Google+ Followers

Sunday, July 14, 2013

REN" Minggu, 14 Juli 2013. Bela Rasa (Compassion).

PERCIKAN HATI.
RenHar.
Yesus berkata.
______________


PERCIKAN HATI


(*) Rubrik Motivasi Rohani


«Kasih Yesus Tak Terbatas»


:) Jika kita memperhatikan sebuah roda sepeda, kita pasti dapat melihat dengan jelas bagian-bagiannya: ada jari-jari yang menghubungkan lingkaran terluar dan poros yang berada di tengahnya.


(y) Poros itulah yang menyatukan semua jari-jari, semakin dekat jari-jari itu ke poros maka jarak antara jari-jari itupun semakin dekat.


({}) Itu juga yang hendaknya terjadi dalam komunitas-komunitas tempat kita hidup. Keluarga, lingkungan kerja, umat lingkungan ataupun paroki adalah jari-jari dalam lingkaran dan Yesuslah poros/pusatnya.


:) Jika kita mengasihi Yesus, maka kita pun akan semakin dekat dengan sesama kita. Jika kasih Yesus yang menjadi pusat hidup kita, siapapun sesama kita, apapun latar belakangnya, kita pasti dapat hidup berdampingan satu sama lain.


:) Oleh sebab itu, jadikanlah kasih Yesus yang tanpa batas ini sebagai pedoman hidup kita. Mulailah dengan berbuat baik dimana saja kita berada, karena kebaikan senantiasa mendekatkan dan mengakrabkan orang.


PERCIKAN HATI
«Minggu, 14 Juli 2013»
_______________


RenHar
Minggu, 14/7.


Ul 30:10-14.
Kol 1:15-20.
Luk 10:25-37.


Perikop Injil hari ini Yesus menyadarkan Ahli Taurat dan kita, bahwa orang yang menjadi sesama itu adalah yang menunjukkan Welas Asih atau Bela Rasa (Compassion) dalam perbuatan yang menyentuh penderitaan dan membuat orang lain terhibur, terbebas penderitaannya.


Welas Asih adalah buah dari pemahaman dan praktek melihat tentang penderitaan orang lain ..


Selamat pagi ..
Selamat merayakan Ekaristi Minggu ..
Berkah Dalem...
<3
⌣Jʧܧ♪ΒŁÊ§§♪Ů⌣☺
________________


Yesus berkata: "Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga." (Matius 10:32-33)


Mungkin saat ini kita sebagai kelompok minoritas orang2 Kristiani, dan ada perasaan takut ketika hadir di tengah2 masyarakat mayorita yg beragama. Padahal juga belum tentu mereka mengancam kita, karena terkadang tergantung dari cara kita berelasi. Tetapi kalaupun karena mereka tahu kita ini orang kristiani lalu mengancam atau menindas kita, maka saatnya kita diuji imannya; apakah kita masih berani mengakui diri pengikut Kristus di hadapan orang2 itu?

Mengakui Yesus, bukan sekedar berkata "saya orang kristiani" atau menunjukkan agama kristiani lewat kartu identitas kita, atau memperlihatkan berdoa sebelum makan di depan umum.


Lebih dari itu, kita hidup sesuai dg identitas kita sebagai orang kristiani, pengikut Yesus dan anak Tuhan.


Artinya, seluruh hidup kita, baik pikiran, perkataan maupun perbuatan kita sungguh2 kristiani, sehingga orang2 lain yg melihat kehidupan kita tahu bahwa kita seorang kristiani yg memancarkan kebaikan, kebenaran dan cinta kasih. Dg demikian, hidup kita menjadi kesaksian akan ajaran dan teladan Yesus. Inilah yg dikehenaki Yesus pd kita.


Tuhan memberkati.
________________


God Bless All of You.

No comments:

Post a Comment

Do U have another idea ?


LET'S SHARE 2 US.