DLM NAMA YESUS BERITA TENTANG PERTOBATAN & PENGAMPUNAN DOSA HRS DISAMPAIKAN KPD SEGALA BANGSA.
Luk 24:35-48.
Berita kebangkitan Yesus, membangkitkan iman para murid.
Hati mereka berkobar-kobar ketika mengetahui bahwa Yesus hidup.
Ketakutan para murid diubah menjadi keberanian.
Sikap keragu-raguan dan kebingungan diubah menjadi kepastian.
Yesus yg bangkit datang dan menampakkan diri.
Ia menunjukkan bekas luka pada kaki dan tanganNya.
"Damai sejahtera bagi kamu!", itulah kata-kata sapaan Yesus.
Buah Paskah Kristus adalah damai sejahtera bagi kita. Karena dgn kematianNya, Yesus menghancurkan akar ketidak damaian yaitu dosa.
Kita tdk dapat tinggal diam jika kita telah mengalami damai dan menerima keselamatan dari padaNya.
Kesaksian dan pewartaan merupakan bagian penting dari kehidupan org yg telah percaya dan beriman kpd Yesus.
Keselamatan harus diwartakan kpd setiap orang.
YUK
KITA MENJADI SAKSI PERTOBATAN,KASIH DAN PENGAMPUNAN.
KARENA SETIAP ORANG BERIMAN DIPANGGIL UNTUK MENJADI SAKSI HIDUP TUHAN,
Gbu.
______________
"Kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya, lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu"
Yohanes 13:5
Guru membasuh kaki murid di dunia ini, sungguh tak lazim dan bahkan merendahkan diri guru itu sendiri
Tetapi itulah yang dilakukan Yesus, setelah makan bersama murid-murid-Nya, Ia tiba-tiba bangun dari tempat duduk-Nya, lalu menanggaalkan jubah-Nya, mengambil sehelai kain lenan, menuangkan air ke sebuah basi dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya
Tentu saja murid-murid-Nya terperanjat, terpana, terkesima dan tak dapat menerima, tak pantas seorang guru membasuh kaki muridnya! Yang seharusnya dilakukan adalah sebaliknya
Pekerjaan membasuh kaki adalah pekerjaan "hina", tugas seorang budak, pelayan, hamba
Tapi justru karena itu, Yesus sengaja melakukannya, Ia melaksanakan tugas seorang "pelayan" dan Dia berkata: "Aku telah memberi teladan kepadamu"
Bukankah sikap inilah yang harus kita contoh? Yang menjadi masalah dewasa ini adalah orang berlomba-lomba bukan untuk menjadi pelayan Tuhan yang melayani Tuhan, melainkan melayani kepuasan diri sendiri
Kebanggan pelayanan masa kini adalah menjadi yang terbesar, alkitab menuliskan pertengkaran yang terjadi di antara murid-murid Yesus karena mereka ingin tahu siapakah yang terbesar di antara mereka
Pelayanan berpusat pada kehebatan gedung gereja, banyaknya jumlah jemaat, banyaknya jumlah kolekte, mujizat yang terjadi
Mereka memang menyebut nama Yesus, namun tanpa penyerahan diri kepada-Nya bahkan sebaliknya menjual nama Yesus untuk keuntungan diri sendiri
Melayani di mata dunia memang bukan pekerjaan bergengsi, bahkan cenderung direndahkan
Untuk melayani dibutuhkan kerendahan hati dan penyangkalan diri, kesediaan untuk, bilamana perlu berjongkok di bawah orang yang kita layani dan membasuh kakinya, tetapi bukan menjilat
Pelayanan adalah tindakan atau aksi, bukan rumusan atau formulasi. Tuhan berkati..
______________
God Bless All of You.
Luk 24:35-48.
Berita kebangkitan Yesus, membangkitkan iman para murid.
Hati mereka berkobar-kobar ketika mengetahui bahwa Yesus hidup.
Ketakutan para murid diubah menjadi keberanian.
Sikap keragu-raguan dan kebingungan diubah menjadi kepastian.
Yesus yg bangkit datang dan menampakkan diri.
Ia menunjukkan bekas luka pada kaki dan tanganNya.
"Damai sejahtera bagi kamu!", itulah kata-kata sapaan Yesus.
Buah Paskah Kristus adalah damai sejahtera bagi kita. Karena dgn kematianNya, Yesus menghancurkan akar ketidak damaian yaitu dosa.
Kita tdk dapat tinggal diam jika kita telah mengalami damai dan menerima keselamatan dari padaNya.
Kesaksian dan pewartaan merupakan bagian penting dari kehidupan org yg telah percaya dan beriman kpd Yesus.
Keselamatan harus diwartakan kpd setiap orang.
YUK
KITA MENJADI SAKSI PERTOBATAN,KASIH DAN PENGAMPUNAN.
KARENA SETIAP ORANG BERIMAN DIPANGGIL UNTUK MENJADI SAKSI HIDUP TUHAN,
Gbu.
______________
"Kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya, lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu"
Yohanes 13:5
Guru membasuh kaki murid di dunia ini, sungguh tak lazim dan bahkan merendahkan diri guru itu sendiri
Tetapi itulah yang dilakukan Yesus, setelah makan bersama murid-murid-Nya, Ia tiba-tiba bangun dari tempat duduk-Nya, lalu menanggaalkan jubah-Nya, mengambil sehelai kain lenan, menuangkan air ke sebuah basi dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya
Tentu saja murid-murid-Nya terperanjat, terpana, terkesima dan tak dapat menerima, tak pantas seorang guru membasuh kaki muridnya! Yang seharusnya dilakukan adalah sebaliknya
Pekerjaan membasuh kaki adalah pekerjaan "hina", tugas seorang budak, pelayan, hamba
Tapi justru karena itu, Yesus sengaja melakukannya, Ia melaksanakan tugas seorang "pelayan" dan Dia berkata: "Aku telah memberi teladan kepadamu"
Bukankah sikap inilah yang harus kita contoh? Yang menjadi masalah dewasa ini adalah orang berlomba-lomba bukan untuk menjadi pelayan Tuhan yang melayani Tuhan, melainkan melayani kepuasan diri sendiri
Kebanggan pelayanan masa kini adalah menjadi yang terbesar, alkitab menuliskan pertengkaran yang terjadi di antara murid-murid Yesus karena mereka ingin tahu siapakah yang terbesar di antara mereka
Pelayanan berpusat pada kehebatan gedung gereja, banyaknya jumlah jemaat, banyaknya jumlah kolekte, mujizat yang terjadi
Mereka memang menyebut nama Yesus, namun tanpa penyerahan diri kepada-Nya bahkan sebaliknya menjual nama Yesus untuk keuntungan diri sendiri
Melayani di mata dunia memang bukan pekerjaan bergengsi, bahkan cenderung direndahkan
Untuk melayani dibutuhkan kerendahan hati dan penyangkalan diri, kesediaan untuk, bilamana perlu berjongkok di bawah orang yang kita layani dan membasuh kakinya, tetapi bukan menjilat
Pelayanan adalah tindakan atau aksi, bukan rumusan atau formulasi. Tuhan berkati..
______________
God Bless All of You.
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.