Gembala domba diakui punya banyak keistimewaan baik secara harfiah dan iman katolik.
*1. Keistimewaan gembala domba secara harfiah*
*A. Mengenal tiap domba satu per satu* mulai dari suara, sifat, hingga nama domba"nya. Domba" hanya mengikuti suara gembalanya.
*B. Gembala berdiri paling depan membela domba"nya* melawan serigala atau bahaya lainnya, serta tidak akan meninggalkan dombanya.
*C. Paham padang rumput dan tempat air* sehingga dapat menuntun domba"nya untuk berjalan mendapatkan rumput hijau dan air tenang.
*D. Sabar dan menuntun pelan-pelan* terhadap domba"nya yang sering tersesat dan mudah panik.
*2. "Gembala Baik" dalam iman Katolik*
Melambangkan Yesus, seperti di Yohanes 10:11 — _“Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.”_
*A. Relasi seperti keluarga* Bukan bos-karyawan. Kata-Nya: "Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku".
*B. Rela berkorban* sampai mati di kayu salib demi keselamatan kita , domba-dombanya.
*C. Gembala baik mencari yang hilang* walaupun hanya 1 dari 100 domba"nya yang hilang. (Lukas 15:4)
*D. Memberikan hidup berkelimpahan dan penuh arti*: Bukan hanya "selamat" dari bahaya. (Yoh 10:10)
*Sesuai dengan Injil Suci Yohanes, saat Yesus berkata kepada orang-orang Farisi,
"Aku berkata kepadamu:
Sesungguhnya, siapa yang masuk ke dalam kandang domba
dengan tidak melalui pintu tetapi dengan memanjat tembok,
ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok.
Tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.
Untuk dia penjaga membuka pintu,
dan domba-domba mendengarkan suaranya;
ia memanggil dombanya masing-masing menurut namanya,
dan menuntunnya ke luar.
Jika semua domba telah dibawanya ke luar,
ia berjalan di depan mereka,
dan domba-domba itu mengikuti dia,
karena mereka mengenal suaranya.
Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti,
malah mereka lari dari padanya,
karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.
Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya Akulah pintu kepada domba-domba itu.
Semua orang yang datang sebelum Aku,
adalah pencuri dan perampok,
dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.
Akulah pintu;
barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat;
ia akan masuk dan keluar, dan menemukan padang rumput.
Pencuri datang hanya untuk mencuri,
membunuh dan membinasakan;
Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,
dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
*Apa yang harus dilakukan jika mau ikut sang 'Gembala baik'?
Kisah Para Rasul mengisahkan Petrus dengan kesebelasan rasul yang bangkit berdiri saat hari Pentakosta, lalu dengan suara nyaring Petrus berkata kepada orang-orang Yahudi,
"Seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti
bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu,
menjadi Tuhan dan Kristus.
Bertobatlah,
dan hendaklah kamu masing-masing
memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus
untuk pengampunan dosamu;
maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
Sebab bagi kamulah janji itu,
bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh,
yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."
Dengan banyak perkataan lain lagi
Petrus memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh,
dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya,
"Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini!"
Orang-orang yang menerima perkataan Petrus itu
memberi diri dibaptis,
dan pada hari itu
jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
*Hal yang menguatkan hati saat dalam keadaan 'menderita', dikisahkan dalam Surat Pertama Rasul Petrus yang menguatkan iman.
Jika kamu berbuat baik dan karena itu harus menderita,
itu adalah kasih karunia pada Allah.
Sebab untuk itulah kamu dipanggil,
karena Kristus pun telah menderita untuk kamu,
dan telah meninggalkan teladan bagimu,
supaya kamu mengikuti jejak-Nya.
Kristus tidak berbuat dosa,
dan tipu muslihat pun tidak ada dalam mulut-Nya.
Ketika dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki.
Ketika menderita, Ia tidak mengancam,
tetapi menyerahkannya kepada Dia,
yang menghakimi dengan adil.
Ia sendiri telah memikul dosa kita
di dalam tubuh-Nya di kayu salib,
supaya kita, yang telah mati terhadap dosa,
hidup untuk kebenaran.
Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah disembuhkan.
Sebab dahulu kamu sesat seperti domba,
tetapi sekarang kamu telah kembali
kepada gembala dan pemelihara jiwamu.
*Ya Tuhan gembalaku...
Aku takkan berkekurangan bersama-Mu.
Engkau membaringkanku di padang rumput hijau.
Engkau membimbingku ke air tenang dan menyegarkanku.
*Ya Tuhan gembalaku...
Engkau menuntunku di jalan lurus demi kekudusan nama-Mu.
Aku tidak takut bahaya sebab Engkau besertaku.
Tongkat gembalaan-Mu yang menghiburku.
*Engkau menyediakan hidanganku di hadapan lawanku.
Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak dan memenuhi pialaku.
Kerelaan dan kemurahan-Mu mengiringiku seumur hidupku.
Aku akan diam dalam rumah-Mu
sepanjang masaku.
Amin.