Wednesday, September 16, 2026

2609164. Q & A. TTS Angka.

2609164. Question & Answer. TTS Angka.
Uploaded Image Uploaded Image

2609163. Q & A. Sudoku.

2609163. Question & Answer. Sudoku.
Uploaded Image Uploaded Image

2609162. Jangan abaikan petunjuk bijaksana bagaimana mengabdi kepada penguasa.

  Jangan abaikan petunjuk bijaksana.
  Serahkanlah diri kepada amsalnya.
  Agar mendapat didikan bijaknya.
  Belajarlah bagaimana mengabdi kepada penguasa.


Jangan abaikan tutur orang tua. 
 Mereka berguru kepada moyangnya.
  Dari mereka dapatkan pengertiannya.
  Bagaimana menjawab pada saatnya.



#



Uploaded Image

2609161. Sabda-Mu adalah roh dan kehidupan kekal.

Rabu Pekan Biasa XXIV, 16 Sep 2026. (Merah)
PW S. Kornelius, Paus, dan Siprianus, Uksup; Martir

Warna Liturgi: 
Bacaan I: 1Kor 12:31-13:13
Mazmur Tanggapan: Mzm 33:2-5.12.22
Bait Pengantar Injil: Yoh 6:64b.69b
Bacaan Injil: Luk 7:31-35



Salah satu kekhasan agama Kristen/ Katolik adalah Cinta Kasih. (Cinta kasih itu beda dari cinta biasa).❤️

Cinta biasa = _aku butuh kamu_
Cinta kasih = _aku ingin kamu bahagia, walau bukan sama aku_

*Cinta kasih* itu cinta yang dewasa. Tidak egois, tidak menuntut, tidak memaksa.

*Cinta kasih disebut *Metta* (Pali) atau *Loving-kindness*(Inggris).

*Tiga CIRI UTAMA CINTA KASIH:*
*1. Tanpa Syarat*
"Aku sayang kamu APA ADANYA"
*2. Tidak Ingin Memiliki*
"Berkeinginan membahagiakannya"
*3. Aktif Memberi, Bukan Menuntut*
Cinta kasih itu kata kerja, bukan kata sifat.
- Tidak hanya merasa sayang, tapi *bertindak* biar dia tenang, aman, tumbuh.

> *Cinta kasih itu tidak perlu dikatakan/ di story, tapi terasa saat memperlakukan orang.



Maka menarik Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus, 
Sekalipun aku dapat berbicara
dalam semua bahasa manusia dan malaikat,
tetapi jika tidak mempunyai kasih,
aku seperti gong yang bergaung atau canang yang gemerincing.

Sekali pun aku mempunyai karunia bernubuat
dan aku tahu segala rahasia serta memiliki seluruh pengetahuan;
sekalipun aku memiliki iman sempurna untuk memindahkan gunung,
tetapi jika tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.

Sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku,
bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar,
tetapi jika tidak mempunyai kasih,
sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku.

Kasih itu sabar, murah hati, dan tidak cemburu.
Kasih tidak memegahkan diri,
tidak sombong dan tidak bertindak kurang sopan.
Kasih tidak mencari keuntungan diri sendiri,
tidak cepat marah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
Kasih tidak bersukacita atas kelaliman, tetapi atas kebenaran.
Kasih menutupi segala sesuatu, percaya akan segala sesuatu,
mengharapkan segala sesuatu, dan sabar menanggung segala sesuatu.
Kasih tidak berkesudahan.

Nubuat akan berakhir, bahasa roh akan berhenti,
dan pengetahuan akan lenyap
.
Sebab pengetahuan dan nubuat kita tidak sempurna.
Bila yang sempurna tiba, hilanglah yang tidak sempurna.
Sekarang aku mengenal secara tidak sempurna,
tetapi nanti aku akan mengenal secara sempurna. 

Yang terbesar di antara iman, harapan dan kasih ialah kasih!



Namun ada satu sisi menarik, sudah dikasihi namun tidak merasakannya karena merasa itu adalah biasa/ mungkin menyalahkan/ mencela (tidak tahu dirikah?) Mungkin seperti perumpamaan Mutiara berharga yang di injak-injak 'babi'.

