Kalender Liturgi 21 Feb 2019
Kamis Pekan Biasa VI
PF S. Petrus Damianus, Uskup dan Pujangga Gereja
Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: Kej 9:1-13
Mazmur Tanggapan: Mzm 102:16-18.19-21.29.22-23
Bait Pengantar Injil: Yoh 6:64b.69b
Bacaan Injil: Mrk 8:27-33
Bacaan I
Kej 9:1-13
Pelangi-Ku akan Kutempatkan di awan
sebagai tanda perjanjian antara Aku dan bumi.
Pembacaan dari Kitab Kejadian:
Sesudah air bah,
Allah memberkati Nuh dan anak-anaknya
serta bersabda kepada mereka,
"Beranakcucu dan bertambahbanyaklah, serta penuhilah bumi.
Kalian akan ditakuti oleh segala binatang di bumi
dan segala burung di udara,
segala yang bergerak di muka bumi dan segala ikan di laut.
Ke dalam tanganmulah semuanya itu diserahkan.
Segala yang bergerak dan hidup akan menjadi makananmu.
Aku memberikan semuanya itu kepadamu
seperti juga tumbuh-tumbuhan hijau.
Hanya daging yang masih ada nyawanya, yakni darahnya,
janganlah kamu makan.
Tetapi mengenai darahmu, yakni nyawamu,
Aku akan menuntut balasnya.
Dari segala binatang Aku akan menuntutnya,
dan dari setiap manusia Aku akan menuntut nyawa sesama manusia.
Siapa yang menumpahkan darah,
darahnya akan tertumpah oleh manusia,
sebab Allah membuat manusia menurut gambar-Nya sendiri.
Tetapi kalian, beranakcucu dan bertambahbanyaklah,
sehingga tak terbilang jumlahmu di atas bumi,
ya, bertambah banyaklah di atasnya."
Bersabdalah Allah kepada Nuh dan anak-anaknya,
"Camkanlah,
Aku mengadakan perjanjian dengan kalian dan keturunanmu,
dan dengan segala makhluk hidup yang ada besertamu:
yakni burung-burung, ternak dan binatang liar di bumi,
segala yang keluar dari bahteramu, segala binatang di bumi.
Maka Kuadakan perjanjian-Ku dengan kalian,
bahwa sejak kini
segala yang hidup takkan dilenyapkan oleh air bah lagi,
dan tidak akan ada lagi air bah untuk memusnahkan bumi."
Allah bersabda pula,
"Inilah tanda perjanjian yang Kuadakan antara Aku dan kalian
serta segala makhluk hidup yang ada sertamu,
turun-temurun untuk selama-lamanya:
Busur-Ku akan Kutempatkan di awan
sebagai tanda perjanjian antara Aku dan bumi."
Demikianlah sabda Tuhan.
Mazmur Tanggapan
Mzm 102:16-18.19-21.29.22-23
R:20b
Tuhan memandang dari surga ke bumi.
*Bangsa-bangsa menjadi takut akan nama Tuhan,
dan semua raja bumi akan kemuliaan-Mu,
bila Engkau sudah membangun Sion,
dan menampakkan diri dalam kemuliaan-Mu;
bila Engkau mendengarkan doa orang-orang papa,
dan tidak memandang hina doa mereka.
*Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian,
dan bangsa yang akan diciptakan nanti memuji-muji Tuhan,
sebab Ia telah memandang dari tempat-Nya yang kudus,
Tuhan memandang dari sorga ke bumi,
untuk mendengarkan keluhan orang tahanan,
untuk membebaskan orang-orang yang ditentukan harus mati.
*Anak hamba-hamba-Mu akan diam dengan tenteram,
dan anak cucu mereka akan tetap ada di hadapan-Mu.
supaya nama Tuhan diceritakan di Sion,
dan Dia dipuji-puji di Yerusalem,
apabila para bangsa berkumpul bersama-sama
dan kerajaan-kerajaan berhimpun untuk beribadah kepada Tuhan.
Bait Pengantar Injil
Yoh 6:64b.69b
Sabda-Mu, ya Tuhan, adalah roh dan kehidupan.
Pada-Mulah sabda kehidupan kekal.
Bacaan Injil
Mrk 8:27-33
Engkaulah Kristus… Anak Manusia harus menderita banyak.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:
Pada suatu hari
Yesus bersama murid-murid-Nya pergi ke kampung-kampung
di sekitar Kaisarea Filipi.
Di tengah jalan Ia bertanya kepada murid-murid-Nya,
"Kata orang, siapakah Aku ini?"
Para murid menjawab,
"Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis,
ada juga yang mengatakan: Elia,
ada pula yang mengatakan: seorang dari para nabi."
Yesus bertanya lagi kepada mereka,
"Tetapi menurut kamu, siapakah Aku ini?"
Maka Petrus menjawab, "Engkaulah Mesias!"
Dan Yesus melarang mereka dengan keras,
supaya jangan memberitahukan kepada siapa pun tentang Dia.
Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka,
bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan.
Ia akan ditolak oleh para tua-tua,
imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat,
lalu dibunuh, dan bangkit sesudah tiga hari.
Hal ini dikatakan-Nya dengan terus terang.
Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegur-Nya.
Maka berpalinglah Yesus
dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus,
kata-Nya, "Enyahlah Iblis!
Sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah,
melainkan apa yang dipikirkan manusia."
Demikianlah Injil Tuhan.
