Monday, November 30, 2015

3 Renhar. 30 Nopember 2015. Mutiara Iman. MENINGGALKAN JALANYA

Mutiara Iman

MENINGGALKAN JALANYA
30 Nopember 2015

"Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia" (Mat 4:19)

Lectio:
Rm 10:9-18; Mzm 19:2-3,4-5; Mat 4:18-22

Sesudah lulus Summa Cum Laude, Inggrid kemudian bekerja sebagai banker di bank asing yang besar. Hanya dalam waktu 10 tahun, Inggrid berhasil menjadi pemimpin tertinggi di bank ternama itu.

Banyak teman-temannya memberikan selamat dan dukungan, dan mereka mengatakan bahwa Inggrid adalah seorang yang genius.

Tetapi 3 tahun kemudian, tiba-tiba ia mengajukan pengunduran diri dari perusahaan itu, dan orang pun banyak yang menyesali keputusannya ini.

"Wah sudah sukses, kok malah berhenti bekerja ya!" kata Rani, teman SMA-nya.

Tetapi, Marta, teman baik Inggrid berkata:
"Ia meninggalkan apa yang sudah diraihnya dan mengikuti Kristus. Ketika kami pergi ke Malang untuk ikut retreat, kami bertemu dengan seorang lansia, yang bercerita ketika muda ia bekerja keras hingga akhirnya sakit, padahal ia tidak bisa menikmati hasil kerja kerasnya itu. Tetapi sejak mengikuti Kristus, semua kehidupannya berubah. Dan sejak saat itu, Inggrid pun memutuskan untuk mengikuti Yesus."

Yesus berkata kepada Petrus dan Andreas:
"Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."

Menjawab panggilan Tuhan adalah sikap yang diperlukan dalam masa Adven ini.

Oratio:
Ya Tuhan, aku mau mengikuti-Mu. Amin

Missio:
Marilah kita dan keluarga menanggapi panggilan Tuhan dengan bersama-sama menyiapkan diri menantikan kelahiran Yesus Kristus.

Have a Blessed Monday in the First week of Advent.

***

SabdaNya Senin 30. - 11 - 15

Rm 10:9-18.      
Mat 4 :18-22

Shalom,
'Jika km mengaku dg mulutmu,bhw Yesus adlh Tuhan, n percaya dlm hatimu bhw Allah tlh membangkitkan Dia dr antara org mati, mk km akan diselamatkan' (Rm 10: 9) 

Keselamatan artinya kita memperoleh kebahagiaan n kedamaian baik dlm kehidupan didunia saat ini maupun dialam keabadian nanti.

Kl saat ini kita msh merasa terus berada dlm kekawatiran, ketakutan atau dendam n iri yg membuat hdp ada dlm kegelisahan, itu tanda2 bhw kita blm sungguh2 percaya kepd Kristus n mau melakukan apa yg diajarkanNya.

Paulus mengingatkan  bhw setlh kita diselamatkan,kitapun hrs peduli dg org lain.
Semua oirg yg berseru kepd nama Tuhan akan diselamatkan.

Ttp bgmn mrk dpt berseru kl mrk tdk percaya kepd Dia?

Bgmn mrk dpt percaya kepd Dia kl mrk tdk pernah mendengar ttg Dia?

Bgmn mrk mendengar ttg Dia kl tdk ada yg memberitakan? (Rm 10: 13-14).

Krn itu Allah jg meminta kita menjadi saksi2Nya,baik dg mulut maupun dg perbuatan2 kita.

Kl kita hanya memikirkan keselamatan diri sendiri n tdk peduli dg org lain, ini menunjukkan bhw kasih blm ada didlm diri kita pdhl inti ajaran Kristus adlh kasih.

Ketika Kristus mulai melaksanakan tgs Bapa untk mewartakan Injil, Dia sgr memilih bbrp org untk menjadi rasul2Nya.

Kristus tahu bhw pd saatnya Dia akan merelakan diriNya untk menebus dosa2 kita.

Krn itu Dia membutuhkan org2 yg akan meneruskan karya2Nya dg baik n benar.

Dlm hal ini terlihat bgmn Kristus melihat pentingnya pewartaan Injil dpt dilakukan oleh sebanyak mgkn org n secara turun temurun,shg pewartaaan Injil tdk pernah akan berakhir sampai akhir jaman. 

Sebg org yg tlh dibaptis n tlh diselamatkan melalui FirmanNya, apkh kita tlh ikut terlibat mewartakan Injil?

Apakh kita sungguh2 berusaha agar Kristus blh lahir n menetap dihati semua org?

Yg menyedihkan, bahkan ckp bnyk ortu yg saat ini tdk sungguh2 berusaha menghadirkan Kristus dihati anaknya sejak sedini mgkn.

Bnyk ortu yg jauh lbh peduli menanamkan ilmu pengetahuan n kesenian dp iman Kristiani yg sejati.

Kl kepd anak2 kita saja kita tdk peduli bgmn kita dpt sungguh2 mau mewartakan Injil kepd bynk org?

Andreas, Simon, Yakobus, Yohanes bknlah pemuda2 penganggur ketika disapa n diajak Kristus menjadi muridNya. Mrk sdg sibuk dg pekerjaan rutinnya.Ttp panggilan Kristus sungguh membuat mrk terpesona shg mrk rela sgr meninggalkan kesibukan mrk untk mengikuti Kristus.

Teladan mrk mengingatkan kita,jgn menunggu sampai  tdk punya bnyk kesibukan lg baru mulai mau  mewartakan Injil.

Semuanya dpt menjadi sngt terlambat n meninggalkan penyesalan kl pd akhirnya kita tahu konsekwensinya.

Pewartaan Injil adlh bgn dr iman yg tdk bisa dipisahkan. Kita akan selamat bkn hanya dg 'memendam' iman didlm hati saja ttp hrs mewartakan iman Kristiani kita dg mulut spy kasih Kristus, spy pribadi Kristus blh tinggal didlm diri sebnyk mgkn org.

Gbu all n hv a blessed Monday.

***

St Andrew.    
1st Day of Novena to the Immaculate Conception
Mon 30th Nov.        
Mt 4:18-22

As he walked by the Sea of Galilee, he saw two brothers, Simon who is called Peter and Andrew his brother, casting a net into the sea; for they were fishermen.

And he said to them, "Follow me, and I will make you fishers of men."

Immediately they left their nets and followed him.

And going on from there he saw two other brothers, James the son of Zebedee and John his brother, in the boat with Zebedee their father, mending their nets, and he called them.

Immediately they left the boat and their father, and followed him.

St Andrew was a fisherman like his brother, St Peter. When St John the Baptist pointed Jesus out as the Lamb of God, Andrew together with John, the beloved disciple, followed Jesus without a moment's hesitation.

St John explains in his Gospel that they spent the day with Jesus. That same evening, Andrew went to his brother Peter and told him: "We have found the Messiah (which interpreted means Christ). And he led him to Jesus (Jn 1:41-42).
So Andrew knew Jesus before the scene of today's Gospel. Andrew had been listening to Him; he heard Him and spent time with Him...
But Jesus wanted more than just that. So He went and met Andrew again in his 'place of work', where he was fishing with his brother. And there He asked Andrew to leave 'everything' and become His disciple.

Then we find those wonderful, unforgettable words about Andrew, Peter, James and John: 'Immediately', says the Gospel, immediately!, 'they left everything and followed him.'

May I also be quick to respond to Your calling, Lord, whatever it is; may I never make You wait. And may I also be faithful to that calling like St Andrew. It's said that at the end of his life, St Andrew was crucified on an X-shaped cross — supposedly at his own request, as he deemed himself unworthy to be crucified like Jesus had been.

When his ageing eyes saw the cross he exclaimed: "O good Cross, made beautiful by the Body of the Lord: long have I desired you, ardently have I loved you, unceasingly have I sought you out; and now you are ready for my eager soul. Receive me from among men and restore me to my Master, so that He – who, by means of you, in dying redeemed me – may by you receive me."

Mengetahui bagaimana caranya untuk berenang, tapi memilih untuk tenggelam.

MENGETAHUI bahwa Tuhan ada,
  tetapi memilih untuk tidak melayani Dia,
  sama seperti
 mengetahui bagaimana caranya untuk berenang,
  tapi memilih untuk tenggelam.

eKatolik - Kalender Liturgi. 30 November 2015.

Kalender Liturgi
30 November 2015.
Pesta S. Andreas, Rasul

Bacaan Pertama
Rom 10:9-18
Iman timbul dari pendengaran,
dan pendengaran dari firman Kristus.
Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma:

Saudara-saudara,
jika kamu mengaku dengan mulut bahwa Yesus adalah Tuhan,
dan percaya dalam hati bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati,
maka kamu akan diselamatkan.
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan,
dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
Karena Kitab Suci berkata,
"Barangsiapa percaya kepada Dia tidak akan dipermalukan."
Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani.
Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan semua orang,
dan Dia kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya.
Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan.

Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya,
jika mereka tidak percaya kepada Dia?
Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia,
jika tidak mendengar tentang Dia?
Bagaimana mereka mendengar tentang Dia,
jika tidak ada yang memberitakan-Nya?
Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya,
jika tidak diutus?
Seperti ada tertulis,
"Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!"

Tetapi tidak semua orang telah menerima kabar baik itu.
Yesaya sendiri berkata,
"Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami?"
Jadi, iman timbul dari pendengaran,
dan pendengaran dari firman Kristus.

Tetapi aku bertanya,
Adakah mereka tidak mendengarnya?
Sungguh, mereka telah mendengarnya!
"Suara mereka sampai ke seluruh dunia,
dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi."

Demikianlah sabda Tuhan.

Bacaan Kedua


Mazmur
Mzm 19:2-3.4-5
R:5a
Di seluruh bumi bergemalah suara mereka.
*Langit menceritakan kemuliaan Allah,
dan cakrawala memberitakan karya tangan-Nya;
hari yang satu mengisahkannya kepada hari yang lain,
dan malam yang satu menyampaikan pengetahuannya
kepada malam berikut.

*Meskipun tidak berbicara,
dan tidak memperdengarkan suara,
namun di seluruh bumi bergaunglah gemanya,
dan amanat mereka sampai ke ujung bumi.

Bait Pengantar Injil
Mat 4:19
Mari, ikutlah Aku, sabda Tuhan,
dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.

Bacaan Injil
Mat 4:18-22
Lalu mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Yesus.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:

Pada suatu hari,
ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea,
Ia melihat dua orang bersaudara,
yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya.
Mereka sedang menebarkan jala di danau,
sebab mereka itu penjala ikan.
Yesus berkata kepada mereka,
"Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."
Mereka pun segera meninggalkan jalanya,
lalu mengikuti Yesus.

