*KOPI PAGI ☕*
_Hidup itu bukan hanya untuk membahagiakan diri sendiri,
tetapi bagilah kebahagiaan itu kepada orang di sekelilingmu
karena kebahagiaan itu akan bertambah ketika dibagi._
#
Bacaan Liturgi 05 November 2017
Minggu Biasa XXXI
Bacaan Pertama
Mal 1:14b-2:2b.8-10
Kamu telah menyimpang dari jalan;
dengan pengajaranmu kamu membuat banyak orang tergelincir.
Pembacaan dari Nubuat Maleakhi:
"Aku ini Raja yang besar,"
firman Tuhan semesta alam,
"dan nama-Ku ditakuti di antara bangsa-bangsa.
Maka sekarang,
kepada kamulah tertuju perintah ini, hai para imam!
Jika kamu tidak mendengarkan,
dan jika kamu tidak memberi perhatian
untuk menghormati nama-Ku,
maka Aku akan mengirimkan kutuk ke antaramu
dan akan membuat berkat-berkatmu menjadi kutuk.
Kamu telah menyimpang dari jalan;
dengan pengajaranmu kamu membuat banyak orang tergelincir;
kamu merusakkan perjanjian dengan Lewi,"
firman Tuhan semesta alam.
"Maka Aku pun akan membuat kamu hina dan rendah
bagi seluruh umat ini,
oleh karena kamu tidak mengikuti jalan yang Kutunjukkan,
dan kamu memandang bulu dalam pengajaranmu.
Bukankah kita sekalian mempunyai satu bapa?
Bukankah satu Allah yang menciptakan kita?
Lalu mengapa kita berkhianat satu sama lain
dan dengan demikian menajiskan perjanjian nenek moyang kita?
Demikianlah sabda Tuhan.
Mazmur
Mzm 131:1.2.3
Jagalah jiwaku dalam damai-Mu, ya Tuhan.
*Tuhan, aku tidak tinggi hati,
dan tidak memandang dengan sombong;
aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu besar
atau hal-hal yang terlalu ajaib bagiku.
*Sungguh, aku telah menenangkan dan mendiamkan jiwaku;
seperti anak yang disapih berbaring dekat ibunya,
ya, seperti anak yang disapih jiwaku dalam diriku.
*Berharaplah kepada Tuhan, hai Israel,
dari sekarang sampai selama-lamanya.
Bacaan Kedua
1Tes 2:7b-9.13
Kami rela membagi dengan kamu
bukan hanya Injil Allah melainkan juga hidup kami sendiri.
Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Tesalonika:
Saudara-saudara,
sama seperti seorang ibu mengasuh dan merawati anaknya,
demikianlah besarnya kasih sayang kami kepadamu,
sehingga kami rela membagi dengan kamu
bukan hanya Injil Allah, melainkan juga hidup kami sendiri,
karena kamu memang kami kasihi.
Sebab sementara kami bekerja siang malam,
agar jangan menjadi beban bagi siapa pun di antara kamu,
kami memberitakan Injil Allah kepada kamu.
Karena itulah kami tidak putus-putusnya mengucap syukur kepada Allah,
sebab kamu telah menerima sabda Allah yang kami beritakan itu.
Pemberitaan kami telah kamu terima
bukan sebagai perkataan manusia,
melainkan sebagai sabda Allah,
sebab memang demikianlah adanya.
Dan sabda allah itu bekerja giat dalam diri kamu yang percaya.
Demikianlah sabda Tuhan.
Bait Pengantar Injil
Mat 23:9a.10b
Hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di surga.
Hanya satu pemimpinmu, yaitu Kristus.
Bacaan Injil
Mat 23:1-12
Mereka mengajarkan, tetapi tidak melakukan.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:
Sekali peristiwa
berkatalah Yesus kepada orang banyak
dan kepada murid-murid-Nya,
"Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi
telah menduduki kursi Musa.
Sebab itu turutilah dan lakukanlah
segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu.
Tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka,
karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.
Mereka mengikat beban-beban berat,
lalu meletakkannya di atas bahu orang,
tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya.
Semua pekerjaan yang mereka lakukan
hanya dimaksud supaya dilihat orang.
Mereka memakai tali sembahyang yang lebar
dan jumbai yang panjang.
Mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan
dan di tempat terdepan di rumah ibadat;
mereka suka menerima penghormatan di pasar
dan suka dipanggil Rabi.
Tetapi kamu, janganlah kamu suka disebut Rabi,
karena hanya satu Rabimu,
dan kamu semua adalah saudara.
Dan janganlah kamu menyebut siapa pun bapa di bumi ini,
karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di surga.
Janganlah pula kamu disebut pemimpin,
karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Kristus.
Siapa pun yang terbesar di antara kamu,
hendaklah ia menjadi pelayanmu.
Barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan,
dan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan."
Demikianlah Injil Tuhan.
#
Mutiara Iman
PELAYAN
5 Nopember 2017
"Hendaklah ia menjadi PELAYANMU" (Mat 23:11)
Lectio
Mal 1:14b-2:2b, 8-10; Mzm 131:1,2,3; 1 Tes 2:7b-9,13; Mat 23:1-12
Teguh sedang berperan seperti orang pendek yang sedang naik pohon, lalu anak-anak di depannya berteriak : "Zakeus!"
Lalu Teguh mengambil coklat dan membagikannya kepada anak-anak yang menjawab benar. Kemudian Teguh didatangi beberapa tamu yang melihat Panti yang dibuatnya.
Salah seorang tamu bertanya :
"Apakah yang membuat Pak Teguh bisa memberikan tenaga, pikiran dan waktu untuk anak-anak ini?"
Kemudian Teguh memandang salib, menarik nafas dan berkata :
"Pertama saya harus bersyukur kepada Tuhan Yesus karena Dia telah memberikan kami seorang Ayah yang menjadi KEPALA KELUARGA dan IMAM yang baik. Setiap hari kami selalu "dipaksa" membaca Kitab Suci bersama, sampai saya dan adik-adik saya sering PROTES. Namun setelah kami lulus kuliah, bekerja, dan sebagian berumah tangga, kami mulai MENGERTI mengapa Ayah mau kita membaca dan merenungkan SABDA ALLAH. Dalam setiap langkah hidup saya, seperti sudah ada yang mengarahkan untuk HIDUP seperti TUHAN kita YESUS KRISTUS yang mau MEMBERI DIRI bagi KESELAMATAN kita."
Yesus berkata kepada orang banyak dan murid-murid-Nya :
"Barangsiapa yang terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi PELAYANMU."
Hidup ini adalah MELAYANI.
Oratio
Ya Tuhan, jadikanlah kami memiliki hati yang mau MELAYANI. Amin
Missio
Marilah kita hidup dengan MELAYANI sesama.
Have a Blessed Sunday.
#


No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.