Renungan Harian:
Rm.Antara.
KAJ
Kamis Prapaskah-2
28 feb 13 :
http://bit.ly/X7U4Vz
_______________
Mutiara Iman
PINTU RUMAH ORANG KAYA
28 Pebruari 2013
"Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu"
(Luk 16:20)
Lectio:
Yer 17:5-10;
Mzm 1:1-2,3,4,6;
Luk 16:19-31
Adalah kebiasaan Andi untuk membawa makanan di pagi hari untuk dibagikan kepada bu Mimi yang selalu membersihkan jalanan di depan rumahnya.
"Selamat pagi dan terima kasih pak, selamat bekerja". Itulah kurang lebih yang dkatakan bu Mimi setiap menerima makanan dari Andi.
Suatu ketika musim hujan menghampiri dan hujan turun selama hampir 5 hari dan rumah Andi kebanjiran hingga ia terpaksa diungsikan ke tempat penampungan sekitar 1 km dari rumahnya.
Awalnya ia tinggal di tenda yang penuh dengan pengungsi, tetapi suatu pagi ia melihat bu Mimi membagikan sembako lalu ia menghampirinya.
Bu Mimi sangat kaget melihat kondisi Andi. Akhirnya bu Mimi mengajak Andi untuk tinggal di rumahnya.
Ketika masuk ke dalam rumah sederhana itu, Andi melihat begitu banyak mie instan yang sebagian besar adalah pemberiannya.
Bu Mimi berkata:
"Saya buatkan mie instant untuk pak Andi. Mie ini adalah dari bapak juga, dan sekarang pak Andi akhirnya menikmati tabungan bapak sendiri"
Dalam Injil hari ini diceritakan mengenai Lazarus yang sebenarnya adalah alat keselamatan bagi si kaya apabila bisa menerimanya.
Tetapi justru Lazarus dipisahkan oleh pintu rumah orang kaya itu.
Menerima setiap orang yang miskin, cacat, dan tersisihkan akan membuat nama kita tercatat dalam buku kehidupan seperti Lazarus.
Oratio:
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh. Amin
(Mzm 1:1)
Missio:
Marilah kita berbela-rasa bagi sesama kita yang miskin, tertindas, cacat, dipenjara dengan membuka pintu rumah kita lebar-lebar dan mengajaknya masuk ke dalam kehidupan kita, karena merekalah yang akan memberikan kehidupan kepada kita.
Have a Blessed Thursday.
______________
Bacaan dari kitab nabi Yeremia.
= Yer 17:5-10 =
Beginilah firman TUHAN:
"Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!
Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk.
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!
Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.
Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?
Aku, TUHAN,
yang menyelidiki hati,
yang menguji batin,
untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya."
________________
Inilah Injil Yesus Kristus menurut St. Lukas.
= Luk.16:19-31 =
"Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan.
Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu.
Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya.
Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.
Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur.
Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.
Lalu ia berseru, katanya:
Bapa Abraham, kasihanilah aku.
Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.
Tetapi Abraham berkata:
Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk.
Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.
Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang.
Kata orang itu:
Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku, sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini.
Tetapi kata Abraham:
Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.
Jawab orang itu:
Tidak, bapa Abraham,
tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat.
Kata Abraham kepadanya:
Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati."
________________
Ternyata pesan yang disampaikan Paus Benediktus XVI dalam papal audience beliau yang terakhir kemarin itu, berbeda (sedikit) antara yang disampaikan dalam Bahasa Inggris dengan Bahasa Jerman (dan mungkin juga dalam bahasa2 lainnya)...
Perbedaan itu nampaknya ditujukan spesifik kepada para peziarah yang berbahasa masing2 itu yang kemarin memadati Lap Basilika St. Petrus guna mengikuti papal audience terakhir dari Bapa Suci
http://www.vatican.va/holy_father/benedict_xvi/audiences/2013/index_en.htm
________________
God Bless All of You.
Rm.Antara.
