Kalender Liturgi 02 Apr 2026
Kamis Pekan Suci
Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Kel 12:1-8.11-14
Mazmur Tanggapan: Mzm 116:12-13.15-16bc.17-18
Bacaan II: 1Kor 11:23-26
Bait Pengantar Injil: Yoh 13:34
Bacaan Injil: Yoh 13:1-15
*Paskah bagi orang Yahudi atau Pesach adalah perayaan penting dalam kalender Yahudi yang memperingati pembebasan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir, berlangsung selama 7-8 hari _(tergantung tradisi)_, sekitar bulan Maret/ April.
'Pada tanggal sepuluh bulan ini ambillah seekor anak domba (/ kambing) jantan tidak bercela berumur satu tahun; pada tanggal empat belas sembelihilah di senja hari dan makannya cepat-cepat.
Darahnya diambil sedikit, dioleskan pada ambang kedua tiang pintu agar saat Aku membunuh semua anak sulung manusia/ hewan, dan semua dewata Mesir, apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan melewatimu. Jadi tidak ada tulah kemusnahan di tengah-tengahmu, pada saat Aku menghukum negeri Mesir.
Hari Paskah ini harus menjadi hari peringatan dan dirayakan sebagai hari raya bagi Tuhan turun-temurun."
Tuhan Yesus, pada malam Ia diserahkan,
mengambil roti,
dan setelah mengucap syukur atasnya,
Ia memecah-mecahkan roti itu seraya berkata,
"Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagimu;
perbuatlah ini untuk mengenangkan Daku!"
Kamis Pekan Suci
Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Kel 12:1-8.11-14
Mazmur Tanggapan: Mzm 116:12-13.15-16bc.17-18
Bacaan II: 1Kor 11:23-26
Bait Pengantar Injil: Yoh 13:34
Bacaan Injil: Yoh 13:1-15
*Paskah bagi orang Yahudi atau Pesach adalah perayaan penting dalam kalender Yahudi yang memperingati pembebasan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir, berlangsung selama 7-8 hari _(tergantung tradisi)_, sekitar bulan Maret/ April.
Paskah Yahudi biasanya:
- Mengadakan Seder, ritual makan malam pertama yang menceritakan kisah keluarnya bangsa Israel dari Mesir
- Makan matzo (roti tidak beragi) sebagai simbol roti yang dimakan oleh nenek moyang mereka saat keluar dari Mesir
- Menghindari makanan yang mengandung ragi (chametz)
- Mengadakan doa dan ritual khusus di sinagoga.
*Alkisah (dari Kitab Keluaran), saat itu Tuhan berfirman kepada Musa dan Harun di tanah Mesir,
"Bulan inilah menjadi permulaan segala bulan bagimu, bulan pertama tiap tahun.'Pada tanggal sepuluh bulan ini ambillah seekor anak domba (/ kambing) jantan tidak bercela berumur satu tahun; pada tanggal empat belas sembelihilah di senja hari dan makannya cepat-cepat.
Darahnya diambil sedikit, dioleskan pada ambang kedua tiang pintu agar saat Aku membunuh semua anak sulung manusia/ hewan, dan semua dewata Mesir, apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan melewatimu. Jadi tidak ada tulah kemusnahan di tengah-tengahmu, pada saat Aku menghukum negeri Mesir.
Hari Paskah ini harus menjadi hari peringatan dan dirayakan sebagai hari raya bagi Tuhan turun-temurun."
*Sedangkan Paskah bagi orang Kristen adalah perayaan kebangkitan Yesus Kristus dari kematian, lambang kemenangan atas dosa dan kematian. Ini perayaan terpenting dalam kalender Kristen dan dirayakan pada hari Minggu setelah Jumat Agung (Yesus sebagai "anak domba" yang dikorbankan untuk menebus dosa manusia). Paskah juga tentang harapan dan keselamatan bagi umat manusia.
Paskah sering dihubungkan dengan tema kehidupan baru, perubahan, dan pembaruan spiritual. Paskah sebagai waktu untuk memperbarui iman dan hubungan dengan Tuhan.
*Diawali dengan acara Kamis Putih sebagai peringatan Malam Perjamuan Terakhir Yesus. Ada 2 hal 'yang terkenal', yaitu Yesus membagikan roti dan anggur sebagai lambang Tubuh dan Darah-Nya kepada murid-muridnya, Dan pembasuhan kaki murid-murid-Nya sebagai simbol kerendahan hati dan pelayanan Yesus.
*Menurut Surat Pertama Rasul Paulus
kepada Jemaat di Korintus,Tuhan Yesus, pada malam Ia diserahkan,
mengambil roti,
dan setelah mengucap syukur atasnya,
Ia memecah-mecahkan roti itu seraya berkata,
"Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagimu;
perbuatlah ini untuk mengenangkan Daku!"