Injil Suci menurut Lukas, menceritakan sekali peristiwa berkatalah Yesus kepada orang banyak,
"Dengan apakah akan Kuumpamakan orang-orang dari angkatan ini?
...
'Kami meniup seruling bagimu, tetapi kalian tidak menari.
Kami menyanyikan kidung duka, tetapi kalian tidak menangis.'

Sebab ketika Yohanes Pembaptis datang,
dan ia tidak makan roti, dan tidak minum anggur,
kalian berkata, 'Ia kerasukan setan.'

Kemudian Anak Manusia datang,
Ia makan dan minum, dan kalian berkata,
'Lihatlah, seorang pelahap dan peminum,
sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.'
Tetapi hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya."




*Ya Tuhan Allahku ...
Berbahagialah daku 
yang dipilih menjadi milik-Mu.

Maka aku bersyukur kepada-Mu.
Dan aku bermazmur bagi-Mu. 

Kunyanyikan lagu baru bagi-Mu.

*Sebab benarlah firman-Mu itu. 
Dengan kesetiaan segala sesuatu dikerjakan-Mu.
Engkau senang pada keadilan dan hukum-Mu.

Bumi penuh dengan kasih setia-Mu.

*Berbahagialah daku yang dipilih-Mu.
Aku menjadi milik pusaka-Mu.
Kasih setia-Mu kiranya menyertaiku.

Seperti daku berharap kepada-Mu.

Amin.



#





Uploaded Image

2609151. Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita dan Allah mengunjungi umat-Nya.

Selasa Pekan Biasa XXIV, 15 Sep 2026. (Putih)
PW S.P. Maria Berdukacita

Bacaan I: Ibr 5:7-9
Mazmur Tanggapan: Mzm 31:2-3a.3b-4.5-6.15-16.20
Bait Pengantar Injil: Luk 7:16
Bacaan Injil: Yoh 19:25-27




Seorang seniman kaligrafi terkenal diminta menuliskan kalimat bijaksana untuk satu keluarga besar. Seniman itu menuliskan, Kakek meninggal lalu Ayah kemudian Anak pada waktunya masing-masing. Keluarga besar marah karena tulisannya, lalu sang kakek menanyakan maksud dari kalimat seniman itu.
 Seniman menjelaskan dengan tenang, adalah suatu kesedihan besar bila Ayah meninggal terlebih dahulu dari Kakek, apalagi Anak meninggal terlebih dahulu dari Kakek dan Ayahnya. Keluarga besar pun menjadi tenang.


Menurut saya, suatu kesedihan besar, saat Yesus meninggal dahulu daripada Maria, ibu-Nya. Kebiasaan orang Yahudi, Ibu tinggal bersama Anak kandungnya yang hidup baik. Maka saat Yesus menitipkan Maria kepada Yohanes, murid-Nya terkasih, kemungkinan anak Maria hanya Yesus. Dan kedukaan Maria mungkin mirip dengan Janda di Nain yang sempat Anaknya meninggal _(kisah lanjutannya, Anaknya yang masih muda itu dibangkitkan Yesus)_


Waktu Yesus bergantung di salib,
didekat-Nya berdirilah ibu Yesus
dan saudara ibu Yesus,
Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.
Ketika Yesus melihat ibu-Nya
dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya,
berkatalah Ia kepada ibu-Nya,
"Ibu, inilah, anakmu!"
Kemudian kata-Nya kepada murid-Nya,
"Inilah ibumu!"
Dan sejak saat itu murid itu menerima ibu Yesus di dalam rumahnya.



Banyak orang kuatir akan hidupnya. Dan banyak juga yang memikirkan bagaimana hidupnya setelah mati, maka ada yang berusaha hidup abadi (dengan berbagai cara) atau berusaha agar kematiannya membuat suatu kenangan abadi.

Surat (Paulus/ Barnabas/ Apolos/ Priskila) kepada Orang Ibrani, menuliskan dalam hidup-Nya sebagai manusia,
Kristus telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan
kepada Dia yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut.
Dan karena kesalehan-Nya, Ia telah didengarkan.
Akan tetapi, sekalipun Anak Allah,
Yesus telah belajar menjadi taat,
dan ini ternyata dari apa yang telah diderita-Nya.
Dan sesudah mencapai kesempurnaan,
Ia menjadi pokok keselamatan abadi
bagi semua orang yang taat kepada-Nya.