Setelah Yesus pergi dari sana,
dilihat-Nya pula dua orang bersaudara,
yaitu Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudaranya,
bersama ayah mereka, Zebedeus,
sedang membereskan jala di dalam perahu.
Yesus memanggil mereka,
dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya,
lalu mengikuti Dia.

Demikianlah Injil Tuhan.

Sunday, November 29, 2015

SALIB kita tidak seberat belenggu yang telah dibebaskan.

SALIB yang kita pikul
tidak pernah seberat
belenggu yang telah dibebaskan dari kita.

Waspada dalam menantikan kedatanganNya.

Yesus ingin agar kita waspada dalam menantikan kedatanganNya.

Jangan hanya bersenang-senang mereguk kenikmatan duniawi,
  jangan juga terus menerus cemas akan hari esok.

Sikap ini membuat Tuhan tidak dapat meraja dan berkarya di dalam diri kita.

Mari perbaharui hidup dengan berkarya untuk sesama
dan senantiasa mendekatkan diri kepadaNya
agar kita tidak terjatuh dalam kuasa kegelapan yang selalu merongrong kita.

Saturday, November 28, 2015

Kepekaan untuk kehadiranNya di dalam kehidupan.

Yesus ingin agar kita memiliki kepekaan
untuk menangkap jejak kehadiranNya
di dalam seluruh aspek kehidupan kita.

Untuk itu,
kita harus mau menyediakan waktu
untuk merenung
agar dapat menemukan makna
dibalik setiap peristiwa yang kita alami.

Di dalam keheningan,
buka hati
dan mohon bimbinganNya
agar mampu mengenali sapaan,
  teguran dan
  kehendakNya yang menuntun kita menuju keselamatan.

Mari benahi hidup kita,
  jadikan sabdaNya
sebagai pedoman dalam meniti kehidupan
  agar kelak kita boleh menerima anugerah mahkota kehidupan abadi.

eKatolik - Kalender Liturgi. 28 November 2015.

Kalender Liturgi.
28 November 2015.
Sabtu Pekan Biasa XXXIV

Bacaan Pertama
Dan 7:15-27
Pemerintahan, kekuasaan dan keagungan akan diberikan kepada
orang-orang kudus, umat Allah yang mahatinggi.

Pembacaan dari Nubuat Daniel:

Aku, Daniel, terharu karena penglihatan yang kualami,
dan hatiku sangat gelisah oleh karena penglihatan yang telah kulihat.

Maka aku mendekati salah seorang yang berdiri di sana,
dan aku minta penjelasan tentang semuanya itu.

Maka berkatalah ia kepadaku dan memberitahukan maknanya,
"Keempat ekor binatang besar itu ialah
empat raja yang akan muncul dari dalam bumi.
Sesudah itu orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi
akan menerima pemerintahan,
dan mereka akan memegang pemerintahan itu
sampai selama-lamanya."

Lalu aku ingin mendapat penjelasan tentang binatang yang keempat,
yang berbeda dengan binatang-binatang lainnya.
Binatang itu sangat menakutkan, bergigi besi dan berkuku tembaga.
Binatang itu melahap dan meremukkan mangsanya,
dan sisanya diinjak-injak dengan kakinya.
Aku juga ingin mendapat penjelasan tentang kesepuluh tanduk
yang ada pada kepalanya,
dan tentang tanduk yang lain,
yakni tanduk
yang mempunyai mata dan serta mulut yang menyombong;
yang tumbuh sehingga patahlah tiga tanduk terdahulu,
serta nampaknya lebih besar dari semua tanduk yang sudah ada.

Tanduk itulah yang kulihat berperang melawan orang-orang kudus
dan mengalahkan mereka,
sampai Yang Lanjut Usia datang dan keadilan diberikan
kepada orang-orang kudus milik Yang  28 November 2015..

--- Dan datanglah waktunya
orang-orang kudus itu memegang pemerintahan. ---

Maka demikianlah katanya,
"Binatang yang keempat itu ialah kerajaan keempat
yang akan ada di bumi,
dan yang berbeda dengan segala kerajaan lain;
ia akan menelan seluruh bumi,
menginjak-injaknya dan meremukkannya.

Kesepuluh tanduk itu ialah kesepuluh raja
yang muncul dari kerajaan itu.
Sesudah mereka akan muncul seorang raja;
dia berbeda dengan raja-raja yang dahulu
dan akan merendahkan tiga raja.
Ia akan mengucapkan kata-kata yang menentang Yang Mahatinggi,
dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi.
Ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum,
dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya
selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Lalu Majelis Pengadilan akan bersidang.
Kekuasaan akan dicabut dari raja itu,
ia akan dimusnahkan dan dihancurkan sampai lenyap.
Maka pemerintahan, kekuasaan dan keagungan semua kerajaan di bawah langit
akan diberikan kepada orang-orang kudus,
umat Allah Yang Mahatinggi.
Pemerintahan mereka adalah pemerintahan yang kekal,
segala kekuasaan akan mengabdi dan patuh kepada mereka.

Demikianlah sabda Tuhan.

***

Mazmur
T.Dan 3:82-87

*Pujilah Tuhan, hai anak-anak manusia.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Pujilah Tuhan, hai umat Israel.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Pujilah Tuhan, hai para imam Tuhan.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Pujilah Tuhan, hai para hamba Tuhan.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Pujilah Tuhan, hai roh dan jiwa orang-orang benar.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Pujilah Tuhan, hai semua yang mursid dan rendah hati.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Bait Pengantar Injil
Luk 21:36
Berjaga-jagalah  dan berdoalah selalu,
agar kalian layak berdiri di hadapan Anak Manusia.

***

Bacaan Injil
Luk 21:34-36
Berjaga-jagalah,
agar kalian terluput dari malapetaka yang akan terjadi.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:

Pada waktu itu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
"Jagalah dirimu,
jangan sampai hatimu sarat oleh pesta pora dan kemabukan
serta kepentingan-kepentingan duniawi,
dan jangan sampai hari Tuhan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.
Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini.

Berjaga-jagalah senantiasa, sambil berdoa,
agar kalian mendapat kekuatan
untuk luput dari semua yang akan terjadi itu,
dan agar kalian tahan berdiri di hadapan Anak Manusia."

Demikianlah Injil Tuhan.

Tiga RenHar 28 Nopember 2015. SabdaNya.

Mutiara Iman

BERJAGA-JAGA SAMBIL BERDOA
28 Nopember 2015

"Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu," (Luk 21:36)

Lectio:
Dan 7:15-27; MT Dan 3:82,83,84,85,86,87; Luk 21:34-36

Roberto adalah anak seorang mantan pengedar narkoba yang sangat terkenal. Sejak SD ia sudah mengetahui usaha ayahnya, dan setiap hari ia duduk dan bahkan tidur dikelilingi para pecandu narkoba di sekitar kamar tidurnya.

Tetapi 33 tahun kemudian, ia menjadi pemilik pusat rehabilitasi narkoba dan pelatihan bagi para pemuda untuk menghindari narkoba.

Di perayaan ulangtahunnya yang ke-45, Roberto di dampingi ayahnya yang sudah bertobat, dan diwawancara oleh seorang wartawan:
"Pak Roberto, anda telah hidup bersama narkoba sekian lamanya, bagaimana anda bisa menghindarinya dan bahkan membuat pusat pelatihan dan rehabilitasi?"

Roberto pun menjawab:
"Memang perjuangan yang sangat sulit! Tuhan lah peganganku. Pesan dan doa ibu saya di surga juga sangat menguatkan, sehingga setiap hari sejak SD, saya sengaja datang ke sekolah lebih pagi untuk mengikuti Ekaristi. Pada siang hari saya kerap berkomunikasi dengan Frater dan Romo di sekolah, juga berdoa bersama, dan tanpa terasa, ketika ibu saya meninggal, ayah saya berhenti berbisnis barang haram itu, lalu saya pun mendirikan pusat rehabilitasi dan pelatihan ini, secara gratis!"

Yesus berkata kepada para murid-Nya : Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia .

Kesadaran akan kehadiran Tuhan menguatkan kita untuk setia berjalan dalam jalan-Nya.

Oratio:
Yesus, Engkaulah andalanku. Amin

Missio:
Marilah kita menutup masa biasa ini dengan penuh harapan akan kedatangan Yesus Kristus dalam hidup kita. 
Have a Blessed Saturday.

***

SabdaNya
Sabtu 28 - 11 -  15

Dan 7:15-27.     Luk 21:34-36

Shalom,
Selain melihat 4 hewan besar yg menakutkan,dg gentar Daniel melihat pertarungan antara org2 kudus dg ke 4 hewan tsb, sampai akhirnya Yg lanjut Usia turun tangan membela org2 kudusnya.

Kristus mengatakan :'jagalah dirimu,spy hatimu jgn sarat oleh pesta pora n kemabukan serta kepentingan2 duniawi n spy hari Tuhan jgn dg tiba2 jth keatas dirimu spt suatu jerat'.
Didlm diri kita ada kedagingan (Gal 5:19 -21a)  sbg konsekwensi krn Allah menciptakan kita sbg makhluk yg bebas.

Kedagingan ini mendorong kita untk melakukan hal2 yg melawan rancangan Allah yg sempurna,demi memperoleh kenikmatan2 sesaat yg pd akhirnya akan mencelakakan.
Kemabukan yg dimaksud Kristus bkn sebatas mabuk krn mnman beralkohol saja ttp yg sama bahayanya adlh  mabuk akan kekuasaan, kekayaan n kenikmatan. Kemabukan yg membuat kita dpt bersikap sngt arogan, keji n ngawur tanpa mempedulikan keselamatan org lain atau bahkan diri sendiri.

Didlm diri kita sll ada pertarungan antara sifat2 baik melawan nafsu2 jahat kedagingan. Suatu pertarungan spt yg dilihat Daniel, antara hewan2 yg menakutkan dg org2 kudus.
Dg kekuatan sendiri, sgl yg baik didlm diri kita mgkn akan patah oleh tantangan n godaan. Krn itu Kristus mengatakan spy dlm ber jaga2 kitapun hrs sll berdoa, spy kekuatan ilahi yg tdk terkalahkan meluputkan kita dr sgl yg jahat. Kita perlu memohon Allah Bapa yg disebut Daniel sbg Yang Lanjut Usia, untk turun tangan menolong kita.

Hari ini adlah hari terakhir pd penanggalan liturgi gereja Katolik.Besok kita akan masuk ke masa Advent, untuk mempersiapkan diri atas kedatangan Kristus.

