Monday, October 5, 2020

2010051. Aku mengasihi Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, jiwaku, kekuatanku, akal budiku dan kukasihi sesamaku.

_*Senin Pekan Biasa XXVII, 05 Okt 2020*_
Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: Gal 1:6-12
Mazmur Tanggapan: Mzm 111:1-2.7-9.10c
Bait Pengantar Injil: Yoh 13:34
Bacaan Injil: Luk 10:25-37


Kalian mengikuti suatu injil 
Yang sebenarnya bukan Injil
Mereka memutar-balikkan Injil
Yang berbeda dengan Injil

Kuberitakan bukanlah injil manusia
Kumenerimanya bukan dari manusia
Bukan manusia yang mengajarkannya 
Aku menerimanya oleh pernyataanNya 


Seorang jatuh ke tangan penyamun
Dia dirampoknya dipukulnya ditinggalkan
Imam melewatinya dari seberang jalan
Lewi melewatinya dari seberang jalan

Samaria sedang dalam perjalanan 
Tergeraklah hatinya oleh belas kasihan
Dinaikkannya ke atas keledai tunggangan
Lalu membawanya ke tempat penginapan

Diserahkannya uangnya kepada pemilik penginapan
Rawatlah kuganti yang kaubelanjakan
Samaria menunjukkan belas kasihan 
Pergilah dan perbuatlah demikian

"Kasihilah Tuhan, Allahmu, 
dengan segenap hati dan dengan segenap jiwamu, 
dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu. 
dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." _(Luk. 10:27)_


Saya suka menyingkatnya Kasih Hajiku Abusa _(Mengasihi Tuhan dengan segenap Hatiku, Jiwaku, Kekuatanku, Akal budiku dan mengasihi sesamaku)_  Kalimat emas ini memang indah dan saya menyukainya sejak lama. Anehnya sejak lama, saya hanya menghafalknnya tanpa benar-benar mempraktekkannya, mengasihi dengan segenap_(Hajiku Abusa)_  Hatiku, Jiwaku, Kekuatañku, Akal budiku dan mengasihi sesamaku. 

Makanya saya sangat mengagumi Paus Yohanes Paulus II _(mencintai semua orang tanpa memandang agama/ suku/ golongannya, terbukti diampuninya penembak yang hampir membunuhnya namun lukanya membuat paus tidak lagi bisa naik gunung mandiri)_ dan bunda Teresa dari Kalkuta  _(mencintai semua orang tanpa memandang agama/ suku/ golongannya/ sakitnya yang parah. Terus berbuat baik walau yang ditolongnya/ orang yang melihatnya mungkin tidak menghargai perbuatan mulianya)_ 


Sungguh saya harus terus belajar khususnya juga kepada beato Carlos, anak muda yang sangat mencintai Ekaristi/ mencintai _Tubuh_ Tuhan Yesus.


*DOA:*

_*Aku bersyukur kepada Tuhan_
Besarlah perbuatan tangan Tuhan
Perbuatan tangan-Nya kebenaran keadilan
Dilakukan dalam kebenaran kejujuran

_*DiberikanNya kebebasan kepada umat-Nya_
Ditetapkan perjanjian untuk selama-lamanya
Kudus dan dahsyatlah nama-Nya
Tuhan akan disanjung sepanjang masa

_*Aku berterima kasih Tuhan_
Atas segala kasih penyertaan
Atas berkat kasih kerahiman
Puji syukurku kepadaMu Tuhan
Amin.

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.