Kesimpulan saya, ikutilah Yesus, belajar taat, dari setiap jalan 'penderitaan' dalam peziarahan di dunia ini, untuk mencapai kesempurnaan, hingga mendapat keselamatan abadi (bersama Allah di Surga melalui Yesus Kristus).



*Ya Tuhan Allahku ...
Selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu.
Aku berlindung pada-Mu.
Janganlah sekalipun aku mendapat malu.

*Luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu.
Sendengkanlah telinga-Mu kepadaku.

Bersegeralah melepaskan daku.

Jadilah bagiku gunung batu.

*Engkaulah perlindunganku  dan keselamatanku.
Engkaulah bukit batu dan pertahananku.
Engkau menuntun dan membimbingku.
Engkau mengeluarkanku dari jaring itu.

*Dalam tangan-Mu kuserahkan nyawaku.
Sudilah Engkau membebaskan aku.
Aku percaya bahwa Engkaulah Allahku.
Masa hidupku ada dalam tangan-Mu.

*Lepaskanlah aku dari tangan musuhku.
Bebaskanlah aku dari pengejarku.

Alangkah limpahnya kebaikan-Mu kepadaku.

Kaulakukan bagi yang berlindung pada-Mu.

Amin.


#





Uploaded Image

Monday, September 14, 2026

2609141. Anak Manusia harus ditinggikan.

Senin Pekan Biasa XXIV, 14 Sep 2026. (Merah)
Pesta Pemuliaan Salib Suci
Bacaan I: Bil 21:4-9
Mazmur Tanggapan: Mzm 78:1-2.34-35.36-37.38
Bacaan II: Flp 2:6-11
Bacaan Injil: Yoh 3:13-17




*_Saya merasa ada_ hubungan antara Patung Ular Tembaga vs Bayangan/Gambaran dari Salib Yesus*
Seperti perkataan Yesus sendiri di Yohanes 3:14-15
> _"Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga *Anak Manusia harus ditinggikan*, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal."_

*_Menurut saya,_ persamaan Patung Ular Tembaga vs Salib Yesus*
1. *Ditinggikan di atas tiang*  (Bil 21:8) 
_*Ditinggikan di atas kayu salib* (Yoh 3:14)_

2. *Bentuknya ular* = lambang dosa & kutuk
__*Yesus "menjadi dosa"* untuk kita. (2 Kor 5:21)_

3.*Sumber masalah = ular* yang menyembuhkan
_*Sumber kutuk = dosa* yang ditanggung Yesus._

4. *Sembuh dengan cara MELIHAT* (Bil 21:9)
_*Selamat dengan cara PERCAYA/MEMANDANG* (Yoh 3:15)_

5  *Penyelamatan jasmani* dari bisa ular
_*Penyelamatan kekal* dari bisa dosa & maut._

6. *Cuma 1 kali dibuat Musa*
_*Cuma 1 kali Yesus disalib* (Ibr 10:10)_


_Beberapa yang menarik (bagi saya),_
1. *Yang bikin sakit = yang. Menyembuhin*
    Ular yang tadinya membawa kematian, sekarang jadi alat kehidupan.  
   _Salib yang tadinya lambang kutuk & aib, jadi lambang kemenangan & hidup. (Gal 3:13)_

2. *Iman yang sederhana*: Orang Israel tidak perlu bayar, tidak perlu ritual. Cukup "menoleh & melihat".  
    _Saya juga tidak perlu berbuat baik dulu, cukup *"memandang Yesus & percaya"* (Ef 2:8)_

3.  *Ditujukan untuk semua*: Ditaruh di tiang/ tempat tinggi supaya semua orang bisa lihat.  
    _Salib juga untuk *"setiap orang yang percaya"* (Yoh 3:15). Tidak pandang suku._

*4.  *Patung ular = "poster" nya. Salib = "Aslinya".*  
Tuhan kasih contoh di PL supaya 1500 tahun kemudian waktu lihat Yesus disalib, kita langsung mengerti: _"Oh... cukup pandang Dia, maka aku hidup"_



_Menurut Injil Suci Yohanes,_ Yesus berkata kepada Nikodemus (tokoh golongan Farisi, yang ahli & taat melaksanakan hukum Taurat) yang menemui-Nya di suatu malam,
"Tidak ada seorang pun yang telah naik ke surga,
selain Dia yang telah turun dari surga,
yaitu Anak Manusia.


Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun,
demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya
beroleh hidup yang kekal.
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini,
sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal,
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa,
melainkan beroleh hidup yang kekal.

Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia
bukan untuk menghakimi dunia,
melainkan untuk menyelamatkannya"



*_Kisah Musa meninggikan ular di padang gurun_ dari Kitab Bilangan, ketika umat Israel berangkat dari Gunung Hor,
mereka berjalan ke arah Laut Teberau
untuk mengelilingi tanah Edom.
Bangsa itu berkata-kata melawan Allah dan Musa,
"Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir?
Supaya kami mati di padang gurun ini?
Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air!
Kami telah muak akan makanan hambar ini!"


Lalu Tuhan menyuruh ular-ular tedung ke antara bangsa itu,
yang memagut mereka,
sehingga banyak dari orang Israel itu mati.
Kejadian itu membuat bangsa itu menemui Musa dan berkata,
"Kami telah berdosa,
sebab kami berkata-kata melawan Tuhan dan engkau;
berdoalah kepada Tuhan,
supaya dijauhkan-Nya ular-ular ini dari pada kami."


Setelah Musa berdoa, berfirmanlah Tuhan kepada Musa,
"Buatlah ular tedung dan taruhlah pada sebuah tiang;
maka setiap orang yang terpagut ular,
jika ia memandangnya, akan tetap hidup."


Musa membuat ular tembaga
dan menaruhnya pada sebuah tiang.
Maka jika seseorang dipagut ular,
dan ia memandang kepada ular tembaga itu,
tetaplah ia hidup.



*Salah satu surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi, menuliskan tentang Yesus Kristus, walaupun dalam rupa Allah,
tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu
sebagai milik yang harus dipertahankan,
Sebaliknya Ia telah mengosongkan diri,
mengambil rupa seorang hamba,
dan menjadi sama dengan manusia.
Dan dalam keadaan sebagai manusia,
Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai wafat,
bahkan sampai wafat di kayu salib.
Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia,
dan menganugerahi-Nya nama di atas segala nama,
supaya dalam nama Yesus
bertekuk-lututlah segala yang ada
di langit,
dan yang ada di atas serta di bawah bumi,
dan bagi kemuliaan Allah Bapa
segala lidah mengakui "Yesus Kristus adalah Tuhan."




*Ya Tuhan Allahku...
Aku takkan melupakan perbuatan-perbuatan-Mu.

Kusendengkan telingaku dan kudengarkan pengajaran-Mu.
Kubuka amsal yang menuturkan hikmah-Mu.

*Aku mencari-Mu dan mendambakan-Mu.
Engkaulah Allah gunung batuku.
Engkaulah Allah yang menebusku.

Kujaga mulut dan lidahku.

*Hatiku setia pada perjanjian-Mu.
Engkau menyayangiku dan mengampuni kesalahanku.
Terbukti Engkau tidak memusnahkanku.
Seringkali Engkau menahan amarah-Mu.

Terima kasih ya Tuhan Allahku...
Amin.



#



Uploaded Image

Sunday, September 13, 2026

2609132. Sahabat setia sangat berharga.

*Nama buruk mewariskan nista,
  Pendusta pasti bercabang lidahnya.
 Sahabat setia pelindung selamanya.
 Menemukannya sungguh mendapat harta.

 Sahabat setia sangat berharga.
  Tidak ada tertimbang harganya.
 Sahabat setia obat kehidupan sejahtera.
  Orang yang bijaksana memperolehnya.

 Yang memelihara persahabatan setulus hatinya 
  Seperti diri sendiri demikian pula temannya. 
 Semuanya memiliki magnet karunia.
 Ada saatnya mendapatkan karma.


#



Uploaded Image