DOA BAPA KAMI
JANGAN katakan
BAPA...
Jika kamu tidak berlaku sebagai 'anak' setiap
hari...
JANGAN katakan
KAMI..
Jika hidupmu penuh dengan 'egois'...
JANGAN katakan YANG ADA
DISURGA ..
Jika yang kamu pikirkan adalah 'perkara
duniawi' saja...
JANGAN katakan DIMULIAKAN
NAMAMU .. .
Jika kamu tidak 'menghormati & memuliakan'
Allah sebagaimana mestinya...
JANGAN katakan DATANGLAH
KERAJAANMU..
Jika yang kau obsesikan hanyalah
'keberhasilan duniawi saja'...
JANGAN katakan JADIKANLAH
KEHENDAKMU ..
Jika yang kamu lakukan hanyalah 'yang kamu
inginkan'...
JANGAN katakan BERILAH KAMI
REJEKI . ..
Jika kamu tidak 'peduli' terhadap orang yang
sedang kesusahan...
JANGAN katakan AMPUNILAH KESALAHAN
KAMI..
Jika kamu masih menyimpan 'dendam' dengan
orang lain...
JANGAN katakan JANGAN MASUKAN KAMI KE
DALAM PENCOBAAN ...
Jika kamu tidak berniat 'berhenti berbuat dosa
& bertobat'...
JANGAN katakan BEBASKAN KAMI DARI YANG
JAHAT...
Jika kamu sungguh2 tidak tegas 'menolak
kejahatan'
JANGAN katakan
AMIN...
Jika kamu 'tidak sungguh2 dengan doa BAPA
KAMI' ini ...
"Once we learn to pray with our hearts, and not
our lips;
we truly begin to have a conversation
with GOD"
GOD be in my head, and in my understanding;
GOD be in my eyes, and in my looking;
GOD be in my mouth, and in my speaking;
GOD be in my heart, and in my thinking;
GOD be at my end, and at my departing...
***
Cerita Berantai yang Fatal
1. Sehabis pulang dari sawah, kerbau rebahan di kandang dengan wajah capek dan nafas yang berat. Datanglah anjing. Kerbau lalu berucap :
"Ahh teman lama, aku sungguh capek dan besok mau istirahat sehari".
2. Anjing pergi dan jumpa kucing di sudut tembok, dan berkata :
"Tadi saya jumpa kerbau, dia besok mau istirahat dulu.
Pantaslah, sebab boss kasih kerjaan terlalu berat sih".
3. Kucing lalu cerita ke kambing dan berkata :
"Kerbau komplain boss kasih kerja terlalu banyak & berat. Besok gak mau kerja lagi".
4. Kambing jumpa ayam dan berucap :
"Kerbau gak suka kerja untuk boss lagi, sebab mungkin ada boss lain yang lebih baik".
5. Ayam jumpa monyet dan berkata : "Kerbau gak akan kerja untuk bossnya dan ingin cari kerja di tempat yang lain".
6. Saat makan malam monyet jumpa boss dan berkata :
"Boss, si kerbau akhir-akhir ini sudah berubah sifatnya dan mau meninggalkan boss untuk kerja dengan boss lain."
7. Mendengar ucapan monyet, boss marah besar dan membunuh si kerbau karena dinilai telah mengkhianatinya.
Ucapan asli kerbau :
"SAYA SUNGGUH CAPEK, DAN BESOK MAU ISTIRAHAT SEHARI".
Lewat beberapa teman akhirnya ucapan ini sampai ke boss dan pernyataan kerbau telah berubah menjadi :
"Si Kerbau akhir-akhir ini telah berubah sifatnya dan mau meninggalkan boss untuk kerja dengan boss lain".
Sangat baik untuk disimak :
• Ada kalanya suatu ucapan harus berhenti (stop) sampai telinga kita saja. Tidak perlu diteruskan ke orang lain.
• Jangan percaya begitu saja apa yang dikatakan orang lain, meskipun itu orang terdekat kita. Kita perlu check & recheck kebenarannya sebelum bertindak.
• Kebiasaan melanjutkan perkataan orang lain dengan kecenderungan menambahi (mengurangi), bahkan menggantinya berdasarkan PERSEPSI SENDIRI bisa berakibat fatal.
• Bila ragu-ragu akan ucapan seseorang yang disampaikan via orang lain, sebaiknya kita langsung bertanya pada yang bersangkutan.
Bila ingin menyampaikan sesuatu kepada orang lain, baik juga memakai 3 kriteria yang harus dipenuhi :
- Apakah benar?
- Apakah baik?
- Apakah berguna?
Bila semua jawabannya "YA", sampaikanlah...
Selamat pagi Sahabat...
Selamat berkarya.
Tuhan Yesus memberkati

No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.