*Setia Mengikuti Yesus*
YESUS memanggil kita semua untuk mengikuti Dia agar memperoleh keselamatan. Namun, kelekatan terhadap hal-hal duniawi sering sekali menjadi penghalang bagi kita untuk menjawab Ya terhadap panggilanNya.
Menjadi muridNya memang tidak mudah. Kita dituntut untuk rela berkurban, melepaskan segalanya, dan selalu mengutamakan kehendakNya, bukan kehendak kita. Kita juga harus bersedia untuk mengabdikan seluruh hidup kita hanya untuk Dia, melayani Dia dan sesama dengan tulus, tanpa menghitung untung dan rugi serta tanpa menuntut balas jasa.
Yesus telah menjanjikan kehidupan kekal bagi siapa saja yang setia mengikuti Dia. Mari wujudkan iman kita dengan tindakan nyata. Terus berjuang tanpa kenal lelah untuk menaburkan kasih dan kebaikan, walau kerap mengalami kegagalan dan menanggung risiko berat.
Semoga kelak kita diterima menjadi anggota keluarga kerajaan surgawi.
#
Bacaan Liturgi 28 Februari 2017
Selasa Pekan Biasa VIII
Bacaan Pertama
Sir 35:1-12
Mentaati perintah Tuhan sama dengan kurban keselamatan.
Pembacaan dari Kitab Putera Sirakh:
Memenuhi hukum Tuhan itu
sama dengan mempersembahkan banyak kurban,
dan memperhatikan segala perintah Tuhan itu
sama dengan mempersembahkan kurban keselamatan.
Membalas kebaikan hati orang
sama dengan mempersembahkan kurban sajian,
dan memberikan derma sama dengan menyampaikan kurban syukur.
Yang direlai oleh Tuhan ialah menjauhi kejahatan,
dan menolak kelaliman itu sama dengan kurban penghapus dosa.
Jangan tampil di hadirat Tuhan dengan tangan kosong,
sebab semuanya wajib menuruti perintah Tuhan.
Persembahan orang jujur melemaki mezbah,
dan harumnya sampai ke hadapan Yang Mahatinggi.
Tuhan berkenan akan kurban orang yang jujur,
dan takkan melupakannya.
Muliakanlah Tuhan dengan kemurahan,
dan buah bungaran di tanganmu janganlah kausedikitkan.
Bawalah pemberianmu dengan muka riang,
dan dengan suka hati sertakanlah bagian sepersepuluh
menjadi barang kudus.
Berikanlah kepada Yang Mahatinggi
sesuai dengan apa yang diberikan-Nya kepadamu:
itupun harus dengan murah hati dan seturut penghasilanmu.
Sebab Tuhan pasti membalas,
dan akan membalas engkau tujuh kali lipat.
Jangan mencoba menyuap Tuhan, sebab Ia tidak akan terima!
Jangan menaruh harapan pada kurban kelaliman.
Sebab Tuhan adalah hakim yang tidak memihak.
Demikianlah sabda Tuhan.
Mazmur
Mzm 50:5-6.7-8.14.23
R:23b
Orang yang jujur jalannya,
akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah.
*Bawalah kemari orang-orang yang Kukasihi,
yang mengikat perjanjian dengan Daku,
perjanjian yang dikukuhkan dengan kurban sembelihan!"
Maka langit memberitakan keadilan-Nya:
Allah sendirilah Hakim!
*Dengarlah, hai umat-Ku, Aku hendak berfirman!
Dengarkanlah, hai Israel, Aku hendak bersaksi terhadap kamu:
Akulah Allah, Allahmu!
Bukan karena kurban sembelihan engkau Kuhukum,
sebab kurban bakaranmu senantiasa ada di hadapan-Ku!
*Persembahkanlah syukur sebagai kurban kepada Allah,
dan bayarlah nazarmu kepada Yang Mahatinggi!
Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai kurban,
ia memuliakan Daku;
dan siapa yang jujur jalannya,
akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah!
Bait Pengantar Injil
Mat 11:25
Terpujilah Engkau Bapa, Tuhan langit dan bumi,
sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada kaum sederhana.
Bacaan Injil
Mrk 10:28-31
Sekalipun disertai penganiayaan,
pada masa ini juga kalian akan menerima kembali seratus kali lipat,
dan dimasa datang menerima hidup yang kekal.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:
Setelah Yesus berkata
betapa sukarnya orang kaya masuk Kerajaan Allah,
berkatalah Petrus kepada Yesus,
"Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu
dan mengikuti Engkau."
Maka Yesus menjawab,
"Sesungguhnya Aku berkata kepadamu,
barangsiapa meninggalkan rumah,
saudara-saudari, ibu atau bapa, anak-anak atau ladangnya,
pada masa ini juga ia akan menerima kembali seratus kali lipat:
rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu,
anak dan ladang,
sekalipun disertai berbagai penganiayaan;
dan di masa datang ia akan menerima hidup yang kekal.
Tetapi banyak orang yang terdahulu
akan menjadi yang terakhir,
dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu."
Demikianlah Injil Tuhan.
#
Renungan:
Sirakh mengajarkan (menulis) bahwa
Mentaati perintah Tuhan sama dengan kurban keselamatan.
Berikanlah kepada Yang Mahatinggi
sesuai dengan apa yang diberikan-Nya kepadamu:
itupun harus dengan murah hati dan seturut penghasilanmu.
Sebab Tuhan pasti membalas,
dan akan membalas engkau tujuh kali lipat.
Jangan mencoba menyuap Tuhan, sebab Ia tidak akan terima!
Jangan menaruh harapan pada kurban kelaliman.
Sebab Tuhan adalah hakim yang tidak memihak.
Dalam Mazmur, kita membaca (menyanyi)
Orang yang jujur jalannya,
akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah.
Injil mengatakan
Terpujilah Engkau Bapa, Tuhan langit dan bumi,
sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada kaum sederhana.
Maka Yesus menjawab,
"Sesungguhnya Aku berkata kepadamu,
barangsiapa meninggalkan rumah,
saudara-saudari, ibu atau bapa, anak-anak atau ladangnya,
pada masa ini juga ia akan menerima kembali seratus kali lipat:
rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu,
anak dan ladang,
sekalipun disertai berbagai penganiayaan;
dan di masa datang ia akan menerima hidup yang kekal.
Apa yang perlu kita lakukan ?
Jadi jikalau kita Mentaati perintah Tuhan, memberikan kepada Yang Mahatinggi (sesama) dengan murah hati dan meninggalkan segala sesuatu
dan mengikuti Yesus.Lalu apa yang kita dapatkan ?
Kita akan dapatkan (janji Tuhan) :
- Tuhan pasti membalas,
dan akan membalas engkau tujuh kali lipat.
- akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah!
- pada masa ini akan menerima kembali seratus kali lipat dan di masa datang ia akan menerima hidup yang kekal.
Smoga kita bersemangat dengan selalu percaya dan mohon bimbingan Roh Kudus agar mampu menjalankan kehendakNya.
Amin.

No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.