KAJ
Kamis Prapaskah-2
28 feb 13 :
http://bit.ly/X7U4Vz
_______________
Mutiara Iman
PINTU RUMAH ORANG KAYA
28 Pebruari 2013
"Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu"
(Luk 16:20)
Lectio:
Yer 17:5-10;
Mzm 1:1-2,3,4,6;
Luk 16:19-31
Adalah kebiasaan Andi untuk membawa makanan di pagi hari untuk dibagikan kepada bu Mimi yang selalu membersihkan jalanan di depan rumahnya.
"Selamat pagi dan terima kasih pak, selamat bekerja". Itulah kurang lebih yang dkatakan bu Mimi setiap menerima makanan dari Andi.
Suatu ketika musim hujan menghampiri dan hujan turun selama hampir 5 hari dan rumah Andi kebanjiran hingga ia terpaksa diungsikan ke tempat penampungan sekitar 1 km dari rumahnya.
Awalnya ia tinggal di tenda yang penuh dengan pengungsi, tetapi suatu pagi ia melihat bu Mimi membagikan sembako lalu ia menghampirinya.
Bu Mimi sangat kaget melihat kondisi Andi. Akhirnya bu Mimi mengajak Andi untuk tinggal di rumahnya.
Ketika masuk ke dalam rumah sederhana itu, Andi melihat begitu banyak mie instan yang sebagian besar adalah pemberiannya.
Bu Mimi berkata:
"Saya buatkan mie instant untuk pak Andi. Mie ini adalah dari bapak juga, dan sekarang pak Andi akhirnya menikmati tabungan bapak sendiri"
Dalam Injil hari ini diceritakan mengenai Lazarus yang sebenarnya adalah alat keselamatan bagi si kaya apabila bisa menerimanya.
Tetapi justru Lazarus dipisahkan oleh pintu rumah orang kaya itu.
Menerima setiap orang yang miskin, cacat, dan tersisihkan akan membuat nama kita tercatat dalam buku kehidupan seperti Lazarus.
Oratio:
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh. Amin
(Mzm 1:1)
Missio:
Marilah kita berbela-rasa bagi sesama kita yang miskin, tertindas, cacat, dipenjara dengan membuka pintu rumah kita lebar-lebar dan mengajaknya masuk ke dalam kehidupan kita, karena merekalah yang akan memberikan kehidupan kepada kita.
Have a Blessed Thursday.
______________
Bacaan dari kitab nabi Yeremia.
= Yer 17:5-10 =
Beginilah firman TUHAN:
"Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!
Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk.
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!
Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.
Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?
Aku, TUHAN,
yang menyelidiki hati,
yang menguji batin,
untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya."
________________
Inilah Injil Yesus Kristus menurut St. Lukas.
= Luk.16:19-31 =
"Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan.
Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu.
Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya.
Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.
Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur.
Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.
Lalu ia berseru, katanya:
Bapa Abraham, kasihanilah aku.
Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.
Tetapi Abraham berkata:
Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk.
Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.
Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang.
Kata orang itu:
Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku, sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini.
Tetapi kata Abraham:
Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.
Jawab orang itu:
Tidak, bapa Abraham,
tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat.
Kata Abraham kepadanya:
Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati."
________________
Ternyata pesan yang disampaikan Paus Benediktus XVI dalam papal audience beliau yang terakhir kemarin itu, berbeda (sedikit) antara yang disampaikan dalam Bahasa Inggris dengan Bahasa Jerman (dan mungkin juga dalam bahasa2 lainnya)...
Perbedaan itu nampaknya ditujukan spesifik kepada para peziarah yang berbahasa masing2 itu yang kemarin memadati Lap Basilika St. Petrus guna mengikuti papal audience terakhir dari Bapa Suci
http://www.vatican.va/holy_father/benedict_xvi/audiences/2013/index_en.htm
________________
God Bless All of You.
No comments:
Post a Comment
Do U have another idea ?
LET'S SHARE 2 US.