Semua yg ada didunia ini akan berakhir. Setiap pertemuan akan berakhir dg perpisahan. Kita tdk pernah tahu dg pasti kapan semua akan berakhir. Biarlah itu menjadi kebijaksanan Allah.
Bagian kia adlh ber jaga2 SabdaNya berdoa spy hr kiamat, baik pribadi ataupun kiamat alam sentosa, bkn menjadi hari penghukuman yg menakutkan ttp menjadi hari pertemuan dg Kristus yg akan mengajak kita berbahagia bersamaNya didlm keabadian.

Gbu all n hv a blessed week end.

***

Sat 28th Nov.         
Lk 21:34-36

"But take heed to yourselves lest your hearts be weighed down with dissipation and drunkenness and cares of this life, and that day come upon you suddenly like a snare; for it will come upon all who dwell upon the face of the whole earth.

But watch at all times, praying that you may have strength to escape all these things that will take place, and to stand before the Son of man."

Jesus asks us to be on our guard because one day He will come to take us to Heaven and we need to be ready. And the best way to be always ready is to do what we are supposed to do and do it as we should. Jesus wants us to live our life as someone who knows that Life is eternal.

Christians are not afraid of death or of the future, any more than an athlete is afraid of a race. They train for it. We also train, but for 'eternal Life'. On days when the athlete is tired and thinks about giving up, he can think about the race, about the prize. When things get difficult for us we also keep our mind on Heaven.

Saints tried to live their lives as if they might die at any moment. In this way, whenever God came to call them to Heaven they would be ready. Usually they made an examination of conscience at night, asking for forgiveness for that day's failures and help for the following day's struggle to love and be more holy. They usually didn't need to prepare themselves for Heaven because they were always ready. They were constantly doing what they had to do, as they should do it.

St Charles Borromeo was relaxing one day playing chess with some priests. One of them asked the others what they would do if they were told by an angel that they would die within the hour. Some priests said they would pray, and go to confession in order to get ready. St Charles replied that he would continue his game of chess – for that was precisely what he should be doing at that time for the Glory of God. If you are where you should be there is nothing to fear.

"Do you really want to be a saint? Carry out the little duty of each moment: do what you ought and concentrate on what you are doing." St Josemaría.

Don't forget to pray for the Holy Souls today as well.

***

Waspadalah, dekatkan diri denganNya agar tidak jatuh dalam dosa.

Dunia menawarkan berbagai kenikmatan
yang membuat orang lupa diri
sehingga mereka melekat pada perkara duniawi
dan mengabaikan keberadaan Tuhan.

Relasi yang renggang denganNya
memudahkan iblis menguasai hati manusia
dan menjerumuskan mereka kepada perbuatan yang menyesatkan.

Mari bersikap waspada,
  selalu mendekatkan diri denganNya
  agar tidak mudah jatuh dalam jerat dosa.

Miliki iman teguh
yang diwujudnyatakan dengan hidup dalam kekudusan
dan sambut kedatanganNya dengan penuh sukacita.

Friday, November 27, 2015

TIDAK ada hal yang kebetulan.

TIDAK ada hal yang kebetulan,
  hanya campur tangan Tuhan di dalam rencanaNya yang lebih besar.

Melissa Sullivan.

Thursday, November 26, 2015

RUAH. Kamis, 26 November 2015. Hari Biasa Pekan XXXIV

Kamis, 26 November 2015
Hari Biasa Pekan XXXIV

"Sesuatu yang berharga sudah sepatutnya dicapai dengan jerih payah" (St. Teresa dari Avila)

RUAH

Kisah Daniel dimasukkan di kandang singa menabahkan hati orang-orang Yahudi agar tetap mengandalkan Tuhan.

Sebab Tuhan itu setia dan takkan meninggalkan siapa saja yang patuh dan setia kepada-Nya.

Bahkan Raja Darius pun menjadi yakin akan kemahakuasaan Allah karena keselamatan Daniel.  

Yesus membicarakan penganiayaan yang bakal dialami para murid. Juga Yesus menubuatkan kehancuran Yerusalem yang akan didahului pengepungan kota itu oleh tentara. Kota itu akan dikuasai oleh bangsa yang tidak mengenal Allah. Kemudian, disampaikan-Nya janji akan kedatangan-Nya kembali. Inilah yang membangkitkan pengharapan.

 Daniel (6:12-28)   
 Dan 3:68.69.70.71.72.73.74
Lukas (21:20-28)

Renungan 
 Raja Darius turut bersukacita atas keselamatan Daniel dan mengakui kemahakuasaan Tuhan sebab "Dia melepaskan dan menolong dan mengadakan tanda dan mukjizat di langit dan di bumi. Dialah yang melepaskan Daniel dari cengkeraman singa-singa'.

Yesus juga mengingatkan bahwa "Yerusalem akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah sampai genaplah zaman bangsa-bangsa itu".

Saat kita mengendarai mobil atau naik kereta api atau ada dalam pesawat atau di atas kapal, kita harus selalu mengingat dan mengakui kemahakuasaan Tuhan.

Jangan sampai iman dan doa kita melemah karena sibuk dengan teknologi zaman ini.

Dua RenHar. 26 Nopember 2015. Mutiara Iman. BANGKITLAH DAN ANGKATLAH MUKAMU. Renungan Luk 21:20-28.

Mutiara Iman

BANGKITLAH DAN ANGKATLAH MUKAMU
26 Nopember 2015

"Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat" (Luk 21:28)

Lectio:
Dan 6:12-28; MT Dan 3:68,69,70,71,72,73,74; Luk 21:20-28

Hari masih pukul 4 pagi ketika Randi berjalan lunglai menuju rumahnya dari tempat clubbing. Setibanya di rumah ia langsung tidur.

Baru dua jam tertidur, bunyi lonceng gereja terdengar, membangunkan Randi yang merasakan pening di kepala dan perasaan kalut.
Lalu ia pun bangkit dan menyalakan TV. Betapa kagetnya ia melihat berita baru saja terjadi gempa bumi di dekat tanah kelahirannya yang memakan banyak korban.

Rasa hampa dan sedih membuat Randi bergegas mandi dan berlari menuju Gereja. Ketika ia masuk, Pastor sudah memulai kotbahnya dan berkata:
"Dunia sudah semakin tidak ramah akibat ketidakramahan kita. Marilah kita yang telah dibaptis dan diberikan kesempatan oleh Tuhan, untuk berdiri tegak, berjalan bersama Yesus...sekarang!"

Mendengar itu, menangislah Randi di pojokan kursi, menyesal karena telah menyia-nyiakan kesempatan yang ada.

Setelah misa, ia meminta waktu Pastor untuk memberikan sakramen Tobat.

Setelah pulang dari Gereja, dengan wajah yang lebih damai dan sukacita Randi berjalan menuju rumahnya.

Setibanya di rumah, ia berkata kepada orangtuanya:
"Papa dan mama, maafkan Randi selama ini selalu pulang malam. Sekarang Randi akan hidup lebih baik dan berjalan bersama Yesus."

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya : Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat.

Hari ini adalah harinya Tuhan, marilah kita berjalan bersama-Nya. 

Oratio:
Ya Tuhan, tuntunlah kami di jalan-Mu yang kudus. Amin

Missio:
Marilah kita berjalan dengan tegak bersama Yesus setiap hari. 

Have a Blessed Thursday.

***

Luk 21:20-28.
Kamis 26/11/15
Bacaan sebelumnya
Luk 17:31dan Luk 19:41-44

Yesus meratapi dan menangis melihat kehancuran Yerusalem Ayat 21-24 bacaan hari ini menceriterakan runtuhnya Yerusalem, manusia mengalami kebinasaan

Pada ayat 25-28 menunjukkan kembalinya Yesus pada akhir jaman, meskipun peristiwa itu menakutkan tapi kita sebagai anak Allah kita harus menyambutnya dengan berani dan suka cita karena kita mengetahui penyelamatan terakhir segera akan kita dapatkan

Kita lihat juga dalam kitab Wahyu, Why 21:1-8, langit baru bumi baru. Telah kita dapatkan dan langit lama bumi yang lama sudah kita lalui sekarang kita mendapatkan bumi dan langit yang baru, laut tidak ada lagi (laut melambangkan persoalan hidup kita) semua yang lama hilang diganti keadaan Yerusalem baru yang turun dari surga yg berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan bagi suaminya, kemah Allah ada di-tengah2 manusia yang akan menghapus airmata manusia, maut tidak ada lagi, ratap tangis dan dukacita telah hilang yang ada hanya sukacita abadi.

Semua kita akan mengalami hal ini, maka kita harus ber-jaga2 karena kapan harinya kita tidak tau.

Maz 100:5 Sebab TUHAN itu baik, kasih setia- Nya untuk selama- lamanya, dan kesetiaan- Nya tetap turun- temurun.

Met pagi selamat beraktifitas GBU

Tiga Renhar Kamis 26/11/15.

Renhar Kamis 26/11
Dan 6:12-28
Lukas 21:20-28

Injil Lukas hari ini ; "Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.".

Masa Adven akan tiba yaitu masa penantian, di mana kita harus mempersiapkan diri melalui PERTOBATAN , untuk MENYAMBUT kedatangan Yesus .

KEDATANGAN Yesus pada masa Natal, memang BERBEDA, dengan kedatangan Yesus yang kedua kali dalam SEGALA kemuliaan-Nya.

 Kedatangan Yesus pada malam Natal adalah ,sebagai kabar gembira tentang EMMANUEL (Tuhan beserta kita) .

Selain mukjizat, ajaran dan sabda-Nya yang penuh kuasa, membuktikan bahwa sabda-Nya adalah KEBENARAN.
Bencana alam yang MENGERIKAN, akan menyertai DATANGNYA akhir zaman ,di mana Yesus akan DATANG dalam kemuliaan-Nya, yang  merupakan PENGADILAN bagi  orang hidup dan mati. 
Situasi nya sangat  MENGERIKAN , tapi sebenarnya Yesus ingin MENYADARKAN kita bahwa, akan tiba waktu nya nanti Anak Manusia akan DATANG, dengan membawa kegenapan akan KESELAMATAN  yang telah dijanjikan.

Sabda Yesus ini membantu kita makin PERCAYA dan yakin bahwa KEDATANGAN Tuhan sebenarnya , untuk membawa kita masuk DALAM kemuliaan-Nya.

Apakah kita sudah siap menyambut kedatanganNya?

