*Murah Hati*
KITA adalah manusia yang tidak luput dari dosa dan kesalahan.
Bersyukurlah bahwa kita memiliki Bapa Yang Maha Pemurah. Ia tidak pernah memperlakukan kita setimpal dengan dosa kita.
Kesadaran bahwa kita begitu dikasihi Bapa seharusnya menghantar kita untuk menjadi manusia baru yang memiliki karakter anak-anak Allah, yakni:
* Tidak mudah mencela dan mencari kesalahan orang lain karena kita sendiri juga manusia yang tidak sempurna.
Kita hanya menilai apa yang tampak dari luar dan tidak mampu menyelami hati dan pikiran mereka; jadi kita tidak berhak menghakimi mereka.
* Bersedia memberi maaf kepada orang yang bersalah kepada kita, dan sebaliknya dengan rendah hati kita juga mau mengakui kesalahan kita kepada sesama.
Sadari bahwa pengampunan akan membebaskan kita dari kebencian, dendam dan luka batin yang mendera seluruh pikiran dan hati kita.
Kita akan melangkah dengan ringan, tanpa beban, menuju suatu kehidupan baru, menyongsong hari esok dengan sukacita dan penuh pengharapan.
* Rela berbagi kepada orang yang membutuhkan karena semua yang kita miliki adalah anugerah dari Bapa.
Mari kita berjuang untuk memperbaiki diri sehingga kita bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, yang berkenan di hadapan Bapa.
#
Bacaan Liturgi 13 Maret 2017
Senin Pekan Prapaskah II
Bacaan Pertama
Dan 9:4b-10
Kami telah berbuat dosa dan salah.
Pembacaan dari Nubuat Daniel:
Ah Tuhan, Allah yang maha besar dan dahsyat,
yang memegang Perjanjian dan kasih setia terhadap mereka
yang mengasihi Engkau serta berpegang pada perintah-Mu,
kami telah berbuat dosa dan salah;
kami telah berlaku fasik dan telah memberontak;
kami telah menyimpang dari perintah dan peraturan-Mu.
Kami pun tidak taat kepada hamba-hamba-Mu, para nabi,
yang telah berbicara atas nama-Mu kepada raja-raja kami,
kepada pemimpin-pemimpin kami,
kepada bapa-bapa kami dan kepada segenap rakyat negeri.
Ya Tuhan, Engkaulah yang benar!
Patutlah kami malu seperti pada hari ini,
kami orang-orang Yehuda, penduduk kota Yerusalem,
dan segenap orang Israel, mereka yang dekat dan mereka yang jauh,
di segala negeri kemana Engkau telah membuang mereka
oleh karena mereka berlaku murtad kepada Engkau.
Ya Tuhan,
kami, raja-raja kami, pemimpin-pemimpin kami,
dan bapa-bapa kami
patutlah malu, sebab kami telah berbuat dosa terhadap Engkau.
Pada Tuhan, Allah kami, ada belas kasih dan pengampunan,
walaupun telah memberontak terhadap Dia,
dan tidak mendengarkan suara Tuhan, Allah kami,
yang menyuruh kami hidup menurut hukum
yang telah diberikan-Nya kepada kami
dengan perantaraan para nabi, hamba-hamba-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan.
Mazmur
Mzm 79:8.9.11.13
R:Mzm 103:10a
Tuhan tidak memperlakukan kita
setimpal dengan dosa kita.
*Janganlah perhitungkan kepada kami kesalahan nenek moyang kami!
Kiranya rahmat-Mu segera menyongsong kami,
sebab sudah sangat lemahlah kami.
*Demi kemuliaan-Mu, tolonglah kami, ya Tuhan penyelamat!
Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami
oleh karena nama-Mu!
*Biarlah sampai ke hadapan-Mu keluhan orang tahanan;
sesuai dengan kebesaran lengan-Mu,
biarkanlah hidup
orang-orang yang ditentukan untuk mati dibunuh.
*Maka kami, umat-Mu, dan kawanan domba gembalaan-Mu,
akan bersyukur kepada-Mu untuk selama-lamanya,
dan akan memberitakan puji-pujian bagi-Mu turun-temurun.
Bait Pengantar Injil
Yoh 6:64b.69b
Sabda-Mu, ya Tuhan, adalah roh dan kehidupan.
Engkau mempunyai sabda kehidupan kekal.
Bacaan Injil
Luk 6:36-38
Ampunilah, dan kamu akan diampuni.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
"Hendaklah kamu murah hati,
sebagaimana Bapamu adalah murah hati.
Janganlah kamu menghakimi,
maka kamu pun tidak akan dihakimi.
Dan janganlah kamu menghukum,
maka kamu pun tidak akan dihukum;
ampunilah, dan kamu akan diampuni.
Berilah, dan kamu akan diberi:
suatu takaran yang baik dan dipadatkan,
yang digoncang dan yang tumpah ke luar
akan dicurahkan ke dalam ribaanmu.
Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur,
akan diukurkan kepadamu."
Demikianlah Injil Tuhan.
#

No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.