Lalu Ia mengambil cawan, dan berkata,
"Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan dalam darah-Ku.
Setiap kali kamu meminumnya,
perbuatlah ini untuk mengenangkan Daku."
Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum dari cawan ini,
kamu mewartakan wafat Tuhan sampai Ia datang.
Jawab Yesus kepadanya,
"Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang,
tetapi engkau akan memahaminya kelak."
"Selama-lamanya Engkau tidak akan membasuh kakiku!"
"Jikalau Aku tidak membasuh engkau,
engkau tidak akan mendapat bagian bersama Aku."
"Tuhan, jangan hanya kakiku saja,
tetapi juga tangan dan kepalaku!"
"Barangsiapa sudah mandi, cukuplah ia membasuh kakinya,
karena ia sudah bersih seluruhnya.
Kamu pun sudah bersih, hanya tidak semua!"
Sesudah membasuh kaki mereka, lalu Ia berkata kepada mereka,
"Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepadamu?
Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan,
dan katamu itu tepat,
sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
Nah, jikalau Aku, Tuhan dan Gurumu, membasuh kakimu,
maka kamu pun wajib saling membasuh kaki.
sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepadamu,
supaya kamu juga berbuat seperti yang telah Kuperbuat kepadamu."
*Ya Tuhan dan Allahku...
Ya Tuhan aku hamba-Mu.
Anak dari sahaya-Mu.
Engkau telah melepas belengguku.
Kupersembahkan kurban syukur kepada-Mu.
*Amin.
#
"Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan dalam darah-Ku.
Setiap kali kamu meminumnya,
perbuatlah ini untuk mengenangkan Daku."
Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum dari cawan ini,
kamu mewartakan wafat Tuhan sampai Ia datang.
*Menurut Injil Suci Yohanes, sebelum hari raya Paskah mulai,
Yesus sudah tahu bahwa saatnya sudah tiba
untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya hingga saat terakhir.
Ketika mereka sedang makan bersama,
Iblis membisikkan dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon,
rencana untuk mengkhianati Yesus.
Yesus tahu,
bahwa Bapa-Nya telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya
dan bahwa Ia datang dari Allah dan akan kembali kepada Allah.
Maka bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya.
Ia mengambil sehelai kain lenan
dan mengikatkannya pada pinggang-Nya,
kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi (ember kecil dari tanah liat/ logam),
dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya,
lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu.
Kata Simon Petrus kepada-Nya,
"Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?"
untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya hingga saat terakhir.
Ketika mereka sedang makan bersama,
Iblis membisikkan dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon,
rencana untuk mengkhianati Yesus.
Yesus tahu,
bahwa Bapa-Nya telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya
dan bahwa Ia datang dari Allah dan akan kembali kepada Allah.
Maka bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya.
Ia mengambil sehelai kain lenan
dan mengikatkannya pada pinggang-Nya,
kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi (ember kecil dari tanah liat/ logam),
dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya,
lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu.
Kata Simon Petrus kepada-Nya,
"Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?"
Jawab Yesus kepadanya,
"Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang,
tetapi engkau akan memahaminya kelak."
"Selama-lamanya Engkau tidak akan membasuh kakiku!"
"Jikalau Aku tidak membasuh engkau,
engkau tidak akan mendapat bagian bersama Aku."
"Tuhan, jangan hanya kakiku saja,
tetapi juga tangan dan kepalaku!"
"Barangsiapa sudah mandi, cukuplah ia membasuh kakinya,
karena ia sudah bersih seluruhnya.
Kamu pun sudah bersih, hanya tidak semua!"
Sesudah membasuh kaki mereka, lalu Ia berkata kepada mereka,
"Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepadamu?
Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan,
dan katamu itu tepat,
sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
Nah, jikalau Aku, Tuhan dan Gurumu, membasuh kakimu,
maka kamu pun wajib saling membasuh kaki.
sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepadamu,
supaya kamu juga berbuat seperti yang telah Kuperbuat kepadamu."
*Ya Tuhan dan Allahku...
Bagaimana akan kubalas
segala kebaikan-Mu kepadaku.
Aku akan mengangkat piala keselamatan dan menyerukan nama-Mu.
Sungguh berharga di mata-Mu
kematian semua orang yang dikasihi-Mu.
segala kebaikan-Mu kepadaku.
Aku akan mengangkat piala keselamatan dan menyerukan nama-Mu.
Sungguh berharga di mata-Mu
kematian semua orang yang dikasihi-Mu.
Ya Tuhan aku hamba-Mu.
Anak dari sahaya-Mu.
Engkau telah melepas belengguku.
Kupersembahkan kurban syukur kepada-Mu.
*Amin.
#
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.