Kamis Pekan Biasa VI
PF S. Petrus Damianus, Uskup dan Pujangga Gereja
Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: Kej 9:1-13
Mazmur Tanggapan: Mzm 102:16-18.19-21.29.22-23
Bait Pengantar Injil: Yoh 6:64b.69b
Bacaan Injil: Mrk 8:27-33
Bacaan I
Kej 9:1-13
Pelangi-Ku akan Kutempatkan di awan
sebagai tanda perjanjian antara Aku dan bumi.
Pembacaan dari Kitab Kejadian:
Sesudah air bah,
Allah memberkati Nuh dan anak-anaknya
serta bersabda kepada mereka,
"Beranakcucu dan bertambahbanyaklah, serta penuhilah bumi.
Kalian akan ditakuti oleh segala binatang di bumi
dan segala burung di udara,
segala yang bergerak di muka bumi dan segala ikan di laut.
Ke dalam tanganmulah semuanya itu diserahkan.
Segala yang bergerak dan hidup akan menjadi makananmu.
Aku memberikan semuanya itu kepadamu
seperti juga tumbuh-tumbuhan hijau.
Hanya daging yang masih ada nyawanya, yakni darahnya,
janganlah kamu makan.
Tetapi mengenai darahmu, yakni nyawamu,
Aku akan menuntut balasnya.
Dari segala binatang Aku akan menuntutnya,
dan dari setiap manusia Aku akan menuntut nyawa sesama manusia.
Siapa yang menumpahkan darah,
darahnya akan tertumpah oleh manusia,
sebab Allah membuat manusia menurut gambar-Nya sendiri.
Tetapi kalian, beranakcucu dan bertambahbanyaklah,
sehingga tak terbilang jumlahmu di atas bumi,
ya, bertambah banyaklah di atasnya."
Bersabdalah Allah kepada Nuh dan anak-anaknya,
"Camkanlah,
Aku mengadakan perjanjian dengan kalian dan keturunanmu,
dan dengan segala makhluk hidup yang ada besertamu:
yakni burung-burung, ternak dan binatang liar di bumi,
segala yang keluar dari bahteramu, segala binatang di bumi.
Maka Kuadakan perjanjian-Ku dengan kalian,
bahwa sejak kini
segala yang hidup takkan dilenyapkan oleh air bah lagi,
dan tidak akan ada lagi air bah untuk memusnahkan bumi."
Allah bersabda pula,
"Inilah tanda perjanjian yang Kuadakan antara Aku dan kalian
serta segala makhluk hidup yang ada sertamu,
turun-temurun untuk selama-lamanya:
Busur-Ku akan Kutempatkan di awan
sebagai tanda perjanjian antara Aku dan bumi."
Demikianlah sabda Tuhan.
Mazmur Tanggapan
Mzm 102:16-18.19-21.29.22-23
R:20b
Tuhan memandang dari surga ke bumi.
*Bangsa-bangsa menjadi takut akan nama Tuhan,
dan semua raja bumi akan kemuliaan-Mu,
bila Engkau sudah membangun Sion,
dan menampakkan diri dalam kemuliaan-Mu;
bila Engkau mendengarkan doa orang-orang papa,
dan tidak memandang hina doa mereka.
*Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian,
dan bangsa yang akan diciptakan nanti memuji-muji Tuhan,
sebab Ia telah memandang dari tempat-Nya yang kudus,
Tuhan memandang dari sorga ke bumi,
untuk mendengarkan keluhan orang tahanan,
untuk membebaskan orang-orang yang ditentukan harus mati.
*Anak hamba-hamba-Mu akan diam dengan tenteram,
dan anak cucu mereka akan tetap ada di hadapan-Mu.
supaya nama Tuhan diceritakan di Sion,
dan Dia dipuji-puji di Yerusalem,
apabila para bangsa berkumpul bersama-sama
dan kerajaan-kerajaan berhimpun untuk beribadah kepada Tuhan.
Bait Pengantar Injil
Yoh 6:64b.69b
Sabda-Mu, ya Tuhan, adalah roh dan kehidupan.
Pada-Mulah sabda kehidupan kekal.
Bacaan Injil
Mrk 8:27-33
Engkaulah Kristus… Anak Manusia harus menderita banyak.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:
Pada suatu hari
Yesus bersama murid-murid-Nya pergi ke kampung-kampung
di sekitar Kaisarea Filipi.
Di tengah jalan Ia bertanya kepada murid-murid-Nya,
"Kata orang, siapakah Aku ini?"
Para murid menjawab,
"Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis,
ada juga yang mengatakan: Elia,
ada pula yang mengatakan: seorang dari para nabi."
Yesus bertanya lagi kepada mereka,
"Tetapi menurut kamu, siapakah Aku ini?"
Maka Petrus menjawab, "Engkaulah Mesias!"
Dan Yesus melarang mereka dengan keras,
supaya jangan memberitahukan kepada siapa pun tentang Dia.
Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka,
bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan.
Ia akan ditolak oleh para tua-tua,
imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat,
lalu dibunuh, dan bangkit sesudah tiga hari.
Hal ini dikatakan-Nya dengan terus terang.
Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegur-Nya.
Maka berpalinglah Yesus
dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus,
kata-Nya, "Enyahlah Iblis!
Sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah,
melainkan apa yang dipikirkan manusia."
Demikianlah Injil Tuhan.

No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.