Mutiara Iman.
TERDAHULU UNTUK MELAYANI.
25 Pebruari 2014.
"Jika seseorang ingin menjadi terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya" (Mrk 9:35).
Lectio:
Yak 4:1-10;
Mzm 55:7-8,9-10a,10b-11a, 23;
Mrk 9:30-37.
Pada pemilihan bupati di suatu desa, semua calon-calonnya memberikan janji-janji yang manis, seperti jalanan akan diperbaiki, akan dibuka sekolah dan pelayanan kesehatan gratis, pasar tradisional yang menampung hasil pertanian dan perikanan, dsb.
Tetapi ada 1 calon yang berbeda yaitu Agus, dimana tanpa bermuluk-muluk tapi ia mulai dengan aksi nyatanya; memperbaiki sungai-sungai, dan mengkoordinasikan para nelayan dan petani agar bisa menyalurkan produknya ke pasar.
Suatu tengah malam pukul 12, ketika hujan deras melanda desa itu dan semua orang sedang tidur nyenyak, Agus terlihat sedang membantu penduduk yang tinggal di pinggir sungai untuk mengungsi.Â
Boleh dikatakan selama 24 jam, ia bekerja melayani untuk desa itu.
Suatu ketika, seorang wartawan bertanya:
"Pak Agus, mengapa tidak berkampanye seperti yang lain?
Pak Agus sudah menghabiskan banyak waktu, dana dan tenaga, kalau tidak terpilih bagaimana?"
Agus dengan tenang menjawab:
"Tujuan hidup saya memang melayani sesama, mas.
Bagi saya terpilih atau tidak, tidak masalah.
Saya hanya ingin memberikan contoh pelayanan dari seorang pemimpin."
Dalam Injil hari ini, Yesus berkata kepada para murid yang mempertengkarkan mengenai siapa yang terbesar:
Jika seseorang ingin menjadi terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dan pelayan dari semuanya.
Menjadi pemimpin adalah menjadi pelayan.
Oratio:
Ya Tuhan, mampukanlah aku menjadi seperti-Mu yang selalu melayani.
Amin.
Missio:
Marilah kita menjadi seperti Yesus 1x24 jam yang hidupnya adalah melayani.
Have a Blessed Tuesday.
Wish You All The Best.

No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.