"Siapa tdk bersalah dlm perkataannya, ia org yg sempurna, yg dpt jg mengendalikan seluruh tubuhnya".
Charles Spurgeon & istri nya, suatu saat menjual telur ayam peliharaan mrk.
Mrk benar² menjual nya, tdk memberikan secara cuma², bahkan kpd saudara atau kerabat dekat.
Beberapa org menganggap mrk pelit.
Suami-istri itu membiarkan saja berita itu beredar tanpa berusaha membela diri.
Akhirnya, terkuaklah apa yg sebenarnya terjadi.
Ternyata hasil penjualan telur itu digunakan Spurgeon & istrinya utk menyokong hidup 2 janda lanjut usia.
Mrk bersepakat utk menolong tanpa diketahui org lain.
Kt hidup di tengah dunia yg begitu mudah membicarakan masalah & keburukan org lain.
Lihat saja tayangan televisi atau ambillah lembaran koran, kt akan mendpti banyak liputan gosip tak sedap.
Tanpa sadar kt jd mulai terbiasa & ikut terseret dlm arus kebiasaan itu.
Betapa sering kt menilai seseorg sebatas apa yg kt lihat & kt ketahui.
Alih² mencari fakta yg sebenarnya, mendoakan & menjaga nama baik org itu, kt cenderung mempergunjingkannya.
Tuhan mengajarkan pentingnya mengendali kan lidah.
Salah satu caranya dgn tdk menyebarluaskan atau membicarakan masalah seseorg pd org lain yg tak perlu mengetahuinya.
Jika saudara kt berbuat salah, kt diminta utk menegurnya dgn kasih, bukan mempergunjing kannya.
Nah,
sbg org percaya,
kt sepatutnya belajar menggunakan lidah utk mengasihi,
bukan utk menyakiti satu sama lain.
" LIDAH YG TAK TERKENDALI MENDATANGKAN KEMATIAN.
LIDAH YG TERKENDALI MEMBUAHKAN KEHIDUPAN ".
♧*ǤǑĐ ƁĹ€ŠŠ ЎÖŮ*♧
♧*.*♧°˚˚˚°♧*.*♧
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.