Selamat pagi .
Berkah Dalem...<3 ⌣Jʧܧ♪ΒŁÊ§§♪Ů⌣☺ 

***

Renungan Harian :

Rm.Antara.KAJ
Kamis Biasa 34
Tgl 26Nov 2015

Silahkan download, pilih salah 1 dari link di bawah ini:

  - Link 1 :  https://drive.bitcasa.com/send/SW1naanS6_efUsecNS6UtJvFuhAkJ40ckCFk-TqeURYW

- Link 2 :  https://app.box.com/s/pmuwk7xpdr6ozqf82eclek3eb8ollqp8

  - Link 3 : http://ptkumala.com/Rm.Antara.KAJ%20Kamis%20Biasa34%2026Nov15.amr

- Link 4 :  https://onedrive.live.com/redir?resid=D62D5C8CD058497B!513&authkey=!APw1e5bVzCCeMCg&ithint=file%2camr

  - Link 5 :  https://drive.google.com/file/d/0B53xUmle8cJDNXcxUERPblNkRnc/view?usp=docslist_api

Gbu all.

***

"I adore you, I love you, increase my faith"

When you receive him, tell him: Lord, I hope in you: I adore you, I love you, increase my faith. Be the support of my weakness: You, who have remained defenseless in the Eucharist so as to be the remedy for the weakness of your creatures.
(The Forge, 832)

As you attend Mass, you will learn to deepen your friendship with each one of the three divine Persons:
the Father who begets the Son;
the Son, begotten by the Father;
the Holy Spirit, who proceeds from the Father and the Son.

When we approach any one of the divine Persons, we approach the one God.
And when we come close to all three Persons — Father, Son and Holy Spirit — again we come into the presence of the one true God.

Love the Mass, my children, love the Mass. And be hungry to receive our Lord in communion, although you may be cold inside, although your emotions may not correspond to your desires.
Receive communion with faith, with hope, with burning charity.

A man who fails to love the Mass fails to love Christ. We must make an effort to "live" the Mass with calm and serenity, with devotion and affection.

Those who love acquire a finesse, a sensitivity of soul that makes them notice details that are sometimes very small, but that are important because they express the love of a passionate heart.

This is how we should attend the holy Mass.

And this is why I have always suspected that those who want the Mass to be over quickly show, with this insensitive attitude, that they have not yet realized what the sacrifice of the altar means.

If we love Christ, who offers himself for us, we will feel compelled to find a few minutes after Mass for an intimate personal thanksgiving, which will prolong in the silence of our hearts that other thanksgiving which is the Eucharist.
(Christ is passing by, 91-92).

***

Thu 26th Nov 2015.
Lk 21:20-28

Jesus said to his disciples, "great distress shall be upon the earth and wrath upon this people; they will fall by the edge of the sword, and be led captive among all nations; and Jerusalem will be trodden down by the Gentiles, until the times of the Gentiles are fulfilled ...

And then they will see the Son of man coming in a cloud with power and great glory. Now when these things begin to take place, look up and raise your heads, because your redemption is drawing near."

Towards the end of the liturgical year the Gospel insists on hope. Our Lord explains what we should expect: persecutions, wars, catastrophes of all kinds...

But then He reminded us that we need to 'raise our heads because our redemption is near'.
"Raise your heads",
Jesus is telling us,
'don't look down,
don't get discouraged by everything that goes on around you,
don't be afraid;
raise your heads,
look to Heaven,
keep your sights on God...
don't lose heart,
don't lose hope!'

We need to raise our heads and look at Jesus Christ on the Cross. His Body nailed to the wood teaches us to be faithful; His wounded Skin shows us the price of our sins; His open Side gives us an insight into the Love of His Sacred Heart for us; His Head pierced by multiple thorns reminds us to keep our heads up...

Raise your head and look at the Pierced God and you will understand that the disciple has to follow the Master; that there is only one way to show your love: through suffering.

Father Francesco Bressani was an Italian Jesuit who arrived in North America in 1642 as a missionary.

One day he and a recently converted man were captured and tortured for the Faith.

It was a slow and drawn out martyrdom lasting for several weeks.

Father Bressani wrote to the Superior of the Jesuits:
"I have no more than one entire finger, six times they burned my hands, over eighteen times they have applied fire and hot iron on my body and forced me to sing during the ordeal."

When they started to torture his companion, the convert said, 'Father Bressani, I can't take this anymore, I see I'm going to waver: Quick, quick, Father, show me your hands – they tell me how to love God..!'

Raise your head and look at Him!
He teaches us to endure all that we need to go through, for Love.

Don't forget to pray for the Holy Souls today as well.

***

eKatolik - Kalender Liturgi. 26 November 2015.

Kalender Liturgi.
26 November 2015.
Kamis Pekan Biasa XXXIV

Bacaan Pertama
Dan 6:12-28
Allah telah mengutus malaikat-Nya dan mengatupkan mulut singa-singa.

Pembacaan dari Nubuat Daniel:

Sekali peristiwa para pegawai Raja Darius masuk ke kamar Daniel,
dan mendapati Daniel sedang berdoa dan bermohon kepada Allahnya.
Maka mereka menghadap raja dan menanyakan kepada raja,
"Bukankah Tuanku mengeluarkan suatu perintah,
supaya setiap orang yang dalam tiga puluh hari
menyampaikan permohonan kepada salah satu dewa atau manusia
selain kepada Tuanku,
akan dilemparkan ke dalam gua singa?"

Raja menjawab, "Memang!
Perkara itu sudah pasti menurut undang-undang orang Media dan Persia,
yang tidak dapat dicabut kembali."

Lalu mereka berkata kepada raja,
"Daniel adalah seorang buangan dari Yehuda,
tidak mengindahkan Tuanku, ya raja.
Ia tidak mengindahkan larangan yang Tuanku keluarkan,
tetapi tiga kali sehari ia mengucapkan doanya."

Mendengar hal itu sangat sedihlah raja,
dan ia mencari jalan untuk melepaskan Daniel.
Bahkan sampai matahari terbenam,
ia masih berusaha untuk menolongnya.

Tetapi para pegawai itu bergegas-gegas menghadap raja
serta berkata kepadanya,
"Ketahuilah, ya raja,
bahwa menurut undang-undang orang Media dan Persia
tiada larangan atau penetapan yang dikeluarkan raja dapat diubah."

Sesudah itu raja memberi perintah,
lalu diambillah Daniel dan dilemparkan ke dalam gua singa.
Berbicaralah raja kepada Daniel,
"Allahmu yang kausembah dengan tekun,
Dialah kiranya yang akan melepaskan dikau!"
Lalu dibawalah sebuah batu dan diletakkan pada mulut gua itu.
Raja mencap batu itu dengan cincin meterainya
dan dengan cincin meterai para pembesarnya,
supaya dalam perkara Daniel tidak diadakan perubahan apa-apa.

Lalu pergilah raja ke istananya dan berpuasalah ia semalam-malaman.
Ia tidak mendatangkan penghibur-penghibur,
dan ia tidak dapat tidur.

Pagi-pagi benar ketika fajar menyingsing,
bangunlah raja dan pergi dengan buru-buru ke gua singa.
Sesampai di dekat gua itu,
berserulah ia kepada Daniel dengan suara sayu,
"Daniel, hamba Allah yang hidup,
Allahmu yang kausembah dengan tekun,
telah sanggupkah Ia melepaskan dikau dari singa-singa?"

Daniel menjawab, "Ya raja, semoga kekallah hidupmu!
Allahku telah mengutus malaikat-Nya
untuk mengatupkan mulut singa-singa.
Maka aku tidak diapa-apakan,
karena ternyata aku tidak bersalah di hadapan Allahku.
Demikian pula terhadap Tuanku, ya Raja, aku tidak bersalah."

Raja sangat sukacita
dan memberi perintah supaya Daniel ditarik dari dalam gua itu.
Maka ditariklah Daniel dari dalam gua.
Ternyata tidak ada luka sedikit pun padanya,
karena ia percaya kepada Allahnya.

Kemudian atas perintah raja,
ditangkaplah orang-orang yang telah menuduh Daniel,
dan dilemparkan ke dalam gua singa,
baik mereka sendiri maupun anak isteri mereka.
Belum lagi mereka sampai ke dasar gua,
singa-singa itu telah menerkam mereka,
bahkan meremukkan tulang-tulang mereka.

Kemudian raja Darius mengirim surat
kepada orang-orang dari segala bangsa,
suku bangsa dan bahasa, yang mendiami seluruh bumi, bunyinya,
"Bertambah-tambahlah kiranya kesejahteraanmu!
Bersama ini kuberikan perintah,
bahwa di seluruh kerajaan yang kukuasai
orang harus takut dan gentar terhadap Allahnya Daniel,
sebab Dialah Allah yang hidup, yang kekal untuk selamanya;
pemerintahan-Nya tidak akan binasa
dan kekuasaan-Nya tidak akan berakhir.
Dia melepaskan dan menolong,
dan mengadakan tanda dan mujizat di langit dan di bumi.
Dialah yang melepaskan Daniel dari cengkaman singa-singa."

Demikianlah sabda Tuhan.

***

Mazmur
T.Dan 3:68-74

*Pujilah Tuhan, hai embun dan salju membadai.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Pujilah Tuhan, hai es dan udara dingin.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Pujilah Tuhan, hai embun beku dan salju.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Pujilah Tuhan, hai siang dan malam.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Pujilah Tuhan, hai cahaya dan kegelapan.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Pujilah Tuhan, hai halilintar dan awan-kemawan.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Biarlah bumi memuji Tuhan.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

***

Bait Pengantar Injil
Luk 21:28
Angkatlah kepalamu, sebab penyelamatmu sudah dekat.

Bacaan Injil
Luk 21:20-28
Yerusalem akan diinjak-injak oleh para bangsa asing
sampai genaplah zaman bangsa-bangsa itu.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
"Apabila kalian melihat Yerusalem dikepung oleh tentara,
ketahuilah bahwa keruntuhannya sudah dekat.
Pada waktu itu orang-orang yang berada di Yudea
harus melarikan diri ke pegunungan,
orang-orang yang ada di dalam kota harus mengungsi,
dan orang-orang yang berada di pedusunan
jangan masuk lagi ke dalam kota.
Sebab itulah masa pembalasan dan genaplah semua yang tertulis.

Celakalah para ibu yang sedang hamil
atau yang sedang menyusui bayi pada masa itu!
Sebab kesesakan yang dahsyat akan menimpa seluruh negeri,
dan murka akan menimpa bangsa ini.
Mereka akan tewas oleh mata pedang
dan diangkut sebagai tawanan ke segala bangsa.
Yerusalem akan diinjak-injak
oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah,
sampai genaplah zaman bangsa-bangsa itu."

Dan akan tampaklah tanda-tanda pada matahari, bulan dan bintang-bintang.
Bangsa-bangsa di bumi akan ketakutan dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.
Orang akan mati ketakutan karena cemas
berhubung dengan segala sesuatu yang menimpa bumi ini,
karena kuasa-kuasa langit bergoncangan.

