dihina karena iman, tapi tetap mengampuni.
4. *Nyawa*: Mencontoh misionaris yang pergi ke daerah bahaya demi Injil
*"Hidupku bukan aku lagi, tapi Kristus yang hidup di dalam aku" - Gal 2:20*
Yesus sudah kasih contoh duluan. Dia melayani sampai mati di salib. Sekarang giliran saya menjawab kasih-Nya.
Yang menabur sedikit saja.
Akan menuai sedikit pula.
Yang menabur banyak disana.
Yang menabur banyak disana.
Akan menuai banyak disana.
Hendaklah memberi menurut kerelaan hatinya.
Janganlah memberi dengan terpaksa.
Dikasihi-Nya yang memberi dengan sukacita.
Dilimpahkan-Nya segala kasih karunia-Nya.
Cukupkan diri dalam segala sesuatu.
Lebihkan di dalam berbagai kebajikanmu.
Berikan orang miskin dermamu.
Agar berkat-Nya tetap untukmu.
Dia akan menyediakan benihmu.
Dia akan melipatgandakannya untukmu.
Dia akan menumbuhkan buah-buahmu.
Selama Dia berkenan kepadamu.
*Saya membayangkan saya adalah salah satu murid-Nya, saat Yesus berkata kepada murid-murid-Nya (termasuk saya),
"Jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati,
ia tetap satu biji saja;
tetapi jika mati, ia akan menghasilkan banyak buah.
Agar berkat-Nya tetap untukmu.
Dia akan menyediakan benihmu.
Dia akan melipatgandakannya untukmu.
Dia akan menumbuhkan buah-buahmu.
Selama Dia berkenan kepadamu.
*Saya membayangkan saya adalah salah satu murid-Nya, saat Yesus berkata kepada murid-murid-Nya (termasuk saya),
"Jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati,
ia tetap satu biji saja;
tetapi jika mati, ia akan menghasilkan banyak buah.
Barangsiapa mencintai nyawanya,
ia akan kehilangan nyawanya.
Tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini,
ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.
Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikuti Aku,
dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada.
Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa."
Bagi saya, ini berarti pengorbanan diri total dalam melayani tanpa memikirkan/ mencintai nyawa secara berlebihan.
*Ya Tuhan Allahku...
Berbahagialah yang takwa kepada-Mu.
Yang suka segala perintah-Mu.
Kaupelihara dari anak hingga cucu.
Yang suka segala perintah-Mu.
Kaupelihara dari anak hingga cucu.
Keturunan orang benar akan diberkati-Mu.
*Taruhlah belaskasihan dalam hatiku.
*Taruhlah belaskasihan dalam hatiku.
Memberikan pinjaman kepada sesamaku.
Melakukan urusan sepenuh hatiku.
Agar nanti dikenang selalu.
*Tambahkanlah ketabahan dalam hatiku.
Hati penuh kepercayaan kepada-Mu.
Teguhkan agar tidak takut hatiku.
Kuserahkan segala kekuatiranku kepada-Mu.
* Amin.
Melakukan urusan sepenuh hatiku.
Agar nanti dikenang selalu.
*Tambahkanlah ketabahan dalam hatiku.
Hati penuh kepercayaan kepada-Mu.
Teguhkan agar tidak takut hatiku.
Kuserahkan segala kekuatiranku kepada-Mu.
* Amin.
#