Saturday, October 3, 2020

2010031. Dalam nama Tuhan, aku bersyukur atas kuasa dan berkatNya yang melimpah kepadaku.

*Sabtu Pekan Biasa XXVI, 03 Okt 2020*
Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: Ayb 42:1-3.5-6.12-17
Mazmur Tanggapan: Mzm 119:66.71.75.91.125.130
Bait Pengantar Injil: Mat 11:25
Bacaan Injil: Luk 10:17-24

_Tuhan sekarang Ayub tahu_
Engkau melakukan segala sesuatu
Tiada yang gagal rencana-Mu
Dulu kudengar tentang Engkau

_Sekarang mataku memandang Engkau_
Sekarang aku mencabut perkataanku 
Tuhan terimalah penyesalan diriku
Kududuk dalam debu dan abu

_Tuhan memberkatinya dalam hidupnya_
Mendapat ribuan kambing domba
Ribuan lembu dan unta
Beberapa anak Laki dan perempuannya

_Ayub masih hidup lama_
Seratus empat puluh tahun umurnya
Dilihatnya cucu cicit buyutnya 
Pada usia lanjut meninggalnya


_Ketujuh puluh dua muridNya_
Kembali dari perutusannya dengan gembira 
Karena setan takluk kepada mereka
Dalam nama Yesus mereka berkuasa

_Kata Yesus kepada mereka_
Aku memberikan kamu kuasa 
Menginjak ular kalajengking semuanya
Janganlah karena itu kalian bersukacita 
Bersukacitalah karena namamu terdaftar di surga

_Waktu itu Yesus bergembira_
Dalam Roh Kudus kataNya
Aku bersyukur kepada-Mu Bapa
Tuhan langit bumi semesta

_Bapa itulah yang berkenan di hatiMu_
Bagi orang bijak pandai tersembunyi kuasaMu
Kepada orang kecil Kaunyatakan kemuliaanMu
Segalanya diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku 

Tiada yang tahu misteriNya_
Siapakah Anak selain Bapa
Siapakah Bapa selain AnakNya
Dan yang berkenan Anak menyatakannya

_Berbahagialah mata yang melihat_ 
Apa yang kalian lihat
Nabi raja ingin melihat 
Apa yang kalian lihat

_Dan mereka ingin mendengar_
Apa yang kalian dengar
Tetapi mereka tidak mendengar
Apa yang kalian dengar


_Ayub menderita bukan karena kesalahannya tetapi karena kesalehannya yang diuji iblis._ Ayub tabah dan tetap berharap dan menerima deritanya dalam iman kepada Tuhannya. Kehilangan harta dan anak serta derita, tidak membuatnya murtad dan berdosa. Akhirnya kisah Ayub berakhir bahagia _(happy ending)_ Hidupnya kembali berkelimpahan dalam harta, keturunan karena berkatNya.

_Pengalaman hidup Ayub hanya sedikit orang yang dapat melakukannya, tetap beriman kepada Tuhan di saat miskin, sakit dan dikucilkan dari masyarakat._ Saya sungguh belajar dari Ayub, khususnya dalam keadaan pandemi Covid dan keuangan yang mulai berkurang, tetap beriman dan berharap akan berkatNya pada saatNya yang tepat pasti diberikanNya dengan melimpah.

_Kegembiraan karena memiliki kuasa seperti 72 murid Yesus, berkuasa atas setan dan binatang berbahaya, pastilah sangat menyenangkan._ Hidup senang dan berkuasa adalah keinginan banyak orang pada umumnya termasuk saya. Namun Tuhan Yesus mengatakan bahwa nama yang terdaftar di Surga adalah sukacita yang terbesar. Tuhan mengingatkan harta, kuasa harus didasarkan kerendahan hati dan pengertian bahwa semua itu adalah berkatNya. Berkat yang perlu disyukuri dengan menyalurkan berkatNya kepada orang-orang yang membutuhkannya.


*DOA:*

_*Tuhan sinarilah aku dengan wajah-Mu_
Ajarkanlah kebijaksanaan pengetahuan kepadaku
Aku percaya pada perintah-Mu
Aku belajar memahami ketetapanMu

_*Tuhan kutahu adil hukumMu_
Segala sesuatu melayani Engkau
Tuhan tambahkanlah pengertian hambaMu
Supaya aku paham peringatanMu

_Dalam nama Tuhan, aku bersyukur selalu. Amin._

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.