Pada waktu itu
orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan
dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.
Apabila semuanya itu mulai terjadi,
bangkitlah dan angkatlah mukamu,
sebab penyelamatanmu sudah dekat."

Demikianlah Injil Tuhan.

Kedatangan Yesus untuk kedua kalinya pasti akan terjadi.

Kedatangan Yesus untuk kedua kalinya pasti akan terjadi,
  Ia datang untuk menggenapi keselamatan yang telah dijanjikanNya.

Mari jalani hidup dengan sebaik-baiknya
sebagai persiapan untuk melangkah masuk menuju kehidupan baru.

Setia berjuang menjadi pelaku firmanNya
walau menuntut pengurbanan diri.

Semoga kelak
kita boleh masuk dalam kemuliaan bersamaNya.

Peganglah tangan Tuhan dan melangkah tanpa takut menyongsong masa depan.

SETIAP pergumulan
di masa lalu anda
telah membentuk pribadi anda yang sekarang.

Peganglah tangan Tuhan
dan melangkah tanpa takut
menyongsong masa depan.

Kedatangan Yesus untuk kedua kalinya pasti akan terjadi.

Kedatangan Yesus untuk kedua kalinya pasti akan terjadi,
  Ia datang untuk menggenapi keselamatan yang telah dijanjikanNya.

Mari jalani hidup dengan sebaik-baiknya
sebagai persiapan untuk melangkah masuk menuju kehidupan baru.

Setia berjuang menjadi pelaku firmanNya
walau menuntut pengurbanan diri.

Semoga kelak
kita boleh masuk dalam kemuliaan bersamaNya.

Wednesday, November 25, 2015

Dua Renungan Harian. Rabu Biasa34. 25Nov15. Mutiara Iman. KESEMPATAN UNTUK BERSAKSI. Rm.Antara.KAJ.

Mutiara Iman

KESEMPATAN UNTUK BERSAKSI
25 Nopember 2015

"Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi" (Luk 21:13)

Lectio:
Dan 5:1-6,13-14,16-17,23-28; MT Dan 3:62,63,64,65,66,67; Luk 21:12-19

Ani adalah anak bungsu dari 3 bersaudara yang sejak dibaptis ketika masuk kuliah, menjadi sangat aktif di Gereja dan OMK.

Ia mengikuti Kursus Kitab Suci, mengajar BIA dan BIR serta memberikan les bahasa Inggris pada anak-anak panti.

Melihat adiknya aktif di Gereja, kedua kakaknya sering mengolok-olok:
"Ni, kamu dapat apa sih di Gereja?
Lebih baik kamu ikut jaga toko papa di pasar pagi, jadi bisa membantu orangtua yang sedang sakit." kata salah satu kakaknya.
Tetapi Ani tetap saja aktif di Gereja.

Hingga di suatu hari Minggu, kedua kakaknya memanggilnya di depan orangtua mereka dan berkata:
"Ani, kakak beri peringatan terakhir yah!
Kamu harus berhenti sibuk di Gereja dan mulai membantu papa mama!"

Lalu ayahnya berkata:
"Agus, mengapa kamu berkata seperti itu?
Setiap hari Ani lah yang memasak, mengajak adik-adik asuhnya di Gereja untuk bermain di sini menghibur papa dan mama.
Mereka kerap bernyanyi lagu Gereja dan papa sangat suka sekali.
Tidak usah memusingkan urusan toko, setelah mengenal Yesus, hidup papa dan mama lebih damai.
Tiga bulan lagi papa dan mama akan dibaptis!"

Yesus berkata : Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. 

Di saat kita tertekan, di situlah waktu yang tepat untuk bersaksi tentang kasih Yesus. 

Oratio:
Yesus, Engkaulah andalanku.
Amin.

Missio:
Marilah kita bersaksi tentang Yesus melalui perbuatan kasih kita. 

Have a Blessed Wednesday.

***

Renungan Harian :

Rm.Antara.KAJ
Rabu Biasa34. 25Nov15.

Silahkan download, pilih salah 1 dari link di bawah ini:

  - Link 1 :  https://drive.bitcasa.com/send/GfRjTigtESImiIyR6P9t2vYovjmBovyUVsZ42EEYDAwM

- Link 2 :  https://app.box.com/s/08ycsaqvisytb0nepjwp3bq6khk3vufw

  - Link 3 : http://ptkumala.com/Rm.Antara.KAJ%20Rabu%20Biasa34%2025Nov15.amr

- Link 4 :  https://onedrive.live.com/redir?resid=D62D5C8CD058497B!512&authkey=!AJWreXwPYqm68PI&ithint=file%2camr

  - Link 5 :  https://drive.google.com/file/d/0B53xUmle8cJDdGhiZUZrSUFveE0/view?usp=docslist_api

Dua RenHar. Rabu 25 - 11 - 15.

SabdaNya
Rabu 25 - 11 - 15

Dan 5 :1-6,13-17,23-28.   Luk 21:12-19

Shalom,
Raja Belsyazar, anak n penerus Nebukadnezar suatu hari mengadakan pesta dg mengundang bnyk skl pejabat n sahabat2nya.

Untk membuat pesta smkn semarak,dia mengeluarkan perkakas yg diambil ayahnya dr Bait Allah di Yeruslaem, yg merupakan barang2 suci yg tlh dikuduskan bg Allah.

Perkakas itu dipakainya untk mnm anggur (sesuatu yg haram bg org Yahudi) dg tujuan untk melecehkan Yahwe krn ternyata tdk dpt berbuat apa2 untk melindungi umatNya.

Pd saat itulah Yahwe menampakkan diri dlm rupa tangan manusia yg menulis didinding istana.
Melihat itu, raja menjadi sngt takut, sampai2 tubuhnya gemetar.

Dg bantuan Daniel, raja diberi tahu bhw maksid tulisan itu adlh menyatakan kemarahan Allah kepdnya.
Dia sgr akan mengalami kematian n kerajaannya akan terpecah belah.

Malam itu jg Belsyazar dibunuh (Dan 5:30).

Kristus mengingatkan murid2Nya, dlm tgs mewartakan Injil mrk akan menghadapi bnyk tantangan.
Mrk akan ditangkap, dipenjara, dibenci oleh keluarga krn dianggap aneh n memalukan n sbgn dr mrk akan dibunuh.

Ttp Allah tdk akan meninggalkan mrk.
Ketika mrk diadili, itulah kesempatan bg mrk untk bersaksi n menyampaikan kebenaran Injil.
Allah sendiri yg akan memberi hikmat kebijaksanaan apa yg hrs mrk katakan/ saksikan.

Krn melawan n menghina Allah, Belsyazar mendpt hukuman Allah. Kerajaannya hancur n dia mati dibunuh.
Diantara para murid Kristus, bnyk yg menjadi martir, dibunuh n disiksa hebat krn mewartakan Injil n krn kesetiaan kepd imannya.

Dimata dunia,
lalu apa bedanya antara org2 yg jahat dihadapan Allah dg yg baik?
Sama2 mengalami penderitaan n dibunuh!

Kalau kita tdk percaya akan adanya kehidupan kekal,
kehidupan setlh didunia ini,
mk keduanya mmg sama saja.

Dg dmkn akhir kehidupan semua org akan sngt tragis.
Kristus mengatakan:
'tdk sehelaipun dr rambut kepalamu akan hilang.
Kl kamu tetap bertahan, km akan memperoleh hdpmu'
(Luk 21: 18-19).

Sbg Putera Allah yg berkuasa atas alam semesta, Dia berjanji bhw penderitaan / pengorbanan sekecil apapun (spt kehilangan sehelai rambut) yg kita alami untk mempertahankan iman,untk tetap setia bertahan,tdk akan sia2.

Allah akan memperhitungkannya shg suatu saat kita akan sadar bhw pengorbanan itu sama skl tdk ada artinya dibandingkan kelimpahan anugerah Allah yg diberikan.

Setlh kematian didunia, org2 yg jahat dihadapan Allah akan mengalami kesengsaraan kekal yg mengerikan.

Sebaliknya mrk yg setia kepd Allah, melalui kematian akan mendptkan kebahagiaan kekal yg tdk dpt dibandingkan dg sgl kesenangan2/ kepuasan/ kebanggaan yg diberikan dunia hanya untk wkt yg sngt singkat.

Allah tdk berjanji bhw kehidupan org yg beriman kepdNya tdk akan mengalami gelombang persoalan.
Justru Kristus mengatakan, agar didlm menghadapi tantangan hdp itulah kita dpt bersaksi, dpt menjadi teladan bg bnyk org, bgmn sikap hati n cara berpikir seorg murid Kristus yg sejati.

Marilah kita memohon kekuatan kepd Allah spy iman, harapan n kasih didlm diri kita tdk pernah goyah,aplg hanyut, ditengah gelombang kehidupan didunia saat ini.

Gbu all n hv a blessed Wednesday.

***

St Catherine of Alexandria
Wed 25th Nov.           
Lk 21:12-19.

Jesus said, "they will lay their hands on you and persecute you, delivering you up to the synagogues and prisons, and you will be brought before kings and governors for my name's sake.
This will be a time for you to bear testimony...

You will be delivered up even by parents and brothers and kinsmen and friends, and some of you they will put to death;
you will be hated by all for my name's sake.
But not a hair of your head will perish.
By your endurance you will gain your lives."

There is a time for testimony and when it comes the disciples of Jesus have to be steadfast. Jesus warned about difficulties but also promised His assistance. Rather than try to hide away when our time for testimony comes, all Jesus asks of us is to
1) trust Him: "not a hair of your head will perish"; and
2) not give up: "By your endurance you will gain your lives."

That's the example we have received from the Apostles, from Martyrs, confessors, Popes, Bishops and priests and millions of lay people as well; saints who never flinched, never hesitated, never took a step back.

Jesus asked His disciples for perseverance and Christians have always tried to be faithful.

The Hill of Crosses in northern Lithuania, for instance, has come to signify the peaceful endurance of Lithuanian Catholicism despite the repeated threats it faced over time.
When the country rebelled against the Russian Empire and families couldn't locate and bury the bodies of their deceased; they decided to put crosses on that Hill.

During the years 1944–1990 Lithuania was occupied again by the Soviet Union. The Soviets worked hard to remove new crosses and bulldozed the site several times.

At night Lithuanian people would come, replace them and add a few more.

There were 50 crosses at the beginning of the last century. In 1990, when Lithuania became independent from the Soviet Union, there were 55,000 crosses.

Today there are more than 400,000. A stone inscribed with the words of St John Paul II reads: "Thank you, Lithuanians, for this Hill of Crosses which testifies to the nations of Europe and to the whole world the faith of the people of this land."

