Kalender Liturgi 24 Mar 2026
Selasa Prapaskah V
Warna Liturgi: Ungu
Bacaan I: Bil 21:4-9
Mazmur Tanggapan: Mzm 102:2-3.16-18.19-20
Bacaan Injil: Yoh 8:21-30
*Pernah dengar ungkapan dalam suatu percakapan "It's not my cup of coffee/ tea" (itu bukan 'pilihan/ selera' saya), suatu penolakan 'halus' bahwa dia tidak suka atau tidak tertarik dengan sesuatu yang ditawarkan.
Lalu Musa membuat ular tembaga
dan menaruhnya pada sebuah tiang,
Sehingga seseorang dipagut ular, lalu memandang kepada ular tembaga itu,
tetaplah ia hidup.
Selasa Prapaskah V
Warna Liturgi: Ungu
Bacaan I: Bil 21:4-9
Mazmur Tanggapan: Mzm 102:2-3.16-18.19-20
Bacaan Injil: Yoh 8:21-30
*Pernah dengar ungkapan dalam suatu percakapan "It's not my cup of coffee/ tea" (itu bukan 'pilihan/ selera' saya), suatu penolakan 'halus' bahwa dia tidak suka atau tidak tertarik dengan sesuatu yang ditawarkan.
*Kitab bilangan mengisahkan bangsa Israel yang dibebaskan dari perbudakan di Mesir dan sedang di padang gurun menuju tanah Kanaan yang terjanji penuh susu dan madu. Namun bangsa itu tidak dapat menahan hati di tengah jalan, lalu berkata-kata melawan Allah dan Musa,
"Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir?
Supaya kami mati di padang gurun ini?
Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air!
Kami telah muak akan makanan hambar ini!
(Bangsa Israel mengabaikan kekuasaan Tuhan yang sangat luar biasa, membuat 10 Tulah di Mesir, melewati dasar laut Mati dengan selamat, berbagai mukjizat lainnya).
Lalu Tuhan menyuruh ular-ular tedung memagut mereka, sehingga banyak dari orang Israel yang mati.
Lalu datanglah kesadaran, bangsa itu berkata kepada Musa,
"Kami telah berdosa,
sebab kami berkata-kata melawan Tuhan dan engkau;
berdoalah kepada Tuhan
supaya dijauhkan ular-ular ini dari kami."
"Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir?
Supaya kami mati di padang gurun ini?
Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air!
Kami telah muak akan makanan hambar ini!
(Bangsa Israel mengabaikan kekuasaan Tuhan yang sangat luar biasa, membuat 10 Tulah di Mesir, melewati dasar laut Mati dengan selamat, berbagai mukjizat lainnya).
Lalu Tuhan menyuruh ular-ular tedung memagut mereka, sehingga banyak dari orang Israel yang mati.
Lalu datanglah kesadaran, bangsa itu berkata kepada Musa,
"Kami telah berdosa,
sebab kami berkata-kata melawan Tuhan dan engkau;
berdoalah kepada Tuhan
supaya dijauhkan ular-ular ini dari kami."
Lalu Musa berdoa dan berfirmanlah Tuhan kepadanya,
"Buatlah ular tedung dan taruhlah itu pada sebuah tiang, maka setiap orang yang terpagut, jika ia melihatnya,
akan tetap hidup."
"Buatlah ular tedung dan taruhlah itu pada sebuah tiang, maka setiap orang yang terpagut, jika ia melihatnya,
akan tetap hidup."
Lalu Musa membuat ular tembaga
dan menaruhnya pada sebuah tiang,
Sehingga seseorang dipagut ular, lalu memandang kepada ular tembaga itu,
tetaplah ia hidup.
(Hidup kembali karena kuasa/ mukjizat Tuhan bukan karena patung ular itu)
Menurut Injil Suci Yohanes, sekali peristiwa Yesus berkata kepada orang banyak,
Yesus menjelaskan,
"Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas;
kamu dari dunia ini,
Mereka tidak mengerti,
bahwa Ia berbicara kepada mereka tentang Bapa.
Maka kata Yesus, "Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia,
barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia,
dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri,
tetapi Aku berbicara tentang hal-hal,
sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku.
Dan Ia yang telah mengutus Aku, menyertai Aku!
Ia tidak membiarkan Aku sendiri,
sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya."
Setelah Yesus mengatakan semuanya itu,
banyak orang percaya kepada-Nya.
*Engkau mendengarkan doa umat-Mu.
Engkau tidak memandang hina doa umat-Mu.
Engkau memandang dari tempat kudus-Mu.
Tuhan segeralah menjawab doaku.
*Manusia diberi kebebasan tapi seringkali menyalahgunakan kebebasannya (menggunakan hak atau kebebasan yang dimiliki untuk melakukan sesuatu yang merugikan atau melanggar hak orang lain).
Manusia diciptakan secitra/ segambar dengan Allah tapi karena dosa 'makan buah pengetahuan yang baik dan jahat', manusia menjadi 'suka berbuat' berdosa. Kebebasan yang tidak bertanggung jawab bisa membuat masalah.
Contohnya: Kebebasan berbicara, digunakan untuk menghina/ menyebarkan fitnah/ Hoax
Menurut Injil Suci Yohanes, sekali peristiwa Yesus berkata kepada orang banyak,
"Aku akan pergi dan kamu akan mencari Aku;
tetapi kamu akan mati dalam dosamu.
Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang."
Tapi orang-orang Yahudi itu beda pikirannya, maka katanya,
"Apakah Yesus mau bunuh diri?"
tetapi kamu akan mati dalam dosamu.
Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang."
Tapi orang-orang Yahudi itu beda pikirannya, maka katanya,
"Apakah Yesus mau bunuh diri?"
Yesus menjelaskan,
"Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas;
kamu dari dunia ini,
Aku bukan dari dunia ini.
Jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia,
kamu akan mati dalam dosamu."
"Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu.
Akan tetapi Dia, yang mengutus Aku, adalah benar,
dan apa yang Kudengar dari pada-Nya,
itulah yang Kukatakan kepada dunia."
Jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia,
kamu akan mati dalam dosamu."
"Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu.
Akan tetapi Dia, yang mengutus Aku, adalah benar,
dan apa yang Kudengar dari pada-Nya,
itulah yang Kukatakan kepada dunia."
Mereka tidak mengerti,
bahwa Ia berbicara kepada mereka tentang Bapa.
Maka kata Yesus, "Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia,
barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia,
dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri,
tetapi Aku berbicara tentang hal-hal,
sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku.
Dan Ia yang telah mengutus Aku, menyertai Aku!
Ia tidak membiarkan Aku sendiri,
sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya."
Setelah Yesus mengatakan semuanya itu,
banyak orang percaya kepada-Nya.
*Ya Tuhan Allahku...
Dengarkanlah doaku.
Biarlah teriakku sampai kepada-Mu.
Janganlah sembunyikan wajah-Mu terhadapku.
Sendengkanlah telinga-Mu dengarkanlah seruanku.
Biarlah teriakku sampai kepada-Mu.
Janganlah sembunyikan wajah-Mu terhadapku.
Sendengkanlah telinga-Mu dengarkanlah seruanku.
*Engkau mendengarkan doa umat-Mu.
Engkau tidak memandang hina doa umat-Mu.
Engkau memandang dari tempat kudus-Mu.
Tuhan segeralah menjawab doaku.
Amin.
#
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.