Kita diingatkan dlm bacaan
Yes 58 :9-14.
Luk 5 : 27-32.
Wibawa Kristus bgt ajaib ketika Dia memanggil, krn sbg pemungut cukai sdh pasti Lewi adlh org yg mencintai uang lbh dr sglnya.
Ttp ketika dipanggil n dia meninggalkan profesinya itu, Lewi malahan begitu gembira.
Sklpn mgkn awalnya susah untk dibayangkan/ dimengerti, ternyata panggilan Tuhan memberikan kebahagiaan!
Melalui puasa, Allah memanggil kita untk memperbaiki relasi dg Allah n sesama.
Kita diingatkan untk mau peduli dg sesama yg sdg kelaparan (bkn hanya lapar tubuh, tp jg sgl kelaparan jiwa n roh), yg sdg tertindas oleh berbagai persoalan hidup dlsb.
Bgmn tanggapan kita atas panggilan ini?
Seriuskah kita menanggapinya, spt Lewi?
Allah menyampaikan kepd Yesaya bhw kl kita mau menanggapi panggilanNya, mk akan ada suka cita yg terus mengalir spt mata air yg tdk pernah kering.
Allah tdk menjanjikan sekedar kepuasan/ kebanggan sesaat spt yg srg ditawarkan dunia, ttp kebahagiaan yg tdk pernah hilang.
Kristus yg memanggil Lewi n memberikannya suka cita luar biasa, adlh Kristus yg sama yg memanggil kita untk bertobat, utk mengasihi Allah dg taat kepd FirmanNya dan utk berbuat kasih kepd sesama.
Smg tanggapan kita atas panggilan itupun sama spt tanggapan Lewi.
POIN HARI INI :
"Terlalu banyak dari kita yang tidak menjalani panggilan kita, karena hidup dalam rasa takut".
PERTANYAAN PENTING HARI INI :
"Bagaimana kita bisa menaklukkan hampir semua rasa takut dengan memerintahkan pikiran kita untuk melakukannya ?"
AKSI PENTING HARI INI ;
"Hadapi rasa takut kita, dgn sungguh mengenali n percaya, maka barulah kita bisa menyingkirkan segala yg Dunia dan melangkah kearah yg diKehendakiNYA."
😇
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.