Let's pray for the Holy Souls and ask them for their intercession to
1) trust God
2) not give up.

eKatolik - Kalender Liturgi. 25 November 2015. RenHar.

Kalender Liturgi.
25 November 2015.
Rabu Pekan Biasa XXXIV

Bacaan Pertama
Dan 5:1-6.13-14.16-17.23-28
Tampaklah jari-jari tangan manusia yang menulis pada dinding.

Pembacaan dari Nubuat Daniel:

Sekali peristiwa Raja Belsyazar mengadakan perjamuan besar
untuk para pembesarnya, seribu orang jumlahnya.
Di hadapan seribu orang itu raja minum-minum anggur.

Dalam kemabukan anggur,
Belsyazar menitahkan orang mengambil perkakas emas dan perak
yang telah dibawa oleh Nebukadnezar, ayahnya, dari dalam Bait Suci di Yerusalem. 
Sebab Belsyazar dan para pembesarnya,
para isteri dan gundik mereka,
ingin minum dari perkakas itu.
Maka dibawalah perkakas emas dan perak,
yang dirampas dari dalam Bait Suci, Rumah Allah di Yerusalem. 

Lalu raja dan para pembesarnya, para isteri dan gundik mereka,
minum dari perkakas itu.
Mereka minum anggur dan memuji-muji para dewa
yang dari emas dan perak, tembaga, besi, kayu dan batu.

Pada waktu itu juga tampaklah jari-jari tangan manusia,
menulis pada kapur dinding istana raja, di depan kaki dian.
Raja sendiri melihat punggung tangan yang sedang menulis itu.
Maka raja menjadi pucat dan pikirannya menggelisahkan dia;
sendi-sendi pangkal pahanya menjadi lemas dan lututnya berantukan.

Lalu dibawalah Daniel menghadap raja.
Bertanyalah raja kepada Daniel,
"Engkaukah Daniel,
salah seorang buangan yang diangkut ayahku dari tanah Yehuda?
Telah kudengar bahwa engkau penuh dengan roh para dewa,
dan memiliki kecerahan akal budi dan hikmat yang luar biasa.
Akupun telah mendengar bahwa engkau dapat memberikan makna
dan dapat menguraikan kekusutan.
Oleh sebab itu jika engkau dapat membaca tulisan itu
dan dapat memberitahukan maknanya kepadaku,
maka kepadamu akan dikenakan pakaian dari kain ungu
dan pada lehermu akan dikalungkan rantai emas,
dan dalam kerajaan ini
engkau akan mempunyai kekuasaan sebagai orang ketiga."

Kemudian Daniel menjawab raja,
"Tak usahlah Tuanku memberi hadiah;
berikanlah kepada orang lain saja!
Namun demikian, aku akan membaca tulisan itu bagi Tuanku
dan memberitahukan maknanya.
Tuanku telah menyombongkan diri terhadap Yang Berkuasa di surga:
perkakas dari Bait-Nya dibawa orang kepada Tuanku.
Lalu Tuanku dan para pembesar, para isteri dan para gundik Tuanku
telah minum anggur dari perkakas itu.
Tuanku telah memuji-muji para dewa dari perak dan emas,
dari tembaga, besi, kayu dan batu,
yang tidak dapat melihat atau mendengar ataupun mengetahui.
Tuanku tidak memuliakan Allah,
yang menggenggam nafas Tuanku
dan menentukan segala jalan Tuanku.
Sebab itu Ia memerintahkan punggung tangan itu,
dan dituliskanlah tulisan ini.

Beginilah tulisan itu,
'Mené, mené, tekél ufarsin.'
Dan beginilah makna perkataan itu,
'Mené' artinya masa pemerintahan Tuanku dihitung oleh Allah dan telah diakhiri.

'Tekél'artinya Tuanku telah ditimbang dengan neraca dan didapati terlalu ringan;

'Urfasin,' kerajaan Tuanku dipecah
dan diberikan kepada orang Media dan Persia."

Demikianlah sabda Tuhan.

***

Mazmur
T.Dan 3:62-67

*Pujilah Tuhan, hai matahari dan bulan.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Pujilah Tuhan, hai segala bintang di langit.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Pujilah Tuhan, hai segala hujan dan embun.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Pujilah Tuhan, hai segala angin.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Pujilah Tuhan, hai api dan panas terik.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Pujilah Tuhan, hai hawa yang dingin dan kebekuan.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

***

Bait Pengantar Injil
Why 2:10C
Hendaklah engkau setia sampai mati, sabda Tuhan,
dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.

Bacaan Injil
Luk 21:12-19
Karena nama-Ku kalian akan dibenci semua orang.
Tetapi  tidak sehelai pun rambut kepalamu akan hilang.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:

Pada waktu itu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
"Akan datang harinya kalian akan ditangkap dan dianiaya.
Karena nama-Ku kalian akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat,
dimasukkan ke dalam penjara,
dan dihadapkan kepada raja-raja dan para penguasa.

Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi.
Sebab itu tetap teguhlah di dalam hatimu,
jangan kalian memikirkan lebih dahulu pembelaanmu.
Aku sendirilah yang akan memberi kalian kata-kata hikmat,
sehingga kalian tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu.

Dan kalian akan diserahkan juga oleh orangtuamu,
saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu,
dan beberapa orang di antaramu akan dibunuh;
karena nama-Ku kalian akan dibenci semua orang.

Tetapi tidak sehelai pun rambut kepalamu akan hilang.
Kalau kalian tetap bertahan, kalian akan memperoleh hidupmu."

Demikianlah Injil Tuhan.

***

Rabu 25 November 2015
Hari Biasa Pekan XXXIV

"Kita bergerak menuju kediktatoran relativisme yang tidak menganggap apapun sebagai sesuatu yang definitif dan memiliki nilai tertingginya pada ego dan keinginan seseorang…
Gereja harus bertahan melawan arus trend dan hal-hal baru…
Kita harus dewasa dalam iman yang dewasa ini, kita harus membimbing gembala Kristus kepada iman ini"
(Paus Benediktus XVI)  

Ziarah Batin 2015, Renungan dan Catatan Harian

Daniel (5:1-6.13-14.16-17.23-28)     
Dan 3:62.63.64.65.66.67
Why 2:10c
Lukas (21:12-19)

Renungan
"Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu" (Luk. 21:19).

Bertahan dalam sebuah kesesakan dan penderitaan bukanlah hal yang mudah.
Kita selalu ingin cepat mendapat penghiburan dan keringanan beban.
Sulit sekali bagi kita untuk dapat menerima dan menikmati kesesakan dan penderitaan itu sebagai bagian hidup kita.
Kita mengerti baik akan makna penderitaan tapi susah menggenggamnya. 

Hanya kekuatan Allah yang memampukan Daniel untuk tidak terpikat dan terikat pada harta dan pangkat.
Daniel makin bijaksana dan penuh kuasa di kala Allah menjadi pusat dalam setiap pilihan hidupnya. 

Kesibukan dan pesona dunia begitu mudah menjerat kita dalam perbudakan.
Kadang kedagingan kita terlalu kuat berbisik dalam pikiran kita sehingga kita enggan berpaling darinya.

Kita harus sadar bahwa kita rapuh dan mudah jatuh. Namun, di dalam Tuhan, kita akan kuat menghadapi berbagai cobaan dalam hidup ini.
Tuhan tidak akan membiarkan orang yang berseru kepada-Nya, yang memohon bantuan-Nya, terlantar!

Ya Allahku,
hanya pada-Mu aku dapat bersandar.
Hanya bersama-Mu aku dapat bertahan.
Aku tidak ingin lepas dari cinta-Mu.
Amin.

eKatolik - Kalender Liturgi. 24 November 2015. Dua Renungan Harian. Rm.Antara.KAJ.

Kalender Liturgi.
24 November 2015.
Selasa Pekan Biasa XXXIV

Bacaan Pertama
Dan 2:31-45
Allah akan mendirikan suatu kerajaan yang takkan binasa selama-lamanya,
dan akan meremukkan segala kerajaan.

Pembacaan dari Nubuat Daniel:

Pada waktu itu Daniel berkata kepada Raja Nebukadnezar,
"Ya raja, Tuanku melihat suatu penglihatan,
yakni sebuah patung yang besar!
Patung ini tinggi, berkilau-kilauan luar biasa,
berdiri tegak di hadapan tuanku, dan tampak mendahsyatkan.

Adapun patung itu kepalanya dari emas tua,
dada dan lengannya dari perak, perut dan pinggangnya dari tembaga,
pahanya dari besi,
sedang kaki serta jari-jarinya
sebagian dari besi dan sebagian dari tanah liat.

Sementara Tuanku melihatnya,
sebuah batu terungkit lepas tanpa perbuatan tangan manusia.

Batu itu menimpa patung itu
tepat pada kakinya yang dari besi dan tanah liat itu,
sehingga remuk.
Maka sekaligus diremukkan juga
besi, tanah liat, tembaga, perak dan emas itu.
Semuanya menjadi seperti sekam yang dihembus angin,
di tempat pengirikan pada musim panas,
sehingga tidak ada bekas-bekasnya lagi.
Tetapi batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar
yang memenuhi seluruh bumi.

Itulah mimpi Tuanku.
Adapun maknanya akan kami jelaskan sekarang kepada Tuanku Raja.

Ya Tuanku Raja, raja segala raja!
Kepada Tuanku Allah semesta langit telah memberikan kerajaan,
kekuasaan, kekuatan dan kemuliaan.
Ke dalam tangan Tuanku telah diserahkan-Nya
semua manusia, di mana pun mereka berada,
juga binatang-binatang di padang dan burung-burung di udara.
Tuanku telah diberinya kuasa atas semuanya itu.
Maka Tuankulah kepala yang dari emas itu.

Tetapi sesudah Tuanku akan muncul suatu kerajaan lain,
yang kurang besar dari kerajaan Tuanku;
kemudian suatu kerajaan lagi, yakni yang ketiga, dari tembaga,
yang akan berkuasa atas seluruh bumi.

Sesudah itu akan ada kerajaan yang keempat, yang keras seperti besi,
tepat seperti besi yang meremukkan dan menghancurkan segala sesuatu.
Seperti besi yang menghancurluluhkan,
maka kerajaan itu akan meremukkan dan menghancurluluhkan semuanya.

Dan seperti Tuanku lihat
kaki dan jari-jarinya sebagian dari tanah liat tukang periuk
dan sebagian lagi dari besi,
itu berarti, bahwa kerajaan itu terbagi.
Memang kerajaan itu juga keras seperti besi,
sesuai dengan yang Tuanku lihat, besi itu bercampur dengan tanah liat.
Sebagaimana kaki dan jari-jari kaki itu
sebagian dari besi dan sebagian dari tanah liat,
demikianlah kerajaan itu sebagian keras dan sebagian rapuh.
Seperti Tuanku lihat besi bercampur dengan tanah liat, itu berarti:
mereka akan bercampur karena perkawinan,
tetapi tidak akan merupakan satu kesatuan,
seperti besi tidak dapat bercampur dengan tanah liat.

Lalu pada zaman raja-raja itu,
Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan
yang takkan binasa selama-lamanya.
Kekuasaannya takkan beralih lagi kepada bangsa lain.
Kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan melenyapkannya,
tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya.

Hal itu telah Tuanku lihat,
yaitu bahwa tanpa perbuatan tangan manusia
sebuah batu terungkit lepas dari gunung
dan meremukkan besi, tembaga, tanah liat, perak serta emas.

Allah yang maha besar telah memberitahukan kepada Tuanku Raja,
apa yang akan terjadi di kemudian hari.
Mimpi itu benar dan maknanya dapat dipercaya."

Demikianlah sabda Tuhan.

***

Mazmur
T.Dan 3:57-61

*Pujilah Tuhan, hai segala karya Tuhan.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Pujilah Tuhan, hai segala malaikat Tuhan.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Pujilah Tuhan, hai segenap langit.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Pujilah Tuhan, hai segala air di atas langit.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

*Pujilah Tuhan, segenap bala tentara Tuhan.
U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

***

Bait Pengantar Injil
Why 2:10c
Hendaklah engkau setia sampai mati, sabda Tuhan,
dan Aku akan mengurniakan kepadamu mahkota kehidupan.

Bacaan Injil
Luk 21:5-11
Tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:

Ketika itu beberapa orang berbicara tentang Bait Allah
dan mengagumi bangunan yang dihiasi dengan batu indah,
dan berbagai macam barang persembahan.

Tetapi Yesus berkata kepada mereka,
"Akan tiba harinya segala yang kalian lihat di situ diruntuhkan,
dan tidak akan ada satu batu pun
dibiarkan terletak di atas batu yang lain."

Lalu murid-murid bertanya,
"Guru, bilamanakah hal itu akan terjadi?
Dan apakah tandanya, kalau itu akan terjadi?"

Jawab Yesus, "Waspadalah, jangan sampai kalian disesatkan.
Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku,
dan berkata,
'Akulah Dia' dan 'Saatnya sudah dekat.'
Janganlah kalian mengikuti mereka.
Dan bila kalian mendengar kabar tentang perang dan pemberontakan,
janganlah kalian terkejut.
Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu,
tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera."

Kemudian Yesus berkata kepada mereka,
"Bangsa akan bangkit melawan bangsa
dan kerajaan melawan kerajaan.
Akan terjadi gempa bumi yang dahsyat,
dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan.
Dan akan terjadi juga
hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit."

Demikianlah Injil Tuhan.

***

Renhar Selasa 24/11.
Daniel 2:31-45
Lukas 21:5-11.

Injil Lukas hari ini :
Jawab Yesus ; " WASPADALAH , supaya kamu jangan disesatkan .."

Dalam kehidupan , MENUNGGU  adalah suatu pekerjaan yang kurang menyenangkan dan MEMBOSANKAN . Apalagi menunggu hal yang tidak pasti .

Injil hari ini , Yesus mengatakan : BERJAGA JAGALAH ...

Yesus ingin kita semua WASPADA dan BERJAGA saat kedatangan Nya .

Saat ini , bagaimanakah HUBUNGAN kita dengan Yesus? 
Apakah kita MENJALANI  hidup ini , selalu bersama Dia atau TANPA  Dia ?

Karena hubungan dengan Yesus sangat PENTING  .

Yesus berkata : TINGGALLAH padaKu , dan kamu akan BERBUAH  banyak " .

Sikap paling baik adalah MEMASRAHKAN  hidup kita pada Dia .
Kita tidak perlu KUATIR  akan hari esok , karena Dia yang selalu MEMELIHARA  hidup kita .

Maukah kita sungguh BERSERAH pada Dia , dan menjalani hidup sesuai kehendakNya ?

Selamat pagi  ..
Berkah Dalem...<3 ⌣Jʧܧ♪ΒŁÊ§§♪Ů⌣☺ 

***

Renungan Harian :

Rm.Antara.KAJ
Selasa 24Nov15. PW.St.Andreas Dung Lac,dkk imam dan martir dr Vietnam

Silahkan download, pilih salah 1 dari link di bawah ini:

  - Link 1 :  https://drive.bitcasa.com/send/AfFhAxcGfNQ3lXvB2ghFi-fumsipucVOoOScDwypT7Gx

- Link 2 :  https://app.box.com/s/midlwxl9lrsfwgbll6zrcp8hs1msw5nk

  - Link 3 : http://ptkumala.com/Rm.Antara.KAJ%20Selasa%2024Nov15%20PW.St.Andreas%20Dung%20Lac,dkk%20imam%20dan%20martir%20dr%20Vietnam.amr

- Link 4 :  https://onedrive.live.com/redir?resid=D62D5C8CD058497B!511&authkey=!AH7iG_fzqGkIwkI&ithint=file%2camr

  - Link 5 :  https://drive.google.com/file/d/0B53xUmle8cJDZjA5TUlhaEZyU2c/view?usp=docslist_api

Jalani hidup kita seolah-olah Kristus datang sore ini.

KITA harus menjalani hidup kita
seolah-olah Kristus datang sore ini.

Jimmy Carter.

Menjadi saksi Kristus di tengah penderitaan.

Menjadi saksi Kristus di tengah penderitaan tidak mudah,
namun itulah jalan salib yang harus dilalui oleh setiap pengikutNya.

Jadikan penderitaan
sebagai sarana untuk bertumbuh
dalam iman, kasih dan pengharapan.

Mari tetap setia kepadaNya
apapun yang terjadi,
  bertekun menapaki jalan kebenaranNya,
  kehidupan kekal akan dianugerahkanNya
kepada siapa saja yang setia sampai akhir.

Jadikan Dia sebagai sumber kekuatan dalam hidup kita.

Terjadinya perang,
bencana alam,
malapetaka
tidak berarti bahwa akhir zaman akan segera datang,
karena hanya Bapa yang mengetahui saatnya tiba.

Sebagai murid Kristus
hendaknya kita selalu siap sedia dalam menjalani masa penantian ini.

Waspada terhadap tawaran dunia yang menggiurkan,
miliki iman teguh
agar mampu bertahan dalam menghadapi segala situasi dan berjuang untuk hidup seturut kehendakNya.

Mari andalkan Dia,
jadikan Dia sebagai sumber kekuatan dalam hidup kita.

Jangan Pernah Menyerah. Terus Mencoba.

KELANGSUNGAN hidup dapat diringkas dalam 3 kata –
Jangan Pernah Menyerah. 

Itulah inti utamanya. 

Terus Mencoba.

Bear Grylls.

Monday, November 23, 2015

Dua Renhar Senin 23/11/2015. Memberi dari kekurangannya. Rm.Antara.KAJ.

Renhar Senin 23/11
Dan 1:1-6, 8-20
Lukas 21:1-4
Injil  Lukas hari ini  ; " ia memberi dari kekurangannya " .

Yesus mengajarkan bahwa pemberian yang SEJATI harus berasal dari HATI.
Pemberian yang dilakukan dengan TUJUAN dilihat orang lain,  akan
KEHILANGAN  nilainya. Namun pemberian yang dilakukan demi KASIH , dengan
semangat murah hati dan PENGOBANAN , adalah sangat BERHARGA .

Jumlah pemberian TIDAK menjadi masalah.  Kasih yang SEJATI tak akan pernah
, MENGHITUNG  untung-rugi dari suatu pemberian. Disinilah SUKACITA dari
memberi tanpa mementingkan diri sendiri .

Yesus menekankan bahwa sikap DASAR memberi adalah CINTA dan PENGORBANAN .
Bunda Maria adalah anak tunggal ! namun dengan IKHLAS  orang tuanya
menyerahkan pada Tuhan, dan sekarang Tuhan PAKAI Maria sebagai Bunda sang
Kristus.

Apa yang bisa kita BERIKAN ,  mungkin jumlahnya kecil/kurang berharga,
namun jika diberikan dengan TULUS , akan MENYENANGKAN hati Tuhan . Apa yang
sudah kita berikan demi MENYENANGKAN  hati Tuhan ?

Selamat pagi. Berkah Dalem...<3 ⌣Jʧܧ♪ΒŁÊ§§♪Ů⌣☺

***

Renungan Harian :

Rm.Antara.KAJ.
Senin Biasa34
23Nov15

Silahkan download, pilih salah 1 dari link di bawah ini:

  - Link 1 :
https://drive.bitcasa.com/send/dmcfnNxQyvh0X2aIPqQbNP94sBqdO5NzJjT2cfGFdvb2

- Link 2 :  https://app.box.com/s/5j0byzkm36vo1t8eyn7r51o65cc54zg2

  - Link 3 :
http://ptkumala.com/Rm.Antara.KAJ%20Senin%20Biasa34%2023Nov15.amr

- Link 4 :
https://onedrive.live.com/redir?resid=D62D5C8CD058497B!510&authkey=!AF9A61htpUKQ8lk&ithint=file%2camr

  - Link 5 :
https://drive.google.com/file/d/0B53xUmle8cJDZEpXTmphSFNLc1k/view?usp=docslist_api

Dua RenHar. Senin 23 - 11 - 15. SabdaNya.

SabdaNya
Senin 23 - 11 - 15

Dan 1 :1-20.      Luk 21:1 - 4

Shalom,
Nebukadnezar,raja Babel yg menguasai Yehuda, memerintahkan kepala istana untk mencari pemuda2 Yahudi yg gagah,pandai n bijak yg pantas untk melayani di istana.

Selama 3 th pemuda2 ini diajarkan bahasa n sastra bangsa Kasdim n untk mrk,raja menyediakan makanan n anggur untk membuat tubuh mrk smkn kuat n bugar.

Diantara pemuda2 pilihan itu ada 4 sekawan: Daniel, Hanaya,Misael n Azarya yg menolak untk mkn makanan2 n mnm anggur yg disediakan.
Mrk mau tetap melaksanakan ajaran agamanya untk hanya makan sayur2an n mnm air putih.
Ternyata setlh bbrp wkt, tubuh mrk lbh bugar n kepandaian mrk melampaui pemuda2 lainnya, shg akhirnya mrk ber 4 yg terpilih untk melayani diistana.

Daniel n teman2nya tetap setia kepd Yahwe mskpn dihadapan mrk dihidangkan mknan2 yg secara kasat mata,jauh lbh menarik n enak.
Allah berkenan akan kesetiaan mrk shg mrk dikaruniai kebugaran tubuh n kepandaian melebihi yg lain,yg dg mdh menyerah kepd situasi n kondisi untk mengikuti tawaran dunia.

Seorg janda miskin dtg ke Bait Allah. Dia mempersembahkan uang 2 peser yg merupakan slrh nafkahnya hari itu. Dia tdk hanya memberi 1 peser saja dr 2 yg dimilikinya,krn dia ingin benar2 bersyukur kepd Tuhan atas pemeliharaanNya shg dia msh dpt bertahan hdp.
Dia memberikan seluruh nafkahnya krn dia percaya Tuhan tetap akan memelihara hdpnya spt yg tlh dia alami selama ini.

Kristus meminta para rasul memperhatikan janda ini untk dpt meniru dia, krn sklpn dia hdp dlm sgl kekurangan, janda ini menunjukkan kesetiaan n kepercayaannya yg teguh kepd Allah.

Daniel n kawan2nya tetap setia ditengah 'godaan' keadaan untk menikmati makanan n minuman lezat yg disediakan,tp yg melawan ajaran agamanya.

Janda miskin itu tetap setia kepd Allah mskpn hdpnya sngt berkekurangan.

Dlm kehidupan se hari2 ada bnyk hal yg dpt  kita jadikan alasan untk tdk setia n mlhn mengabaikan Allah.

Ketika Allah memberi kesuksesan n kenikmatan2 hdp, kita justru srg melupakan n meninggalkan Dia krn bgt sibuk untk menikmatinya n menganggap bhw semuanya itu krn kehebatan diri sendiri.

Sngt bnyk contoh bgmn org2 kaya dg anak2nya yg sdh tdk mau peduli lg dg Tuhan krn menganggapnya hanya sesuatu yg merepotkan n sdh kuno.

Seblknya ketika mengalami situasi yg sulit, kita dg mdh marah kepd Tuhan n meninggalkan Dia krn menganggapNya tdk adil,mengecewakan n tdk ada gunanya .

Hari ini kita belajar bgmn Daniel n kawan2nya tetap setia kepd Tuhan didlm godaan kemewahan yg ada dihadapan mrk.

Kitapun mau belajar bgmn seorg janda miskin tetap setia, percaya n mau bersyukur kepd Tuhan didlm kesulitan hdpnya.

Smg dg mempelajari contoh2 ini, kitapun tetap mau setia, taat n percaya kepdNya dlm sgl situasi kehidupan.

Marilah kita ber sama2 berlatih, slg menguatkan n mengingatkan agar terus hdp  didlm kesetiaan kepd Allah, spy pd saat Kristus dtg kembali, Dia msh menemukan iman didlm diri kita.

Gbu all n hv a blessed Monday.

***

St Clement I
Mon 23rd Nov.                 
Lk 21:1-4.

He looked up and saw the rich putting their gifts into the treasury; and he saw a poor widow put in two copper coins. And he said, "Truly I tell you, this poor widow has put in more than all of them; for they all contributed out of their abundance, but she out of her poverty put in all the living that she had."

Today's Gospel brings to our consideration the virtue of generosity. It's easy to give away toys and clothes that we no longer use.
But Jesus was moved when He saw that poor lady giving out of her poverty all that she had.

We can have the same attitude with Our Lord: that of giving Him the remains of our time: to pray 'if I have time', to go to Mass 'if I have nothing else to do', to say the Rosary 'if I can fit it in on the train or on the bus'...

Consistency in your life of prayer, in your Holy Mass, in your time for God is the best proof of your generosity towards Him. Because if we are not constant and we only pray when we 'have time' or when we 'feel like praying', we can't become intimate friends with Him.

It is difficult to be consistent.
It is especially difficult if we don't see the changes that our dialogue with Jesus produce in us.
But even if we don't see the effects, God is acting in our souls when we spend time with Him.
It is like sunbathing.
If you are exposed to the sun's rays you get tanned. You may not notice it much, but when you meet your friends again they notice and ask you: –'Where have you been?'

A man published a letter in a newspaper announcing that he had decided to stop going to Sunday Mass.
He argued his position saying: 'During my life I have gone to Sunday Mass more than 1,800 times but can't remember one homily or see any effect in my life'.

The following day another man published a letter in the same newspaper stating that he had stopped eating.
He wrote: 'My wife has been feeding me three times a day for 35 years (38,325 meals) and I can't recall any particular meal or see where all those tons of food are now'.

Let's be consistent in giving our time to God and let's not worry if we don't see the results. God is changing our lives anyway.

Don't forget to pray for the Holy Souls today as well.

eKatolik - Kalender Liturgi. 23 November 2015.

Kalender Liturgi.
23 November 2015.
Senin Pekan Biasa XXXIV
PF S. Kolumbanus, Abas
PF S. Klemens I, Paus dan Martir

Bacaan Pertama
Dan 1:1-6.8-20
Di antara mereka tidak didapati yang setara
dengan Daniel, Hananya, Misael dan Azarya.

Pembacaan dari Nubuat Daniel:

Pada tahun ketiga pemerintahan Yoyakim, raja Yehuda,
datanglah Nebukadnezar, raja Babel, ke Yerusalem,
dan mengepung kota itu.
Tuhan menyerahkan Yoyakim, raja Yehuda,
dan juga sebagian dari perkakas-perkakas di rumah Allah
ke dalam tangan Raja Nebukadnezar,
Nebukadnezar membawa semuanya itu ke tanah Sinear,
ke dalam rumah dewanya
dan perkakas-perkakas itu dimasukkannya
dalam perbendaharaan dewanya.

Lalu Nebukadnezar bertitah kepada Aspenas, kepala istananya,
untuk membawa beberapa orang muda Israel,
yang berasal dari keturunan raja
atau dari kaum bangsawan.
Pemuda-pemuda itu hendaknya tidak bercela, berperawakan baik,
memahami berbagai-bagai hikmat, berpengetahuan luas,
dan mempunyai pengertian tentang ilmu.
Pendek kata hendaknya orang-orang yang cakap untuk bekerja
dalam istana raja.
Hendaknya mereka diajar tulisan dan bahasa orang Kasdim.
Dan raja menetapkan bagi mereka
jatah makanan setiap hari dari santapan raja,
dan jatah minuman dari anggur yang biasa diminum raja.

Mereka harus dididik selama tiga tahun,
dan sesudah itu mereka harus bekerja pada raja.
Di antara mereka itu ada juga beberapa orang Yehuda,
yakni Daniel, Hananya, Misael dan Azarya.
Tetapi Daniel bertekad untuk tidak menajiskan diri
dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja.
Maka ia meminta kepada pemimpin pegawai istana itu,
supaya ia tak usah menajiskan diri.

Maka Allah mengaruniakan kepada Daniel
kasih dan sayang dari pemimpin pegawai istana itu,
namun katanya,
"Makanan dan minuman telah ditetapkan oleh raja sendiri.
Aku takut, kalau-kalau tuanku raja berpendapat
bahwa kalian kelihatan kurang sehat
dibandingkan dengan pemuda-pemuda lain
yang sebaya dengan kalian.
Nanti akulah yang dipersalahkan oleh raja, oleh karena kalian.
Kemudian berkatalah Daniel kepada penjenang,
yang telah diangkat oleh pemimpin pegawai istana untuk
mengawasi Daniel, Hananya, Misael dan Azarya,
"Adakanlah percobaan dengan hamba-hambamu ini
selama sepuluh hari,
dan biarlah kami diberikan sayur sebagai makanan
dan air sebagai minuman.
Sesudah itu bandingkanlah perawakan kami
dengan perawakan pemuda-pemuda yang makan dari santapan raja.
Kemudian perlakukanlah hamba-hambamu ini
sesuai dengan pendapatmu."

Permintaan Daniel itu dikabulkannya.
Maka diadakanlah percobaan dengan mereka selama sepuluh hari.
Setelah lewat sepuluh hari, ternyata perawakan mereka lebih baik,
dan mereka kelihatan lebih gemuk daripada pemuda lain
yang telah makan dari santapan raja.
Maka selanjutnya
penjenang itu selalu menyisihkan makanan dan minuman
yang disediakan bagi mereka
dan memberikan sayur kepada mereka.
Kepada keempat pemuda itu
Allah memberikan pengetahuan dan kepandaian
tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat,
sedang Daniel juga mempunyai pengertian
tentang berbagai-bagai penglihatan dan mimpi.
Setelah lewat waktu yang ditetapkan raja,
mereka sekalian harus dibawa menghadap,
maka dibawalah mereka oleh pemimpin pegawai istana itu
menghadap Raja Nebukadnezar.

Raja bercakap-cakap dengan mereka semua.
Di antara mereka tidak didapati yang setara dengan Daniel,
Hananya, Misael dan Azarya.
Maka bekerjalah mereka itu pada raja.
Dalam tiap-tiap masalah
yang menuntut kebijaksanaan dan pengertian,
dan yang ditanyakan raja kepada mereka,
ternyata mereka sepuluh kali lebih cerdas
daripada semua orang berilmu dan semua ahli jampi
di seluruh kerajaannya.

Demikianlah sabda Tuhan.

***

Mazmur
T.Dan 3:52-56

*Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah leluhur kami.
   U: Kepada-Mulah pujian selama segala abad.

*Terpujilah nama-Mu yang mulia dan kudus.
   U: Kepada-Mulah pujian selama segala abad.

*Terpujilah Engkau dalam Bait-Mu yang mulia dan kudus.
   U: Kepada-Mulah pujian selama segala abad.

*Terpujilah Engkau di atas takhta kerajaan-Mu.
   U: Kepada-Mulah pujian selama segala abad.

*Terpujilah Engkau yang mendugai samudera raya.
   U: Kepada-Mulah pujian selama segala abad.

*Terpujilah Engkau di bentangan langit.
   U: Kepada-Mulah pujian selama segala abad.

***

Bait Pengantar Injil
Mat 24:42a.44
Berjaga-jagalah dan bersiap-siaplah,
sebab Anak Manusia datang pada saat yang tidak kalian duga.

Bacaan Injil
Luk 21:1-4
Yesus melihat seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti derma.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:

Di bait Allah, tatkala mengangkat muka,
Yesus melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka
ke dalam peti persembahan.
Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser
ke dalam peti itu.

Maka Yesus berkata, "Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak
daripada semua orang itu.
Sebab mereka semua memberi persembahannya
dari kelimpahannya,
tetapi janda ini memberi dari kekurangannya,
bahkan ia memberi seluruh nafkahnya."

Demikianlah Injil Tuhan.